Misa Lingkungan Santo Petrus: Mempererat Tali Silaturahmi sebagai Satu Keluarga Allah

Pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan Misa Lingkungan yang dipimpin oleh Romo FX Murdi Susanto, Pr. Dalam homilinya, Romo Murdi mengajak seluruh umat untuk mempererat tali silaturahmi sebagai satu keluarga Allah dan senantiasa membawa damai bagi setiap pribadi serta keluarga di lingkungan Santo Petrus.

Misa ini berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita, dihadiri oleh 31 orang umat. Kehadiran yang antusias ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian antarumat.

Setelah perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan pemberian tali kasih kepada tujuh orang umat yang telah menerima Sakramen Krisma sebagai bentuk dukungan dan ungkapan syukur bersama atas pertumbuhan iman mereka.

Momen misa lingkungan ini diakhiri dengan foto bersama dan makan malam yang hangat dan penuh keakraban.

Semoga melalui kegiatan ini, umat Lingkungan Santo Petrus semakin guyub, rukun, dan saling mendukung dalam membangun kebersamaan sebagai satu keluarga Allah yang hidup dalam kasih dan damai.

Doa Rosario IV Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, umat Lingkungan Santo Petrus kembali berkumpul untuk melaksanakan Doa Rosario IV di rumah Ibu Dewi. Doa dimulai pada pukul 19.00 WIB dan dipimpin oleh Ibu Mery sebagai pemimpin doa. Meskipun hujan turun sepanjang sore hingga malam hari, semangat umat untuk berdevosi kepada Santa Perawan Maria tidak berkurang. Tercatat 14 orang umat hadir dan bersama-sama menghaturkan doa dengan penuh khidmat.

Suasana doa berlangsung hening, hangat, dan penuh kekeluargaan. Setiap umat mendaraskan Salam Maria sambil memohon berkat, perlindungan, dan bimbingan Tuhan, khususnya bagi keluarga, masyarakat, Gereja, serta bangsa dan negara. Hujan yang turun justru semakin menghadirkan suasana teduh, seakan menjadi simbol turunnya rahmat dan penyertaan Tuhan di tengah umat-Nya.

Melalui peristiwa-peristiwa dalam Rosario, umat diajak kembali merenungkan kasih Allah yang besar melalui Sang Putra, Yesus Kristus, dan meneladani kerendahan hati Bunda Maria dalam ketaatan kepada kehendak Tuhan. Doa Rosario ini juga menjadi sarana umat untuk saling meneguhkan dan mempererat persaudaraan sebagai satu keluarga Allah.

Acara ditutup dengan doa penutup dan dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana. Umat kemudian kembali ke rumah masing-masing dengan hati yang damai, berharap agar kasih dan terang Tuhan senantiasa tinggal dalam keluarga dan kehidupan sehari-hari.

Semoga doa Rosario ini semakin menumbuhkan iman, harapan, dan kasih di tengah umat Lingkungan Santo Petrus. Salam damai Kristus dan Ave Maria

Doa Rosario III Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Kamis, 16 Oktober 2025, umat Lingkungan Santo Petrus berkumpul di rumah Ibu Dewi untuk melaksanakan doa Rosario bersama. Ibadat yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dipimpin oleh Ibu Indrawati.

Walaupun jumlah umat yang hadir hanya 11 orang, suasana doa terasa sangat khusyuk dan penuh kedamaian. Setiap umat mendaraskan doa dengan penuh penghayatan, memohon berkat dan perlindungan Bunda Maria bagi keluarga serta seluruh anggota lingkungan.

Kebersamaan dalam doa malam itu menjadi wujud nyata iman dan semangat persaudaraan umat Lingkungan Santo Petrus. Melalui doa Rosario ini, umat diingatkan kembali akan pentingnya bertekun dalam doa, terutama di tengah kesibukan dan tantangan hidup sehari-hari.

Pertemuan ditutup dengan saling bertegur sapa dan rasa syukur atas kesempatan untuk berdoa bersama dalam kasih Kristus.

Ibadat Doa Memule 100 Hari Bapak Yulius Imam Budaya – Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, umat Lingkungan Santo Petrus berkumpul di rumah Ibu Dewi untuk melaksanakan ibadat doa memule 100 hari berpulangnya Bapak Yulius Imam Budaya. Ibadat yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dipimpin oleh Romo Sarce dan dihadiri oleh 19 orang umat.

Suasana doa berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan. Melalui ibadat ini, umat bersama keluarga almarhum menghaturkan syukur atas hidup dan karya Bapak Yulius semasa di dunia, sekaligus mendoakan agar beliau beristirahat dalam damai abadi di rumah Bapa.

Setelah rangkaian doa memule, acara dilanjutkan dengan pemberkatan Goa Maria yang berada di rumah Ibu Dewi. Goa Maria yang baru diberkati ini diharapkan dapat menjadi tempat doa dan devosi bagi keluarga maupun umat lingkungan yang hadir.

Sebagai penutup, umat bersama-sama melantunkan doa Rosario dengan penuh iman dan devosi, memohon perantaraan Bunda Maria agar senantiasa mendampingi keluarga yang ditinggalkan serta menguatkan seluruh umat dalam perjalanan hidup beriman.

Melalui rangkaian doa ini, umat Lingkungan Santo Petrus tidak hanya mengenang almarhum Bapak Yulius Imam Budaya, tetapi juga semakin dipersatukan dalam kasih Kristus dan kebersamaan sebagai satu keluarga Allah.

Ibadat Syukur Kehamilan 7 Bulan (Mitoni) Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Minggu, 5 Oktober 2025, umat Lingkungan Santo Petrus berkumpul dalam suasana penuh syukur untuk merayakan ibadat syukur kehamilan tujuh bulan (mitoni) dari pasangan Mas Robertus Anggreawan Nindya Kusuma dan Mba Maria Yasinta Chrisna Novrisa. Ibadat ini dilaksanakan di rumah Mas Anggre pada pukul 19.00 WIB, dan dihadiri oleh kurang lebih 25 orang umat.

Ibadat dipimpin dengan khidmat oleh Ibu Prodiakon, Ibu Tiwi, yang mengajak umat untuk bersyukur atas anugerah kehidupan baru yang sedang bertumbuh. Dalam doa-doa yang dinaikkan, umat memohon berkat Tuhan agar sang ibu diberi kesehatan, kekuatan, dan ketenangan menjelang persalinan. Tak lupa, doa juga dipanjatkan untuk keselamatan bayi agar dapat lahir dengan sehat dan membawa sukacita bagi keluarga serta lingkungan.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Umat yang hadir turut merasakan sukacita keluarga besar Mas Anggre dan Mba Chrisna, yang dengan rendah hati membuka pintu rumahnya untuk bersama-sama memanjatkan doa syukur.

Melalui ibadat syukur ini, umat diajak untuk semakin menyadari kasih dan penyertaan Allah dalam perjalanan hidup, khususnya dalam anugerah kehamilan. Doa dan dukungan dari umat menjadi penguat bagi keluarga yang sedang menantikan kelahiran buah hati, sekaligus mempererat tali persaudaraan dalam iman.

Doa Rosario I Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Jumat, 3 Oktober 2025, umat Lingkungan Santo Petrus berkumpul di rumah Mba Heppy untuk melaksanakan doa Rosario bersama. Suasana doa yang hangat dan penuh kekhidmatan terasa sejak awal pertemuan. Doa Rosario ini dipimpin oleh Mba Lely dan dihadiri oleh 13 orang umat.

Melalui lantunan doa Salam Maria dan Bapa Kami yang teratur, umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Bunda Maria dan Yesus Kristus. Doa Rosario ini juga menjadi kesempatan untuk saling menguatkan dalam iman serta mempererat tali persaudaraan antarumat di lingkungan.

Meskipun jumlah umat yang hadir tidak begitu banyak, doa berjalan dengan penuh semangat dan kekhusyukan. Setiap butir doa menjadi pengingat akan kasih Allah yang senantiasa menyertai kehidupan sehari-hari.

Pertemuan ini ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah sederhana, di mana umat dapat berbagi cerita, sukacita, serta pengalaman iman mereka. Semoga kebersamaan ini semakin meneguhkan umat Lingkungan Santo Petrus dalam menghidupi doa dan pelayanan.

Doa BKSN IV Lingkungan Santo Petrus

Tema: Pembaruan Relasi dengan Allah (Mal 3:13-18)


Pada hari Rabu, 24 September 2025 pukul 19.00, umat Lingkungan Santo Petrus kembali mengadakan doa Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) IV dengan tema “Pembaruan Relasi dengan Allah” yang diambil dari Kitab Maleakhi 3:13-18. Pertemuan doa kali ini berlangsung di rumah Mba Lely dan dipimpin oleh Ibu Maya.

Walaupun yang hadir hanya sembilan orang, suasana doa tetap berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan. Umat yang hadir larut dalam doa dan permenungan firman Tuhan, menyadari pentingnya memperbarui relasi pribadi dengan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana semakin hidup ketika sesi sharing dimulai. Setiap umat dengan antusias berbagi pengalaman iman mereka, terutama tentang bagaimana tetap setia dan mengandalkan Allah di tengah tantangan hidup. Diskusi terasa akrab dan mendalam meskipun jumlah peserta terbatas.

Yang menarik, pertemuan kali ini juga dimeriahkan dengan mini drama sederhana yang menggambarkan tema BKSN. Drama ini menjadi sarana kreatif untuk menghayati pesan Kitab Maleakhi, bahwa Allah senantiasa mendengarkan umat-Nya yang takut akan Dia, serta mengingatkan pentingnya menjaga kesetiaan dalam relasi dengan Tuhan.

Melalui doa BKSN IV ini, umat Lingkungan Santo Petrus semakin diteguhkan untuk senantiasa memperbarui relasi dengan Allah, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan nyata dalam hidup sehari-hari

Ziarah Lingkungan Santo Petrus

Minggu, 21 September 2025 – Goa Maria Tritis, Gunung Kidul


Pada hari Minggu, 21 September 2025, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan kegiatan ziarah bersama ke Goa Maria Tritis, Gunung Kidul. Ziarah ini diikuti oleh umat dengan penuh antusiasme, diawali dengan perjalanan bersama menuju lokasi peziarahan.

Setibanya di Goa Maria Tritis, umat berdoa dengan khusyuk di bawah naungan Bunda Maria. Suasana doa menjadi momen yang mendalam, di mana setiap umat dapat menyampaikan doa pribadi maupun doa bersama, memohon berkat dan perlindungan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. Kebersamaan dalam doa ini semakin mempererat ikatan iman dan persaudaraan antar umat lingkungan.

Setelah ziarah dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rekreasi ke Pantai Ngandong dan Pantai Sundak. Umat menikmati keindahan pantai, bersantai bersama, dan saling berbagi kegembiraan. Suasana keakraban dan sukacita tampak jelas, menjadi pengalaman indah yang meneguhkan kebersamaan.

Melalui ziarah dan rekreasi ini, umat Lingkungan Santo Petrus tidak hanya semakin dikuatkan dalam iman, tetapi juga diperkaya dalam relasi persaudaraan yang hangat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan, doa, dan sukacita dalam hidup beriman sehari-hari

BKSN III Lingkungan Santo Petrus

Pembaruan Relasi dalam Keluarga (Mal 2:10-16)


Pada hari Sabtu, 20 September 2025, umat Lingkungan Santo Petrus kembali berkumpul untuk melaksanakan Doa Lingkungan yang bertempat di rumah Bapak Reagen. Ibadat malam ini dipimpin oleh Ibu Maya dan dihadiri oleh 12 orang umat.

Doa lingkungan kali ini mengangkat tema: “Pembaruan Relasi dalam Keluarga”, dengan dasar Kitab Maleakhi 2:10–16. Dalam bacaan tersebut ditegaskan bahwa Allah adalah Bapa yang satu bagi semua, sehingga setiap orang dipanggil untuk setia menjaga ikatan kasih, terutama dalam keluarga. Pesan penting yang diangkat adalah bagaimana setiap anggota keluarga dipanggil untuk membangun relasi yang harmonis, penuh kesetiaan, dan kasih yang tulus.

Dalam renungan, umat diajak untuk menyadari bahwa tantangan dalam keluarga seringkali datang dari kurangnya komunikasi, kesetiaan, dan pengertian satu sama lain. Melalui firman Tuhan, umat diajak untuk memperbaharui diri dengan kembali pada kasih dan kesetiaan yang sejati, sehingga keluarga dapat menjadi tempat tumbuhnya iman, cinta kasih, serta sumber kekuatan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara doa berjalan dengan penuh kekhidmatan dan kehangatan. Setelah ibadat selesai, umat saling bertegur sapa dan bercengkerama dalam suasana kekeluargaan, yang semakin mempererat persaudaraan di antara umat Lingkungan Santo Petrus.

Melalui doa lingkungan ini, umat semakin diteguhkan untuk senantiasa menjaga kesetiaan dan memperbarui relasi kasih dalam keluarga, sesuai dengan kehendak Allah

Doa BKSN II Lingkungan St. Petrus

Pembaruan Relasi Dengan Sesama (Za 7:1-14)

Pada hari Selasa, 16 September 2025 pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan St. Petrus kembali berkumpul untuk melaksanakan doa Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) II. Perayaan doa kali ini bertempat di rumah Bapak Mulyadi dan dipimpin oleh Ibu Retno.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, sebanyak 12 umat hadir dengan hati yang terbuka untuk mendalami firman Tuhan. Tema yang diusung pada BKSN II adalah “Pembaruan Relasi dengan Sesama” yang diambil dari Kitab Zakharia 7:1-14.

Melalui bacaan Kitab Suci tersebut, umat diajak untuk merenungkan pentingnya menjaga relasi yang harmonis dengan sesama, menjauhi sikap egois, serta menghidupi kasih dalam keseharian. Pesan utama yang ditegaskan adalah bahwa relasi dengan sesama tidak dapat dipisahkan dari relasi dengan Allah. Perbuatan adil, kasih, dan solidaritas menjadi wujud nyata iman yang hidup.

Suasana doa berlangsung dengan penuh khidmat. Doa bersama, sharing iman, serta diskusi singkat membantu umat semakin memahami makna firman Tuhan dan bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan hidup bermasyarakat.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama serta ucapan terima kasih kepada tuan rumah, Bapak Mulyadi, yang telah menyediakan tempat, dan kepada semua umat yang hadir dengan penuh semangat. Doa BKSN II ini menjadi sarana berkat untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen umat Lingkungan St. Petrus dalam membangun relasi yang penuh kasih dengan sesama.