Doa Bersama Warga Maguwoharjo di GMBA Maguwo Berlangsung Penuh Syukur dan Semangat Toleransi

Maguwoharjo, 30 Mei 2026 – Suasana penuh syukur, kebersamaan, dan semangat toleransi mewarnai kegiatan Doa Bersama Warga Maguwoharjo yang diselenggarakan di Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo pada Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur atas peningkatan status Gereja Maria Bunda Allah Maguwo dari Stasi menjadi Paroki Administratif, sebuah tonggak penting dalam perjalanan pelayanan Gereja kepada umat dan masyarakat sekitar.

Acara dihadiri oleh pengurus Dewan Pastoral Stasi GMBA Maguwo, warga Maguwoharjo, Penjabat (Pj) Dukuh Maguwoharjo, perwakilan TNI dan Polri, serta para tokoh dan pemuka agama Islam. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan eratnya hubungan persaudaraan dan kerukunan yang telah terjalin di tengah kehidupan masyarakat Maguwoharjo.

Doa bersama berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Seluruh peserta diajak untuk bersyukur atas perkembangan yang telah dicapai GMBA Maguwo sekaligus memohon berkat agar Paroki Administratif Maria Bunda Allah dapat semakin berkembang dalam karya pelayanan, pewartaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj Dukuh Maguwoharjo menyampaikan ucapan selamat atas peningkatan status Gereja Maria Bunda Allah Maguwo menjadi Paroki Administratif. Ia berharap kehadiran Gereja dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial dan kemasyarakatan di wilayah Maguwoharjo.

“Kami mengucapkan selamat atas peningkatan status Gereja Maria Bunda Allah menjadi Paroki Administratif. Semoga Gereja semakin maju dan mampu mewujudkan panggilannya sebagai garam dan terang dunia, membawa kebaikan serta menjadi berkat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Momentum ini juga menjadi gambaran nyata kehidupan toleransi antarumat beragama yang tumbuh dan berkembang dengan baik di Maguwoharjo. Kehadiran tokoh agama Islam bersama unsur pemerintah, TNI, dan Polri dalam suasana penuh persaudaraan menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang harmonis.

Sebagai simbol rasa syukur atas anugerah yang diterima, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Tumpeng yang merupakan lambang syukur tersebut menjadi penanda harapan agar Paroki Administratif Maria Bunda Allah semakin berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik bagi umat serta masyarakat luas.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan pembagian genduri kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para tamu saling berbincang, mempererat persaudaraan, serta merayakan sukacita bersama atas perkembangan Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Melalui kegiatan doa bersama ini, Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun persaudaraan lintas iman, memperkuat semangat toleransi, serta menjadi tanda kasih dan harapan bagi semua orang.