Menyemai Kasih, Menabur Harapan: Kunjungan Kasih kepada Bapak Hendrik (Lingk. St Stefanus)

Sabtu, 18 April 2026, menjadi momen yang hangat bagi kami. Tergerak oleh semangat persaudaraan dan kepedulian antar sesama anggota lingkungan, kami melangkah bersama untuk melakukan kunjungan kasih ke kediaman Bapak Hendrik. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan wujud kehadiran gereja dan komunitas di tengah keluarga yang membutuhkan perhatian dan dukungan moral.

Setibanya kami di kediaman Bapak Hendrik, kami disambut dengan penuh sukacita. Meski kondisi kesehatan Bapak Hendrik sedang dalam masa pemulihan, wajah beliau terpancar keceriaan saat melihat rekan-rekan komunitas datang menyapa. Ruang tamu yang sederhana seketika berubah menjadi ruang persekutuan yang akrab, di mana tawa dan canda mengalir mengikis rasa sepi.

Dalam suasana yang teduh, kami meluangkan waktu untuk duduk bersama, mendengarkan cerita Bapak Hendrik, dan berbagi pengalaman hidup. Kegiatan dilanjutkan dengan ibadat singkat yang dipimpin oleh [Sebutkan nama atau peran, misal: Pengurus Lingkungan]. Kami bersama-sama melantunkan doa, memohon berkat kesembuhan, kekuatan, serta penghiburan dari Tuhan bagi Bapak Hendrik dan keluarga. Doa kami adalah agar semangat beliau tetap terjaga, dan beliau tahu bahwa beliau tidak berjalan sendirian dalam masa-masa ini.

Penutup (Harapan) Kunjungan kasih ini berakhir dengan penyerahan tanda kasih sederhana sebagai wujud kepedulian kami. Sebelum berpamitan, kami berjanji untuk terus saling mendoakan dan menjaga tali persaudaraan ini. Kami pulang dengan hati yang penuh; menyadari bahwa kebahagiaan sejati justru ditemukan saat kita mampu hadir dan berbagi kasih bagi sesama yang membutuhkan.

“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (Matius 18:20)

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *