Minggu, 8 Juni 2025 menjadi penanda resmi berakhirnya seluruh rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Gereja Stasi Santa Maria Bunda Allah. Sebuah momen penuh syukur digelar sebagai bentuk penutupan: pembubaran panitia yang telah bekerja keras dan melayani dengan sepenuh hati.

Sejak awal, perayaan HUT tahun ini bukan sekadar selebrasi, melainkan juga menjadi perjalanan iman bersama umat. Rangkaian kegiatan dimulai pada 25 Mei 2025 dengan bakti sosial berupa cek kesehatan untuk masyarakat sekitar gereja sebagai wujud nyata kasih dan kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan.


Perjalanan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para leluhur pendiri Gereja pada 29 Mei 2025—sebuah langkah penuh hormat dan doa bagi mereka yang telah lebih dulu berpulang dalam iman. Suasana doa yang khusyuk memperkuat ikatan batin umat dengan sejarah, warisan iman, dan keluarga besar gereja.

Puncaknya terjadi pada 1 Juni 2025, dengan Misa Syukur sebagai inti perayaan, disambung dengan pesta umat yang penuh sukacita, keakraban, dan semangat persaudaraan. Semua lapisan umat ambil bagian, dari anak-anak hingga lansia, menjadikan hari itu bukan hanya meriah, tapi juga menghangatkan hati.
Hari ini, saat panitia secara resmi dibubarkan, yang tersisa bukan hanya laporan kegiatan atau dokumentasi acara. Yang paling berharga adalah pengalaman melayani bersama, tawa yang dibagi, keringat yang jatuh diam-diam, dan semangat gotong royong yang mempererat ikatan umat satu sama lain.
Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia—yang telah berjerih lelah, berdoa dalam diam, bekerja dalam kesederhanaan, dan memberi dalam kasih. Semoga semua benih kebaikan yang ditanam dalam perayaan HUT ini tumbuh menjadi buah-buah berkat bagi gereja dan sesama.



Sampai jumpa di pelayanan selanjutnya. Karena gereja adalah kita, dan kita semua adalah bagian dari karya kasih-Nya yang terus berjalan.
