Selamat datang di halaman karya seni Lelang Amal Paroki Administratif Maguwo.
Setiap karya yang dipamerkan di sini lahir dari perpaduan talenta, ketekunan, dan iman. Di balik setiap sapuan warna maupun setiap helai benang yang tersulam, tersimpan sebuah kisah, doa, dan permenungan yang mengajak kita semakin dekat kepada Tuhan.
Panitia Pengembangan dan Penataan Kawasan GMBA mengundang Anda untuk mengenal makna di balik setiap karya, menghayati pesan rohani yang ingin disampaikan, dan bila berkenan, mengambil bagian dalam lelang amal ini. Setiap penawaran yang Anda berikan bukan hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap karya seni, tetapi juga ungkapan kasih yang turut mendukung penataan kawasan Gereja sebagai rumah bersama bagi umat Allah.
Semoga setiap karya yang Anda nikmati hari ini menghadirkan inspirasi, kedamaian, dan semakin menumbuhkan iman dalam perjalanan hidup kita.
Keheningan dalam Dekapan Kasih Bunda

- Karya: Johannes de Britto (Bang Joe)
- Medium: Lukisan kopi di atas kanvas
- Ukuran: 58 × 79 cm
- Harga Pembuka Lelang (OB): Rp25.000.000
Tidak banyak medium yang mampu menghadirkan kehangatan sekaligus kesederhanaan seperti kopi. Melalui sapuan gradasi warna cokelat monokromatik, Bang Joe menghadirkan sosok Bunda Maria yang teduh, penuh damai, dan larut dalam penyerahan diri kepada Allah.
Mata yang terpejam, raut wajah yang lembut, serta lingkaran cahaya di belakang kepala menghadirkan suasana kontemplatif yang mengajak setiap orang berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan. Di hadapan karya ini, kita diajak memasuki keheningan doa bersama Bunda Maria, keheningan yang memberi ruang bagi Tuhan untuk berbicara dalam hati.
Keunikan karya ini terletak pada mediumnya. Ampas kopi, sesuatu yang sering dianggap sebagai sisa dan tidak lagi bernilai, justru diolah menjadi sebuah karya yang memancarkan keindahan. Hal ini menjadi lambang bahwa Tuhan mampu mengubah hal-hal yang sederhana menjadi sarana kemuliaan-Nya. Seperti hidup manusia, yang mungkin penuh kekurangan, namun di tangan Tuhan dapat dibentuk menjadi sesuatu yang indah dan bermakna.
Tekstur lembut pada jubah Bunda Maria menyerupai gumpalan awan yang menaungi. Ia mengingatkan kita akan kasih seorang ibu yang selalu melindungi, menguatkan, dan menghadirkan ketenangan bagi anak-anaknya di tengah berbagai pergumulan hidup.
Melalui lelang amal ini, karya ini tidak hanya menjadi sebuah koleksi seni, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan iman umat. Setiap penawaran yang diberikan merupakan ungkapan syukur dan dukungan nyata bagi penataan dan pengembangan kawasan Gereja, agar semakin banyak orang dapat menemukan rumah untuk berdoa, bertumbuh, dan mengalami kasih Tuhan.
Semoga siapa pun yang kelak memiliki karya ini senantiasa menemukan kedamaian, pengharapan, dan penghiburan setiap kali memandang wajah Bunda Maria yang penuh kasih.
Jesus of Nazareth

- Karya: Maria Retno Wardhani
- Medium: Sulaman kristik (cross stitch) pada kain Aida
- Ukuran: 54 × 78 cm
- Harga Pembuka Lelang (OB): Rp15.000.000
Karya sulaman kristik ini merupakan buah ketekunan, kesabaran, dan doa yang diwujudkan melalui ribuan persilangan benang. Sedikit demi sedikit, setiap tusukan benang membentuk wajah Yesus dari Nazaret yang mengenakan mahkota duri, sebuah gambaran akan kasih yang rela berkorban demi keselamatan umat manusia.
Tatapan Yesus yang mengarah ke atas menghadirkan kesan kepasrahan yang sempurna kepada kehendak Bapa. Di balik latar gelap yang melambangkan beratnya dosa dunia, cahaya pada wajah-Nya tetap memancarkan harapan, belas kasih, dan kemenangan kasih Allah atas penderitaan.
Teknik kristik sendiri memiliki makna rohani yang mendalam. Setiap persilangan benang adalah tindakan kecil yang dilakukan berulang kali dengan penuh kesetiaan. Seperti perjalanan iman, keindahan tidak lahir dalam sekejap, melainkan melalui kesabaran, ketekunan, dan kesediaan untuk terus melangkah, meskipun perlahan.
Perpaduan warna merah pada jubah Kristus dengan gradasi benang yang halus memberi kehidupan pada karya ini, menghadirkan sosok Sang Penebus yang tetap memandang umat-Nya dengan penuh cinta.
Melalui lelang amal ini, setiap penawaran bukan hanya bentuk penghargaan terhadap sebuah karya seni, tetapi juga menjadi persembahan kasih yang mendukung penataan dan pengembangan kawasan Gereja sebagai tempat umat berhimpun, beribadah, dan bertumbuh dalam iman.
Kiranya karya ini menjadi pengingat bahwa kasih Kristus selalu menyertai setiap langkah kehidupan.
Bunda Maria Penolong Senantiasa (Our Lady of Perpetual Help)

- Karya: Maria Retno Wardhani
- Medium: Sulaman kristik (cross stitch) pada kain Aida
- Ukuran: 51 × 82 cm
- Harga Pembuka Lelang (OB): Rp15.000.000
Dalam tradisi Gereja, Bunda Maria dikenal sebagai Penolong Senantiasa, ibu yang tidak pernah berhenti mendampingi dan mendoakan anak-anaknya. Melalui ribuan persilangan benang yang disusun dengan penuh ketelitian, Maria Retno Wardhani menghadirkan sosok Bunda Maria dalam sikap doa yang tenang dan penuh pengharapan.
Perpaduan warna biru kehijauan pada jubah melambangkan kemanusiaan, sementara nuansa keemasan menggambarkan rahmat Allah yang menaungi hidupnya. Lingkaran cahaya di belakang kepala menegaskan panggilannya sebagai Bunda Sang Juruselamat, sedangkan kedua tangan yang terkatup mengajak setiap orang untuk percaya akan kuasa doa dan penyertaan Tuhan.
Karya ini berpusat pada semangat Fiat kesediaan Bunda Maria untuk menjawab, “Jadilah padaku menurut kehendak-Mu.” Ketaatan yang lahir dari iman itulah yang menjadi teladan bagi setiap orang percaya dalam menghadapi suka maupun duka kehidupan.
Setiap helai benang yang disulam dengan sabar menjadi lambang doa-doa kecil yang dipersembahkan hari demi hari. Mungkin tidak selalu terlihat, namun pada akhirnya membentuk sebuah kesaksian iman yang utuh dan indah.
Dengan mengikuti lelang amal ini, Anda tidak hanya membawa pulang sebuah karya seni bernilai tinggi, tetapi juga turut mengambil bagian dalam penataan dan pengembangan kawasan Gereja, tempat di mana iman terus dipelihara dan harapan terus dihidupkan.
Semoga kehadiran karya ini senantiasa mengingatkan setiap keluarga akan kasih keibuan Bunda Maria yang selalu menyertai, menghibur, dan membawa setiap doa kepada Putra-Nya.
