Epifani Terang Kasih: Pelantikan Dewan Stasi dan Pengurus Baru Stasi Maguwo 2026–2028“


Minggu, 4 Januari 2026 menjadi hari yang penuh makna bagi keluarga besar Stasi Maguwo, karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Penampakan Tuhan (Epifani) — sebuah perayaan liturgi yang mengingatkan kita akan penampakan Kristus sebagai Terang bagi semua bangsa. Epifani sendiri berasal dari kata Yunani epiphaneia yang berarti penampakan atau manifestasi, merujuk pada bagaimana Yesus Kristus dinyatakan kepada dunia, terutama melalui kunjungan para Majus dari Timur yang datang menyembah-Nya sebagai Raja dan Juruselamat. Catholic Holidays

Perayaan misa di Stasi Maguwo berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sukacita. Liturgi dipenuhi oleh parade koor dari 17 lingkungan yang menyemarakkan suasana misa dengan nyanyian yang mengangkat pujian kepada Allah. Harmoni suara yang bergema di gereja menjadi doa dan syukur umat atas penyertaan Tuhan dalam setiap langkah hidup dan pelayanan.

Misa dipimpin oleh Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr, yang menyampaikan homili penuh inspirasi. Dalam khotbahnya, Romo Dadang mengajak seluruh umat untuk merenungkan misteri Epifani sebagai momen di mana Yesus Kristus dinyatakan kepada seluruh umat manusia, dan bagaimana peristiwa ini mengajak kita semua untuk hidup sebagai saksi terang di tengah dunia. Catholic Holidays

Momentum semakin sakral ketika ujub misa disematkan untuk memperingati pesta nama pelindung gereja, yaitu Santa Maria Bunda Allah. Ujub ini menjadi bentuk penghormatan dan doa umat kepada Santa Maria sebagai Bunda Yesus Kristus — teladan iman yang taat dan hamba Allah yang setia — sekaligus pengharapan kepada Maria sebagai Bunda yang menuntun kita untuk selalu mendekatkan hati kepada Kristus.


Puncak Perayaan: Pelantikan Dewan Stasi 2026–2028

Puncak dari perayaan ini adalah **pelantikan Dewan Stasi serta Ketua Wilayah, Ketua Lingkungan, dan seluruh Tim Pelayanan Stasi Maguwo periode 2026–2028. Dengan penuh khidmat, para pengurus baru mengucapkan janji pelayanan di hadapan Allah, imam, dan seluruh umat yang hadir.

Suasana gereja dipenuhi dengan rasa hormat dan haru ketika satu per satu pengurus maju untuk mengikrarkan komitmen mereka — janji untuk melayani dengan setia, rendah hati, dan penuh kasih. Momen ini bukan sekadar seremonial organisasi, tetapi merupakan tindakan iman yang mendalam, di mana setiap pengurus menyadari tugas dan panggilan mereka sebagai pelayan umat dalam gereja. Janji yang diucapkan bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi di hadapan Allah, yang menjadi sumber kekuatan dan pengharapan dalam setiap pelayanan.


Wejangan Penutup Rohani

Di akhir misa, Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr memberikan wejangan yang menguatkan. Beliau menegaskan bahwa pelayanan bukanlah sekadar tugas administratif, tetapi panggilan hidup yang harus dijalani dengan hati yang penuh iman, semangat, dan ketulusan kasih. Romo Dadang mengajak pengurus terlantik untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah pelayanan, menjadikan setiap tindakan sebagai saksi kasih Kristus yang membawa terang ke tengah umat.

Perayaan pelantikan ini menjadi tanda bahwa komunitas Stasi Maguwo terus melangkah maju dalam iman dan pelayanan, membawa terang Kristus yang bersinar di tengah dunia, sebagaimana diwartakan dalam makna Hari Raya Penampakan Tuhan. Semoga setiap pengurus baru dapat hidup dalam terang kasih Kristus, setia melayani, dan menjadi berkat bagi seluruh umat Stasi Maguwo.

Posted in Berita Terkini, Tajuk Utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *