Antusiasme Umat Warnai Live Painting Johannes de Britto dalam Misa di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo

Maguwo – Suasana Perayaan Ekaristi Minggu pagi di Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Paroki Administratif Maguwo pada Minggu (28/6/2026) terasa istimewa. Selain mengikuti Misa Kudus yang dipimpin oleh Rm. Antonius Dadang Hermawan, Pr., umat juga disuguhkan sebuah persembahan seni melalui live painting oleh pelukis kopi ternama, Johannes de Britto.

Dengan penuh ketekunan, Johannes de Britto melukiskan Bunda Maria menggunakan media kopi yang menjadi ciri khas karya-karyanya. Selama proses melukis berlangsung, perhatian umat beberapa kali tertuju pada kanvas yang perlahan menampilkan sosok Bunda Maria. Banyak umat tampak antusias menyaksikan setiap goresan kuas yang dikerjakan secara langsung di tengah perayaan Ekaristi.

Kehadiran live painting ini memberikan pengalaman yang unik. Seni dan liturgi berpadu secara harmonis, menghadirkan suasana reflektif tanpa mengurangi kekhusyukan Misa. Umat tidak hanya mengikuti perayaan Ekaristi, tetapi juga menyaksikan bagaimana sebuah karya seni religius lahir sebagai ungkapan iman dan persembahan bagi Tuhan.

Yang menarik, lukisan Bunda Maria hasil live painting tersebut tidak disimpan oleh pelukis, melainkan dilelang kepada masyarakat umum. Seluruh hasil lelang kemudian dialokasikan sebagai dana donasi untuk mendukung pengembangan kawasan Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Melalui cara ini, karya seni tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi sarana nyata untuk mendukung pembangunan dan pelayanan Gereja.Inisiatif tersebut mendapat sambutan yang hangat dari umat. Banyak yang mengapresiasi kepedulian Johannes de Britto yang mempersembahkan talenta seninya bagi karya pastoral Gereja. Antusiasme umat terlihat sepanjang kegiatan, baik saat menyaksikan proses melukis maupun ketika mengetahui bahwa hasil karya tersebut akan dilelang demi mendukung pengembangan kawasan gereja.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap talenta dapat dipersembahkan untuk kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan sesama. Seperti yang tertulis dalam Kolose 3:23, “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Semangat itulah yang tercermin dalam setiap sapuan kuas Johannes de Britto, menjadikan lukisan Bunda Maria bukan sekadar sebuah karya seni, melainkan sebuah karya kasih yang menghadirkan manfaat bagi Gereja dan seluruh umat.

Posted in Berita Terkini, Tajuk Utama, Warta Gereja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *