Sukacita PIA Santa Monica: Belajar Iman Lewat Kisah Abraham dan Serunya Berburu Telur Paskah

Lingkungan Santa Monica kembali mengadakan kegiatan Pendalaman Iman Anak (PIA) yang kedua pada hari Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Fokolare mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan suasana penuh sukacita dan kebersamaan.

Acara diikuti oleh kurang lebih 11 anak yang tampak antusias sejak awal hingga akhir kegiatan. Dengan semangat yang tinggi, anak-anak mengikuti setiap sesi yang telah dipersiapkan oleh para pembina PIA.

Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mendengarkan dan merenungkan kisah Kitab Suci tentang Abraham. Dikisahkan bagaimana Abraham tetap setia dan patuh pada perintah Allah, bahkan hingga masa tuanya, sampai akhirnya ia memperoleh berkat berupa seorang anak. Melalui kisah ini, anak-anak diajak untuk belajar tentang ketaatan, kesabaran, dan iman yang teguh kepada Tuhan.

Selain pendalaman iman, kegiatan juga diisi dengan permainan yang menyenangkan, yaitu mencari telur Paskah yang telah disembunyikan oleh kakak-kakak pembina di halaman. Anak-anak tampak gembira dan bersemangat saat mencari telur-telur tersebut, menjadikan suasana semakin hidup dan penuh keceriaan.

Sebagai penutup, anak-anak mendapatkan “pohon stiker kebaikan” untuk dibawa pulang. Pohon ini dapat ditempel di rumah, dan setiap kali anak melakukan perbuatan baik, mereka diperbolehkan menambahkan stiker pada pohon tersebut. Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak semakin termotivasi untuk melakukan kebaikan setiap hari, hingga pohon yang semula gundul dapat terisi penuh dan menjadi indah berwarna.

Kegiatan PIA ini diharapkan dapat terus membantu anak-anak dalam bertumbuh dalam iman serta membangun kebiasaan hidup yang baik sejak dini.

Keseruan Paskah PIA GMBA: “Yesus Sayang Kita”

The current image has no alternative text. The file name is: IMG_4524-scaled.jpg

​Acara Paskahan PIA St. Angelus Stasi Maguwo yang berlangsung hari Sabtu, 11 April 2026 pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini didampingi oleh 10 kakak pendamping yang merupakan kolaborasi apik antara Ibu Muda dan Orang Muda Katolik (OMK). Semangat kasih Tuhan benar-benar terasa melalui kebersamaan mereka.

Kreativitas Tanpa Batas: Menghias Telur

​Acara pertama adalah menyanyi dan menjelaskan dengan singkat tentang makna kebangkitan kemudian anak-anak diajak untuk menghias telur. Dengan penuh konsentrasi, jemari kecil anak-anak PIA mengubah telur-telur polos menjadi karya seni yang penuh warna. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak menghayati bahwa hidup baru yang diberikan Yesus adalah anugerah yang indah.

Petualangan Seru di Games Post

​Setelah mengasah kreativitas, adrenalin anak-anak dipacu melalui game post. Terdiri dari 5 post yang seru serta mengajarkan motorik anak. Gelak tawa pecah saat anak-anak berjuang menyelesaikan setiap tantangan:

  1. ​Lempar Ring: Melatih fokus dan ketepatan.
  2. ​Boom Boom Pow: Game seru yang penuh energi.
  3. ​Susun Menara: Menguji kesabaran dan keseimbangan.
  4. ​Puzzle Time: Mengasah kerja sama tim dalam menyusun gambar.
  5. ​Engklek: Melestarikan permainan tradisional sambil melatih ketangkasan

Untuk pemenang menghias telur paskah terdiri dari 2 kategori. Kategori Pra Tk dan Tk untuk juara 1 dimenangkan oleh Filo dan juara 2 dimenangkan oleh Abim. Sedangkan kategori SD , Juara 1 dimenangkan oleh Neam untuk juara 2 dimenangkan oleh Lili.

Semoga Paskahan PIA kali ini bermakna untuk adik-adik sekalian. Sampai jumpa di kegiatan PIA St. Angelus selanjutnya.

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Pembinaan Iman Remaja Perdana Lingkungan St. Monica: Membangun Generasi Muda yang Berakar dalam Iman

Pada hari Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 14.00–16.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Pembinaan Iman Remaja Lingkungan St. Monica yang bertempat di Focolare Movement (Rumah Focolare). Kegiatan ini merupakan pertemuan perdana dan diikuti oleh 11 remaja dari lingkungan dengan penuh semangat dan antusias.

Karena menjadi pertemuan pertama, kegiatan diawali dengan sesi perkenalan. Para peserta saling berbagi cerita tentang diri mereka, mulai dari sekolah, hobi, hingga harapan mengikuti pembinaan iman. Suasana yang awalnya masih terasa malu-malu, perlahan berubah menjadi lebih cair dan penuh keakraban. Melalui beberapa permainan (games) yang menyenangkan, para remaja semakin mengenal satu sama lain dan belajar membangun kerja sama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman Sabda Tuhan. Dalam suasana santai namun tetap khidmat, para remaja diajak untuk merefleksikan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari—di rumah, di sekolah, maupun dalam pergaulan. Mereka diberi kesempatan untuk berbagi pendapat dan pengalaman, sehingga iman tidak hanya dipahami, tetapi juga dihayati dan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Pembinaan iman remaja ini menjadi salah satu langkah nyata Lingkungan St. Monica dalam menyiapkan regenerasi kaum muda. Harapannya, para remaja dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, dan siap terlibat aktif dalam berbagai kegiatan serta pelayanan Gereja di masa mendatang.

Pertemuan perdana ini menjadi awal yang baik dan penuh harapan. Semoga kebersamaan yang terjalin dan benih iman yang ditanamkan pada hari ini terus berkembang, sehingga kaum muda Lingkungan St. Monica semakin berani menjadi saksi kasih Tuhan di tengah masyarakat.

Bertumbuh dalam Kasih dan Sukacita: PIAR Santa Monica di Rumah Fokolare

Pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, Lingkungan Santa Monica mengadakan kegiatan PIAR (Pendampingan Iman Anak dan Remaja) perdana yang bertempat di Rumah Fokolare. Kegiatan ini berlangsung hampir dua jam, dimulai pada pagi hari dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Suasana penuh sukacita dan kehangatan terasa sejak awal hingga akhir acara.

Kegiatan diawali dengan doa pembuka sebagai ungkapan syukur dan penyerahan diri kepada Tuhan. Setelah itu, anak-anak diajak bernyanyi bersama lagu penuh semangat berjudul “Tu Wa Ga Pat Anak Misioner” yang dipandu dengan ceria. Nyanyian ini membantu anak-anak lebih bersemangat dan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Memasuki sesi pertama, anak-anak mengikuti Game 1: Perkenalan dengan tema “Mengasihi”. Melalui permainan sederhana namun bermakna, mereka belajar untuk saling mengenal, menghargai, dan memahami bahwa kasih adalah dasar dalam hidup bersama. Tema ini kemudian diperdalam melalui Kisah Penciptaan, yang mengingatkan bahwa segala sesuatu yang diciptakan Tuhan adalah baik adanya, dan manusia dipanggil untuk saling mengasihi serta menjaga ciptaan-Nya.

Selanjutnya, anak-anak mendengarkan Kisah Orang Samaria yang Baik Hati, yang menanamkan nilai kepedulian dan belas kasih terhadap sesama tanpa memandang perbedaan. Untuk memperdalam pemahaman, anak-anak mengikuti kegiatan kreatif mewarnai gambar Orang Samaria. Sementara itu, anak-anak usia 10 tahun ke atas membuat kartu ucapan syukur kepada Tuhan dan menghiasnya dengan penuh kreativitas. Melalui kegiatan ini, mereka diajak mengungkapkan rasa syukur dan kasih kepada Tuhan secara nyata.

Suasana kembali dibuat meriah melalui Game 2: Konsentrasi, yang melatih fokus sekaligus mempererat kebersamaan. Tawa dan keceriaan anak-anak semakin menambah semangat pagi itu.

Kegiatan PIAR ini didampingi oleh Om Bobby, Om Albert, Ibu/Ms Selma, serta kakak-kakak mahasiswa yang dengan sabar dan penuh perhatian membimbing anak-anak. Nyanyian-nyanyian dipandu dengan hangat oleh Tante Tyas, sehingga suasana semakin hidup. Di akhir acara, anak-anak bersama-sama menyanyikan lagu “Happy Ya Ya Ya” dengan penuh sukacita sebagai ungkapan kegembiraan atas kebersamaan hari itu.

Sebagai penutup, doa bersama kembali dipanjatkan sebagai ungkapan terima kasih atas penyertaan Tuhan sepanjang kegiatan. Acara kemudian ditutup dengan pembagian susu dan biskuit oleh Tante Sulis, yang semakin melengkapi kebahagiaan anak-anak.

Melalui kegiatan PIAR ini, diharapkan benih-benih iman, kasih, dan kepedulian semakin tumbuh dalam hati anak-anak dan remaja Lingkungan Santa Monica. Semoga kebersamaan ini terus menjadi sarana untuk semakin mengenal dan mengasihi Tuhan serta sesama dalam kehidupan sehari-hari.

Belajar Kasih dan Kesetiaan: Kunjungan Pendamping PIA Angelus Maguwo ke Panti Asuhan PPYK Pakem


Sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepekaan sosial dan semangat berbagi, perwakilan pendamping PIA Stasi Maguwo melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Putra Putri Yesus Kristus (PPYK) yang beralamat di Pakembinangun, Pakem, Sleman. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk melihat secara langsung bagaimana kasih Kristus dihidupi dalam keseharian.

Rombongan pendamping PIA diterima dengan penuh kehangatan oleh Ketua Kongregasi, Suster Grace, Pimpinan Panti, Suster Afra, serta Suster Cresensia yang mendampingi selama kunjungan berlangsung. Sambutan sederhana namun penuh kasih langsung menghadirkan suasana kekeluargaan yang begitu terasa.

Saat ini, Panti Asuhan PPYK mengasuh 28 anak, yang terdiri dari 15 anak putri dan 13 anak putra, dengan rentang usia yang sangat beragam—mulai dari bayi berusia 6 bulan hingga remaja tingkat SMA. Dalam keseharian, anak-anak ini diasuh dan dibimbing oleh 5 suster PPYK yang dengan setia mempersembahkan hidupnya dalam pelayanan.

Yang sungguh mengharukan, anak-anak di panti ini dibiasakan untuk hidup dekat dengan Tuhan sejak dini. Setiap hari mereka mengikuti Misa harian dan Misa Mingguan di Paroki Pakem, yang dijalani dengan penuh kesederhanaan—berjalan kaki bersama-sama. Demikian pula dalam hal pendidikan, anak-anak bersekolah di sekitar wilayah Pakem dan berangkat serta pulang sekolah dengan berjalan kaki, menumbuhkan semangat kemandirian, disiplin, dan kebersamaan.

Dalam kunjungan ini, pendamping PIA juga menyerahkan bantuan untuk panti asuhan yang berasal dari Aksi Kado Natal Kanak-kanak Yesus. Bantuan tersebut merupakan persembahan kasih yang dikumpulkan oleh anak-anak usia PIA saat Misa Natal Pagi, berupa sembako, perlengkapan mandi, serta perlengkapan kebersihan dapur dan rumah tangga. Aksi sederhana ini menjadi sarana pembelajaran iman bagi anak-anak PIA untuk belajar berbagi dan peduli kepada sesama sejak dini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur dari bapak dan ibu lingkungan Stasi Maguwo yang dengan tulus hati turut mendukung dan memperkuat aksi kasih ini. Melalui kebersamaan dan kepedulian banyak pihak, semangat Natal sungguh dihidupi dalam tindakan nyata.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa kasih tidak selalu diwujudkan dalam hal-hal besar, tetapi justru tampak nyata dalam kesetiaan menjalani hal-hal sederhana setiap hari. Semoga pengalaman ini semakin meneguhkan para pendamping dan anak-anak PIA untuk terus menghidupi iman melalui kepedulian, sebagaimana telah dicontohkan oleh para suster PPYK dalam pelayanan mereka.

Kiranya Tuhan senantiasa memberkati setiap karya kasih yang terus ditaburkan, dan semoga benih-benih kebaikan ini tumbuh subur dalam hati anak-anak PIA dan seluruh umat

Natalan Seru PIA Angelus Stasi Maguwo: Banyak Tawa, Banyak Hadiah


Hari ini, Jumat, 3 Januari 2026, suasana di teras depan Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo rame banget dan penuh suara tawa. Soalnya, PIA Angelus Stasi Maguwo lagi mengadakan acara Natalan bareng yang super seru!

Acara Natalan ini dipandu oleh Mbak Valent, mbak Rani dan mas Atta, bersama para pendamping PIA lainnya yang selalu sabar dan penuh semangat. Yang datang juga banyak banget, lho! Ada 55 anak PIA dan teman-teman yang sedang ikut pelajaran Komper, plus 15 pendamping dari ibu-ibu, OMK, dan remaja yang siap nemenin dari awal sampai akhir.

Sejak acara dimulai, anak-anak langsung diajak menyanyi bersama. Ada yang suaranya kencang, ada yang malu-malu, tapi semuanya ikut bernyanyi dengan senyum lebar. Setelah itu, suasana makin heboh karena ada games seru yang bikin anak-anak tertawa, lompat-lompat, dan semangat banget.

Nggak cuma main, anak-anak juga diajak nonton film animasi tentang kelahiran Yesus Kristus. Filmnya lucu, ceritanya seru, dan bikin anak-anak makin tahu kenapa Natal itu istimewa. Habis nonton, anak-anak juga berkreasi dengan menghias kartu ucapan Natal. Ada yang gambarnya bintang, palungan, pohon Natal, bahkan ada yang penuh warna-warni sampai kertasnya hampir nggak kelihatan putihnya.

Keseruan makin lengkap karena ada doorprize dan pembagian hadiah juara. Wajah anak-anak langsung berbinar waktu namanya dipanggil. Tapi tenang… semua anak tetap senang, karena di akhir acara setiap anak dapat goodie bag berisi snack dan minuman, plus nasi box supaya pulangnya tetap kenyang dan bahagia.

Natalan PIA Angelus hari ini benar-benar penuh tawa, keceriaan, dan sukacita Natal. Semoga lewat acara ini, anak-anak semakin mengenal Yesus, semakin senang datang ke gereja, dan makin kompak sebagai keluarga besar PIA Angelus Stasi Maguwo.

Sampai ketemu di acara seru berikutnya ya…..

LKTD OMK dan RBM Stasi St Maria Bunda Allah Maguwo dengan tema “BERTUMBUH DALAM IMAN, BERSUKACITA DALAM PELAYANAN”

Kaliurang, 28 Juni 2025 – Dalam rangka membentuk pribadi muda Katolik yang berjiwa pemimpin dan penuh semangat pelayanan, OMK (Orang Muda Katolik) dan RBM (Remaja Bina Iman) Stasi Santa Maria Buda Allah Maguwo menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) selama dua hari, pada Jumat dan Sabtu, 27–28 Juni 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Bertumbuh dalam Iman, Bersukacita dalam Pelayanan”, dan diikuti oleh 69 peserta dari kalangan remaja dan OMK. Pembinaan dalam Kebersamaan LKTD tahun ini menjadi wadah penting untuk membina semangat kepemimpinan Kristiani, mempererat persaudaraan, dan menggugah kesadaran para peserta akan peran mereka dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.

Melalui beragam sesi yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan, peserta diajak untuk mengenal jati diri, memperdalam iman, serta melatih kemampuan bekerja sama dan mengambil tanggung jawab.Hari pertama kegiatan diawali dengan sesi pengantar mengenai dasar-dasar kepemimpinan Katolik dan dinamika kelompok. Para peserta juga mengikuti sesi reflektif mengenai iman dan panggilan pelayanan. Suasana kekeluargaan dan spiritualitas yang hangat turut dirasakan dalam renungan malam dan doa bersama, yang memberi ruang untuk perenungan pribadi di hadapan Tuhan.Pelayanan Sebagai SukacitaHari kedua diisi dengan kegiatan latihan kepemimpinan interaktif, teamwork challenge, diskusi kelompok, serta penyampaian materi tentang pelayanan di lingkungan gereja. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar jabatan, tetapi lebih sebagai panggilan untuk melayani dengan sukacita dan ketulusan hati.Kegiatan ditutup dengan misa syukur, sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama dua hari kegiatan berlangsung.

Peserta tampak antusias dan membawa pulang semangat baru untuk terus bertumbuh dalam iman serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan di stasi maupun lingkungan masing-masing. Menjadi generasi muda yang siap melayani melalui kegiatan LKTD ini, OMK dan RBM Stasi Maguwoharjo menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda Katolik yang tidak hanya cerdas dan aktif, tetapi juga berakar kuat dalam iman dan siap menjadi pelayan-pelayan yang penuh kasih. “Kami berharap setelah mengikuti LKTD ini, para peserta semakin percaya diri, memiliki semangat kebersamaan, dan menjadikan pelayanan sebagai bagian dari gaya hidup Kristiani mereka,” ungkap salah satu panitia kegiatan. Dengan semangat “Bertumbuh dalam Iman, Bersukacita dalam Pelayanan”, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan positif di tengah komunitas, menjadi terang dan garam dunia, serta menjadi teladan dalam tindakan nyata di lingkungan Gereja dan masyarakat.

link foto :

https://drive.google.com/drive/folders/1AlOP7JqDG2jaWsP8BkhAcIV9EAOnOYtQ

Mengenal Maria Bunda Allah bersama Bunda-Bunda GMBA

Kegiatan PIA pada Minggu, 8 Juni 2025 memiliki nuansa berbeda pada pertemuan PIA pada umumnya. Biasanya, kegiatan PIA bersama kakak-kakak pendamping sedangkan pada pertemuan ini bersama “Bunda-Bunda” karena kegiatan PIA kali ini berkolaborasi bersama dengan Paguyuban Ibu-Ibu Stasi Gereja Maria Bunda Allah (GMBA). Jangan salah, kegiatan PIA tetap berlangsung dengan gembira karena semangat muda para Ibu-ibu ini.

Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkenalkan Maria Bunda Allah kepada anak-anak dalam momentum HUT GMBA serta sebagai pengingat akan Bulan Maria yang dirayakan pada bulan Mei yang lalu. Pada kegiatan PIA ini, anak-anak dikenalkan dengan Bunda Maria sebagai Bunda Allah serta bentuk-bentuk devosi yang dapat dilakukan kepada Maria Bunda Allah. Maria sebagai Bunda Allah memiliki peran yang istimewa dalam rencana keselamatan Allah. Maria menerima dirinya untuk mengandung Yesus melalui kuasa Roh Kudus dan mendampingi-Nya hingga wafat di kayu salib, menjadi teladan dalam menerima kehendak Allah dalam hidup kita.

Devosi kepada Maria Bunda Allah mengajak kita untuk semakin dekat dengan Maria dalam karya keselamatan Allah dan mendekatkan diri kepada Yesus Kristus Sang Putra. Setelah melihat tayangan singkat tentang devosi kepada Maria Bunda Allah, Ibu Lia, sebagai pemateri memberikan pengenalan tentang doa Rosario mulai dari runtunan doa hingga manfaatnya yang begitu besar kepada kita. Melalui Rosario, anak-anak diajak untuk merenungkan kehidupan Yesus bersama Maria Bunda-Nya. Anak-anak juga diberikan Rosario untuk memperdalam iman dan menguatkan kekuatan spiritual mereka melalui Devosi Maria.

Anak-anak sangat antusias untuk menyimak dan menjawab pertanyaan. Banyak hadiah menarik yang dibagikan kepada anak-anak, tidak hanya Rosario, tetapi ada alat tulis dan hingga Kalung Salib. Sebagai penyemangat, anak-anak juga diajak untuk melakukan gerak & lagu “Bunda Maria” melalui tayangan video.

Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi bersama Tim Liturgi dan Tim Sosial Paguyuban Ibu-Ibu Stasi GMBA yang telah menghadirkan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam memahami dan mendalami iman mereka. Semoga kehadiran “Bunda-Bunda” ini dalam kegiatan PIA dapat menyalurkan semangat untuk menerima diri dalam panggilan karya keselamatan Allah dalam diri anak-anak layaknya Bunda Maria. Tak lupa, terima kasih banyak kepada donatur dan lingkungan yang telah mendukung kelancaran kegiatan PIA kali ini. Berkah Dalem.

VID-20250608-WA0035

Minggu Ceria Bersama PIA St. Angelus: Mengenal Rosario dan Bunda Maria bersama Ibu ibu Stasi Maguwo

Minggu, 8 Juni 2025 – Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo

Minggu pagi biasanya identik dengan suasana santai dan waktu berkualitas bareng keluarga. Tapi kali ini, ada yang spesial banget di Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo. Soalnya, para ibu dari Paguyuban Ibu-Ibu Stasi turun gunung buat nemenin adik-adik PIA St. Angelus dalam kegiatan seru yang penuh makna.

Bertempat di ruang PIA, anak-anak yang biasanya ceria dan aktif kali ini duduk manis (meskipun kadang masih goyang-goyang sedikit mendengarkan cerita seru dari para ibu tentang Rosario dan Bunda Maria. Tapi tenang, ini bukan sesi ceramah yang bikin ngantuk kok. Justru dibawakan dengan gaya yang ringan, hangat, dan penuh kasih sayang. Anak-anak diajak kenalan sama siapa sih Bunda Maria itu, kenapa kita mendoakan Rosario, dan gimana sih cara mendoakannya.

Dengan penuh semangat dan kelembutan khas seorang ibu, mereka membimbing anak-anak untuk mengenal dan mencintai doa Rosario sebagai salah satu bentuk devosi Katolik yang mendalam. Melalui cerita-cerita sederhana, lagu-lagu rohani, serta aktivitas kreatif yang menyenangkan, anak-anak diajak untuk lebih dekat dengan Bunda Maria sebagai teladan iman dan kasih.

Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan rohani anak-anak, tetapi juga mempererat hubungan antar umat lintas generasi. Tampak jelas keceriaan di wajah anak-anak saat mereka memegang rosario masing-masing dan mulai memahami makna setiap bagiannya.

Paguyuban ibu-ibu berharap, benih-benih iman yang ditanam hari ini akan bertumbuh menjadi cinta sejati kepada Yesus melalui Bunda Maria. Terima kasih kepada tim PIA St. Angelus atas kesempatan yang diberikan, dan semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan demi membangun iman anak-anak sejak dini.