Perayaan Ulang Tahun ke-31 Lingkungan St. Gregorius Kadisoka – Tema : Guyub dalam Kasih & Bertumbuh Dalam Iman

Perayaan Ulang Tahun ke-31 Lingkungan St. Gregorius
Guyub dalam Kasih dan Bertumbuh dalam Iman

Tanggal 25 Mei 2026 menjadi momen istimewa bagi seluruh umat Lingkungan St. Gregorius, karena pada hari tersebut lingkungan tercinta genap berusia 31 tahun. Sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama perjalanan iman dan pelayanan yang telah dilalui, umat Lingkungan St. Gregorius mengadakan perayaan syukur bersama pada tanggal 30 Mei 2026 di rumah Bapak Gambit.

Mengusung tema “Guyub dalam Kasih dan Bertumbuh dalam Iman”, perayaan berlangsung dalam suasana hangat, penuh sukacita, dan semangat persaudaraan. Sejak sore hari, umat bergotong royong mempersiapkan segala kebutuhan acara. Kebersamaan dan semangat melayani tampak dalam setiap tugas yang dikerjakan bersama.

Acara diawali dengan Ibadat Syukur yang dipimpin oleh Bapak Tri Mulyono selaku prodiakon. Melalui doa, pujian, dan sabda Tuhan, seluruh umat diajak untuk mengenang perjalanan panjang Lingkungan St. Gregorius serta bersyukur atas kasih dan penyertaan Tuhan yang selalu hadir dalam setiap langkah kehidupan umat.

Setelah ibadat, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas 31 tahun perjalanan lingkungan. Momen ini menjadi pengingat akan banyaknya berkat, pengalaman iman, dan kebersamaan yang telah terjalin dari generasi ke generasi.

Suasana semakin meriah dengan kegiatan kebersamaan berupa permainan tebak lirik lagu rohani yang diikuti oleh anak-anak, kaum muda, orang tua, hingga para lansia. Gelak tawa, nyanyian, dan semangat kebersamaan memenuhi seluruh rangkaian acara.

Umat juga mengikuti estafet doa, secara bergantian menyampaikan doa dan harapan bagi Lingkungan St. Gregorius, keluarga-keluarga yang ada di dalamnya, serta bagi Gereja Maria Bunda Allah Maguwo yang pada tanggal 2 Juni 2026 memasuki babak baru sebagai Paroki Administratif.

Perayaan ditutup dengan makan bersama menggunakan konsep potluck, di mana setiap keluarga membawa hidangan untuk dinikmati bersama. Kehangatan percakapan, kebersamaan dalam berbagi, dan sukacita yang terpancar dari setiap umat menjadi gambaran nyata semangat guyub yang terus hidup dalam Lingkungan St. Gregorius.

Melalui perayaan ulang tahun ke-31 ini, seluruh umat diajak untuk terus mempererat persaudaraan, memperdalam iman, serta semakin aktif mengambil bagian dalam kehidupan menggereja dan pelayanan kepada sesama.

Selamat Ulang Tahun ke-31 Lingkungan St. Gregorius. Semoga senantiasa guyub dalam kasih, bertumbuh dalam iman, dan menjadi berkat bagi Gereja serta masyarakat.

Umat Lingkungan St. Gregorius Menjenguk dan Mendoakan Mbak Greta

Pada tanggal 28 Mei 2026, sekitar 14 umat Lingkungan St. Gregorius bersama-sama melakukan kunjungan kasih kepada Mbak Greta, putri dari Ibu Agnes, yang baru saja menjalani operasi dan telah diperbolehkan kembali ke rumah untuk menjalani masa pemulihan.

Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian umat lingkungan kepada sesama anggota keluarga besar Lingkungan St. Gregorius. Dalam suasana penuh kehangatan dan persaudaraan, umat hadir untuk memberikan dukungan moral, semangat, serta mendoakan Mbak Greta agar proses pemulihannya berjalan lancar.

Puji Tuhan, kondisi Mbak Greta saat ini sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Umat yang hadir turut bersyukur atas penyertaan Tuhan selama proses operasi hingga masa pemulihan yang sedang dijalani. Bersama-sama, umat memanjatkan doa agar luka pasca operasi semakin membaik, kesehatan Mbak Greta pulih sepenuhnya, dan ia dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan penuh sukacita dan semangat.

Melalui kunjungan ini, semakin terasa indahnya semangat persaudaraan dan kasih dalam kehidupan menggereja. Kehadiran umat menjadi tanda nyata kepedulian serta dukungan bagi mereka yang sedang mengalami sakit dan membutuhkan penguatan.

Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan berkat-Nya kepada Mbak Greta serta seluruh keluarga Ibu Agnes. Kiranya kasih dan kebersamaan yang terjalin dalam Lingkungan St. Gregorius terus bertumbuh dan menjadi kesaksian iman di tengah masyarakat.

Pertemuan BKL ke 4 Lingkungan St. Gregorius – 26 Mei 2026

Pada hari Selasa, 26 Mei 2026, umat Lingkungan St. Gregorius mengadakan Pertemuan Bulan Katekese Liturgi (BKL) ke-4 yang bertempat di rumah Bapak Freddy. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, persaudaraan, dan semangat kebersamaan sebagai keluarga Allah.

Acara diawali dengan lagu pembuka, tanda salib, dan pengantar yang mengajak seluruh umat untuk semakin menyadari bahwa Ekaristi merupakan sumber utama kehidupan iman. Melalui Ekaristi, umat diajak untuk hidup saling mengasihi, saling membantu, serta menghadirkan damai dalam keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam ibadat sabda, umat mendengarkan Bacaan Injil Markus 10:28-31 yang mengisahkan janji Yesus kepada mereka yang setia mengikuti-Nya. Sabda Tuhan tersebut mengingatkan bahwa setiap pengorbanan yang dilakukan demi Kristus dan Injil tidak akan sia-sia, melainkan akan memperoleh berkat dan kehidupan kekal.

Pada sesi renungan dan katekese, umat diajak merefleksikan tema bahwa Ekaristi tidak hanya dirayakan di altar, tetapi harus menghasilkan buah nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ekaristi memberi kekuatan, sukacita, dan damai hati dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Selain itu, Ekaristi juga menggerakkan umat untuk peduli kepada sesama, menjaga kerukunan, membantu yang membutuhkan, serta membangun semangat kebersamaan dalam masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan bahan renungan BKL hari ke-22 hingga hari ke-26 secara bergantian, kemudian sharing umat dengan tema: “Apa usulan konkret agar perayaan Ekaristi semakin mengena dan bermakna bagi umat?” Dalam sesi ini, umat berbagi pengalaman, gagasan, dan harapan agar perayaan Ekaristi semakin membantu umat menghayati kehadiran Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan ditutup dengan doa umat, doa Bapa Kami, doa penutup, berkat penutup, dan lagu penutup. Melalui pertemuan BKL ke-4 ini, umat Lingkungan St. Gregorius diharapkan semakin mencintai Ekaristi, bertumbuh dalam iman, serta mampu menghadirkan kasih Tuhan dalam keluarga maupun masyarakat.

Semoga semangat yang diperoleh dalam pertemuan ini terus menjadi inspirasi untuk hidup dalam persatuan, pelayanan, dan kasih kepada sesama.

Rapat Koordinasi Persiapan Perayaan Ulang Tahun Lingkungan St. Gregorius – 23 Mei 2026

Tanggal 25 Mei 2026 Lingkungan St Gregorius genap berusia 31 tahun. Perayaan Ulang Tahun Lingkungan St Gregorius akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2026. Dalam rangka menyambut perayaan ulang tahun Lingkungan St. Gregorius, telah dilaksanakan rapat koordinasi tanggal 23 Mei 2026 yang melibatkan pengurus lingkungan serta para panitia kegiatan. Rapat ini bertujuan untuk mematangkan seluruh persiapan acara agar perayaan dapat berjalan lancar.

Rapat berlangsung dalam suasana hangat. Berbagai aspek persiapan dibahas secara rinci, mulai dari dekorasi, perlengkapan acara, ibadat, penyusunan teks ibadat, hingga konsep games dan hiburan.

Persiapan Dekorasi

Pada sesi dekorasi, panitia membahas konsep penataan tempat antara lain pemasangan banner perayaan ulang tahun Lingkungan St. Gregorius, hiasan balon, serta penataan kursi dan meja.

Persiapan Perlengkapan

Dari segi perlengkapan juga dibahas kebutuhan utama yang harus dipersiapkan sebelum hari pelaksanaan. Beberapa perlengkapan yang dibahas meliputi sound system, mikrofon, kursi tambahan, meja konsumsi, kabel listrik, serta perlengkapan untuk games.

Persiapan Ibadat

Sebagai inti dari perayaan ulang tahun lingkungan, ibadat menjadi perhatian utama dalam rapat koordinasi.
Tema ibadat direncanakan mengangkat tema : Guyub Dalam Kasih, Bertumbuh Dalam Iman. Umat diharapkan dapat mengikuti ibadat dengan khidmat sekaligus merasakan kebersamaan dalam lingkungan.

Penyusunan Teks Ibadat

Selain petugas ibadat, rapat juga membahas penyusunan teks ibadat agar sesuai dengan tema perayaan.
Teks ibadat akan ditayangkan dengan proyektor saat acara agar seluruh peserta dapat mengikuti jalannya ibadat dengan lebih tertib dan aktif. Persiapan ini diharapkan dapat membantu menciptakan suasana doa yang mendalam dan penuh syukur.

Games dan Hiburan

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia juga menyiapkan berbagai games dan hiburan yang melibatkan seluruh peserta, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Beberapa ide permainan yang dibahas antara lain games tebak lirik lagu rohani dan estafet doa mendoakan lingkungan St Gregorius. Panitia juga telah menyiapkan hadiah sederhana untuk pemenang games. Seluruh kegiatan ini diharapkan dapat membangun kekompakan umat dan menciptakan suasana penuh sukacita.

Penutup

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh panitia dan umat yang terlibat menunjukkan semangat kerja sama demi suksesnya perayaan ulang tahun Lingkungan St. Gregorius. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh umat, diharapkan acara dapat berjalan lancar, penuh berkat, serta semakin mempererat persaudaraan dalam lingkungan.

Pertemuan BKL Ke 3 Lingkungan St. Gregorius Kadisoka – Ekaristi sebagai Sumber Kehidupan Iman – 21 Mei 2026

Pertemuan Bulan Katekese Liturgi (BKL) ke-3 Lingkungan St. Gregorius Kadisoka berlangsung dengan penuh sukacita dan kebersamaan di rumah Ibu Yarnidus. Dalam suasana doa dan persaudaraan, umat diajak semakin menyadari bahwa Ekaristi merupakan sumber utama kehidupan iman yang menguatkan dan menuntun perjalanan hidup sehari-hari.

Pertemuan diawali dengan tanda salib dan salam pembuka yang dipimpin oleh pemimpin ibadat. Dalam pengantar, umat diajak memahami tema Bulan Katekese Liturgi tahun ini, yaitu bagaimana Ekaristi tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi sungguh menjadi perjumpaan pribadi dengan Yesus Kristus yang mengubah hidup.

Keuskupan Agung Semarang mengajak seluruh umat menjadi Gereja yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan. Semangat tersebut tumbuh melalui pengalaman akan kasih Tuhan dalam Perayaan Ekaristi. Dari altar Tuhan, umat diutus membawa damai, kasih, dan semangat pelayanan di tengah keluarga maupun masyarakat.

Dalam doa tobat, seluruh umat bersama-sama mengakui dosa dan kelemahan di hadapan Allah, memohon pengampunan agar semakin layak mengikuti pertemuan iman ini.

Doa pembuka kemudian dipanjatkan dengan penuh harapan agar Tuhan senantiasa membimbing seluruh keluarga di Lingkungan St. Gregorius Kadisoka untuk hidup dalam persatuan, kasih, dan semangat pelayanan. Secara khusus didoakan pula anak-anak, kaum muda, orang tua, dan seluruh umat agar semakin setia menghayati Ekaristi dalam kehidupan sehari-hari.

Sabda Tuhan yang diambil dari Injil Yohanes 17:20-26 mengingatkan umat tentang doa Yesus agar semua murid-Nya hidup dalam persatuan. Yesus menghendaki agar kasih Allah tinggal di dalam setiap orang percaya sehingga mereka mampu menjadi saksi kasih Tuhan di dunia.

Dalam sesi renungan dan katekese, umat diajak merenungkan makna Ekaristi secara lebih mendalam. Sering kali misa hanya dijalani sebagai kebiasaan, padahal dalam Ekaristi umat sungguh berjumpa dengan Kristus yang hadir melalui Sabda dan Tubuh-Nya. Pertemuan dengan Tuhan seharusnya membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Renungan menekankan bahwa buah Ekaristi harus tampak dalam sikap hidup umat, seperti:

semakin sabar dan saling mengasihi dalam keluarga,
peduli terhadap sesama di lingkungan,
jujur dan bertanggung jawab dalam pekerjaan,
serta membawa damai dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Umat juga diajak berefleksi melalui pertanyaan:
“Apakah Ekaristi membuat hidup saya semakin baik?”
“Apakah saya membawa kasih Tuhan kepada sesama?”
“Apakah kehadiran saya menjadi berkat bagi lingkungan sekitar?”

Setelah renungan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan bahan BKL hari ke-16 hingga hari ke-21 secara bergantian oleh umat. Suasana sharing berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Dalam sharing umat dengan tema “Apa yang membuat perayaan Ekaristi terasa hidup dan bermakna bagi saya?”, banyak umat membagikan pengalaman iman mereka.

Pertemuan BKL ke-3 ini menjadi kesempatan berharga bagi umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka untuk semakin mencintai Ekaristi dan menghayatinya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebersamaan, doa, dan pendalaman iman, umat diingatkan bahwa setelah misa selesai, tugas sebagai murid Kristus justru dimulai: membawa sukacita, harapan, dan kasih Tuhan kepada dunia.

Semoga semangat Ekaristi terus hidup dalam keluarga-keluarga umat dan menjadikan Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin bertumbuh sebagai komunitas yang rukun, penuh kasih, dan menjadi berkat bagi sesama. Amin.

Pertemuan BKL Kedua Lingkungan St. Gregorius – Merenungkan Makna Sabda Allah dan Komuni Kudus – 15 Mei 2026

Lingkungan St. Gregorius kembali mengadakan Pertemuan BKL kedua dengan suasana penuh kebersamaan dan iman. Dalam pertemuan kali ini, umat diajak untuk merenungkan makna Sabda Allah dan Komuni Kudus sebagai sumber kekuatan hidup sehari-hari.

Melalui pendalaman iman bersama, umat menyadari bahwa Sabda Allah bukan hanya untuk didengarkan, tetapi juga untuk direnungkan dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Sabda Tuhan menjadi penuntun dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, menghadirkan penghiburan, harapan, serta kekuatan bagi setiap pribadi dan keluarga.

Selain itu, permenungan tentang Komuni Kudus mengingatkan umat akan kasih Kristus yang selalu hadir dan menyertai kehidupan. Dalam Ekaristi, umat menerima Tubuh Kristus sebagai santapan rohani yang menguatkan iman dan mempersatukan umat dalam kasih.

Pada sesi sharing, umat berbagi pengalaman mengenai pertanyaan refleksi: “Apa buah atau dampak yang saya rasakan dalam kehidupan sehari-hari setelah mengikuti Ekaristi?” Berbagai pengalaman sederhana namun penuh makna dibagikan. Ada umat yang merasakan hati menjadi lebih tenang dan damai, lebih sabar dalam menghadapi persoalan keluarga maupun pekerjaan, serta semakin terdorong untuk mengampuni dan melayani sesama dengan tulus.

Melalui sharing tersebut, umat semakin menyadari bahwa Ekaristi bukan hanya sebuah perayaan rutin, tetapi sungguh membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran Tuhan dalam Sabda dan Komuni Kudus menjadi sumber kekuatan untuk hidup dalam kasih, pengharapan, dan semangat pelayanan.

Pertemuan BKL kedua ini menjadi momen yang mempererat persaudaraan antarumat sekaligus menumbuhkan kerinduan untuk semakin setia hadir dalam Ekaristi dan mendengarkan Sabda Tuhan dalam kehidupan setiap hari.

Tugas Tata Bunga Lingkungan St. Gregorius untuk Misa Hari Kenaikan Yesus Kristus

Menjelang perayaan Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Kristus, umat di Lingkungan St. Gregorius kembali mempersiapkan tata bunga untuk menghiasi altar gereja. Setiap rangkaian bunga yang dibuat bukan sekadar hiasan, melainkan ungkapan doa dan persembahan kasih bagi Tuhan.

Warna liturgi putih menjadi dasar dalam rangkaian kali ini. Putih melambangkan kemuliaan, kesucian, dan sukacita atas Kristus yang naik ke surga. Keindahan bunga putih kemudian dipadukan dengan nuansa kuning yang hangat sebagai simbol harapan dan sukacita umat beriman. Sentuhan merah turut melengkapi rangkaian, melambangkan cinta, pengorbanan, dan semangat pelayanan yang hidup dalam kebersamaan umat.

Tangan demi tangan bekerja dengan penuh ketulusan. Dalam setiap proses merangkai bunga, terselip doa-doa sederhana yang dipanjatkan bagi gereja, keluarga, dan seluruh umat. Dari bunga-bunga sederhana itulah hadir keindahan yang mempersatukan pelayanan, iman, dan kasih.

Terima kasih kepada Mbak Nana, Bu Gambit, Bu Putut, dan Mbak Anin yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta perhatian untuk menyelesaikan tata bunga Misa Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus. Semoga pelayanan kecil yang dilakukan dengan penuh kasih ini menjadi persembahan yang berkenan di hati Tuhan dan membawa sukacita bagi seluruh umat yang merayakan Ekaristi.

Setiap bunga yang dirangkai selalu membawa doa. Dalam keheningan pelayanan, Tuhan hadir melalui tangan-tangan yang bekerja dengan cinta.

Pertemuan BKL Pertama Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Pertemuan BKL 1 Lingkungan St. Gregorius
Pada hari Jumat, 8 Mei, umat Lingkungan St. Gregorius mengadakan pertemuan rutin BKL 1 yang bertempat di kediaman Ibu Eko. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan menjadi momen yang mempererat kebersamaan antarumat.

Dalam pertemuan kali ini, umat bersama-sama mendalami renungan Bulan Katekese Liturgi. Tema sharing difokuskan pada pengalaman dan perasaan yang muncul ketika mengikuti perayaan Ekaristi. Setiap peserta diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman iman yang dirasakan selama mengikuti Misa Kudus.

Berbagai pengalaman dibagikan oleh umat. Ada yang merasakan kedamaian dan penghiburan saat mengikuti Ekaristi, terutama ketika mendengarkan sabda Tuhan dan menerima Komuni Kudus. Beberapa umat juga mengungkapkan rasa syukur karena melalui perayaan Ekaristi mereka memperoleh kekuatan baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, ada pula yang merasa semakin dekat dengan Tuhan dan sesama melalui kebersamaan dalam perayaan liturgi.

Sharing yang berlangsung dengan sederhana ini membantu umat untuk semakin menyadari makna penting Ekaristi sebagai sumber kekuatan iman dan kehidupan rohani. Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar umat semakin setia mengikuti perayaan Ekaristi serta terus bertumbuh dalam iman dan persaudaraan.

Semoga melalui kegiatan BKL ini, semangat kebersamaan dan kehidupan menggereja di Lingkungan St. Gregorius semakin hidup dan berkembang.

Doa Rosario Lingkungan St. Gregorius – Mendoakan Gereja Maria Bunda Allah Maguwo Menjadi Paroki Administratif

Dalam suasana Bulan Maria yang penuh rahmat, umat Gereja Maria Bunda Allah Maguwo bersama-sama mengadakan doa rosario secara bergilir di 17 lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan dan doa bersama menjelang diresmikannya Gereja Maria Bunda Allah Maguwo menjadi Paroki Administratif.
Setiap lingkungan mengambil bagian dalam rangkaian doa rosario tersebut dengan penuh iman dan semangat persaudaraan. Melalui doa-doa yang dipanjatkan, umat berharap agar Gereja Maria Bunda Allah Maguwo semakin bertumbuh menjadi komunitas yang mandiri, penuh kasih, dan setia dalam pelayanan.


Pada Kamis, 7 Mei, giliran umat Lingkungan St. Gregorius yang mengadakan doa rosario bersama di gereja. Sebanyak 17 umat hadir dan dengan khusyuk mendaraskan doa rosario serta memanjatkan doa khusus bagi Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo. Suasana doa berlangsung penuh ketenangan dan pengharapan, mencerminkan semangat kebersamaan umat dalam mendukung perjalanan Gereja menuju status baru sebagai Paroki Administratif.


Selain mendaraskan doa rosario, umat juga bersama-sama mendoakan “Doa untuk Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo” yang berisi harapan agar Gereja menjadi tempat yang membawa damai, sukacita, persaudaraan, dan kesejahteraan bagi semua orang.

“Jadikanlah Gereja kami tempat yang nyaman, di mana setiap orang yang datang merasakan damai-Mu, diterima dengan kasih, dan menemukan rumah bagi setiap jiwa yang masuk ke dalamnya.”

Doa tersebut menjadi ungkapan iman sekaligus harapan seluruh umat agar Gereja Maria Bunda Allah Maguwo mampu berkembang dalam jumlah umat, mutu pelayanan, serta semangat misioner di tengah masyarakat.


Melalui rangkaian doa rosario selama Bulan Maria ini, umat diajak untuk semakin bersatu hati, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama mempersiapkan diri menyambut hadirnya Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo. Semoga segala harapan dan doa umat dikabulkan Tuhan, sehingga Gereja Maria Bunda Allah Maguwo sungguh menjadi Gereja yang hidup, menginspirasi, dan membawa berkat bagi banyak orang.

Pelayanan Among Tamu dan Hitung Kolekte Misa Jumat Pertama – Jumat 1 Mei 2026

Pelaksanaan tugas among tamu dan hitung kolekte dalam Misa Jumat Pertama di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo pada Jumat, 1 Mei 2026 berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh semangat pelayanan. Kehadiran para petugas membantu mendukung suasana misa yang nyaman dan khidmat bagi seluruh umat yang hadir.


Sebanyak tujuh orang bertugas dalam pelayanan among tamu. Dengan ramah dan penuh tanggung jawab, para petugas membantu menyambut umat, mengarahkan tempat duduk, serta menjaga ketertiban selama perayaan ekaristi berlangsung. Pelayanan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana gereja yang hangat dan penuh kebersamaan.


Ucapan terima kasih disampaikan kepada para petugas among tamu yang telah melayani dengan tulus, yaitu Mas Yance, Mbak Nana, Bu Gambit, Bu John, Bu Erika, dan Mas Henry. Semangat pelayanan yang diberikan menjadi teladan dalam hidup menggereja dan kebersamaan umat.


Selain itu, tugas hitung kolekte juga terlaksana dengan baik dan penuh tanggung jawab. Empat orang bertugas dalam pelayanan ini untuk membantu proses penghitungan kolekte secara tertib dan teliti setelah misa selesai.


Terima kasih juga disampaikan kepada Mbak Nana, Bu Gambit, Bu John, dan Bu Erika yang telah melayani dalam tugas hitung kolekte. Semoga pelayanan yang telah diberikan menjadi berkat bagi umat dan semakin menumbuhkan semangat untuk terus berkarya dalam pelayanan gereja.


Tuhan memberkati seluruh petugas dan umat Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.