
Pada hari Selasa, 12 Mei 2026, umat Lingkungan St. Fransiskus Asisi mendapat kesempatan untuk doa Rosario di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Kami memilih untuk berdoa di depan Patung Bunda Maria di bagian depan gereja. Suasana hening, sejuk dan temaram namun langit cerah membuat malam itu terasa hangat di hati. Diikuti oleh 32 umat lingkungan, doa Rosario ini menjadi bagian dari rangkaian doa bersama seluruh umat Gereja Maria Bunda Allah selama bulan Mei untuk memohon berkat Tuhan menjelang perubahan status Gereja Bunda Allah Maguwo dari stasi menjadi Paroki Administratif pada 2 Juni 2026 mendatang.
Sepanjang bulan Mei, setiap lingkungan mendapat giliran untuk berdoa Rosario di gereja. Selain itu, umat Lingkungan St. Fransiskus Asisi secara khusus juga mengadakan doa Rosario lingkungan dan pendalaman Bulan Katakese Liturgi (BKL) setiap hari Selasa dan Jumat. Momen ini menjadi kesempatan yang indah untuk berkumpul, berdoa bersama, dan menyerahkan segala harapan kepada Bunda Maria.



Pada malam itu, doa Rosario dipandu oleh Bapak Felix dan Ibu Monica. Umat mengikuti doa dengan khusyuk dan penuh penghayatan. Dalam setiap Salam Maria yang didaraskan, terselip doa dan harapan agar perjalanan Gereja Bunda Allah Maguwo menuju Paroki Administratif senantiasa disertai oleh Tuhan.
Setelah doa Rosario bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Pendalaman Bulan Katekese Liturgi (BKL) yang dipandu oleh Ibu Monica.
Suasana sharing malam itu terasa hangat dan hidup. Umat cukup aktif dan responsif menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan untuk mengulik tema BKL. Beberapa umat berbagi pengalaman pribadi dan pandangan mereka terkait tema yang dibahas. Dari cerita-cerita sederhana itu, setiap peserta dapat melihat bahwa iman tidak hanya dipahami, tetapi juga dihidupi dalam keseharian.






Pertemuan malam itu menjadi pengingat bahwa kebersamaan dalam lingkungan tidak hanya dibangun melalui kegiatan besar, tetapi juga lewat doa dan percakapan sederhana yang dilakukan bersama.
Semoga doa-doa yang dipanjatkan sepanjang bulan Mei ini membawa berkat melimpah bagi umat Gereja Bunda Allah Maguwo, dan semakin mempersatukan kita dalam menyambut status baru sebagai Paroki Administratif.
