Memasuki bulan Oktober, Gereja Kudus senantiasa mengajak seluruh umat beriman untuk menimba kekuatan rohani melalui doa Rosario. Dalam semangat itulah, seluruh lingkungan Stasi Maguwo bersatu hati dan serentak melaksanakan doa Rosario, mempersembahkan doa-doa umat beriman bersama Bunda Maria kepada Puteranya, Tuhan kita Yesus Kristus.
Dalam lantunan doa yang sederhana, tetapi penuh kuasa, umat merenungkan peristiwa-peristiwa gembira, sedih, mulia, dan terang dari kehidupan Kristus. Melalui Rosario, umat diajak memasuki kedalaman misteri keselamatan, sambil meneladani ketaatan dan kerendahan hati Santa Perawan Maria. Doa Rosario menjadi tali emas yang mengikat hati umat agar semakin kokoh dalam iman, teguh dalam pengharapan, dan berbuah dalam kasih.
Kebersamaan seluruh lingkungan dalam doa Rosario serentak ini adalah tanda nyata kesatuan Gereja Kristus yang hidup di tengah umat. Setiap butir manik-manik yang didaraskan menjadi persembahan doa syukur, permohonan, serta penyerahan diri kepada penyelenggaraan ilahi. Dalam doa ini, umat memohon berkat bagi keluarga, Gereja, bangsa, serta bagi mereka yang menderita, sakit, dan terlupakan.
Kiranya dengan doa Rosario yang dipanjatkan secara serentak ini, Umat Stasi Maguwo semakin diteguhkan sebagai komunitas yang sehati dan sejiwa dalam menghidupi iman. Semoga, berkat doa bersama Bunda Maria, kita semua dipimpin semakin dekat kepada Kristus, Sang Terang Sejati, yang adalah sumber pengharapan dan damai sejahtera.



Bunda Maria yang penuh kasih,
kami bersyukur boleh bersatu dalam doa Rosario ini.
Dampingilah langkah hidup kami,
teguhkan iman dan persaudaraan kami,
agar semakin setia mengikuti Puteramu,
Yesus Kristus, Tuhan dan Juru Selamat kami.
Amin.
