Stasi Santa Maria Bunda Allah Maguwo
Hari ini, Minggu 6 Juli 2025, Gazebo Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo menjadi tempat yang penuh kehangatan dan semangat pelayanan, saat para prodiakon mengadakan pertemuan rutin bulanan. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi, merefleksikan pelayanan yang telah berjalan, dan menyusun langkah-langkah ke depan demi pelayanan yang lebih mantap.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Koordinator Prodiakon Stasi, Bapak Ignatius Sunaryo, dan dihadiri oleh 18 prodiakon serta 4 suster yang ikut hadir dan memberikan dukungan rohani dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan yang akrab.
Agenda utama mencakup:
Evaluasi tugas-tugas pelayanan prodiakon, baik dalam pelayanan liturgi, kunjungan umat, maupun pelayanan komuni,
Pembahasan program kerja ke depan, dengan fokus pada efektivitas, semangat melayani, dan peningkatan kualitas koordinasi.

Dari diskusi yang terbuka dan penuh semangat, lahirlah berbagai masukan serta peneguhan yang membangun. Hasilnya, program kerja yang disusun menjadi lebih matang dan terarah, serta tekad bersama untuk menjadikan pelayanan prodiakon di Stasi Maguwo semakin kuat, terstruktur, dan penuh kasih.

Semoga pertemuan hari ini menjadi penguat semangat dan kesetiaan dalam pelayanan, serta menjadi wujud nyata dari iman yang bekerja dalam kasih.
St. Mary Mother of God Station, Maguwo
Today, Sunday, July 6, 2025, the gazebo of St. Mary Mother of God Church in Maguwo served as a peaceful and spirit-filled setting for the monthly meeting of Eucharistic Ministers—a moment to reflect, coordinate, and renew their commitment to ministry.
The meeting was led by Mr. Ignatius Sunaryo, Coordinator of the Eucharistic Ministers, and was attended by 18 lay ministers and 4 religious sisters who came to offer support and spiritual presence in a warm, fraternal atmosphere.
The meeting covered two key areas:
Evaluation of recent ministerial duties, including liturgical service, communion distribution, and pastoral visits,
Discussion of future work plans, focused on improving effectiveness, nurturing the heart of service, and building stronger coordination.
Open dialogue and shared reflection led to a clearer, more focused plan for upcoming activities. The group agreed to move forward with renewed spirit—committed to making the ministry in Maguwo more organized, intentional, and filled with compassion.
May today’s gathering strengthen not only the coordination of tasks, but also the spiritual bonds among all who serve—so that their ministry may truly reflect the love and light of Christ.
