Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
@lingk..st..gregor
Lingkungan St. Gregorius mengadakan Pertemuan Sembahyangan Kebangsaan pertama pada 20 Agustus 2026 dengan tema “Setiap Orang Ada Zamannya – Iman Menjadi Kekuatan untuk Membuka Diri”. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk tidak hanya mengenang perjalanan dan keteladanan seorang tokoh bangsa, tetapi juga melihat kembali panggilan umat Katolik dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.
Melalui refleksi tentang Romo Y.B. Mangunwijaya, umat diajak menyadari bahwa iman Katolik tidak membuat seseorang menjauh dari kenyataan kehidupan bangsa. Sebaliknya, iman justru dapat menjadi kekuatan yang membuka hati untuk melihat, memahami, dan terlibat dalam berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Iman tidak berhenti pada kehidupan pribadi maupun kegiatan di dalam gereja. Iman mendorong umat untuk memiliki kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang mengalami kesulitan, keterbatasan, atau membutuhkan perhatian.
Mengenal Romo Y.B. Mangunwijaya sebagai pribadi beriman yang dibentuk oleh keluarga, Gereja, pendidikan, pengalaman sejarah, dan pergulatan bangsa.
Menyadari bahwa iman Katolik tidak menjauhkan umat dari kenyataan hidup bangsa, tetapi justru membuka hati untuk terlibat.
Merefleksikan panggilan sebagai warga Gereja dan warga bangsa di zaman sekarang.
Membangun sikap terbuka terhadap sesama, perubahan zaman, keberagaman, dan kebutuhan masyarakat sekitar.
Dalam pertemuan tersebut, umat diajak mengenal lebih dekat sosok Romo Y.B. Mangunwijaya, seorang imam, budayawan, arsitek, pendidik, dan tokoh kemanusiaan yang kehidupannya tidak dapat dilepaskan dari pergulatan bangsa Indonesia.
Perjalanan hidup Romo Mangun menunjukkan bagaimana iman, pendidikan, pengalaman sejarah, keluarga, Gereja, serta keprihatinan terhadap kehidupan masyarakat membentuk seseorang untuk hadir dan mengambil bagian dalam persoalan zamannya.
Setiap zaman memiliki tantangan dan panggilannya. Iman mengajak kita untuk membuka hati, hadir, dan berbuat bagi sesama.
Refleksi Pertemuan Sembahyangan Kebangsaan
Tema “Setiap Orang Ada Zamannya” mengajak umat untuk melihat bahwa setiap generasi memiliki tantangan dan panggilannya masing-masing. Apa yang dihadapi masyarakat pada masa Romo Mangun tentu berbeda dengan persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Kehadiran umat di tengah masyarakat diharapkan tidak bersifat eksklusif, tetapi semakin terbuka untuk bekerja sama, berdialog, dan membangun kehidupan bersama.
Salah satu pesan penting dari pertemuan ini adalah ajakan untuk membangun sikap terbuka terhadap sesama, perubahan zaman, keberagaman, dan kebutuhan masyarakat.
Keterbukaan bukan berarti kehilangan identitas dan nilai-nilai iman. Justru dengan berakar kuat pada iman, umat diharapkan mampu berdialog dengan siapa saja, menghargai perbedaan, dan menghadirkan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam semangat tersebut, umat Lingkungan St. Gregorius diajak untuk terus mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta menjadi bagian dari masyarakat yang mampu menghadirkan kebaikan, persaudaraan, dan perdamaian.
Pertemuan Sembahyangan Kebangsaan ini pada akhirnya menjadi ruang untuk mempertemukan iman dan kehidupan nyata.
Melalui teladan Romo Y.B. Mangunwijaya, umat Lingkungan St. Gregorius diajak untuk menyadari bahwa iman yang hidup akan mendorong seseorang untuk keluar dari kenyamanan diri dan berani membuka hati bagi sesama.
Setiap zaman menghadirkan tantangan yang berbeda. Dan setiap orang memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi sesuai dengan talenta, kemampuan, serta panggilannya.
Semoga melalui pertemuan ini, umat semakin mampu menghayati iman Katolik secara nyata: terbuka terhadap sesama, peka terhadap persoalan masyarakat, menghargai keberagaman, serta berani mengambil bagian dalam membangun kehidupan bersama sebagai warga Gereja sekaligus warga bangsa.
Lingkungan St. Gregorius
20 Agustus 2026
@lingk..st..gregor
Lingkungan St. Gregorius, Wilayah Sang Timur, kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan pelayanan melalui keterlibatan umat dalam berbagai kegiatan di Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo.
Pada bulan Agustus 2026, keterlibatan umat diwujudkan melalui dua kegiatan, yaitu Pelatihan Dirigen yang melibatkan generasi muda dan Jumat Bersih bersama umat Wilayah Sang Timur.
Pada tanggal 4 dan 5 Agustus 2026, Lingkungan St. Gregorius turut ambil bagian dalam kegiatan Pelatihan Dirigen yang diselenggarakan di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.
Lingkungan St. Gregorius diwakili oleh dua remaja, yaitu Gio dan Hellen. Keikutsertaan mereka menjadi wujud nyata semangat generasi muda untuk belajar, mengembangkan talenta, serta mengambil bagian dalam pelayanan liturgi dan kehidupan menggereja.
Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar menjadi dirigen, penghayatan lagu liturgi, serta cara memimpin umat dalam bernyanyi dengan baik dan benar.
Kehadiran Gio dan Hellen dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani terlibat aktif dalam pelayanan Gereja.
Setiap talenta dan setiap langkah kecil pelayanan adalah persembahan kasih untuk kemuliaan Tuhan dan kebaikan bersama.
— Semangat Pelayanan Umat —Semangat pelayanan juga diwujudkan melalui kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama umat Wilayah Sang Timur sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan Gereja.
Lingkungan St. Gregorius turut ambil bagian dengan mengutus Mas Henri, Bu Agnes, Bu Evi, dan Bu Gambit untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan secara fisik. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan antarumat dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Gereja sebagai rumah bersama.
Dari generasi muda hingga umat dewasa, setiap orang memiliki kesempatan untuk mempersembahkan waktu, tenaga, dan talenta bagi pelayanan Gereja.
Dua kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa keterlibatan umat Lingkungan St. Gregorius hadir dalam berbagai bentuk dan lintas generasi. Gio dan Hellen mewakili semangat kaum muda dalam mengembangkan talenta untuk pelayanan liturgi, sementara Mas Henri, Bu Agnes, Bu Evi, dan Bu Gambit turut mengambil bagian dalam pelayanan bersama melalui kegiatan Jumat Bersih.
Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan ini terus tumbuh di tengah umat Lingkungan St. Gregorius, sehingga semakin banyak umat terdorong untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan dan pelayanan di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.




@lingk..st..gregor
Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas kesempatan yang kembali diberikan kepada umat Lingkungan St. Gregorius untuk berkumpul dalam suasana penuh iman melalui Doa Sengsara Yesus, Rosario Koronka, serta Novena 3 Salam Maria yang dipersembahkan secara khusus untuk Pengembangan & Penataan Kawasan Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Kebersamaan ini menjadi wujud nyata bahwa doa merupakan kekuatan yang mempersatukan umat dalam kasih Kristus serta menjadi sumber harapan bagi perjalanan Gereja.
Dalam doa Sengsara Yesus, umat diajak merenungkan kasih Allah yang begitu besar melalui pengorbanan Putra-Nya demi keselamatan dunia. Melalui Rosario Koronka, setiap butir doa menjadi ungkapan iman, pengharapan, serta penyerahan diri kepada belas kasih Tuhan. Seluruh umat juga memanjatkan doa bagi keluarga, lingkungan, paroki, para imam, para pelayan Gereja, serta seluruh masyarakat agar senantiasa memperoleh damai dan penyertaan Tuhan.
Sebagai penutup, seluruh umat bersama-sama mendaraskan Novena 3 Salam Maria yang dipersembahkan secara khusus untuk mendukung proses Pengembangan dan Penataan Kawasan Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Melalui doa bersama ini, umat memohon penyertaan Tuhan dan perlindungan Bunda Maria agar setiap rencana, pembangunan, serta pelayanan Gereja dapat berjalan dengan baik, menjadi berkat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
— Injil Matius 18:20 —Sabda Tuhan mengingatkan bahwa setiap pertemuan doa bukan sekadar sebuah kegiatan rutin, melainkan kesempatan untuk mengalami sendiri kehadiran Kristus di tengah umat-Nya. Melalui semangat kebersamaan, umat Lingkungan St. Gregorius diajak untuk terus membangun kehidupan doa dalam keluarga dan lingkungan, saling menguatkan dalam iman, serta mendukung seluruh karya pelayanan dan pembangunan Gereja demi semakin besarnya kemuliaan Tuhan.





@lingk..st..gregor
Maguwo, 2 Agustus 2026 – Dengan penuh rasa syukur dan semangat pelayanan, umat Lingkungan St. Gregorius melaksanakan tugas koor dalam Perayaan Ekaristi Minggu Pagi pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Perayaan Ekaristi Minggu pagi di GMBA dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB.
Pelayanan koor ini merupakan buah dari serangkaian latihan yang telah dilaksanakan secara rutin selama beberapa pekan sebelumnya. Melalui latihan yang penuh semangat dan kebersamaan, setiap umat yang terlibat dalam koor mempersiapkan diri agar dapat mempersembahkan nyanyian terbaik sebagai ungkapan iman dan pujian kepada Tuhan.
Dalam liturgi Gereja, koor memiliki peran penting untuk membantu seluruh umat berpartisipasi aktif dalam perayaan Ekaristi. Nyanyian-nyanyian liturgi yang dibawakan tidak hanya memperindah perayaan, tetapi juga mengajak umat semakin menghayati misteri iman dan memusatkan hati kepada Tuhan.
Pelayanan yang diberikan oleh umat Lingkungan St. Gregorius menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kerelaan untuk melayani. Setiap anggota koor hadir dengan hati yang tulus, mempersembahkan talenta yang dimiliki demi kemuliaan nama Tuhan dan demi membangun kehidupan menggereja yang semakin hidup.
Semangat pelayanan ini juga diteguhkan oleh Sabda Tuhan:
“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”
(Kolose 3:16)
Semoga pelayanan koor yang telah dilaksanakan menjadi persembahan yang berkenan di hadapan Tuhan serta semakin menumbuhkan semangat umat Lingkungan St. Gregorius untuk terus melayani dengan sukacita, rendah hati, dan penuh kasih. Kiranya melalui pelayanan yang sederhana ini, semakin banyak umat yang terdorong untuk ambil bagian dalam berbagai pelayanan di Gereja, sehingga seluruh umat dapat bersama-sama memuliakan Tuhan dalam satu iman, satu hati, dan satu suara.


@lingk..st..gregor
Kadisoka, 1 Agustus 2026 – Dalam semangat kebersamaan dan pelayanan, umat Lingkungan St. Gregorius mengadakan kegiatan Latihan Koor sebagai persiapan pelayanan dalam Perayaan Ekaristi.
📅 Hari/Tanggal: Sabtu, 1 Agustus 2026
⏰ Pukul: 19.00 WIB
Seluruh umat yang terlibat dalam koor Lingkungan St. Gregorius mengikuti latihan dengan penuh semangat dan sukacita. Berbagai lagu liturgi yang akan dibawakan saat misa dipersiapkan dengan sungguh-sungguh agar dapat mendukung umat dalam berdoa dan memuliakan Tuhan melalui nyanyian.
Pelayanan koor bukan sekadar menyanyikan lagu-lagu liturgi, tetapi juga merupakan wujud doa yang dipersembahkan kepada Tuhan. Seperti ungkapan:
“Qui Cantat Bis Orat”
Siapa yang bernyanyi, ia berdoa dua kali.
Oleh karena itu, setiap latihan menjadi sarana untuk mempersiapkan diri dalam tugas pelayanan Koor pada Perayaan Ekaristi. Melalui latihan yang telah dilaksanakan ini, koor Lingkungan St. Gregorius berharap dapat mempersembahkan pelayanan terbaik sehingga seluruh umat yang hadir semakin terbantu untuk menghayati liturgi dan mengalami sukacita dalam perjumpaan dengan Tuhan.
Mari terus mendukung dan mendoakan setiap pelayanan di Lingkungan St. Gregorius, agar semakin bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan semangat melayani Gereja.
“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat saling mengajar dan menegur, sambil menyanyikan mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”





@lingk..st..gregor
Lingkungan St. Gregorius kembali mengadakan kegiatan Latihan Koor sebagai persiapan pelayanan dalam Misa Minggu Pagi, 2 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi seluruh umat yang terlibat dalam koor untuk semakin mempersiapkan diri, bukan hanya dalam menyatukan suara saat bernyanyi, tetapi juga membangun kebersamaan serta memperdalam semangat pelayanan kepada Tuhan.
Setiap lagu yang dilatih merupakan ungkapan iman dan doa. Melalui latihan yang tekun, kita diajak untuk mempersembahkan talenta terbaik sebagai bentuk syukur dan cinta kepada Tuhan. Persiapan yang dilakukan bersama diharapkan mampu menghadirkan nyanyian yang indah, serta membantu seluruh umat semakin khusyuk dalam mengikuti Perayaan Ekaristi.
Semoga setiap lagu rohani yang kita nyanyikan tidak hanya terdengar indah di telinga, tetapi juga menjadi doa yang tulus dari hati. Mari melalui latihan koor ini umat Lingkungan St. Gregorius semakin menyatukan suara, hati, dan iman, sehingga pelayanan koor pada Misa Minggu nanti dapat menjadi sarana untuk memuliakan Tuhan dan menguatkan iman seluruh umat.







@lingk..st..gregor
Kadisoka, Minggu 26 Juli 2026, umat Lingkungan St. Gregorius kembali berkumpul dalam suasana penuh sukacita untuk mengikuti kegiatan Latihan Koor Umat Lingkungan St. Gregorius. Pada pukul 19.00 WIB, umat bersama-sama meluangkan waktu untuk berlatih dan mempersiapkan pelayanan koor untuk perayaan Ekaristi tgl 2 Agustus 2026.
Latihan koor ini menjadi momen kebersamaan bagi umat untuk menyatukan hati, suara, dan semangat pelayanan. Melalui setiap nada yang dinyanyikan, umat diajak untuk tidak hanya mempersiapkan lagu, tetapi juga menghadirkan doa dan pujian kepada Tuhan.
Seperti tertulis dalam Mazmur:
“Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib.”
(Mazmur 98:1)
Bernyanyi dalam pelayanan liturgi menjadi salah satu cara umat mengungkapkan iman dan rasa syukur atas kasih Tuhan. Setiap suara yang dipersembahkan dengan tulus menjadi bagian dari doa bersama yang membawa umat semakin dekat kepada-Nya.
Dengan semangat kebersamaan, umat Lingkungan St. Gregorius terus berlatih dan melayani, karena melalui talenta yang diberikan Tuhan, kita dipanggil untuk turut ambil bagian dalam mewartakan kasih-Nya.
Mari kita berkumpul, berlatih bersama, dan memuliakan Tuhan dengan bernyanyi.
Satu hati, satu irama, satu iman. Bernyanyi untuk Tuhan dan berdoa dalam nada.
Semoga pelayanan koor Lingkungan St. Gregorius semakin menjadi berkat bagi umat dan membawa sukacita dalam setiap perayaan iman.










Untuk Terus melihat Update Kegiatan Lingkungan St. Gregorius, dapat mengikuti social media Lingkungan St. Gregorius di
Instagram : @lingk.st.gregorius
Youtube : @Lingk_St.Gregorius.Kadisoka
Tiktok : @lingk.st.gregorius
@lingk..st..gregor
Kadisoka, 23 Juli 2026 – Suasana penuh sukacita dan semangat pelayanan kembali terasa dalam kegiatan Latihan Koor Umat Lingkungan St. Gregorius yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di Rumah Mbak Anik.
Latihan koor ini menjadi bagian dari persiapan umat dalam mempersembahkan pelayanan terbaik pada Perayaan Ekaristi pada Minggu 2 Agustus 2026. Tidak hanya berlatih bernyanyi, tapi setiap pertemuan menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, membangun kekompakan, serta mempersatukan hati dalam pujian kepada Tuhan.
Dengan semangat “Mari Berlatih Bernyanyi Bersama Satu Hati, Satu Irama, Satu Iman”, seluruh peserta berlatih dengan penuh antusias. Setiap lagu dilatih bukan hanya sebagai rangkaian nada, tetapi juga sebagai doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Melalui latihan yang rutin, umat diajak untuk semakin memahami bahwa pelayanan koor merupakan bentuk persembahan diri yang lahir dari kasih dan iman.
Kutipan “Bernyanyi untuk Tuhan dan Berdoa Dalam Nada” mengingatkan kita bahwa setiap nyanyian rohani dan nada yang dinyanyikan memiliki makna iman yang mendalam. Ketika suara dipadukan dalam harmoni, bukan hanya tercipta keindahan musik, tetapi juga menjadi ungkapan syukur dan doa bersama yang menguatkan seluruh umat yang hadir dalam perayaan liturgi.
Suasana latihan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Di sela-sela istirahat latihan, umat dapat mengobrol dan bersenda gurau dan menyantap hidangan yang Sudha disediakan.
Semoga melalui latihan yang terus dilakukan, Umat Lingkungan St. Gregorius semakin bertumbuh dalam semangat pelayanan, persaudaraan, dan iman. Kiranya setiap lagu yang dipersembahkan mampu menjadi sarana pewartaan kasih Tuhan, menghadirkan sukacita, serta menginspirasi seluruh umat untuk semakin dekat kepada-Nya.
“Qui cantat bis orat” — “Siapa yang bernyanyi, ia berdoa dua kali.”
— Santo Agustinus
Kutipan Kitab Suci
“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”
(Kolose 3:16)





Untuk Terus melihat Update Kegiatan Lingkungan St. Gregorius, dapat mengikuti social media Lingkungan St. Gregorius di
Instagram : @lingk.st.gregorius
Youtube : @Lingk_St.Gregorius.Kadisoka
Tiktok : @lingk.st.gregorius
@lingk..st..gregor
Kadisoka, 21 Juli 2026 – Umat Lingkungan St. Gregorius mengadakan Latihan koor Kembali yang dilaksanakan pada Selasa malam, 21 Juli 2026. Latihan ini menjadi bagian dari persiapan umat untuk mengemban tugas pelayanan koor pada Perayaan Ekaristi Minggu, 2 Agustus 2026 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.
Dengan semangat kebersamaan, umat Lingkungan St. Gregorius berlatih lagu-lagu yang akan dinyanyikan saat misa nanti. Meski beberapa bagian lagu masih perlu disempurnakan, suasana latihan berlangsung santai, penuh canda, namun tetap serius dalam mempersiapkan pelayanan terbaik bagi Tuhan.
Melalui latihan ini, setiap umat yang hadi dalam latihan koor diajak untuk tidak hanya belajar menyanyikan nada dan irama yang benar, tetapi juga menghayati setiap syair lagu sebagai bentuk doa dan ungkapan syukur. Sebab pelayanan koor bukan sekadar menyanyi, melainkan ikut mengantar seluruh umat untuk semakin menghayati perayaan Ekaristi.
Semangat yang terus digaungkan dalam latihan malam itu adalah:
“Mari kita berkumpul, berlatih bernyanyi bersama untuk Tuhan.”
Harapannya, melalui latihan yang rutin dan penuh sukacita ini, pelayanan koor Lingkungan St. Gregorius dapat semakin kompak, semakin baik, dan menjadi berkat bagi seluruh umat yang mengikuti Perayaan Ekaristi.
Terima kasih kepada seluruh umat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi. Semoga semangat kebersamaan ini terus bertumbuh, sehingga setiap pelayanan yang kita lakukan selalu menjadi persembahan terbaik bagi kemuliaan Tuhan.
“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu… sambil menyanyikan mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”
— Kolose 3:16

Untuk Terus melihat Update Kegiatan Lingkungan St. Gregorius, dapat mengikuti social media Lingkungan St. Gregorius di
Instagram : @lingk.st.gregorius
Youtube : @Lingk_St.Gregorius.Kadisoka
Tiktok : @lingk.st.gregorius