Maguwo, 21 Agustus 2026 — Dalam semangat membangun komunikasi dan pelayanan umat yang semakin baik, Dewan Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo mengadakan rapat rutin bulanan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Bertempat di Gazebo Gereja Maria Bunda Allah (GMBA), rapat kali ini memiliki suasana yang sedikit berbeda karena turut melibatkan seluruh Ketua Wilayah.



Pertemuan tersebut dihadiri oleh Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr., bersama jajaran Dewan Paroki Administratif dan para Ketua Wilayah. Keterlibatan para Ketua Wilayah menjadi kesempatan penting untuk menyatukan informasi, menyampaikan perkembangan pelayanan, sekaligus mendengarkan dinamika kehidupan umat di masing-masing wilayah.
Evaluasi Kegiatan dan Perkembangan Wilayah
Rapat diawali dengan penyampaian laporan kegiatan bulanan dari masing-masing bidang pelayanan. Setiap bidang memaparkan kegiatan yang telah dilaksanakan, perkembangan program, serta berbagai hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelayanan umat.


Selanjutnya, para Ketua Wilayah menyampaikan laporan tiga bulanan wilayah masing-masing. Laporan tersebut menjadi ruang untuk melihat perkembangan kehidupan umat di tingkat wilayah, termasuk berbagai kegiatan dan dinamika yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.
Melalui pemaparan tersebut, Dewan Paroki Administratif bersama para Ketua Wilayah dapat saling mengetahui perkembangan pelayanan dan kondisi umat secara lebih menyeluruh. Komunikasi seperti ini diharapkan dapat membantu setiap unsur pelayanan untuk saling mendukung dan menyelaraskan langkah.
Membahas Berbagai Hal untuk Keberlanjutan Pelayanan
Memasuki sesi lain-lain dan tanya jawab, suasana rapat menjadi semakin interaktif. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan berkaitan dengan kehidupan dan perkembangan pelayanan di GMBA.
Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian adalah kelanjutan kunjungan Tim Keuskupan Agung Semarang (KAS) terkait rencana pembelian lahan di belakang gereja. Perkembangan mengenai rencana tersebut menjadi bagian dari perhatian bersama, mengingat kebutuhan ruang dan pengembangan sarana pelayanan gereja ke depan.
Selain itu, dibahas pula mengenai keberlanjutan doa novena yang telah menjadi bagian dari kehidupan doa bersama umat.
Kemungkinan pelaksanaan Misa Sabtu sore juga menjadi salah satu topik yang dibicarakan dalam sesi tersebut sebagai bagian dari upaya melihat kebutuhan dan pelayanan liturgi bagi umat.
Berbagai masukan yang muncul menjadi bahan pembicaraan bersama dan menunjukkan adanya kepedulian seluruh unsur gereja terhadap perkembangan kehidupan umat di GMBA.
Mulai September, Misa Senin Pagi
Menjelang akhir pertemuan, Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr. menyampaikan informasi yang menggembirakan bagi umat. Mulai September 2026, Gereja Maria Bunda Allah akan melaksanakan Misa harian setiap hari Senin pukul 06.00 WIB.
Misa Senin pagi ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi umat untuk mengawali pekan dengan Ekaristi, menyerahkan seluruh aktivitas, pekerjaan, pelayanan, dan kehidupan keluarga ke dalam penyertaan Tuhan.
Menyatukan Langkah, Menguatkan Pelayanan
Rapat rutin bulanan ini menunjukkan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam kehidupan sebuah komunitas gereja. Pertemuan antara Dewan Paroki Administratif dan para Ketua Wilayah menjadi ruang untuk saling mendengarkan, berbagi informasi, serta menyatukan langkah dalam menjalankan pelayanan.
Dengan komunikasi yang terus dibangun, diharapkan setiap bidang, wilayah, dan seluruh penggerak umat dapat berjalan dalam semangat kebersamaan dan saling mendukung.

Bersama melangkah, bersama melayani, dan bersama membangun Gereja Maria Bunda Allah Maguwo yang semakin hidup dalam iman, persaudaraan, dan pelayanan.
