Di balik beberapa misa, beberapa acara, dan beberapa momen spesial di Gereja St. Maria Bunda Allah Maguwo,
ada alunan musik yang mengalir lembut, menghantar doa, membangun suasana, dan menggetarkan hati umat.
Dan siapa sosok di balik itu semua?
Mereka adalah Pemusik Muda GMBA (PMG) — generasi penerus yang memadukan bakat, semangat, dan pelayanan dalam harmoni yang indah.
Ada yang lihai memainkan gitar, menabuh drum, memetik bass, menari-nari di tuts keyboard, sampai melodi manis dari seruling dan biola.
Tidak ketinggalan para vokalis muda, yang menyanyikan lagu-lagu rohani dengan suara bening penuh perasaan.
Mereka tampil bukan untuk cari tepuk tangan, tapi untuk satu tujuan mulia: memuliakan Tuhan lewat musik.
PMG bukan hanya sekadar grup pemusik.
Mereka adalah keluarga kecil yang tumbuh dalam semangat persaudaraan.
Ada latihan bersama yang penuh tawa, ada koreksi satu sama lain yang kadang bikin manyun,
tapi semua itu justru jadi bumbu manis dalam perjalanan pelayanan mereka.
Mereka tidak hanya berbagi musik, tapi juga berbagi semangat, iman, dan persahabatan sejati.
Dengan wajah-wajah muda yang penuh keceriaan, PMG hadir sebagai bukti bahwa musik rohani tetap hidup dan berkembang,
bahwa generasi muda juga bisa menjadi saksi iman lewat talenta yang Tuhan berikan.
Terima kasih, Pemusik Muda GMBA (PMG)
Teruslah bermusik dengan hati, teruslah bernyanyi dengan jiwa, karena lewat nada-nada kalian, banyak hati umat yang dipulihkan dan dikuatkan.
Semoga pelayanan ini semakin meneguhkan langkah kalian dalam iman, harapan, dan cinta….

Leave a Reply