Sebuah pertanyaan sederhana namun penuh makna menjadi tema pembekalan lektor kali ini: “Siapa Kita?”. Pertanyaan yang mengajak setiap lektor untuk merenungkan kembali identitas dan panggilan pelayanannya sebagai pembawa Sabda Tuhan di tengah umat.
Bertempat di Gantari Laras Resto & Bakery, kegiatan ini diikuti oleh anggota lama dan anggota baru — para lektor hasil penjaringan dari lomba lektor yang diadakan sebelumnya. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan akrab sejak awal, diawali dengan sesi perkenalan antaranggota yang dikemas secara ringan dan menyenangkan.




Setelah saling mengenal, peserta diajak untuk mengikuti “kado silang”, sebuah momen sederhana namun penuh keakraban yang mempererat rasa persaudaraan di antara para pelayan Sabda. Kegiatan kemudian berlanjut dengan pengenalan tentang apa itu lektor dan tugas-tugasnya, yang disampaikan dalam format permainan interaktif melalui aplikasi Kahoot. Dengan cara yang kreatif dan seru, para peserta diajak memahami kembali hakikat pelayanan lektor sebagai pewarta Sabda yang tidak hanya membaca, tetapi juga menghidupi dan menyampaikan Firman dengan hati yang beriman.




Selain itu, terdapat penjelasan tambahan tentang komunitas Lektor St. Symphorian Maguwo, termasuk berbagai kegiatan yang selama ini dijalankan — mulai dari pelayanan rutin hingga pembinaan rohani. Suasana semakin hidup ketika beberapa lektor berbagi pengalaman pribadi mereka dalam melayani di altar Tuhan; kisah-kisah sederhana yang menguatkan dan menginspirasi satu sama lain.




Acara kemudian ditutup dengan makan bersama, di mana canda dan tawa mengalir begitu alami. Di balik suasana santai itu, terselip kesadaran yang mendalam bahwa menjadi lektor bukan sekadar tugas liturgis, melainkan panggilan untuk mewartakan Sabda Allah dengan hidup dan keteladanan.
Pertemuan ini menjadi ruang pembaruan semangat bagi para lektor St. Symphorian Maguwo — untuk semakin mengenal satu sama lain, meneguhkan panggilan, dan menjawab kembali dengan hati yang tulus:
“Kami adalah pelayan Sabda, yang dipanggil untuk bersuara bagi Firman Tuhan.”
