Semangat kebersamaan umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus terjalin melalui kegiatan Rosario bersama pada Rabu, 14 Oktober 2026. Bertempat di rumah Bapak Ervin, kegiatan dimulai pada pukul 18.30 WIB dan diikuti oleh 25 umat dari berbagai kelompok usia, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia.
Dalam suasana yang penuh keakraban, umat bersama-sama mendaraskan doa Rosario sebagai ungkapan iman dan devosi kepada Bunda Maria. Kehadiran umat dari berbagai generasi menjadi wujud kebersamaan dalam kehidupan menggereja sekaligus kesempatan untuk saling menguatkan melalui doa.
Setelah doa Rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan koor pada pukul 19.00 WIB. Latihan ini menjadi bagian dari persiapan umat dalam menjalankan tugas pelayanan di gereja melalui pujian dan nyanyian liturgi.
Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan bahwa kehidupan menggereja tidak hanya dibangun melalui doa, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam pelayanan. Doa Rosario menjadi sumber kekuatan iman, sementara latihan koor menjadi kesempatan untuk mempersembahkan talenta bagi Tuhan dan melayani sesama.
Semoga semangat umat Lingkungan Yohanes Pembaptis dalam berdoa dan melayani terus bertumbuh, sehingga kebersamaan yang terjalin semakin memperkuat iman dan persaudaraan dalam kehidupan menggereja.
Semangat doa umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus berlanjut dalam rangkaian kegiatan bulan Rosario. Pada Senin, 12 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk berdoa Rosario bersama di rumah Bapak Tomas. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Sebanyak 10 umat hadir dan mengikuti doa Rosario bersama dalam suasana yang sederhana dan khidmat. Melalui doa yang didaraskan bersama, umat mengambil waktu sejenak untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.
Kegiatan Rosario bersama ini menjadi salah satu bentuk nyata ketekunan umat dalam menghidupi bulan Rosario. Selain menjadi kesempatan untuk berdoa, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kebersamaan dan mempererat persaudaraan antarumat di Lingkungan Yohanes Pembaptis.
Semoga semangat doa yang terus dijaga selama bulan Rosario ini semakin menumbuhkan iman umat, menguatkan persaudaraan, serta membantu setiap pribadi untuk semakin mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
MAGUWO – Dalam semangat Bulan Rosario, umat Lingkungan Santo Antonius, Gereja Maria Bunda Allah, Paroki Administratif Maguwo, berkumpul untuk melaksanakan Doa Rosario bersama pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di area Gereja Maria Bunda Allah ini dimulai pukul 18.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 20 umat.
Doa bersama dilaksanakan di sekitar patung Bunda Maria yang menggendong Kanak-kanak Yesus. Dalam suasana malam yang tenang dan penuh kekhusyukan, umat duduk bersama menghadap patung Bunda Maria, dengan membawa rosario serta buku panduan doa. Kehadiran umat mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghidupi devosi kepada Bunda Maria sekaligus mempererat persaudaraan dalam komunitas lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali tepat pukul 18.00 WIB dengan Doa Malaikat Tuhan atau Angelus, yang mengajak umat mengenangkan peristiwa Kabar Sukacita ketika Bunda Maria menerima panggilan Allah untuk menjadi Bunda Sang Juru Selamat. Setelah Doa Angelus, umat melanjutkan dengan Doa Rosario bersama menggunakan Peristiwa Gembira, yang mengajak umat merenungkan lima peristiwa penting dalam awal kehidupan Yesus Kristus, yakni Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel, Maria mengunjungi Elisabet, Yesus dilahirkan di Betlehem, Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah, serta Yesus ditemukan kembali dalam Bait Allah.
Melalui permenungan Peristiwa Gembira tersebut, umat diajak untuk meneladani iman, kerendahan hati, ketaatan, dan kesediaan Bunda Maria dalam menyambut serta melaksanakan kehendak Allah. Peristiwa-peristiwa ini juga mengingatkan umat akan kasih dan penyertaan Tuhan yang hadir dalam kehidupan keluarga, serta mengajak setiap orang untuk senantiasa membuka hati terhadap karya Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Doa Rosario ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang dijadwalkan oleh Paroki Administratif Maguwo selama bulan Oktober, yang secara khusus diperingati oleh Gereja Katolik sebagai Bulan Rosario. Setiap lingkungan mendapat kesempatan secara bergiliran untuk melaksanakan Doa Rosario di gereja. Melalui kegiatan ini, seluruh umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa dan permenungan bersama Bunda Maria.
Selain memperdalam kehidupan rohani, kegiatan Doa Rosario kali ini juga memiliki intensi khusus bagi pengembangan kawasan Gereja Maria Bunda Allah. Setelah rangkaian Doa Rosario, umat bersama-sama memanjatkan doa bagi rencana dan proses pengembangan kawasan gereja, memohon penyertaan serta bimbingan Tuhan agar setiap langkah yang ditempuh dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi kehidupan umat.
Doa bagi pengembangan kawasan gereja menjadi wujud kepedulian dan keterlibatan umat dalam mendukung masa depan Gereja Maria Bunda Allah. Pengembangan kawasan gereja bukan hanya berkaitan dengan pembangunan dan penataan fasilitas fisik, melainkan juga merupakan bagian dari upaya menyediakan ruang yang semakin mendukung pertumbuhan iman, pelayanan pastoral, serta kebersamaan seluruh umat.
Melalui doa bersama ini, umat diajak untuk menyadari bahwa pembangunan Gereja tidak hanya diwujudkan melalui dukungan tenaga, pemikiran, maupun materi, tetapi juga melalui kekuatan doa. Setiap umat memiliki kesempatan untuk mengambil bagian sesuai dengan kemampuan dan panggilannya masing-masing.
Suasana doa yang berlangsung di hadapan patung Bunda Maria menghadirkan pengalaman kebersamaan yang penuh makna. Dalam kesederhanaan pertemuan tersebut, umat dipersatukan oleh harapan dan kerinduan yang sama, yakni agar Gereja Maria Bunda Allah senantiasa bertumbuh menjadi komunitas yang hidup, terbuka, dan semakin mampu melayani seluruh umat.
Melalui kegiatan Doa Rosario secara bergiliran sepanjang bulan Oktober, diharapkan semakin tumbuh semangat persaudaraan, keterlibatan, dan rasa memiliki di antara umat dari berbagai lingkungan. Devosi kepada Bunda Maria menjadi kesempatan untuk meneladani sikap iman, kesetiaan, kerendahan hati, dan kepasrahan kepada kehendak Allah.
Semoga melalui doa dan perantaraan Bunda Maria, seluruh proses pengembangan kawasan Gereja Maria Bunda Allah senantiasa memperoleh berkat dan penyertaan Tuhan. Dengan semangat berjalan bersama dalam iman, seluruh umat diharapkan terus mendukung terwujudnya gereja yang semakin berkembang, bukan hanya dalam sarana dan prasarana, tetapi terutama sebagai persekutuan umat Allah yang hidup dalam kasih dan pelayanan.
MAGUWO – Dalam semangat Bulan Rosario yang diperingati oleh Gereja Katolik sepanjang Oktober, umat Lingkungan Santo Antonius, Gereja Maria Bunda Allah, Paroki Administratif Maguwo, mengadakan Sembahyangan Kamisan pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di kediaman keluarga Bapak dan Ibu Widjajanto ini dihadiri oleh 27 umat dan dipandu oleh Bapak Rusiawan.
Sembahyangan Kamisan kali ini menjadi kesempatan bagi umat untuk berkumpul dalam doa, khususnya melalui Doa Rosario sebagai bentuk penghormatan dan devosi kepada Bunda Maria. Dalam suasana sederhana, khidmat, dan penuh kekeluargaan, umat bersama-sama merenungkan peristiwa-peristiwa kehidupan Yesus Kristus melalui doa yang didaraskan dengan perantaraan Bunda Maria.
Bulan Oktober memiliki makna khusus dalam kehidupan Gereja Katolik karena didedikasikan sebagai Bulan Rosario. Melalui devosi ini, umat diajak untuk semakin dekat kepada Yesus Kristus dengan meneladani iman, ketaatan, dan kerendahan hati Bunda Maria. Doa Rosario bukan semata-mata rangkaian doa yang diucapkan secara berulang, melainkan juga menjadi kesempatan untuk merenungkan karya keselamatan Allah dalam kehidupan Kristus.
Dalam kegiatan tersebut, umat dari berbagai kelompok usia duduk bersama mengikuti rangkaian doa dengan penuh perhatian. Salib, lilin yang menyala, dan Kitab Suci yang diletakkan di depan pemandu doa turut menghadirkan suasana yang mendukung kekhusyukan dan permenungan. Kebersamaan ini memperlihatkan semangat umat untuk meluangkan waktu, meninggalkan sejenak kesibukan sehari-hari, dan hadir dalam persekutuan doa.
Selain menjadi sarana untuk memperdalam kehidupan rohani, Sembahyangan Kamisan juga memiliki peran penting dalam membangun persaudaraan antarumat. Melalui perjumpaan yang berlangsung secara langsung, umat dapat saling mengenal, memperkuat hubungan kekeluargaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran 27 umat dalam kegiatan ini menjadi salah satu wujud keterlibatan warga lingkungan dalam menghidupkan komunitas basis Gereja.
Devosi Rosario yang dilaksanakan bersama juga mengingatkan umat akan pentingnya doa dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Dengan meneladani Bunda Maria yang senantiasa menyimpan dan merenungkan karya Allah di dalam hatinya, umat diajak untuk menjadikan doa sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Melalui Sembahyangan Kamisan di Bulan Rosario ini, umat Lingkungan Santo Antonius diharapkan semakin bertumbuh dalam iman, semakin erat dalam persaudaraan, serta semakin mampu menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Semangat doa bersama yang terpelihara di tengah lingkungan menjadi salah satu bentuk nyata Gereja yang hidup, bertumbuh, dan berjalan bersama dalam iman.
Kiranya melalui teladan dan doa Bunda Maria, seluruh umat Lingkungan Santo Antonius senantiasa diteguhkan untuk membangun keluarga yang penuh kasih, komunitas yang saling mendukung, dan kehidupan menggereja yang semakin berakar dalam Kristus.
Umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan doa Rosario bersama pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di rumah Ibu Dewi Hyarta. Kegiatan ini dihadiri oleh 13 orang umat yang hadir untuk berdoa bersama, memperdalam iman, dan mempererat tali persaudaraan dalam kehidupan menggereja.
Doa Rosario berlangsung dengan khidmat. Dalam suasana penuh kekeluargaan, umat berdoa bersama dengan perantaraan Bunda Maria, memohon berkat dan penyertaan Tuhan agar senantiasa diberikan kekuatan serta keteguhan iman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Setelah doa Rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan koor untuk mempersiapkan tugas pelayanan dalam Misa Harian pada Senin, 19 Oktober 2026, di gereja. Latihan ini dilakukan untuk mematangkan persiapan lagu-lagu liturgi agar dapat dinyanyikan dengan baik dan mendukung kekhusyukan umat dalam mengikuti perayaan Ekaristi.
Melalui kegiatan ini, umat Lingkungan Santo Petrus menunjukkan semangat kebersamaan dalam doa sekaligus kesediaan untuk melayani Gereja melalui pujian dan nyanyian. Doa Rosario menjadi sarana untuk menguatkan iman, sedangkan latihan koor menjadi wujud nyata partisipasi umat dalam kehidupan menggereja.
Semoga semangat doa, persaudaraan, dan pelayanan ini senantiasa tumbuh dalam diri setiap umat Lingkungan Santo Petrus, sehingga setiap tugas pelayanan dapat dilaksanakan dengan penuh sukacita dan menjadi ungkapan kasih kepada Tuhan serta sesama.
Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
Di Depan Patung Bunda Maria
✥Hari dan TanggalRabu, 14 Oktober 2026
◷Waktu19.00 WIB
⌖TempatGereja Maria Bunda Allah Maguwo
✝
Menghayati Doa Rosario dalam Kebersamaan
Dalam semangat iman dan persaudaraan, umat Lingkungan
St. Gregorius Kadisoka mengadakan kegiatan Ibadat Rosario hari Ke-14
pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Kegiatan doa
bersama ini dilaksanakan di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo,
tepatnya di depan patung Bunda Maria.
Doa Rosario merupakan salah satu bentuk devosi umat Katolik
kepada Bunda Maria. Melalui doa ini, umat diajak untuk
merenungkan misteri kehidupan Yesus Kristus, mulai dari
peristiwa sukacita, terang, dukacita, hingga kemuliaan.
Dengan demikian, doa Rosario bukan sekadar rangkaian doa,
melainkan juga kesempatan untuk semakin mengenal dan
mengikuti teladan Yesus.
Dalam suasana doa yang khidmat, umat membawa berbagai
intensi, harapan, dan pergumulan hidup kepada Tuhan.
Kebersamaan ini menjadi kesempatan untuk saling menguatkan,
mempererat persaudaraan, dan menyerahkan kehidupan
keluarga serta komunitas kepada kasih penyelenggaraan-Nya.
✧ ✝ ✧
“Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam
kesesakan, dan bertekunlah dalam doa.”
ROMA 12:12
❦
Bertumbuh dalam Iman dan Persaudaraan
Melalui Ibadat Rosario ini, umat Lingkungan St. Gregorius
diajak untuk terus memelihara kehidupan doa dan menghadirkan
kasih Kristus dalam keluarga, lingkungan, Gereja, serta
masyarakat. Doa hendaknya menjadi sumber kekuatan untuk
semakin peduli, saling mendukung, dan melayani dengan tulus.
Semoga melalui perantaraan Bunda Maria, umat semakin
diteguhkan untuk setia mengikuti Yesus dan menjadi pembawa
damai bagi sesama. Semangat
Guyub dalam Kasih dan Bertumbuh dalam Iman
kiranya terus hidup dalam setiap langkah pelayanan
Lingkungan St. Gregorius.
❧
Galeri Dokumentasi Ibadat Rosario
Berikut dokumentasi kebersamaan umat dalam kegiatan
Ibadat Rosario Lingkungan St. Gregorius di Gereja
Maria Bunda Allah Maguwo.
Kebersamaan umat dalam doa Rosario.
Berdoa bersama di depan patung Bunda Maria.
✝
Bunda Maria, Doakanlah Kami
Semoga Lingkungan St. Gregorius senantiasa menjadi
komunitas yang tekun dalam doa, guyub dalam kasih,
dan bertumbuh dalam iman.
Berkah Dalem.
❦
Lingkungan St. Gregorius Kadisoka
Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
✝ Galeri Ibadat Rosario ✝
❦ ✧ ❦
✧
Poster Ibadat Rosario
✧
Lingkungan St. Gregorius Kadisoka
Rabu, 14 Oktober 2026 · Pukul 19.00 WIB
─── ❦ ✝ ❦ ───
✧
Kebersamaan dalam Doa
✧
Menghayati doa Rosario bersama umat
di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.
Pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan Santo Petrus berkumpul di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo untuk melaksanakan doa Rosario bersama. Sebanyak 10 orang umat hadir dan mengikuti doa dengan penuh iman serta penghayatan.
Doa Rosario dilaksanakan di depan patung Bunda Maria yang menghadirkan suasana tenang dan khidmat. Dalam suasana tersebut, umat diajak untuk semakin memusatkan hati dan pikiran kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. Setiap rangkaian doa Salam Maria, Bapa Kami, dan Kemuliaan didaraskan dengan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana doa yang mendalam dan menenteramkan hati.
Melalui doa Rosario bersama ini, umat Lingkungan Santo Petrus tidak hanya mempererat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga semakin menguatkan kebersamaan dan persaudaraan sebagai satu komunitas iman. Kehadiran umat, meskipun dalam jumlah yang sederhana, menjadi wujud nyata semangat untuk terus berdoa dan saling mendukung dalam kehidupan menggereja.
Semoga melalui doa Rosario ini, umat Lingkungan Santo Petrus senantiasa memperoleh berkat, kekuatan, dan kedamaian dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan meneladan iman dan kesetiaan Bunda Maria, umat diharapkan semakin mampu menghadirkan kasih Tuhan dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Bersama Bunda Maria, umat Lingkungan Santo Petrus terus bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih.
Ibadat Rosario Hari ke-8 Umat Lingkungan St. Gregorius
Kamis, 8 Oktober 2026
“Tekun dalam Doa, Bertumbuh dalam Iman, Erat dalam Persaudaraan”
Kebersamaan umat dalam Ibadat Rosario Hari ke-8 Lingkungan St. Gregorius.
Lingkungan St. Gregorius kembali mengadakan Ibadat Rosario hari ke-8 pada Kamis, 8 Oktober 2026. Dalam suasana kebersamaan dan penuh kekhusyukan, umat berkumpul untuk berdoa bersama, mendengarkan Sabda Tuhan, serta menyerahkan berbagai harapan dan pergumulan hidup kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.
Ibadat diawali dengan pembacaan Injil Lukas 11:5–13. Melalui Sabda Tuhan ini, umat diajak untuk merenungkan pentingnya ketekunan dalam berdoa dan keyakinan akan kasih Allah. Yesus mengajarkan agar setiap orang terus meminta, mencari, dan mengetuk, sebab Allah adalah Bapa yang penuh kasih dan mengetahui apa yang terbaik bagi anak-anak-Nya.
✝
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”
Lukas 11:9
Sabda Tuhan tersebut menjadi pengingat bagi umat untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaan. Doa bukan hanya ungkapan permohonan, melainkan juga wujud iman, penyerahan diri, dan kepercayaan bahwa Allah senantiasa menyertai perjalanan hidup umat-Nya.
Setelah mendengarkan dan merenungkan Sabda Tuhan, umat bersama-sama melanjutkan ibadat dengan mendaraskan Doa Rosario. Doa dipanjatkan dengan penuh penghayatan melalui perantaraan Bunda Maria, seraya mengenangkan misteri kehidupan Yesus Kristus. Dalam suasana doa, umat menyerahkan keluarga, kesehatan, pekerjaan, kehidupan menggereja, serta berbagai intensi pribadi dan bersama ke dalam penyelenggaraan kasih Tuhan.
Umat mengikuti doa Rosario dalam suasana tenang dan penuh penghayatan.
Ibadat Rosario ini juga menjadi kesempatan berharga untuk mempererat tali persaudaraan antarumat. Kebersamaan dalam doa mengingatkan bahwa kehidupan menggereja tidak hanya diwujudkan melalui peribadatan, tetapi juga melalui kepedulian, perhatian, dan kesediaan untuk saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari.
Kebersamaan umat dalam doa.
Menguatkan iman dan persaudaraan.
Semoga melalui Ibadat Rosario hari ke-8 ini, iman umat Lingkungan St. Gregorius semakin diteguhkan, kehidupan doa semakin bertumbuh, dan persaudaraan di antara umat semakin erat. Semoga semangat doa yang telah dibangun bersama dapat terus diwujudkan dalam tindakan kasih, pelayanan, dan kepedulian kepada sesama.
Dengan meneladan Bunda Maria yang setia mendengarkan dan melaksanakan kehendak Allah, marilah kita terus berjalan bersama sebagai satu keluarga umat Allah, saling menguatkan dalam suka maupun duka, serta menjadi pembawa damai dan kasih Kristus di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
✝
Bunda Maria, Doakanlah Kami
Lingkungan St. Gregorius — Guyub dalam Kasih dan Bertumbuh dalam Iman
Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis kembali melanjutkan kegiatan doa Rosario bersama pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan dilaksanakan di rumah Bapak Donny dan dimulai pada pukul 18.00 WIB.
Meskipun jumlah umat yang hadir dalam doa Rosario kali ini tidak terlalu banyak, suasana doa tetap berlangsung dengan penuh antusiasme. Umat yang hadir tetap bersemangat mengikuti doa bersama sebagai bagian dari upaya menghidupi bulan Rosario dan mempererat relasi dengan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.
Setelah doa Rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan koor pada pukul 19.00 WIB sebagai persiapan untuk tugas pelayanan di gereja. Pada sesi latihan koor ini, semakin banyak umat yang hadir dan bergabung. Beberapa umat bahkan menyusul setelah kegiatan Rosario selesai, sehingga suasana latihan menjadi semakin ramai.
Rangkaian kegiatan pada hari itu menunjukkan bahwa kebersamaan umat tidak hanya terwujud melalui doa, tetapi juga melalui keterlibatan dalam pelayanan gereja. Doa Rosario menjadi kesempatan untuk menguatkan iman, sementara latihan koor menjadi sarana bagi umat untuk mempersiapkan diri dalam melayani Tuhan dan sesama melalui pujian.
Melalui kegiatan Rosario bersama dan latihan koor ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus membangun semangat persaudaraan dan pelayanan. Semoga kebersamaan yang terjalin semakin mempererat hubungan antarumat serta menumbuhkan semangat untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja.
Perjalanan doa Rosario bersama umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus berlanjut. Pada Rabu, 7 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mengikuti doa Rosario bersama di rumah Bapak Sustiyantono. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Doa Rosario diikuti oleh umat dari berbagai generasi, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Dalam suasana yang sederhana dan penuh kekeluargaan, umat bersama-sama mendaraskan doa Rosario dengan khidmat.
Kehadiran umat dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa doa Rosario menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat hidup menggereja. Setiap pertemuan menjadi ruang bagi umat untuk bersama-sama menyerahkan berbagai doa dan harapan kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.
Semoga ketekunan dalam mengikuti doa Rosario terus terjaga sepanjang bulan Oktober. Dengan hati yang terbuka dan iman yang semakin bertumbuh, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis diharapkan senantiasa menemukan kekuatan dalam doa dan kebersamaan.
HiHello 👋, welcome to Gereja Maria Bunda Allah - Paroki Administratif Maguwo