Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis kembali melanjutkan kegiatan doa Rosario bersama pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan dilaksanakan di rumah Bapak Donny dan dimulai pada pukul 18.00 WIB.
Meskipun jumlah umat yang hadir dalam doa Rosario kali ini tidak terlalu banyak, suasana doa tetap berlangsung dengan penuh antusiasme. Umat yang hadir tetap bersemangat mengikuti doa bersama sebagai bagian dari upaya menghidupi bulan Rosario dan mempererat relasi dengan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.
Setelah doa Rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan koor pada pukul 19.00 WIB sebagai persiapan untuk tugas pelayanan di gereja. Pada sesi latihan koor ini, semakin banyak umat yang hadir dan bergabung. Beberapa umat bahkan menyusul setelah kegiatan Rosario selesai, sehingga suasana latihan menjadi semakin ramai.
Rangkaian kegiatan pada hari itu menunjukkan bahwa kebersamaan umat tidak hanya terwujud melalui doa, tetapi juga melalui keterlibatan dalam pelayanan gereja. Doa Rosario menjadi kesempatan untuk menguatkan iman, sementara latihan koor menjadi sarana bagi umat untuk mempersiapkan diri dalam melayani Tuhan dan sesama melalui pujian.
Melalui kegiatan Rosario bersama dan latihan koor ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus membangun semangat persaudaraan dan pelayanan. Semoga kebersamaan yang terjalin semakin mempererat hubungan antarumat serta menumbuhkan semangat untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja.
Gereja Maguwo • Senin, 28 September 2026 • Pukul 06.00 WIB
♪ ♫ ✝ ♫ ♪
✝
“Bernyanyilah bagi Tuhan dengan segenap hati.”
— Kolose 3:16
Senin, 28 September 2026, umat
Lingkungan St. Gregorius kembali mendapat kesempatan
untuk mengambil bagian dalam pelayanan liturgi di
Gereja Maguwo. Pada kesempatan ini, umat Lingkungan
St. Gregorius mendapat tugas untuk
mengangkat lagu pada Misa Harian Pagi yang
dilaksanakan pada pukul 06.00 WIB.
Pelayanan ini menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan umat dalam
kehidupan menggereja. Dengan penuh semangat, umat Lingkungan
St. Gregorius mempersiapkan dan membawakan lagu-lagu liturgi untuk
membantu seluruh umat yang hadir mengikuti perayaan Ekaristi dengan
lebih khidmat, penuh sukacita, dan semakin menghayati setiap bagian
dalam perayaan Misa.
✦ Pelayanan dalam Liturgi ✦
Dalam tugas pelayanan kali ini, umat Lingkungan St. Gregorius
bertugas mengangkat beberapa lagu dalam Misa Harian Pagi,
di antaranya:
🎵 Lagu Pembuka
🎵 Alleluya
🎵 Lagu Penutup
Melalui lagu-lagu tersebut, umat diajak untuk semakin menyadari
bahwa musik dan nyanyian liturgi bukan sekadar pelengkap dalam
perayaan Ekaristi, tetapi menjadi sarana untuk membantu umat
mengarahkan hati kepada Tuhan dan mengambil bagian secara aktif
dalam doa bersama.
Semangat Pelayanan dan Kebersamaan
Tugas pelayanan dalam perayaan Misa menjadi kesempatan bagi umat
Lingkungan St. Gregorius untuk terus membangun kebersamaan.
Kehadiran dan keterlibatan umat dalam pelayanan seperti ini juga
menjadi sarana untuk semakin mempererat tali persaudaraan.
Setiap umat memiliki peran dan talenta yang dapat dipersembahkan
untuk membangun kehidupan Gereja.
✝
“Melayani dengan sukacita, bernyanyi dengan iman,
dan berjalan bersama dalam kasih.”
♪ ♫ ♪
Menjadi Perekat dan Penyemangat dalam Pelayanan
Semoga tugas pelayanan ini menjadi pengalaman iman yang semakin
mempererat persaudaraan umat Lingkungan St. Gregorius. Kebersamaan
dalam menjalankan tugas di Gereja diharapkan dapat menjadi
perekat dan penyemangat bagi seluruh umat Gregorius
untuk terus terlibat dalam berbagai bentuk pelayanan, baik di
lingkungan maupun dalam kehidupan Gereja.
Semoga setiap pelayanan yang dilakukan, sekecil apa pun perannya,
dapat menjadi persembahan yang tulus bagi Tuhan serta membawa
sukacita dan berkat bagi sesama. Dengan semangat
guyub dalam kasih dan bertumbuh dalam iman,
umat Lingkungan St. Gregorius terus melangkah bersama dalam
pelayanan dan kehidupan menggereja.
📷 Dokumentasi Pelayanan Umat
Dokumentasi Tugas Umat Lingkungan St. Gregorius
dalam pelayanan di Gereja Maguwo.
✝
Tuhan memberkati setiap langkah pelayanan
umat Lingkungan St. Gregorius.
Lingkungan St. Gregorius
Guyub Dalam Kasih • Bertumbuh Dalam Iman • Melayani dengan Sukacita
Maguwo, 2 Agustus 2026 – Dengan penuh rasa syukur dan semangat pelayanan, umat Lingkungan St. Gregorius melaksanakan tugas koor dalam Perayaan Ekaristi Minggu Pagi pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Perayaan Ekaristi Minggu pagi di GMBA dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB.
Pelayanan koor ini merupakan buah dari serangkaian latihan yang telah dilaksanakan secara rutin selama beberapa pekan sebelumnya. Melalui latihan yang penuh semangat dan kebersamaan, setiap umat yang terlibat dalam koor mempersiapkan diri agar dapat mempersembahkan nyanyian terbaik sebagai ungkapan iman dan pujian kepada Tuhan.
Dalam liturgi Gereja, koor memiliki peran penting untuk membantu seluruh umat berpartisipasi aktif dalam perayaan Ekaristi. Nyanyian-nyanyian liturgi yang dibawakan tidak hanya memperindah perayaan, tetapi juga mengajak umat semakin menghayati misteri iman dan memusatkan hati kepada Tuhan.
Pelayanan yang diberikan oleh umat Lingkungan St. Gregorius menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kerelaan untuk melayani. Setiap anggota koor hadir dengan hati yang tulus, mempersembahkan talenta yang dimiliki demi kemuliaan nama Tuhan dan demi membangun kehidupan menggereja yang semakin hidup.
Semangat pelayanan ini juga diteguhkan oleh Sabda Tuhan:
“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.” (Kolose 3:16)
Semoga pelayanan koor yang telah dilaksanakan menjadi persembahan yang berkenan di hadapan Tuhan serta semakin menumbuhkan semangat umat Lingkungan St. Gregorius untuk terus melayani dengan sukacita, rendah hati, dan penuh kasih. Kiranya melalui pelayanan yang sederhana ini, semakin banyak umat yang terdorong untuk ambil bagian dalam berbagai pelayanan di Gereja, sehingga seluruh umat dapat bersama-sama memuliakan Tuhan dalam satu iman, satu hati, dan satu suara.
✠
❦
❦
❦
❦
🎵 Dokumentasi Tugas Koor Lingkungan St. Gregorius
♪ “Bernyanyilah bagi Tuhan sebagai orang-orang yang bersyukur dalam hatimu.” — Kolose 3:16
Lingkungan St. Gregorius kembali mengadakan kegiatan Latihan Koor sebagai persiapan pelayanan dalam Misa Minggu Pagi, 2 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi seluruh umat yang terlibat dalam koor untuk semakin mempersiapkan diri, bukan hanya dalam menyatukan suara saat bernyanyi, tetapi juga membangun kebersamaan serta memperdalam semangat pelayanan kepada Tuhan.
Setiap lagu yang dilatih merupakan ungkapan iman dan doa. Melalui latihan yang tekun, kita diajak untuk mempersembahkan talenta terbaik sebagai bentuk syukur dan cinta kepada Tuhan. Persiapan yang dilakukan bersama diharapkan mampu menghadirkan nyanyian yang indah, serta membantu seluruh umat semakin khusyuk dalam mengikuti Perayaan Ekaristi.
“Qui Cantat Bis Orat”
“Barangsiapa bernyanyi, ia berdoa dua kali.”
— Santo Agustinus
Semoga setiap lagu rohani yang kita nyanyikan tidak hanya terdengar indah di telinga, tetapi juga menjadi doa yang tulus dari hati. Mari melalui latihan koor ini umat Lingkungan St. Gregorius semakin menyatukan suara, hati, dan iman, sehingga pelayanan koor pada Misa Minggu nanti dapat menjadi sarana untuk memuliakan Tuhan dan menguatkan iman seluruh umat.
“Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa.”
Roma 12:12
🎵 Dokumentasi Latihan Koor 🎵
Nyanyian adalah doa yang indah. Mari memuji Tuhan dengan satu hati, satu suara, dan satu iman.
Minggu pagi, 12 Juli 2026, Lingkungan St. Fransiskus Asisi kembali mendapat tugas koor dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.
Puji Tuhan, tugas pagi itu dapat kami jalankan dengan baik. Kami bernyanyi dengan sepenuh hati. Mungkin masih ada nada yang belum tepat di sana-sini, mungkin juga belum sesempurna koor yang lain. Tetapi pagi itu kami mempersembahkan nyanyian kami dengan segenap hati sebagai doa bagi Tuhan.
Kalau melihat kami bernyanyi hari ini, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa perjalanan kami sampai di titik ini tidaklah singkat.
Sejak pemekaran lingkungan pada tahun 2022, Lingkungan St. Fransiskus Asisi dan Lingkungan St. Clara berjalan sendiri-sendiri. Terus terang, waktu itu kami sempat minder.
Bagaimana tidak? Hampir semua umat yang memang memiliki kemampuan menyanyi berada di Lingkungan Clara. Sementara kami di Asisi… ya, bisa menyanyi sekadarnya. Bahkan setiap kali mendapat jadwal koor, rasa tidak percaya diri selalu muncul.
Dulu, kami hanya berani menyanyi dengan satu suara. Yang penting lagu selesai, nada tidak terlalu meleset, dan tugas terlaksana.
Namun kami juga sadar, kalau tidak mulai belajar, kami tidak akan pernah berkembang.
Sedikit demi sedikit kami mulai rutin berlatih. Untungnya, kami dipertemukan dengan Mas Gathut yang dengan sabar membimbing kami. Latihan bersama Mas Gathut selalu menyenangkan. Kami tidak hanya diminta menghafal lagu, tetapi juga diajarkan bagaimana bernapas dengan benar, menjaga nada, membuka mulut dengan baik, hingga mengucapkan setiap kata dengan artikulasi yang jelas.
Bahkan, beberapa hari yang lalu Mas Gathut datang membawa… sendok! Lihat videonya disini.
Bukan untuk makan bersama, tetapi sebagai alat latihan agar kami berani membuka mulut lebih lebar saat bernyanyi. Awalnya tentu terasa lucu, tetapi ternyata latihan sederhana itu sangat membantu kami mengeluarkan suara dengan lebih baik.
Mas Gathut juga selalu mengingatkan bahwa saat bernyanyi di gereja, yang kita persembahkan bukan sekadar suara yang indah. Nyanyian adalah doa. Karena itu, setiap kata harus diucapkan dengan jelas dan setiap lagu dinyanyikan sepenuh hati.
Awal tahun ini menjadi langkah baru bagi kami. Dengan modal nekat, kami mulai mencoba bernyanyi empat suara. Memang belum semua lagu. Memang belum selalu rapi. Kadang masih saling mencari nada, kadang masih ada yang bingung harus masuk di bagian mana.
Tapi ternyata… kami bisa.
Hari ini kami kembali membuktikan kepada diri sendiri bahwa segala sesuatu memang butuh proses.
Bukan proses menjadi paduan suara terbaik, tetapi proses berani mencoba, mau belajar, mau mendengarkan, dan mau terus berlatih bersama, tapi justru di situlah letak sukacitanya.
Kami belajar bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti melayani. Dengan semangat, latihan, dan kebersamaan, Tuhan selalu membuka jalan untuk bertumbuh.
Mungkin kami belum sempurna. Namun hari ini kami bernyanyi jauh lebih percaya diri dibanding tiga tahun yang lalu. Dan bagi kami, itu sudah menjadi berkat yang sangat besar.
Terima kasih untuk Mas Gathut yang dengan sabar membimbing kami, dan terima kasih untuk seluruh umat Asisi yang selalu mau meluangkan waktu untuk berlatih. Semoga setiap nada yang kami nyanyikan selalu menjadi doa yang berkenan di hadapan Tuhan.
Karena ternyata, dengan segala keterbatasan kami… kami bisa.
Lingkungan St. Antonius Padua mendapat kesempatan melaksanakan tugas koor pada Perayaan Ekaristi hari Minggu, 5 Juli 2026. Berkat persiapan yang dilakukan melalui kurang lebih lima kali latihan bersama, seluruh rangkaian tugas koor dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Koor didukung oleh sekitar 25 orang umat Lingkungan St. Antonius Padua yang dengan penuh semangat mempersembahkan pelayanan melalui nyanyian liturgi. Kehadiran para anggota koor menjadi wujud kebersamaan dan semangat melayani dalam kehidupan menggereja.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rm. Andrianus Maradiyo, Pr. Pada misa tersebut juga dilaksanakan pembaptisan bayi serta ritus percikan air suci yang menjadi ciri khas Perayaan Ekaristi pada Minggu pertama setiap bulan. Suasana liturgi berlangsung dengan khidmat, penuh sukacita, dan dihayati oleh seluruh umat yang hadir.
Semoga pelayanan yang telah diberikan semakin menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat persaudaraan antarumat, serta mendorong seluruh anggota Lingkungan St. Antonius Padua untuk terus ambil bagian dalam berbagai pelayanan di Gereja demi kemuliaan Tuhan.
HiHello 👋, welcome to Gereja Maria Bunda Allah - Paroki Administratif Maguwo