Dedikasi Tanpa Lelah: Langkah Nyata Lingkungan Santo Stefanus Memelihara Rumah Tuhan

Senin, 27 Juli 2026 menjadi saksi bisu betapa membara semangat pelayanan Umat Lingkungan Santo Stefanus. Sebelum melangkahkan kaki menuju kediaman Ibu Hendrik untuk bersekutu dalam doa malam, sejak sore hari umat telah berkumpul di pelataran gereja dengan satu tujuan mulia: merawat dan mempercantik setiap sudut hijau Taman Rumah Bapa.

Di bawah naungan langit sore, setiap genggaman tangan, siraman air, dan potongan dahan bukan sekadar kerja fisik biasa, melainkan sebuah simfoni pengabdian yang agung. Menyapu pelataran, merapikan dedaunan, dan memastikan setiap tanaman tumbuh segar adalah cara umat menerjemahkan iman menjadi aksi nyata—menjaga keasrian dan kesucian bait Allah agar senantiasa menjadi oase yang menyejukkan bagi siapa saja yang datang berdoa.

Dari pelataran gereja di sore hari hingga lantunan doa di malam hari, hari itu ditutup dengan kebanggaan atas dedikasi yang tak terputus. Terima kasih atas kerja keras dan ketulusan seluruh warga Lingkungan Santo Stefanus. Semoga setiap tetes keringat pelayanan ini menjadi harum persembahan yang menyenangkan hati Tuhan!

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *