Ibadat Memule Lingkungan St. Gregorius Mengenang 40 Hari Berpulangnya Ibu Veronika Endang Susanti – 12 September 2026

Ibadat Memule
Lingkungan St. Gregorius

Mengenang 40 Hari Berpulangnya Ibu Veronika Endang Susanti
Sabtu, 12 September 2026

Ibadat Memule Lingkungan St. Gregorius
Dalam rangka mengenang dan mendoakan
Ibu Veronika Endang Susanti
Kakak dari Mbak Anik, umat Lingkungan St. Gregorius

Dipimpin oleh Prodiakon Lingkungan St. Gregorius, Bapak Paul Supit

🕯️ Mengenang dalam Doa dan Kasih

Sabtu, 12 September 2026 menjadi momen penuh doa dan kasih bagi umat Lingkungan St. Gregorius, Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo. Pada hari tersebut, umat berkumpul dalam Ibadat Memule untuk mengenang dan mendoakan Ibu Veronika Endang Susanti, kakak dari Mbak Anik, umat Lingkungan St. Gregorius, yang telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga.

Ibadat Memule menjadi ungkapan kasih, penghormatan, sekaligus doa bersama bagi almarhumah. Dalam suasana penuh keheningan dan pengharapan iman, umat mengenangkan perjalanan hidup Ibu Veronika serta menyerahkan dirinya ke dalam kasih dan kerahiman Tuhan.

“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.” Yohanes 11:25

🙏 Doa dan Penghiburan dalam Kebersamaan

Ibadat dipimpin oleh Prodiakon Lingkungan St. Gregorius, Bapak Paul Supit . Melalui doa, bacaan Kitab Suci, renungan, serta rangkaian ibadat, umat diajak untuk semakin menyadari bahwa kehidupan manusia berada dalam penyelenggaraan kasih Allah.

Kepergian orang yang dikasihi tentu meninggalkan kesedihan dan kerinduan bagi keluarga. Namun, iman Kristiani memberikan pengharapan bahwa kematian bukanlah akhir dari segala sesuatu. Dalam iman akan Kristus yang bangkit, umat percaya akan kehidupan kekal dan menyerahkan setiap orang yang telah berpulang ke dalam kasih Tuhan.

Ibadat ini juga menjadi kesempatan bagi umat Lingkungan St. Gregorius untuk hadir dan memberikan dukungan kepada keluarga Mbak Anik. Kebersamaan dalam doa menjadi bentuk nyata kepedulian dan kasih persaudaraan sebagai satu komunitas umat beriman.

🤝 Kebersamaan Antarlingkungan

Ibadat Memule ini semakin bermakna karena dihadiri oleh umat dari beberapa lingkungan. Lingkungan St. Gregorius menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh umat yang telah berkenan hadir, memberikan dukungan, serta bersama-sama mendoakan almarhumah.

  • Seluruh umat Lingkungan St. Gregorius
  • Umat Lingkungan St. Stefanus
  • Umat Lingkungan St. Fransiskus Sales (Balapan)

Kehadiran dan doa bersama dari umat lintas lingkungan menjadi tanda nyata bahwa dalam suka maupun duka, umat dipanggil untuk saling menguatkan, menemani, dan berbagi kasih sebagai satu keluarga besar Gereja.

🌿 Mengenang dengan Kasih, Mendoakan dengan Iman

Empat puluh hari setelah kepergian seseorang menjadi kesempatan bagi keluarga dan komunitas untuk kembali mengenang perjalanan hidupnya. Bagi umat Kristiani, mengenang bukan sekadar menghadirkan kembali kenangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk terus mendoakan dan mempercayakan almarhumah kepada Tuhan.

Semoga seluruh kebaikan, kasih, dan teladan yang telah diberikan Ibu Veronika Endang Susanti selama hidupnya dapat terus dikenang oleh keluarga dan orang-orang yang mengenalnya.

Semoga Tuhan memberikan penghiburan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya kepada Mbak Anik beserta keluarga. Semoga iman akan Kristus yang bangkit senantiasa memberikan keteguhan hati dalam menjalani masa duka.

Selamat jalan menuju Rumah Bapa,
Ibu Veronika Endang Susanti.

Kiranya Tuhan menerima almarhumah dalam damai dan kasih-Nya, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, serta menganugerahkan kepadanya kehidupan kekal di Surga.

“Berbahagialah orang yang mati dalam Tuhan.” bdk. Wahyu 14:13

Terima kasih kepada seluruh umat Lingkungan St. Gregorius, Lingkungan St. Stefanus, dan Lingkungan St. Fransiskus Sales (Balapan) atas kehadiran, doa, perhatian, dan kebersamaan dalam Ibadat Memule ini.

Tuhan memberkati dan menguatkan kita semua.

✦ ✝ ✦ ✝ ✦
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor Ibadat Memule mengenang 40 hari berpulang nya Ibu Veronica Endang Susanti -12 Sept 2026- #lingkstgregoriuskadisoka ♬ suara asli – Kamu Dipanggil!
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Sarasehan BKSN ke-2 Umat Lingkungan St. Gregorius : Bertumbuh dalam Sabda dan Sukacita – 10 September 2026

✦ ✝ ✦
LINGKUNGAN ST. GREGORIUS

Sarasehan BKSN ke-2

Umat Lingkungan St. Gregorius

Kamis, 10 September 2026
───── ✝ ─────

Umat Lingkungan St. Gregorius kembali berkumpul dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan dalam Sarasehan BKSN ke-2 yang dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin dekat dengan Kitab Suci, sekaligus mempererat persaudaraan sebagai satu komunitas umat beriman.

Dalam Sarasehan BKSN ke-2 ini, umat diajak untuk mendalami Injil Matius 10:1-15, yang mengisahkan tentang Yesus memanggil dan mengutus kedua belas murid-Nya untuk mewartakan Kerajaan Allah.

Pendalaman Kitab Suci
Injil Matius 10:1-15

✝ Mendalami Panggilan dan Perutusan

Melalui perikop Matius 10:1-15, umat diajak untuk menyadari bahwa setiap orang yang mengikuti Kristus juga dipanggil untuk menjadi pribadi yang mau diutus dan hadir bagi sesama.

Yesus memberikan kuasa kepada para murid dan mengutus mereka untuk pergi mewartakan Kerajaan Allah. Perutusan tersebut tidak hanya berbicara mengenai pewartaan melalui kata-kata, tetapi juga tentang kehadiran yang membawa kebaikan, kedamaian, perhatian, dan kasih kepada orang-orang yang dijumpai.

Pesan Yesus kepada para murid juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan perutusan, seseorang tidak perlu terlalu bergantung pada berbagai bekal duniawi. Yang terutama adalah kepercayaan kepada Tuhan dan kesediaan untuk menjalankan tugas perutusan dengan tulus.

Bagi umat Lingkungan St. Gregorius, sabda ini menjadi ajakan untuk terus membuka diri terhadap panggilan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap umat dapat menjadi pewarta melalui keluarga, lingkungan, pekerjaan, pelayanan, maupun melalui perhatian sederhana kepada sesama.

❦ ✝ ❦

✝ Belajar Kitab Suci dengan Sukacita

Sarasehan kali ini tidak hanya diisi dengan pendalaman Kitab Suci. Setelah mengikuti proses pendalaman, umat juga diajak menikmati suasana kebersamaan melalui permainan atau game yang dikemas secara menarik dan penuh kegembiraan.

Salah satu kegiatan yang membuat suasana semakin meriah adalah permainan memutar hadiah. Dengan penuh antusias, umat mengikuti permainan sambil diiringi lagu “Aku Bahagia”. Tawa, kegembiraan, dan semangat kebersamaan pun mewarnai kegiatan tersebut.

♫ ✨ ♫
“Aku Bahagia”

Permainan memutar hadiah menjadi salah satu momen penuh keceriaan dan kebersamaan umat.

✝ Sabda Tuhan yang Membawa Sukacita

Sarasehan BKSN ke-2 menjadi pengingat bahwa pendalaman Kitab Suci dapat dilakukan dalam suasana yang dekat, hangat, dan penuh sukacita. Sabda Tuhan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diharapkan dapat dihidupi dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat perutusan dalam Matius 10:1-15 mengajak umat Lingkungan St. Gregorius untuk terus hadir sebagai pembawa kasih, kedamaian, dan sukacita di tengah keluarga, lingkungan, Gereja, dan masyarakat.

Melalui kegiatan Sarasehan BKSN ini, umat diharapkan semakin mencintai Kitab Suci, semakin akrab satu sama lain, serta semakin berani menjawab panggilan Tuhan untuk menjadi saksi kasih-Nya.

“Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.”

(Matius 10:7)

Semoga semangat kebersamaan dalam Sarasehan BKSN ke-2 Umat Lingkungan St. Gregorius terus bertumbuh dan menjadi kekuatan bagi umat untuk semakin bertumbuh dalam iman, bersaudara dalam kasih, dan bersukacita dalam pelayanan.

✦ ✝ ✦

Lingkungan St. Gregorius – 2026

✦ ✝ ✦
✝ DOKUMENTASI KEGIATAN ✝

Dokumentasi Foto-foto
Sarasehan BKSN Ke-2

Lingkungan St. Gregorius
Kamis, 10 September 2026
───── ❦ ✝ ❦ ─────

Rangkaian dokumentasi kebersamaan umat Lingkungan St. Gregorius dalam kegiatan Sarasehan BKSN Ke-2. Kegiatan diisi dengan pendalaman Injil Matius 10:1-15, serta permainan bersama yang penuh sukacita.

Dokumentasi Sarasehan BKSN Ke-2 Lingkungan St. Gregorius
Kebersamaan Umat
Pendalaman Kitab Suci Sarasehan BKSN
Pendalaman Kitab Suci
Umat Lingkungan St. Gregorius mengikuti Sarasehan BKSN
Menggali Makna Sabda Tuhan
Kegiatan Sarasehan BKSN Ke-2
Semangat Kebersamaan
Permainan Sarasehan BKSN Ke-2
Permainan Bersama
Kebersamaan Umat Lingkungan St. Gregorius
Sukacita dan Persaudaraan
Sukacita dan Persaudaraan
Kebersamaan Umat Lingkungan St. Gregorius
Sukacita dan Persaudaraan
“Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.”
(Matius 10:7)
✦ ✝ ✦

Umat Lingkungan St. Gregorius

BUKU PEDOMAN BKSN 2026

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
✠ ✝ ✠
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor Pertemuan BKSN 2 Lingk St Gregorius Kadisoka #lingkstgregoriuskadisoka ♬ original sound – Heho Studio
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Rekoleksi Umat Lingkungan St. Gregorius , Tema : Keluarga sebagai Teman Seperjalanan dalam Berpengharapan – 6 September 2026

LINGKUNGAN ST. GREGORIUS

Rekoleksi Umat Lingkungan St. Gregorius

“Keluarga Sebagai Teman Seperjalanan Dalam Berpengharapan”
Taman Doa Maria Oblat OMI
Minggu, 6 September 2026   |   09.00–14.00 WIB
Didampingi oleh Romo Paulinus Maryanto, OMI
❦ ✝ ❦

Suasana penuh sukacita, keakraban, dan semangat iman mewarnai Rekoleksi Umat Lingkungan St. Gregorius yang dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026, bertempat di Taman Doa Maria Oblat OMI. Rekoleksi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dan didampingi oleh Romo Paulinus Maryanto, OMI.

Mengangkat tema “Keluarga Sebagai Teman Seperjalanan Dalam Berpengharapan”, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk berhenti sejenak dari kesibukan sehari-hari, melihat kembali perjalanan kehidupan keluarga, serta semakin menyadari kehadiran Tuhan dalam setiap pengalaman hidup.

“Keluarga bukan sekadar tempat untuk pulang, tetapi tempat untuk berjalan bersama, saling menguatkan, dan menemukan pengharapan dalam Tuhan.”

Rekoleksi yang Hidup dan Penuh Sharing

Sejak awal kegiatan, suasana rekoleksi terasa hangat dan penuh kebersamaan. Romo Paulinus Maryanto, OMI menyampaikan materi dengan cara yang menarik dan dekat dengan pengalaman kehidupan umat sehari-hari.

Melalui berbagai refleksi, umat diajak untuk melihat keluarga bukan hanya sebagai tempat tinggal bersama, tetapi sebagai teman seperjalanan yang saling mendukung, menguatkan, mengampuni, dan memberikan harapan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Rekoleksi semakin hidup ketika beberapa umat berkesempatan untuk sharing pengalaman hidup dan refleksi tentang keluarga. Berbagai pengalaman yang dibagikan menjadi bahan permenungan bersama bahwa setiap keluarga memiliki perjalanan, tantangan, dan pergumulannya masing-masing.

Dari sharing tersebut, umat diajak untuk semakin terbuka dalam mendengarkan satu sama lain serta menyadari bahwa dalam perjalanan keluarga, tidak seorang pun berjalan sendirian. Kehadiran keluarga dan iman kepada Tuhan menjadi kekuatan untuk terus melangkah dalam pengharapan.

Perayaan Ekaristi di Kapel Taman Doa Maria Oblat

Setelah sesi rekoleksi, sekitar pukul 12.00 WIB, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius yang mengikuti rekoleksi bersama-sama mengikuti Perayaan Ekaristi Minggu di Kapel Taman Doa Maria Oblat.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Paulinus Maryanto, OMI dan Romo Widi. Perayaan semakin istimewa karena turut dihadiri oleh Frater, Bruder, dan Pra-Novisiat OMI yang sedang menjalani masa pembelajaran dan pembinaan di Pranovisiat OMI.

Kehadiran para imam, frater, bruder, pra-novis, serta umat Lingkungan St. Gregorius menjadikan perayaan Ekaristi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh sukacita.

Foto Bersama dan Makan Bersama

Usai Perayaan Ekaristi, kebersamaan umat dilanjutkan dengan foto bersama. Momen ini menjadi kenangan indah dari perjalanan rekoleksi Lingkungan St. Gregorius.

Setelah berfoto bersama, umat kemudian menikmati makan bersama dalam suasana yang santai dan penuh keakraban. Makan bersama menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin mengenal, bercengkerama, dan mempererat persaudaraan.

Penutup Rekoleksi

Sekitar pukul 14.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan rekoleksi Lingkungan St. Gregorius resmi selesai. Setelah acara ditutup, sebagian umat memilih untuk kembali ke rumah, sementara sebagian lainnya melanjutkan doa dan menikmati suasana hening di Taman Doa Maria Oblat.

Rekoleksi ini meninggalkan pesan yang mendalam bagi umat: perjalanan keluarga tidak selalu mudah, tetapi dengan iman, kasih, komunikasi, dan kesediaan untuk saling mendampingi, keluarga dapat menjadi tempat bertumbuh sekaligus sumber pengharapan.

📷 Galeri Rekoleksi Lingkungan St. Gregorius

Kebersamaan umat Lingkungan St. Gregorius
Umat mengikuti sesi rekoleksi dan sharing
Suasana pendalaman materi rekoleksi
Perayaan Ekaristi Minggu di Kapel Taman Doa Maria Oblat
Foto bersama setelah Perayaan Ekaristi
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Keluarga sebagai teman seperjalanan, bertumbuh dalam iman dan berpengharapan.

Terima kasih kepada Romo Paulinus Maryanto, OMI, Romo Widi, para Frater, Bruder, Pra-Novisiat OMI, serta seluruh umat Lingkungan St. Gregorius.

Tuhan memberkati keluarga-keluarga Lingkungan St. Gregorius.
✝ LINGKUNGAN ST. GREGORIUS ✝
LINGKUNGAN ST. GREGORIUS
Rekoleksi Umat
Taman Doa Maria Oblat OMI
Minggu, 6 September 2026
❦ ✦ ❦
@lingk..st..gregor Rekoleksi Lingkungan St Gregorius di Taman Doa Maria Oblat Minggu, 6 September 2026 #lingkstgregoriuskadisoka ♬ Aku Anak Tuhan Yesus – Kevin Liu
❦ ✝ ❦
TEMA REKOLEKSI
“Keluarga Sebagai Teman Seperjalanan Dalam Berpengharapan”
Bersama dalam Iman, Kasih dan Pengharapan
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Tugas Lingkungan St. Gregorius dalam Menemani dan Antar Jemput Romo Budi Wihong pada Misa Jumat Pertama – 4 September 2026

Tugas Lingkungan St. Gregorius
dalam Menemani dan Antar Jemput Romo Budi Wihong

Mendukung Pelayanan Misa Jumat Pertama
Jumat, 4 September 2026   |   Gereja Maria Bunda Allah Maguwo

Sebagai bagian dari semangat pelayanan dan kebersamaan umat, Lingkungan St. Gregorius, Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo, melaksanakan tugas pelayanan untuk menemani sekaligus mengantar dan menjemput Romo Budi Wihong dalam rangka pelayanan Misa Jumat Pertama pada Jumat, 4 September 2026, di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Tugas sederhana ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan dukungan umat terhadap para imam yang melayani kehidupan iman umat. Bagi Lingkungan St. Gregorius, pelayanan bukan hanya diwujudkan melalui kegiatan-kegiatan besar, tetapi juga melalui kesediaan untuk hadir, membantu, menemani, dan memberikan perhatian dalam berbagai kebutuhan pelayanan Gereja.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Mas Freddy, Pak Hari, Pak Aloy, dan Bu Aloy turut ambil bagian dengan penuh sukacita. Kehadiran dan keterlibatan mereka menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran tugas pelayanan, khususnya dalam menemani serta mengantar dan menjemput Romo Budi Wihong selama pelaksanaan Misa Jumat Pertama.

✝ ✦ ✝
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”
— Matius 25:40

Pelayanan sebagai Wujud Kasih

Kegiatan ini mengingatkan kita bahwa setiap bentuk pelayanan, sekecil apa pun, memiliki makna ketika dilakukan dengan ketulusan dan kasih. Menemani dan membantu seorang imam dalam menjalankan tugas pelayanannya merupakan bentuk dukungan umat terhadap karya pewartaan dan pelayanan Gereja.

Sabda Tuhan dalam Injil Matius mengajak kita untuk melihat setiap kesempatan melayani sesama sebagai kesempatan untuk melayani Kristus sendiri. Dengan demikian, tugas mengantar, menjemput, menemani, maupun membantu dalam kebutuhan pelayanan Gereja bukan sekadar tugas teknis, tetapi juga menjadi ungkapan iman dan kasih kepada Tuhan.

Galeri Foto Kegiatan

✦ Terima Kasih atas Semangat Pelayanan ✦

Lingkungan St. Gregorius menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada Mas Freddy, Pak Hari, Pak Aloy, dan Bu Aloy atas waktu, tenaga, perhatian, serta kesediaannya untuk terlibat dalam tugas menemani dan antar jemput Romo Budi Wihong pada Misa Jumat Pertama.

Semoga semangat pelayanan dan kebersamaan yang telah ditunjukkan dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh umat Lingkungan St. Gregorius untuk semakin peduli, saling membantu, dan bersama-sama bertumbuh dalam iman.

“Guyub Dalam Kasih dan Bertumbuh Dalam Iman”
Kiranya setiap pelayanan yang dilakukan dengan tulus menjadi berkat bagi sesama, bagi kehidupan lingkungan, dan bagi perkembangan iman seluruh umat.
Terima kasih atas pelayanan dan kebersamaannya.
Tuhan memberkati.

LINGKUNGAN ST. GREGORIUS

Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo

Gereja • Komunitas • Pelayanan • Kesaksian

🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Umat Lingkungan St. Gregorius Melaksanakan Tugas Tata Hias Altar dan Piket Merawat Tanaman di Gereja – 4 September 2026

Umat Lingkungan St. Gregorius Melaksanakan Tugas Tata Hias Altar dan Piket Merawat Tanaman di Gereja

Melayani dengan Kasih, Merawat Rumah Tuhan
Lingkungan St. Gregorius kembali mengambil bagian dalam pelayanan Gereja melalui tugas Tata Hias Altar dengan bunga dan tanaman hidup serta piket merawat tanaman di lingkungan Gereja pada Jumat, 4 September 2026.

Sebagai bagian dari semangat pelayanan dan kepedulian terhadap Gereja, umat Lingkungan St. Gregorius dengan penuh sukacita melaksanakan tugas pelayanan yang telah dipercayakan kepada lingkungan.

Pelayanan tersebut meliputi penataan altar menggunakan bunga dan tanaman hidup, sekaligus merawat dan menjaga tanaman yang berada di area Gereja agar tetap bersih, rapi, segar, dan terawat.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan umat dalam menjaga keindahan dan kenyamanan rumah Tuhan. Tata hias altar bukan hanya tentang memperindah ruang liturgi, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan umat kepada Tuhan serta upaya mempersiapkan tempat yang layak bagi perayaan iman.

Keindahan Altar melalui Bunga dan Tanaman Hidup

Dalam tugas tata hias kali ini, bunga dan tanaman hidup digunakan sebagai bagian dari dekorasi di sekitar altar. Kehadiran tanaman hijau memberikan suasana yang segar, alami, dan asri di dalam ruang Gereja.

Tanaman dan bunga yang ditata dengan penuh perhatian menjadi simbol sederhana tentang kehidupan dan pertumbuhan. Seperti tanaman yang membutuhkan air, cahaya, dan perawatan, demikian pula iman umat membutuhkan perhatian, doa, kebersamaan, dan pelayanan agar terus bertumbuh.

“Hendaklah segala sesuatu berlangsung dengan sopan dan teratur.”
1 Korintus 14:40

Merawat Tanaman, Merawat Rumah Tuhan

Selain menata altar, umat juga melaksanakan piket merawat tanaman di berbagai bagian area Gereja. Tanaman yang menghiasi ruang ibadah dirapikan dan diperhatikan agar lingkungan Gereja tetap terlihat indah dan nyaman.

Kegiatan sederhana ini mengingatkan kita bahwa Gereja merupakan rumah bersama. Karena itu, menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan Gereja merupakan tanggung jawab seluruh umat.

Setiap bentuk pelayanan, sekecil apa pun, memiliki makna ketika dilakukan dengan hati yang tulus. Menata bunga, menyiram tanaman, membersihkan area Gereja, maupun merapikan lingkungan merupakan wujud nyata kasih umat kepada Gereja.

Semangat Gotong Royong dalam Pelayanan

Pelayanan tata hias altar dan perawatan tanaman juga menjadi kesempatan bagi umat Lingkungan St. Gregorius untuk membangun kebersamaan. Dengan bergotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan suasana pelayanan menjadi penuh sukacita.

Kebersamaan seperti ini merupakan bagian penting dalam kehidupan menggereja. Setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan dan talenta yang dimiliki.

Dokumentasi Pelayanan

Umat Lingkungan St. Gregorius bersama hasil tata hias altar
Tim Tata Hias Altar Lingkungan St. Gregoriusr.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.

Tim Pelayanan Tata Hias dan Perawatan Tanaman

Terima Kasih atas Pelayanan dan Kebersamaan

Keluarga besar Lingkungan St. Gregorius menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim Tata Hias Altar dan umat yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan perhatian untuk melaksanakan tugas pelayanan ini.

Terima kasih kepada Mbak Nana, Bu Gambit, Bu Luci, Bu Putut, Bu Agnes, Bu Evi, dan Mas Paul atas semangat, kebersamaan, dan ketulusan dalam melayani.

Semoga setiap waktu dan tenaga yang diberikan menjadi persembahan yang berkenan kepada Tuhan serta menjadi berkat bagi Gereja dan seluruh umat.

Melayani dengan Hati

Melalui tugas ini, Lingkungan St. Gregorius terus berusaha menumbuhkan semangat untuk hadir dan mengambil bagian dalam kehidupan Gereja. Pelayanan tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Kadang-kadang pelayanan hadir dalam bentuk sederhana: merapikan bunga, merawat tanaman, membersihkan lingkungan, atau mempersiapkan altar.

Ketika dilakukan bersama dengan kasih dan ketulusan, hal-hal sederhana tersebut menjadi persembahan yang indah bagi Tuhan.

Semoga bunga yang menghiasi altar menjadi gambaran iman yang terus bersemi, tanaman yang dirawat menjadi gambaran kehidupan yang terus bertumbuh, dan kebersamaan umat menjadi tanda kasih yang semakin kuat di tengah keluarga besar Lingkungan St. Gregorius.

“Melayani dengan kasih,
merawat dengan ketulusan,
dan bertumbuh bersama dalam iman.”
✠ ✦ ✠ ✦ ✠
Lingkungan St. Gregorius
Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
✦ ✠ ✦ ✠ ✦
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Sarasehan BKSN Pertama Lingkungan St. Gregorius : Menemukan Kebahagiaan Sejati dalam Sabda Tuhan – 02 September 2026

Bulan Kitab Suci Nasional 2026

Sarasehan BKSN Pertama
Umat Lingkungan St. Gregorius

Pendalaman Injil Matius 5:1-12 tentang Sabda Bahagia dan panggilan untuk hidup dalam kasih Kristus
✦ ─── ✝ ─── ✦
📅 Rabu, 2 September 2026
📖 Matius 5:1-12
Lingkungan St. Gregorius
Maguwo — 2 September 2026

Dalam rangka mengisi Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026, umat Lingkungan St. Gregorius berkumpul dalam suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan untuk mengikuti Pertemuan Sarasehan BKSN yang pertama.

Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin mencintai Kitab Suci, mendengarkan Sabda Allah, serta menemukan pesan Tuhan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bersama Mendalami Sabda Tuhan

Sarasehan BKSN tidak hanya menjadi kegiatan untuk membaca dan memahami teks Kitab Suci, tetapi juga menjadi ruang bagi umat untuk berbagi pengalaman iman dan merefleksikan kehadiran Tuhan dalam kehidupan.

Pada pertemuan pertama ini, umat diajak mendalami Injil Matius 5:1-12, yang dikenal sebagai Sabda Bahagia. Melalui sabda tersebut, Yesus mengajarkan jalan hidup yang membawa manusia kepada kebahagiaan sejati.

“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.”
Matius 5:3

Memahami Makna Sabda Bahagia

Dalam Injil Matius 5:1-12, Yesus menyampaikan berbagai ucapan bahagia kepada mereka yang hidup dalam kerendahan hati, kelemahlembutan, kemurahan hati, perjuangan akan kebenaran, serta mereka yang membawa damai.

Sabda Yesus memberikan cara pandang yang berbeda mengenai arti kebahagiaan. Kebahagiaan sejati tidak semata-mata ditentukan oleh kekayaan, keberhasilan, kedudukan, maupun kenyamanan hidup.

Kebahagiaan sejati berakar pada hubungan yang dekat dengan Allah serta kesediaan untuk hidup dalam kasih dan menjadi berkat bagi sesama.

Sabda Bahagia Mengajak Kita Untuk:

  • Rendah hati di hadapan Allah — menyadari bahwa hidup kita bergantung kepada Tuhan.
  • Menjadi pribadi yang lemah lembut — mampu mengendalikan diri dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.
  • Memiliki kemurahan hati — peduli terhadap mereka yang membutuhkan pertolongan.
  • Memperjuangkan kebenaran — tetap setia melakukan kebaikan meskipun menghadapi berbagai tantangan.
  • Menjadi pembawa damai — menghadirkan kasih dan persaudaraan di tengah keluarga, lingkungan, Gereja, dan masyarakat.

Sabda Tuhan dalam Kehidupan Sehari-hari

Melalui pendalaman Injil ini, umat diajak untuk melihat kembali kehidupan masing-masing. Sabda Tuhan tidak berhenti pada pemahaman saat pertemuan, tetapi hendaknya diwujudkan dalam tindakan nyata.

Menjadi umat Kristiani berarti menghadirkan kasih Kristus melalui hal-hal sederhana: mendengarkan sesama, mengampuni, membantu mereka yang membutuhkan, menghargai perbedaan, serta membangun persaudaraan.

✦ Bahan Permenungan ✦
01. Apakah saya sudah sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan dalam setiap persoalan hidup?
02. Apakah kehadiran saya membawa damai bagi keluarga dan lingkungan?
03. Apakah saya memiliki kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan?
04. Apakah saya tetap berani memperjuangkan kebenaran dan kebaikan meskipun tidak selalu mudah?
05. Apakah kehidupan saya sudah menjadi kesaksian kasih Kristus bagi orang-orang di sekitar saya?

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Matius 5:9

Dari Sabda Menjadi Tindakan

Pertemuan pertama Sarasehan BKSN menjadi momentum bagi umat Lingkungan St. Gregorius untuk semakin menyadari bahwa iman tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan.

Sabda Bahagia mengajak umat untuk menjadi pribadi yang rendah hati, penuh kasih, membawa damai, dan memiliki kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.

Di tengah kehidupan masyarakat yang penuh dengan berbagai tantangan dan perbedaan, umat dipanggil untuk menghadirkan wajah Kristus melalui perkataan dan perbuatan sederhana.

Bertumbuh Bersama dalam Sabda

Pertemuan Sarasehan BKSN pertama ini menjadi awal perjalanan umat Lingkungan St. Gregorius dalam mendalami Kitab Suci selama Bulan Kitab Suci Nasional.

Kebersamaan umat dalam membaca, mendengarkan, merenungkan, dan berbagi pengalaman iman menjadi kekuatan untuk semakin bertumbuh sebagai komunitas yang hidup dalam kasih Kristus.

Semoga melalui rangkaian BKSN 2026, umat semakin mencintai Kitab Suci, semakin mengenal pribadi Yesus Kristus, dan semakin mampu menjadikan Sabda-Nya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
Matius 5:9

BUKU PEDOMAN BKSN 2026

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
✠ ✝ ✠

Dokumentasi Sarasehan BKSN Pertama
Lingkungan St. Gregorius

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
Pendalaman Injil Matius 5:1-12
✦ ✝ ✦
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Tugas Snack Romo Umat Lingkungan St. Gregorius Selama Bulan Agustus 2026

Lingkungan St. Gregorius
Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo (GMBA)

Tugas Snack Romo

Selama Bulan Agustus 2026

✦ ───────── ✝ ───────── ✦

Dalam semangat kebersamaan dan pelayanan, umat Lingkungan St. Gregorius turut ambil bagian dalam pelayanan Tugas Snack Romo selama bulan Agustus 2026.

Tugas sederhana untuk menyiapkan snack bagi Romo ini menjadi salah satu bentuk perhatian, kepedulian, dan kasih umat kepada para pelayan Gereja. Meskipun terlihat sederhana, pelayanan ini menjadi wujud nyata semangat untuk saling mendukung dan membangun kebersamaan sebagai satu keluarga dalam iman.

Sepanjang bulan Agustus 2026, tugas snack Romo telah dilaksanakan dengan penuh sukacita oleh para umat Lingkungan St. Gregorius. Setiap umat yang mendapat giliran turut memberikan waktu, tenaga, dan perhatian untuk mempersiapkan hidangan dengan penuh kasih.

Terima Kasih atas Pelayanan

Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat yang telah berkenan mengambil bagian dalam tugas snack Romo selama bulan Agustus 2026.

✦ Mbak Ratih
✦ Bu Darmaji
✦ Bu Kamso
✦ Bu Marga
✦ Bu Luci
✦ Mbak Intan
✦ Bu Setyo
✦ Bu Ritta
✦ Bu Agnes
✦ Bu Evi
✦ Bu Yarto
✦ Mbak Erika

Pelayanan Kecil, Kasih yang Besar

Tugas snack Romo mengingatkan kita bahwa pelayanan dalam kehidupan menggereja tidak selalu harus diwujudkan dalam hal-hal besar. Hal-hal sederhana yang dilakukan dengan ketulusan dan kasih dapat menjadi bentuk nyata kehadiran Kristus di tengah kehidupan umat.

Semoga semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong ini terus tumbuh di antara umat Lingkungan St. Gregorius. Dengan saling melayani dan berbagi, kita semakin mampu mewujudkan kehidupan lingkungan yang Guyub Dalam Kasih dan Bertumbuh Dalam Iman.

“Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengelola yang baik dari kasih karunia Allah.”

1 Petrus 4:10

Terima kasih kepada seluruh umat yang telah ambil bagian dalam pelayanan ini.

Tuhan memberkati setiap pelayanan dan kebaikan yang telah diberikan.

✦ ✝ ✦

Lingkungan St. Gregorius
Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo (GMBA)
Agustus 2026

Lingkungan St. Gregorius
Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo (GMBA)

Dokumentasi Tugas Snack Romo

Bulan Agustus 2026

Wujud kasih, perhatian, dan pelayanan umat Lingkungan St. Gregorius kepada Romo.

✦ ─────── ✝ ─────── ✦
Dokumentasi Tugas Snack Romo Lingkungan St. Gregorius Agustus 2026
Dokumentasi Snack Romo Lingkungan St. Gregorius
Dokumentasi Tugas Snack Romo Lingkungan St. Gregorius Agustus 2026
✦ ✝ ✦

Terima kasih kepada seluruh umat Lingkungan St. Gregorius yang telah dengan penuh kasih dan sukacita mengambil bagian dalam Tugas Snack Romo selama bulan Agustus 2026.

“Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang.”
1 Petrus 4:10

Tuhan memberkati setiap pelayanan dan kebaikan umat.

Lingkungan St. Gregorius
Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo (GMBA)

🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Kunjungan Kasih Umat Lingkungan St. Gregorius : Bersatu dalam Doa untuk Kesembuhan Ibu Agung Nur – 25 Agustus 2026

Kunjungan Kasih Umat Lingkungan St. Gregorius

Bersatu dalam Doa untuk Kesembuhan Bu Agung Nur

Lingkungan St. Gregorius • Paroki Adm. Maria Bunda Allah Maguwo

Semangat persaudaraan dan kasih Kristiani kembali diwujudkan oleh umat Lingkungan St. Gregorius melalui kegiatan Kunjungan Kasih kepada Bu Agung Nur yang baru saja mengalami kecelakaan dan telah menjalani operasi pada bagian tangan.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, umat Lingkungan St. Gregorius hadir untuk memberikan perhatian, dukungan, serta penghiburan kepada Bu Agung Nur dan keluarga. Kehadiran saudara-saudari seiman menjadi ungkapan nyata bahwa setiap anggota lingkungan adalah bagian dari satu keluarga Allah yang saling menopang dalam suka maupun duka.

Bersatu dalam Doa dan Pengharapan

Kunjungan kasih ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk bertemu dan menyampaikan perhatian, tetapi juga menjadi momen istimewa dimana seluruh umat yang hadir bersatu dalam doa bersama. Dengan penuh iman, umat memohon kepada Tuhan Yesus Kristus agar senantiasa menyertai Bu Agung Nur dalam proses pemulihan, memberikan kekuatan, ketabahan, serta kesembuhan setelah menjalani operasi.

Kasih yang diwujudkan melalui kehadiran sering kali menjadi obat yang menguatkan hati. Sebuah sapaan, senyuman, perhatian, dan doa tulus dari saudara seiman menjadi tanda bahwa Gereja hidup dalam persekutuan yang saling mengasihi.

Sabda Tuhan Yesus

“Sebab ketika Aku sakit, kamu melawat Aku.”
Matius 25:36

Sabda Tuhan dalam Injil Matius tersebut menjadi dasar panggilan bagi setiap umat beriman untuk menghadirkan kasih kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang mengalami penderitaan, sakit, maupun masa pemulihan. Melalui kunjungan kasih, umat tidak hanya membawa perhatian secara manusiawi, tetapi juga menghadirkan cinta kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Menjadi Komunitas yang Peduli

Lingkungan St. Gregorius terus berkomitmen untuk membangun kehidupan bersama yang dilandasi semangat guyub, rukun, dan saling melayani dengan sepenuh hati. Kunjungan kepada Bu Agung Nur menjadi pengingat bahwa kebersamaan umat bukan hanya dirasakan dalam perayaan Ekaristi maupun kegiatan lingkungan, tetapi juga diwujudkan ketika ada saudara yang membutuhkan dukungan dan penguatan.

Semoga melalui kunjungan kasih ini, iman umat semakin bertumbuh dalam semangat pelayanan dan kepedulian. Kiranya setiap keluarga di Lingkungan St. Gregorius senantiasa menjadi saluran kasih Tuhan yang membawa harapan bagi sesama.

🙏 Doa untuk Kesembuhan

Tuhan Yesus yang penuh belas kasih, kami menyerahkan Bu Agung Nur ke dalam penyelenggaraan-Mu. Semoga Engkau berkenan mencurahkan rahmat kesembuhan, memulihkan kesehatan tangan yang telah dioperasi, memberikan kekuatan dalam menjalani masa pemulihan, serta memenuhi hati dengan damai dan pengharapan. Sertailah pula keluarga yang mendampingi dengan kasih dan ketabahan. Amin.

Dokumentasi Kunjungan Kasih

Umat Lingkungan St. Gregorius

Dokumentasi Kunjungan Kasih Umat Lingkungan St. Gregorius
Kunjungan Kasih Umat Lingkungan St. Gregorius
✝   Berbagi Kasih, Menguatkan Persaudaraan   ✝
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Sembahyangan Kebangsaan Ke-2 Umat Lingkungan St. Gregorius – 27 Agustus 2026

Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Sembahyangan Kebangsaan Ke-2

Merawat Persatuan, Menumbuhkan Cinta Tanah Air, dan Menghidupi Iman dalam Pelayanan
✦ ─── ✦ ─── ✦
📅 Kamis, 27 Agustus 2026

Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali mengadakan Sembahyangan Kebangsaan Ke-2 pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk berkumpul, berdoa, berefleksi, serta semakin menghayati panggilan iman Katolik dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

Tema Sembahyangan Kebangsaan Ke-2
“TANAH AIR ADA DI SANA,
DI MANA ADA CINTA DAN KEDEKATAN HATI”
Iman Menjadi Daya untuk Merawat Martabat Manusia

Tema tersebut mengajak umat untuk melihat kecintaan kepada tanah air bukan sekadar sebagai rasa bangga terhadap bangsa dan negara, tetapi sebagai sebuah panggilan untuk menghadirkan cinta, kepedulian, persaudaraan, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

✦ Mengenal Sosok Romo Y.B. Mangunwijaya

Dalam pertemuan ini, umat diajak untuk mengenal lebih dekat sosok Romo Y.B. Mangunwijaya, seorang imam dan tokoh yang menunjukkan bahwa iman dapat diwujudkan secara nyata melalui keberpihakan kepada manusia, khususnya mereka yang kecil, lemah, dan terpinggirkan.

Romo Mangunwijaya menunjukkan kecintaan kepada tanah air melalui tindakan nyata. Mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan menghadirkan diri di tengah masyarakat dan memperjuangkan kehidupan yang lebih bermartabat bagi sesama.

Keteladanan Romo Mangunwijaya menjadi bahan refleksi bagi umat bahwa iman tidak boleh berhenti hanya pada doa dan ibadat. Iman hendaknya menjadi kekuatan yang mendorong umat untuk hadir, peduli, dan melayani dalam kehidupan nyata.

✦ Iman dan Cinta Tanah Air

Pertemuan ini juga mengajak umat untuk memahami kecintaan Yusuf Bilyarta Mangunwijaya pada tanah air serta keberpihakannya kepada rakyat kecil yang dinyatakan dalam pilihan hidupnya untuk menjadi seorang imam.

Pilihan tersebut menjadi sebuah kesaksian bahwa panggilan iman dan kecintaan kepada bangsa bukanlah dua hal yang terpisah. Justru melalui iman, seseorang dapat menemukan dorongan untuk memberikan diri bagi sesama dan menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat.

Iman yang hidup adalah iman yang berbuah.

Kecintaan kepada Indonesia dapat diwujudkan melalui kesediaan untuk menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan sekitar, menghargai perbedaan, membantu mereka yang membutuhkan, serta memperjuangkan kehidupan yang lebih adil dan manusiawi.

✦ Sabda Tuhan: Panggilan untuk Menjadi Satu

Semangat kebangsaan dan persatuan dalam pertemuan ini juga memiliki dasar yang kuat dalam doa Yesus bagi para murid-Nya:

“Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau.”
— Yohanes 17:21

Sabda Tuhan tersebut mengingatkan kita akan pentingnya persatuan. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, melainkan mampu hidup bersama dalam kasih, saling menghormati, dan membangun kehidupan yang damai.

Dalam konteks bangsa Indonesia yang memiliki begitu banyak keberagaman, semangat tersebut menjadi sangat relevan. Sebagai umat Katolik dan sekaligus bagian dari masyarakat Indonesia, kita dipanggil untuk ikut merawat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menghormati martabat setiap manusia tanpa membedakan latar belakangnya.

✦ Tujuan Pertemuan

Melalui Sembahyangan Kebangsaan Ke-2 ini, umat Lingkungan St. Gregorius diajak untuk:

  • Mengenal Romo Y.B. Mangunwijaya sebagai pribadi beriman yang mewujudkan cinta tanah air melalui keberpihakan kepada manusia, terutama rakyat kecil.
  • Memahami kecintaan Yusuf Bilyarta pada tanah air dan keberpihakannya pada rakyat kecil, yang dinyatakan dalam pilihan hidupnya untuk menjadi Imam.
  • Memahami bahwa iman Katolik tidak berhenti pada doa dan ibadat, tetapi harus berbuah dalam tindakan kasih, keadilan, dan pelayanan.
  • Merefleksikan arti kebangsaan Kristiani sebagai tanggung jawab untuk merawat dan menghormati martabat manusia.
  • Menemukan aksi nyata yang dapat dilakukan umat di lingkungan, paroki, keluarga, dan masyarakat.

✦ Dari Doa Menuju Tindakan

Tujuan pertemuan tersebut mengajak umat untuk bergerak dari doa menuju tindakan, dari refleksi menuju aksi, serta dari iman pribadi menuju kepedulian terhadap kehidupan bersama.

Merawat martabat manusia dapat dimulai dari hal-hal sederhana: memperhatikan sesama yang membutuhkan, membangun hubungan yang rukun dengan tetangga, membantu tanpa membeda-bedakan, menjaga lingkungan, menghargai perbedaan, serta berani mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Semangat tersebut sejalan dengan identitas Lingkungan St. Gregorius untuk terus membangun guyub, rukun, dan melayani dengan sepenuh hati.

✦ Dari Lingkungan untuk Indonesia

Kecintaan kepada tanah air dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika keluarga mampu membangun kasih, ketika umat mampu hidup rukun, ketika masyarakat saling membantu, dan ketika setiap orang berani memperjuangkan martabat sesamanya, di situlah semangat kebangsaan menjadi nyata.

Sembahyangan Kebangsaan Ke-2 Lingkungan St. Gregorius menjadi pengingat bahwa Indonesia bukan hanya sebuah wilayah tempat kita tinggal, tetapi rumah bersama yang harus dirawat dengan cinta.

“Tanah Air ada di sana, di mana ada cinta dan kedekatan hati.”

Semoga melalui pertemuan ini, iman umat Lingkungan St. Gregorius semakin bertumbuh dan menghasilkan buah dalam kehidupan nyata: semakin peduli, semakin melayani, semakin mencintai sesama, dan semakin bertanggung jawab dalam merawat bangsa dan tanah air.

✝ Iman yang Hidup, Kasih yang Melayani

Dengan semangat persaudaraan dan kasih Kristus, mari terus menghadirkan iman yang hidup dalam keluarga, lingkungan, paroki, masyarakat, dan Indonesia tercinta.

🇮🇩 Berdoa untuk Indonesia
🤝 Merawat Persaudaraan
❤️ Menghormati Martabat Manusia
🙏 Mewujudkan Iman dalam Kasih dan Pelayanan

Buku Ibadat Kebangsaan

Agustus 2026

✦ ✝ ✦
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Umat Lingk. St. Gregorius Ikut Serta Dalam Lomba HUT RI ke-81 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo – 22 & 23 Agustus 2026

PAROKI ADMINISTRATIF MARIA BUNDA ALLAH MAGUWO

Umat Lingkungan St. Gregorius
Semarakkan Lomba HUT RI ke-81

Bersatu dalam Sukacita, Menghidupi Semangat Kemerdekaan

Dalam semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sukacita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Umat Lingkungan St. Gregorius turut ambil bagian dalam memeriahkan rangkaian Lomba 17 Agustus yang diselenggarakan oleh Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Kegiatan perlombaan dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026, dan diikuti dengan penuh antusias oleh umat dari berbagai lingkungan di wilayah Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Bagi Umat Lingkungan St. Gregorius, keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar tentang memenangkan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, membangun kekompakan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan sukacita sebagai satu keluarga besar umat Paroki.

🏸 Semangat Sportivitas melalui Bulutangkis

Salah satu cabang yang diikuti oleh Umat Lingkungan St. Gregorius adalah Bulutangkis Ganda Putra dan Ganda Putri.

Untuk kategori Ganda Putra, Lingkungan St. Gregorius diwakili oleh Mas Akir dan Mas Anto. Sementara untuk kategori Ganda Putri, perwakilan umat adalah Bu Putut dan Bu Wiwik.

Dengan semangat sportivitas dan kekompakan, para perwakilan berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan. Dukungan dari sesama umat juga menjadi penyemangat tersendiri, sehingga pertandingan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan persaudaraan.

🤸 Semarak Bersama Kelompok Senam GMBA

Kemeriahan HUT RI juga semakin terasa melalui partisipasi dalam Lomba 17 Agustus dari kelompok senam GMBA.

Lingkungan St. Gregorius turut berpartisipasi melalui Bu Evi, Bu Bambang, dan Mbak Intan. Dengan penuh semangat dan keceriaan, mereka turut memeriahkan kegiatan yang diselenggarakan oleh Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Partisipasi ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan. Keceriaan, kekompakan, dan keberanian untuk tampil bersama menjadi bagian dari sukacita dalam merayakan kemerdekaan.

👧 Semangat Anak-anak dalam Lomba PIA & PIR

Semangat untuk ikut ambil bagian juga hadir dari generasi muda. Dalam Lomba PIA & PIR, Lingkungan St. Gregorius diwakili oleh Adek Amira.

Keikutsertaan Adek Amira menjadi bentuk nyata dukungan umat terhadap keterlibatan anak-anak dalam berbagai kegiatan di lingkungan dan paroki. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dapat belajar tentang keberanian, sportivitas, kerja sama, serta pentingnya membangun persahabatan dengan teman-teman dari lingkungan lain.

❤️ Bukan Sekadar Lomba, tetapi Merawat Persaudaraan

Rangkaian Lomba 17 Agustus yang diselenggarakan oleh Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat tali persaudaraan antarumat.

Bagi Lingkungan St. Gregorius, hadir dan berpartisipasi merupakan bagian dari semangat untuk terus terlibat dalam kehidupan paroki dan masyarakat. Setiap pertandingan, penampilan, dan partisipasi menjadi kesempatan untuk saling mendukung dan menyemangati.

Menang atau kalah bukanlah satu-satunya tujuan. Yang lebih penting adalah kebersamaan, sportivitas, kegembiraan, dan persaudaraan yang tercipta selama kegiatan berlangsung.

Semangat ini juga menjadi cerminan bahwa kehidupan menggereja tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan liturgi dan doa, tetapi juga melalui keterlibatan nyata dalam kehidupan bersama sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa Indonesia.

Sabda Tuhan sebagai Penyemangat

“Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.”

Filipi 2:2

Sabda Tuhan ini mengingatkan kita bahwa kekuatan sebuah komunitas terletak pada kesatuan hati dan kasih. Ketika umat mau berjalan bersama, saling mendukung, dan saling menyemangati, berbagai kegiatan dapat menjadi sarana untuk menghadirkan sukacita dan persaudaraan.

Demikian pula dalam kegiatan Lomba 17 Agustus ini. Ada yang bertanding, ada yang tampil, ada yang mendukung, dan ada yang memberikan semangat. Semuanya memiliki peran dalam menciptakan kebersamaan sebagai satu keluarga besar Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Kiranya semangat yang dibangun selama perayaan HUT RI ke-81 ini tidak berhenti setelah perlombaan selesai, tetapi terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari sebagai umat beriman.

Semoga Umat Lingkungan St. Gregorius semakin kompak, semakin peduli, semakin aktif terlibat, dan semakin mampu menjadi berkat bagi sesama.

✝️

Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81!

Merdeka!

Bersatu dalam kebersamaan, bertumbuh dalam iman, dan melayani dengan sukacita.

✣   ✝   ✣

Umat Lingkungan St. Gregorius

Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo

🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius