IBADAT PEMBAKARAN DAUN PALMA

Hari Minggu, 2 Maret 2025
Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo

Pendahuluan
Salah satu peristiwa penting dalam lingkaran liturgi tahunan Gereja Katolik adalah Rabu Abu, hari permulaan masa Prapaskah. Tahun ini, umat Katolik Keuskupan Agung Semarang mengusung tema “Bersekutu Dalam Doa, Pertobatan dan Pengharapan” untuk mengawali perjalanan rohani menuju Paskah.

Pembukaan
Ibadat pembakaran daun palma dimulai dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Prodiakon Arsenius Danang. Hadirin yang terdiri atas para suster, prodiakon, tim peribadatan, dan misdinar diajak untuk merenungkan makna mendalam dari perayaan ini.

Makna Pembakaran Daun Palma
Daun palma yang akan dibakar merupakan daun yang digunakan dalam perayaan Minggu Palma tahun lalu, sebagai simbol penyambutan Tuhan Yesus ketika memasuki kota Yerusalem. Namun, selama setahun terakhir, daun tersebut telah ternoda dan penuh debu. Pembakaran daun palma merupakan pralambang bahwa kita bersedia meninggalkan kehidupan lama, segala kekotoran, dan kebiasaan buruk yang telah menghalangi kita untuk hidup sesuai kehendak Allah. Api yang melahap daun palma mengingatkan kita untuk mengakui kekurangan diri, melepaskan dosa, dan memulai kembali dengan hati yang bersih dan penuh harapan.

Panggilan untuk Pertobatan
Melalui peristiwa ini, umat Katolik diundang untuk membuka hati kepada pertobatan. Di hadapan hadirat Allah, kita bersama-sama mengaku dosa dan kekurangan, agar dengan kasih karunia-Nya, segala beban yang menghalangi pertumbuhan rohani dapat dihapuskan.

Penutup
Marilah kita menyambut masa Prapaskah 2025 dengan semangat doa, pertobatan, dan pengharapan baru. Semoga setiap bara yang menyala dalam api pembakaran daun palma dapat membakar segala dosa dan membuka jalan bagi hidup yang lebih suci dan berkenan di mata Allah.

Selamat menjalani masa Prapaskah 2025.

Pemusik Muda Gereja St. Maria Bunda Allah (PMG) Maguwo

Pemusik Muda Gereja St. Maria Bunda Allah (PMG) Maguwo adalah komunitas yang beranggotakan remaja dan orang muda dengan minat serta bakat dalam musik dan vokal. Mereka selalu siap berpartisipasi dalam berbagai perayaan liturgi di gereja. Saat ini, PMG Maguwo memiliki anggota sekitar 50 orang, dan terus membuka kesempatan bagi anggota baru untuk bergabung serta mengembangkan bakat mereka.

PMG Maguwo, sebagai bagian dari tim pelayanan musik gereja dan paduan suara dalam struktur organisasi Stasi Maguwo, berada dalam koordinasi Bidang Liturgi dan Peribadatan. Komunitas ini juga memiliki program pengembangan keterampilan bermusik dan bernyanyi bagi remaja dan kaum muda guna meningkatkan kualitas pelayanan musik di gereja.

Sejak Hari Minggu, 23 Februari 2025, PMG Maguwo membuka kesempatan bagi remaja dan kaum muda yang memiliki bakat dalam musik dan vokal untuk bergabung dan berlatih bersama. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari komunitas yang penuh semangat dan berkontribusi dalam pelayanan gereja! Qui cantat bene, bis orat.

Contact Person: Marlin @082135236015

Perayaan Ekaristi Kudus

Perayaan Ekaristi di Gereja St. Maria Bunda Allah Maguwo

Minggu, 23 Februari 2025

Umat Stasi St. Maria Bunda Allah Maguwo, Paroki Kalasan mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Yohanes Ngatmo, Pr. Dalam homilinya, Rm. Ngatmo menegaskan kembali pesan Yesus dalam Injil Lukas 6:27-38 tentang kasih yang tanpa batas, termasuk mengasihi musuh-musuh kita.

Beliau mengingatkan bahwa musuh tidak selalu hadir dalam bentuk orang asing, tetapi bisa juga ada di sekitar kita, bahkan di dalam keluarga sendiri. Perbedaan pendapat yang berujung pada pertengkaran sering terjadi, tetapi dalam situasi seperti itu, kita dipanggil untuk saling mendoakan dan memiliki hati yang siap memaafkan.

Suasana Perayaan Ekaristi semakin khidmat dengan lagu-lagu pujian yang dibawakan oleh komunitas Pemusik Muda Gereja Maria Bunda Allah (PMG) Maguwo, yang menambah semangat umat dalam beribadah.

LATIHAN KEPEMIMPINAN TINGKAT DASAR PPA MAGUWO

PUTRA PUTRI ALTAR MAGUWO

Putra Putri Altar Maguwo saat ini berjumlah lebih dari 100 orang yang terdiri dari anak-anak usia 10 – 18 tahun. Dalam pengembanan tugas sebagai Pelayan Altar, mereka dituntut harus memiliki rasa tanggungjawab dan spiritualitas pelayanan. Sehubungan dengan tanggungjawab dan pelayanan, Tim Kerja Putra Putri Altar (PPA) Stasi Maguwo telah merancang suatu latihan kepemimpinan dalam program kerja 2019.

Program kerja direalisasikan dalam Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) telah dilaksanakan pada tanggal 6 – 7 Juli 2019. Kegiatan tersebut berlokasi di Wisma Sanata Dharma Pentingsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Sebanyak 76 anggota Putra Putri Altar Maguwo ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan LKTD dimulai sejak saat persiapan. Semua anggota PPA, di bawah koordinasi Panitia LKTD, bersama-sama menggalang dana baik dalam bentuk usaha dana kuliner, pentas seni, jasa parkir, maupun pengajuan bantuan ke para donatur dan orangtua PPA tertentu. Suatu hal yang patut dibanggakan bahwa perhatian para orangtua PPA demikian besar. Tanpa diminta iuran bagi kegitan LKTD, mereka dengan sukarela menyumbang dana bagi pelaksanaan kegiatan tersebut

Usda Kuliner
Usda Pentas Seni

Ketika menuju lokasi kegiatan, untuk meningkatkan daya survival, semua peserta mengendarai 2 buah truck yang disiapkan panitia. Tidak ada kekecewaan yang terpancar sedikit pun di wajah para peserta ketika menginjakkan kaki ke atas truck. Wajah mereka semakin ceria ketika mulai menempati kamar-kamar Wisma. Nampaknya mereka sangat antusias untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.

Tekun mengikuti pematerian
Refleksi Malam

Setelah menyicipi snack dan minuman hangat, mereka mengikuti Sesi I dengan topik Mengenal Diri dan Anugerah Tuhan yang dipandu oleh Mas Arsenius Danang Affryadi, sebagai pemateri utama. Mereka dibimbing untuk mengenal kelebihan dan kekurangan dalam diri masing-masing, dan bagaimana mensyukuri segala yang ada dalam diri mereka. Untuk lebih memperdalam pengenalan akan diri mereka sendiri, mereka dibagi dalam kelompok-kelompok diskusi. Setiap kelompok dipandu oleh satu orang anggota panitia yang telah dipersiapkan sebelumnya.  Dalam sesi II dengan topik Spiritualitas Pelayanan, para perserta diajak untuk lebih memahami dan menghayati bahwa tugas sebagai misdinar dalam perayaan Ekaristi adalah suatu pelayanan. Dan kegiatan melayani tidak hanya sebatas dalam perayaan Ekaristi saja, namun harus dilaksanakan di mana saja mereka berada. Rangakaian kegiatan tanggal 6 Juli 2019 ditutup dengan sebuah refleksi yang dipimpin oleh mas Aremba. Semua peserta mengelilingi Api Unggun sambil merenungkan segala rahmat yang diterima sepanjang hari.

Sebagai bagian dari usaha meningkatkan tanggungjawab dan pelayanan, setelah makan setiap peserta mencuci piring, sendok, dan gelasnya masing-masing. Dengan penuh gembira mereka antri di depan kran air untuk mencuci peralatan makannya. Selain tanggungjawab, semangat gotong-royong pun diberi perhatian. Setiap penghuni Wisma harus membersihkan kamar mandi, kamar tidur, teras dan halaman Wisma.

Teladan Calon Ketua PPA

Pada hari ke dua, 7 Juli 2019, setelah senam dan snack pagi, para peserta mengikuti acara outbound ke Kalikuning. Pada setiap pos penjagaan, mereka diberi beberapa permainan dan pertanyaan yang erat kaitan dengan pengetahuan misdinar, survival dan kerjasama anggota tim. Kegiatan outbound diakhiri dengan Perjuangan terhadap Serangan Air. Setiap tim harus berjuang agar Lilin yang dibawa timnya tetap bernyala mulai dari titik start sampai finish. Semangat kebersamaan dan kegigihan yang luarbiasa dari anggota tim melindungi lilinnya dari gempuran air yang disiram anggota panitia.

Setelah mandi dan makan pagi, para peserta mempersiapkan diri untuk mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Yoseph Riang, SVD. Dalam homilinya, Romo Yoseph mengungkapkan kekaguman akan jumlah anggota PPA yang demikian banyak. Namun terbersit dalam pikirannya, dari sekian banyak anggota PPA Maguwo, adakah yang ingin memilih jalan mengikuti Yesus sebagai pekera di ladangnya? Lima orang peserta pun secara spontan tampil ke depan dan menyatakan keinginannya. Semoga

Happy

JADWAL MISA PEKAN SUCI 2018 – GEREJA ST. MARIA BUNDA ALLAH MAGUWO

Jadwal Misa Pekan Suci 2018 di Gereja Katolik Santa Maria Bunda Allah Maguwo – Jl. Anggrek no.6 Karangploso, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta

Minggu Palma, 25 Maret 2018 – Pkl. 07.00 WIB dipimpin oleh Rm. Ambrosius Wagiman Wignyo, Pr

Kamis Putih, 29 Maret – Pkl. 18.00 WIB dipimpin oleh Rm. Yohanes Don Bosco, CMF

Ibadat Tujuh Sabda, 30 Maret, Pkl. 08.00 WIB

Jumat Agung, 30 Maret 2018, Pkl. 15.00 WIB dipimpin oleh Rm. Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr

Malam Paskah, 31Maret 2018, Pkl. 18.00 WIB dipimpin oleh Rm. Egidius Taimenas, SVD

Jadwal Misa Natal & Jagong Bayi 2017 Gereja Bunda Maria Maguwo

Dalam merayakan peringatan akan kelahiran Yesus ke dunia, Gereja Bunda Maria akan meyelenggarakan dua rangkaian acara utama, antara lain:

  1. Perayaan Ekaristi Malam Natal. Paduan suara malaikat kecil, yaitu anak-anak PIA Bunda Maria Maguwo bersama kelompok kor orang dewasa akan memberi warna penuh kegembiraan. Malam Natal ini juga akan menjadi malam yang istimewa bagi semua anak yang mengikuti Perayaan Ekaristi di gereja Bunda Maria Maguwo. Rm. Ambrosius Wignyo, Pr akan membagikan Kado Natal bagi semua anak;
  2. Jagong Bayi. Suatu terobosan inkulturatif yakni mengkulturkan budaya Jawa ke dalam tradisi Gereja. Acara Jagong Bayi dirancang oleh Rm. Budi, Pr bertujuan memperdalam penghayatan peringatan akan kedatangan Yesus ke dunia, sekaligus menghidupkan suasana gembira selama masa Natal. Setiap umat Lingkungan diberi kebebasan untuk merancang acara Jagong Bayi dalam konteks perayaan natal. Acara Jagong bayi berlangsung dari tanggal 24 Desember 2017 sampai dengan tanggal 6 Januari 2018.

Info Misa Natal 2017

JAGONG BAYI TEKS FIX

Jadwal Jagong Bayi Natal 2017

Selamat merayakan peringatan akan Kelahiran Yesus 2017

 

Penyambutan Salib AYD di Stasi Bunda Maria Maguwo

Dalam rangka acara Kirab Salib Asian Youth Day, Stasi Bunda Maria Maguwo, Paroki Marganingsih Kalasan Yogyakarta, mendapat kesempatan untuk menyambut, berdevosi serta melaksanakan perayaan sukacita pada tanggal 3 – 5 Mei 2017. Kegiatan sukacita kirab Salib AYD tersebut melibatkan semua umat dari ke14 Lingkungan yang ada di Stasi Bunda Maria Maguwo. Pada hari pertama, 3 Mei 2017, Salib AYD dikirab dari Stasi Berbah, Paroki Marganingsih Kalasan Yogyakarta. Salib AYD disambut dengan Tarian Hedung (tarian perang) oleh mahasiswa Adonara, Flores Timur, NTT, dan diarak menuju Pintu Gerbang Gereja Bunda Maria Maguwo. Salib tersebut lalu diarak menuju Altar dengan Tarian Likurai, dari Belu Timor, oleh para Aspiran Susteran Claretian, dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Kudus oleh concelebrant yang terdiri dari Rm. Budi, Pr, Rm. Wignyo, Pr, dan Rm. Merdi, Pr. Devosi kepada Salib dilaksanakan oleh Umat setelah perayaan Ekaristi Kudus.

Hari ke dua, 4 Mei 2017, acara sukacita dilaksanakan oleh umat Stasi Bunda Maria Maguwo dalam berbagai acara, antara lain lomba stand lingkungan, lomba bakiak, fashion show berbusana petani, dan gebyar band. pada hari ke tiga, 5 Mei 2017, Salib AYD dikirab oleh OMK Paroki Marganingsih Kalasan Yogyakarta menuju Paroki Babarsari.

Profisiat buat OMK Stasi Bunda Maria Maguwo yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan acara tersebut.