Doa Rosario III dan BKL Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Kamis, 14 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan kegiatan doa rosario dan BKL di rumah Mas Yuan. Kegiatan ini dihadiri oleh 10 orang umat yang dengan penuh sukacita mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Kegiatan diawali dengan doa rosario bersama. Dalam suasana yang tenang dan khidmat, umat mendaraskan doa-doa rosario sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria sekaligus memohon berkat dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui doa rosario, umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta meneladani kesetiaan Bunda Maria dalam menjalankan kehendak Allah.

Setelah doa rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan BKL yang membahas tema “Ekaristi sebagai Sumber dan Puncak Perayaan Syukur yang Membuatku Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.” Dalam sharing dan pembahasan bersama, umat diajak menyadari bahwa Ekaristi bukan hanya sekadar rutinitas mengikuti misa, tetapi sungguh menjadi sumber kekuatan hidup orang Kristiani. Dari Ekaristi, umat menerima Sabda Allah dan Tubuh Kristus yang memberikan semangat, penghiburan, serta damai sejahtera dalam kehidupan.

Umat juga membagikan pengalaman bagaimana Ekaristi membawa kebahagiaan dalam hidup mereka. Kehadiran Tuhan dalam Ekaristi membuat hati menjadi lebih tenang, penuh syukur, dan mampu menghadapi berbagai tantangan hidup dengan iman yang lebih kuat. Selain itu, Ekaristi juga menginspirasi umat untuk hidup lebih baik, saling mengasihi, peduli terhadap sesama, serta membangun kebersamaan di tengah keluarga maupun lingkungan sekitar.

Dalam pembahasan BKL, ditegaskan pula bahwa buah Ekaristi tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga membawa kesejahteraan bagi kehidupan bersama. Semangat kasih, pengampunan, dan pelayanan yang diterima dalam Ekaristi diharapkan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Dengan demikian, Ekaristi benar-benar menjadi sumber dan puncak kehidupan Kristiani yang membawa sukacita dan berkat bagi banyak orang.

Kegiatan doa rosario dan BKL malam itu berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Melalui pertemuan ini, umat Lingkungan Santo Petrus diharapkan semakin bertumbuh dalam iman, semakin mencintai Ekaristi, serta mampu menghadirkan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Doa Rosario dan BKL Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan kegiatan doa rosario dan Bina Keluarga Lingkungan (BKL) di rumah Mas Anggre. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh sukacita dan kekeluargaan, serta dihadiri oleh 16 orang umat.

Acara diawali dengan doa rosario bersama menggunakan Peristiwa Mulia. Dalam suasana doa yang khusyuk, umat bersama-sama merenungkan kebangkitan dan kemuliaan Yesus Kristus serta peran Bunda Maria dalam karya keselamatan Allah. Melalui doa rosario, umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperkuat iman, dan membawa intensi pribadi maupun lingkungan dalam doa bersama.

Setelah doa rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan BKL yang membahas tema “Ekaristi sebagai Sumber dan Puncak Hidup Umat Kristiani.” Dalam sesi ini, umat aktif terlibat menyampaikan pendapat, pengalaman, dan refleksi mengenai makna Ekaristi dalam kehidupan sehari-hari. Umat menyadari bahwa Ekaristi bukan hanya sekadar perayaan di gereja, tetapi menjadi sumber kekuatan rohani yang membimbing umat untuk hidup dalam kasih, pengorbanan, dan pelayanan.

Melalui pembahasan bersama, umat juga diajak memahami bahwa Ekaristi menjadi puncak kehidupan kristiani karena melalui Komuni Kudus, umat dipersatukan dengan Kristus dan sesama. Buah Ekaristi diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat melalui sikap saling mengasihi, peduli, dan hidup dalam persaudaraan.

Kegiatan doa rosario dan BKL ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Semoga melalui kegiatan ini, iman umat Lingkungan Santo Petrus semakin bertumbuh dan semakin setia menjadikan Ekaristi sebagai pusat kehidupan sehari-hari.

Misa Arwah 100 Hari Ibu Bernadetta Sumaryati

Pada hari Jumat, 8 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, telah dilaksanakan Misa Arwah 100 hari mengenang wafatnya Ibu Bernadetta Sumaryati. Perayaan misa berlangsung dengan khidmat dan dihadiri sekitar 66 umat yang datang untuk mendoakan almarhumah serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Misa dipimpin oleh Romo Fransiskus Aprianus Setu, SVD. Dalam homilinya, romo mengajak umat untuk terus berharap kepada kasih dan kerahiman Tuhan, serta meneladani hidup beriman yang telah dijalani almarhumah semasa hidupnya.

Suasana doa terasa semakin hangat dan penuh kekeluargaan ketika setelah misa dilanjutkan dengan doa rosario bersama. Doa rosario ini diadakan setelah salah satu anak dari Ibu Bernadetta membagikan sharing bahwa semasa hidupnya, beliau sangat senang berdoa rosario. Selain itu, bulan Mei yang dikenal sebagai Bulan Maria menjadi momen yang tepat untuk bersama-sama menghormati Bunda Maria melalui doa rosario.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh penghayatan. Semoga melalui doa-doa yang dipanjatkan bersama, almarhumah Ibu Bernadetta Sumaryati memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi penghiburan dan kekuatan.

Doa Rosario Lingkungan Santo Petrus di GMBA

Pada hari Selasa, 5 Mei 2026, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan doa rosario bersama di Gereja Maria Bunda Allah. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB dan berlangsung dengan suasana khidmat serta penuh kebersamaan.

Doa rosario ini dihadiri oleh 11 orang umat yang dengan penuh iman mengikuti setiap rangkaian doa. Dalam kesempatan tersebut, umat bersama-sama mendaraskan doa rosario sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria sekaligus memohon berkat, perlindungan, dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain menjadi sarana untuk memperdalam iman, kegiatan doa rosario juga mempererat hubungan persaudaraan antarumat di Lingkungan Santo Petrus. Umat yang hadir mengikuti doa dengan tertib dan penuh penghayatan hingga kegiatan selesai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat doa dan kebersamaan umat Lingkungan Santo Petrus semakin bertumbuh, sehingga dapat terus menjadi komunitas yang saling mendukung dalam kehidupan menggereja maupun kehidupan sehari-hari.

Doa Lingkungan Santo Petrus: Sukacita Paskah Membawa Harapan Baru

Pada hari Kamis, 16 April 2026 pukul 19.00, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan kegiatan doa bersama yang bertempat di rumah Bapak Agus Marjuni. Kegiatan ini dihadiri oleh 14 orang umat yang dengan penuh semangat berkumpul untuk memperdalam iman dan mempererat kebersamaan dalam suasana Paskah.

Doa lingkungan pada malam hari tersebut dipimpin oleh Ibu Mulyadi. Dalam suasana yang khidmat namun penuh sukacita, umat bersama-sama merenungkan tema “Sukacita Paskah: Kebangkitan Kristus Membawa Harapan Baru.” Tema ini mengajak setiap umat untuk menyadari bahwa kebangkitan Yesus Kristus bukan hanya peristiwa iman, tetapi juga sumber kekuatan dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui doa, bacaan Kitab Suci, serta sharing singkat, umat diajak untuk semakin percaya bahwa di tengah berbagai tantangan hidup, Tuhan selalu hadir membawa terang dan harapan baru. Kebangkitan Kristus menjadi tanda kemenangan atas dosa dan kematian, sekaligus menguatkan iman umat untuk tetap setia dan penuh harapan.

Kegiatan doa berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Kebersamaan yang terjalin semakin mempererat hubungan antarumat di Lingkungan Santo Petrus. Di akhir doa, umat juga saling menyapa dan berbagi sukacita, mencerminkan semangat Paskah yang hidup dalam komunitas.

Semoga melalui kegiatan doa lingkungan ini, iman umat semakin bertumbuh dan sukacita Paskah terus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga setiap pribadi mampu menjadi pembawa harapan bagi sesama.

Peringatan 3 Hari dan 7 Hari Wafatnya Ibu Suitbertha Martiwi

Umat Paroki, khususnya dari Lingkungan Santa Monica, dengan penuh iman dan pengharapan akan kebangkitan mengenang wafatnya Ibu Suitbertha Martiwi, yang telah berpulang ke rumah Bapa di surga.

Sebagai ungkapan kasih dan doa, keluarga bersama umat Lingkungan Santa Monica mengadakan peringatan 3 hari pada tanggal 16 April 2026 yang dipimpin oleh prodiakon Ibu Tiwi, serta peringatan 7 hari pada tanggal 21 April 2026 yang dipimpin oleh prodiakon Ibu Wiwiek. Seluruh rangkaian ibadat dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB.

Dalam suasana doa yang khusyuk, banyak umat Lingkungan Santa Monica hadir untuk turut mendoakan arwah almarhumah. Kehadiran umat menjadi tanda nyata kebersamaan dan kepedulian dalam persekutuan iman, sekaligus memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Pada peringatan tanggal 16 April 2026, bendahara Lingkungan Santa Monica juga menyerahkan uang prolenan kepada keluarga yang berduka sebagai bentuk tali asih dan solidaritas umat.

Ibadat peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengenang teladan hidup almarhumah semasa hidupnya—kesederhanaan, kasih kepada sesama, serta kesetiaan dalam iman. Gereja mengajarkan bahwa doa bagi mereka yang telah berpulang merupakan wujud kasih yang terus hidup dalam persekutuan para kudus.

Semoga melalui doa-doa yang dipanjatkan, Ibu Suitbertha Martiwi beristirahat dalam damai, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan serta penghiburan dalam iman akan kehidupan kekal.

“Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” (Mazmur 23:1)

Misa Arwah 40 Hari Ibu Caecilia Supartijah (Lingkungan Santo Petrus)

Pada hari Rabu, 15 April 2026 pukul 19.00 WIB, telah dilaksanakan misa arwah 40 hari untuk mendoakan almarhumah Ibu Caecilia Supartijah. Misa ini dipimpin oleh Pastor Jona Joakim Pinem OFMCap dan berlangsung dengan khidmat serta penuh doa.

Perayaan Ekaristi dihadiri oleh 23 orang umat dari Lingkungan Santo Petrus yang dengan setia hadir untuk memberikan dukungan doa bagi almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan. Dalam suasana yang tenang dan penuh pengharapan, umat bersama-sama memanjatkan doa agar almarhumah memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan.

Dalam homilinya, Pastor Jona Joakim Pinem OFMCap mengajak umat untuk terus menjaga iman dan pengharapan akan kehidupan kekal. Beliau juga mengingatkan bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari kehidupan baru bersama Tuhan.

Misa ini menjadi momen kebersamaan yang menguatkan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh umat yang hadir. Kehadiran dan partisipasi umat menunjukkan rasa kepedulian serta solidaritas yang erat dalam lingkungan.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pastor Jona Joakim Pinem OFMCap yang telah memimpin misa dengan penuh penghayatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh umat Lingkungan Santo Petrus yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan doa dalam mengikuti perayaan ini.

Semoga segala doa yang dipanjatkan membawa ketenangan bagi almarhumah dan menjadi penguatan iman bagi kita semua.

Sukacita PIA Santa Monica: Belajar Iman Lewat Kisah Abraham dan Serunya Berburu Telur Paskah

Lingkungan Santa Monica kembali mengadakan kegiatan Pendalaman Iman Anak (PIA) yang kedua pada hari Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Fokolare mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan suasana penuh sukacita dan kebersamaan.

Acara diikuti oleh kurang lebih 11 anak yang tampak antusias sejak awal hingga akhir kegiatan. Dengan semangat yang tinggi, anak-anak mengikuti setiap sesi yang telah dipersiapkan oleh para pembina PIA.

Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mendengarkan dan merenungkan kisah Kitab Suci tentang Abraham. Dikisahkan bagaimana Abraham tetap setia dan patuh pada perintah Allah, bahkan hingga masa tuanya, sampai akhirnya ia memperoleh berkat berupa seorang anak. Melalui kisah ini, anak-anak diajak untuk belajar tentang ketaatan, kesabaran, dan iman yang teguh kepada Tuhan.

Selain pendalaman iman, kegiatan juga diisi dengan permainan yang menyenangkan, yaitu mencari telur Paskah yang telah disembunyikan oleh kakak-kakak pembina di halaman. Anak-anak tampak gembira dan bersemangat saat mencari telur-telur tersebut, menjadikan suasana semakin hidup dan penuh keceriaan.

Sebagai penutup, anak-anak mendapatkan “pohon stiker kebaikan” untuk dibawa pulang. Pohon ini dapat ditempel di rumah, dan setiap kali anak melakukan perbuatan baik, mereka diperbolehkan menambahkan stiker pada pohon tersebut. Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak semakin termotivasi untuk melakukan kebaikan setiap hari, hingga pohon yang semula gundul dapat terisi penuh dan menjadi indah berwarna.

Kegiatan PIA ini diharapkan dapat terus membantu anak-anak dalam bertumbuh dalam iman serta membangun kebiasaan hidup yang baik sejak dini.

Semangat Paskah dalam Kebersamaan: Ibadah Paskah Lingkungan Santa Monica

Sukacita Paskah terasa begitu hangat dalam kebersamaan umat Lingkungan Santa Monica yang menggelar ibadah Paskah pada Kamis, 9 April 2026. Bertempat di rumah Bapak Saman, ibadah yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dipimpin oleh prodiakon Ibu Wiwiek dan dihadiri oleh umat dalam jumlah yang cukup banyak.

Sejak awal acara, suasana penuh khidmat dan kebersamaan sudah terasa. Meskipun sempat terjadi mati lampu di tengah jalannya ibadah, hal tersebut tidak mengurangi semangat umat dalam mengikuti seluruh rangkaian perayaan. Dengan sederhana namun penuh makna, ibadah tetap berlangsung lancar hingga selesai. Justru dalam keterbatasan tersebut, kebersamaan dan kekhusyukan umat semakin terasa kuat.

Tingginya jumlah kehadiran umat pada malam itu juga dipengaruhi oleh momen penting, yakni hari terakhir pengumpulan kotak APP sebelum nantinya diserahkan ke tingkat stasi pada minggu berikutnya. Umat dengan penuh kesadaran dan sukacita membawa serta hasil pengorbanan mereka selama masa Prapaskah sebagai wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.

Setelah ibadah selesai, Ketua Lingkungan, Mas Edo, menyampaikan beberapa pengumuman penting. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengungkapkan bahwa seluruh hasil kolekte selama rangkaian APP dari pertemuan pertama hingga kelima akan disalurkan kepada Panti Asuhan Bakti Luhur Berbah. Rencana penyaluran bantuan ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2026.

Adapun total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp1.000.000, yang juga mencakup tambahan dari paguyuban ibu-ibu lingkungan. Tidak hanya dalam bentuk dana, umat juga menunjukkan kepedulian melalui donasi berupa beras seberat 25 kilogram. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Ibadah Paskah kali ini tidak hanya menjadi perayaan iman atas kebangkitan Kristus, tetapi juga menjadi wujud nyata kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi di tengah umat. Dalam kesederhanaan dan kebersamaan, Lingkungan Santa Monica kembali menunjukkan bahwa iman yang hidup senantiasa diwujudkan dalam tindakan kasih yang konkret.

Semoga semangat Paskah yang telah dirayakan ini terus menginspirasi umat untuk hidup dalam terang, harapan, dan kasih di tengah kehidupan sehari-hari.

Kebersamaan dalam Iman: Dinamika Pertemuan APP Keempat dan Kelima Lingkungan Santa Monica

Suasana kebersamaan dan semangat iman kembali terasa dalam rangkaian Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026 di Lingkungan Santa Monica. Dua pertemuan terakhir, yakni pertemuan keempat dan kelima, menghadirkan dinamika yang berbeda namun tetap sarat makna bagi umat yang hadir.

Pertemuan APP keempat dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertempat di rumah Bapak Irwan. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dipandu oleh Bapak Lasiman. Meskipun berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan, jumlah umat yang hadir pada pertemuan kali ini tidak sebanyak pertemuan-pertemuan sebelumnya. Hal ini disebabkan karena sebagian besar umat sedang melakukan mudik. Namun demikian, suasana pertemuan tetap terasa hangat dan penuh kebersamaan. Umat yang hadir mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khusyuk, mulai dari doa pembuka, pendalaman tema, hingga refleksi bersama.

Tema pertemuan keempat yang menekankan panggilan untuk “mencari dan menyelamatkan” menjadi bahan permenungan yang mendalam. Umat diajak untuk semakin peka terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Dalam kesederhanaan jumlah peserta, justru terbangun keakraban yang lebih intim dan reflektif.

Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, pertemuan APP kelima yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Maret 2026 di rumah Bapak Giyono menunjukkan peningkatan antusiasme umat. Pertemuan yang juga dimulai pukul 19.00 WIB ini dipandu langsung oleh tuan rumah, Bapak Giyono. Menjelang perayaan Minggu Palma yang tinggal tiga hari lagi, umat tampak lebih bersemangat untuk hadir dan mengikuti kegiatan.

Kehadiran umat yang lebih banyak menciptakan suasana yang lebih hidup dan penuh semangat. Selain mengikuti pendalaman iman, momen ini juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengumpulkan kotak APP. Beberapa warga lingkungan telah membawa dan mengumpulkan kotak APP mereka di rumah Bapak Giyono sebagai wujud nyata aksi solidaritas selama masa Prapaskah.

Pertemuan kelima ini menjadi penutup rangkaian APP yang tidak hanya berisi refleksi, tetapi juga ajakan untuk bertindak nyata dalam kehidupan sehari-hari. Umat diajak untuk membawa semangat pertobatan, kepedulian, dan kasih ke dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kedua pertemuan ini, terlihat bahwa dinamika kehadiran umat tidak mengurangi makna kebersamaan yang terjalin. Baik dalam jumlah kecil maupun besar, setiap pertemuan tetap menjadi ruang perjumpaan yang menguatkan iman dan mempererat persaudaraan. Semoga semangat yang telah dibangun selama APP ini terus hidup dan berbuah dalam kehidupan umat sehari-hari.