Dari Stasi Menjadi Paroki Administratif: Tonggak Sejarah Baru bagi Umat Maria Bunda Allah Maguwo


2 Juni 2026 menjadi tanggal yang akan selalu dikenang dalam perjalanan iman umat Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo. Pada hari yang penuh rahmat ini, GMBA secara resmi ditingkatkan statusnya menjadi Paroki Administratif Maria Bunda Allah, sebuah tonggak sejarah yang menjadi buah dari perjalanan panjang, kerja sama, doa, dan pelayanan seluruh umat.

Peresmian Paroki Administratif Maria Bunda Allah dilaksanakan dalam Misa Syukur yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Andrianus Maradiyo, Pr., selaku Vikaris Episkopal Kevikepan Yogyakarta Timur, didampingi oleh Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr. sebagai Pastor Paroki serta Romo Yohanes Ngatmo, Pr sebagai Vikaris Paroki.

Salah satu momen yang begitu menyentuh hati umat adalah parade bendera panji wilayah dan lingkungan yang mengawali rangkaian perayaan. Dengan penuh kebanggaan dan semangat persatuan, panji-panji dari seluruh wilayah dan lingkungan diarak memasuki gereja. Iring-iringan tersebut menjadi simbol kebersamaan umat yang selama ini berjalan bersama dalam membangun Gereja, sekaligus menjadi ungkapan syukur atas anugerah yang diterima oleh seluruh keluarga besar GMBA.

Dalam perayaan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Dewan Pastoral Harian (DPH) Paroki Administratif Maria Bunda Allah yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan sebagai tanda dimulainya pelayanan kepengurusan yang baru dalam status paroki administratif.

Namun, ada satu peristiwa yang menjadikan hari tersebut semakin istimewa. Tepat pada tanggal bersejarah ini, empat orang anak menerima Sakramen Baptis Kudus dan menjadi baptisan pertama dalam sejarah Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo. Momen penuh sukacita ini menjadi tanda kehidupan baru yang lahir bersamaan dengan babak baru perjalanan Gereja Maguwo. Sebuah simbol yang indah bahwa Gereja terus bertumbuh, melahirkan generasi-generasi baru yang akan menjadi bagian dari umat Allah.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, umat juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dewan Pastoral Harian Periode 2023–2025 yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi dalam mempersiapkan perjalanan menuju paroki administratif, yaitu:

  • Ketua: Yohanes Agung Prasetya Putra
  • Sekretaris I: Elisabeth Amy Andriani
  • Sekretaris II: Fransisca Sri Murtini
  • Bendahara I: Lusia Rini Sundari
  • Bendahara II: Theresia Nelly
  • Bendahara III: Theresia Sri Harnani

Serta para Ketua Bidang:

  • Joanna Fransisca Ita Rinawati (Liturgi dan Peribadatan)
  • Mikael Purwanto (Pewarta dan Evangelisasi)
  • Albertus Bagio Murdianto (Pelayanan Kemasyarakatan)
  • Albertus Arief Subyantoro (Paguyuban dan Persaudaraan)
  • Andreas Keso Muda (Penelitian dan Pengembangan)
  • Yanuarius Pargiyono (Rumah Tangga)

Terima kasih atas kerja keras, pengorbanan, dan ketekunan yang telah diberikan selama masa pelayanan sehingga proses peningkatan status Gereja Maguwo dapat berjalan dengan baik.


“Dari rahim Paroki Maria Marganingsih Kalasan, lahirlah Paroki Administratif Maria Bunda Allah. Bukan sebagai perpisahan, melainkan sebagai tanda kedewasaan iman sebuah komunitas yang kini dipanggil untuk melangkah lebih mandiri dalam mewartakan kasih Kristus.”

Perayaan syukur ini juga semakin bermakna dengan kehadiran tamu-tamu istimewa dari Paroki Maria Marganingsih Kalasan selaku paroki induk, khususnya jajaran Dewan Pastoral Paroki (DPP) Kalasan yang turut hadir untuk berbagi sukacita bersama umat Maria Bunda Allah. Kehadiran mereka menjadi tanda nyata persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini terjalin erat antara Paroki Kalasan dan umat Maguwo.

Sebagai bagian dari keluarga besar Paroki Kalasan, umat Maguwo telah bertumbuh dan berkembang melalui pendampingan pastoral yang berkesinambungan. Oleh karena itu, momen peresmian Paroki Administratif Maria Bunda Allah bukan hanya menjadi sukacita bagi umat Maguwo, melainkan juga menjadi kebanggaan bersama bagi Paroki Kalasan yang telah ikut menaburkan benih pelayanan dan pendampingan selama perjalanan panjang tersebut.

Kehadiran DPP Kalasan pada perayaan bersejarah ini menjadi simbol estafet pelayanan Gereja yang terus berlanjut, sekaligus ungkapan dukungan dan harapan agar Paroki Administratif Maria Bunda Allah semakin berkembang sebagai komunitas umat yang hidup, mandiri, dan misioner.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr. yang dengan setia mendampingi dan mengawal proses peningkatan status Gereja Maguwo sejak pelaksanaan visitasi pada bulan September 2025 hingga akhirnya secara resmi ditetapkan sebagai Paroki Administratif Maria Bunda Allah pada 2 Juni 2026. Pendampingan, perhatian, dan semangat yang diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan bersejarah ini.

Perubahan status dari stasi menjadi paroki administratif tentu bukan sekadar perubahan nama atau struktur organisasi. Lebih dari itu, perubahan ini merupakan panggilan bagi seluruh umat untuk semakin dewasa dalam iman, semakin aktif dalam pelayanan, dan semakin bertanggung jawab dalam kehidupan menggereja. Status baru ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persekutuan, meningkatkan kualitas pelayanan pastoral, menumbuhkan kader-kader pelayan Gereja, serta menghadirkan Gereja yang semakin dekat dengan umat dan masyarakat.

Semoga Paroki Administratif Maria Bunda Allah terus bertumbuh menjadi komunitas yang hidup, mandiri, dan missioner; menjadi rumah yang menghadirkan kasih Kristus bagi siapa saja; serta senantiasa berjalan seiring dengan arah pastoral Keuskupan Agung Semarang dalam mewujudkan Gereja yang sinodal, partisipatif, dan peduli terhadap sesama serta seluruh ciptaan.

Selamat dan syukur atas lahirnya Paroki Administratif Maria Bunda Allah. Semoga Tuhan yang telah memulai karya baik ini senantiasa menyertai langkah seluruh umat dalam membangun Gereja-Nya.

Rekoleksi Bersama Legio Mariae Presidium Bunda Penolong Abadi “Inilah Ibumu” di Gereja Maria Bunda Allah


Menemukan Kembali Semangat Pelayanan Melalui Rekoleksi Bersama Legio Mariae Presidium Bunda Penolong Abadi

Meninggalkan sejenak rutinitas harian untuk masuk dalam keheningan doa dan kebersamaan selalu menjadi momen yang mendamaikan jiwa. Hal inilah yang dialami oleh para anggota Legio Mariae Presidium Bunda Penolong Abadi dalam kegiatan Rekoleksi Bersama yang mengusung tema “Inilah Ibumu”, bertempat di Gereja Maria Bunda Allah.

Melalui bimbingan spiritual dari Romo Susanto Pr, seluruh peserta diajak untuk kembali menengok ke dalam hati, memperdalam iman, dan menyalakan kembali api semangat pelayanan dalam kehidupan sehari-hari.


Mendekatkan Diri kepada Yesus Bersama Bunda Maria

Tema “Inilah Ibumu” menjadi sebuah undangan spiritual yang mendalam bagi seluruh legioner. Seperti sabda Yesus dari atas kayu salib, kita diingatkan kembali akan peran keibuan Bunda Maria yang selalu siap menyertai perjalanan iman kita.

Dalam sesi rekoleksi, Romo Susanto Pr mengajak para peserta untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus melalui perantaraan Bunda Maria (Per Mariam ad Jesum). Bunda Maria bukan hanya sekadar teladan, tetapi juga seorang Ibu yang senantiasa menuntun setiap langkah pelayanan kita agar selalu terarah pada kehendak Allah.


Momen Refleksi dalam Doa dan Kebersamaan

Di tengah suasana doa yang khusyuk dan balutan kebersamaan yang erat, kegiatan ini menjadi ruang refleksi yang begitu indah. Melalui untaian doa dan bimbingan yang diberikan, para peserta diajak untuk:

  • Mengevaluasi Diri: Merenungkan kembali kualitas pelayanan dan motivasi hati yang telah diberikan selama ini.
  • Meneguhkan Panggilan: Kembali menyadari dan memantapkan komitmen sebagai pribadi yang setia dalam pelayanan dan kasih, tanpa pamrih.
  • Saling Menguatkan: Mempererat tali persaudaraan antaranggota presidium agar semakin solid dalam menjalankan tugas-tugas kerasulan.

Suasana sakral namun penuh kehangatan ini berhasil membawa kesegaran baru bagi rohani setiap peserta yang hadir.


Bertumbuh dan Berbuah dalam Kehidupan Menggereja

Rekoleksi bukanlah akhir dari sebuah kegiatan, melainkan titik awal dari perutusan yang baru. Harapan besar terpancar dari penutupan rangkaian kegiatan rekoleksi ini.

Semoga melalui rekoleksi bersama Romo Susanto Pr ini, iman dan semangat pelayanan seluruh peserta Presidium Bunda Penolong Abadi semakin bertumbuh subur dan berbuah nyata dalam kehidupan menggereja. Mari kita bawa sukacita dan semangat “Fiat” (Aku ini hamba Tuhan) penyerahan diri Bunda Maria ke dalam keluarga, lingkungan, dan paroki kita.

Ave Maria!


More Photos and video :

https://drive.google.com/drive/folders/1FQ4_8mY4D3ViHvrZd4HRCgSsEjB2OcEX

Paskahan & Temu Kaum Muda St. Mikhael di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo


Paskahan & Temu Kaum Muda St. Mikhael di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo berlangsung dengan penuh sukacita pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 12.00 hingga 20.00. Kegiatan ini dihadiri oleh Rm. Yohanes Ngatmo, Pr., para suster, serta Orang Muda Katolik Gereja Maria Bunda Allah Maguwo yang datang dengan semangat kebersamaan dan iman yang hidup.

Acara diawali dengan sesi pembekalan yang diberikan oleh para suster dan Rm. Yohanes Ngatmo, Pr. Dalam pembekalan ini, peserta diajak untuk semakin memahami panggilan sebagai Orang Muda Katolik di tengah kehidupan Gereja dan masyarakat. Materi yang disampaikan menjadi bekal berharga untuk menumbuhkan iman yang tangguh sekaligus keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang mengangkat tema hidup menggereja di tengah masyarakat. Dalam suasana yang hangat dan terbuka, para peserta saling berbagi pengalaman, pandangan, serta harapan mereka sebagai generasi muda Gereja. Diskusi ini menjadi ruang refleksi sekaligus mempererat rasa persaudaraan antar peserta.

Suasana semakin meriah dengan berbagai games kebersamaan yang menghadirkan keceriaan dan memperkuat kekompakan. Tawa dan semangat kebersamaan mewarnai setiap momen, menciptakan kenangan indah yang mempererat tali persaudaraan.


Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan api unggun di malam hari. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, para peserta berkumpul, bernyanyi, dan merefleksikan perjalanan iman mereka. Api unggun menjadi simbol semangat yang terus menyala dalam diri Orang Muda Katolik untuk tetap setia dan aktif dalam kehidupan Gereja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Orang Muda Katolik St. Mikhael semakin diteguhkan dalam iman, bertumbuh dalam kebersamaan, serta siap menjadi pribadi yang membawa terang dan harapan di tengah masyarakat.


Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi momen yang tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga meneguhkan iman Orang Muda Katolik untuk terus berjalan bersama Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Semangat Paskah yang dirayakan tidak berhenti pada perayaan, tetapi dihidupi dalam tindakan nyata di tengah Gereja dan masyarakat.

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6)

Semoga melalui kegiatan ini, setiap pribadi semakin dikuatkan untuk menjadi saksi kasih Tuhan, membawa terang, dan menghadirkan damai di mana pun berada.

Semangat Kartini dalam Kebaya: Pertemuan Rutin Ibu-Ibu Lingkungan St. Maria Assumpta di Gazebo Gereja Maria Bunda Allah Maguwo


Pertemuan rutin ibu-ibu Lingkungan St. Maria Assumpta kembali dilaksanakan dengan penuh kehangatan pada Minggu, 19 April 2026, bertempat di Gazebo Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Kegiatan ini terasa semakin istimewa karena seluruh peserta hadir mengenakan kebaya sebagai dresscode, dalam rangka memperingati semangat Raden Ajeng Kartini yang menginspirasi perempuan untuk terus berkarya dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan menggereja.


Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan dilanjutkan dengan lagu “Ibu Kita Kartini”, yang semakin membangkitkan semangat nasionalisme dan penghargaan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan di tengah masyarakat.


Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, kemudian arisan rutin yang menjadi momen penuh sukacita sekaligus sarana mempererat tali persaudaraan antaranggota. Suasana hangat dan akrab terasa dalam setiap interaksi, mencerminkan kebersamaan yang semakin kuat di antara ibu-ibu lingkungan.

Dalam pertemuan ini juga disampaikan berbagai informasi penting terkait warta gereja dan kegiatan lingkungan, sehingga seluruh anggota dapat mengikuti perkembangan terbaru serta ambil bagian dalam setiap pelayanan yang ada. Tidak kalah penting, ibu-ibu juga melakukan persiapan koor untuk misa, sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam mendukung liturgi gereja agar semakin hidup dan bermakna.


Pertemuan ini sekaligus menjadi bagian dari kegiatan ibu-ibu Gereja Maria Bunda Allah Maguwo yang rutin dilaksanakan untuk mempererat iman dan kebersamaan. Balutan kebaya yang dikenakan tidak hanya menambah keindahan suasana, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan perempuan Indonesia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Raden Ajeng Kartini terus menginspirasi ibu-ibu Lingkungan St. Maria Assumpta untuk semakin aktif, solid, dan setia dalam pelayanan, baik di lingkungan keluarga, gereja, maupun masyarakat.

Misa Persiapan TKA SD KANISIUS Sleman Timur


Pada hari Jumat, 17 April 2026, keluarga besar SD Kanisius Sleman Timur menyelenggarakan Misa Persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo, serta dihadiri oleh orang tua/wali murid dan para tenaga pembimbing


Misa ini menjadi sarana pembinaan rohani sekaligus penguatan mental bagi para siswa dalam menghadapi TKA. Dalam suasana doa yang tenang dan reflektif, para siswa diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memohon bimbingan, serta meneguhkan niat untuk menjalani ujian dengan jujur, percaya diri, dan penuh tanggung jawab.


Salah satu momen yang paling menyentuh dalam perayaan ini adalah prosesi pemberian restu dari orang tua kepada putra-putrinya. Dengan penuh kasih, para orang tua memberikan doa, dukungan, dan harapan terbaik bagi anak-anak mereka. Suasana haru pun terasa ketika siswa menerima restu sebagai bekal spiritual dalam menghadapi ujian yang akan datang.

Kehadiran orang tua dan tenaga pembimbing dalam misa ini menjadi wujud nyata sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan siswa, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan iman.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa kelas VI semakin siap menghadapi TKA dengan hati yang tenang, iman yang kuat, dan semangat yang tinggi. Semoga setiap usaha yang telah dilakukan membuahkan hasil yang terbaik serta menjadi langkah awal menuju jenjang pendidikan selanjutnya.



Semangat iman dalam perayaan ini diteguhkan melalui kutipan Kitab Suci dari Amsal 3:5-6: “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” Ayat ini menjadi pengingat bagi para siswa untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah mereka, termasuk dalam menghadapi TKA.


Pelatihan Kerasulan Awam(menjadi garam dan terang dunia)

Pelatihan Kerasulan Awam ini diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025, bertempat di Gereja Maria Bunda Allah Maguwoharjo. Acara ini ditujukan khusus bagi Ketua Wilayah, Ketua Lingkungan, dan Pengurus Lingkungan yang akan mengemban tugas pelayanan selama periode 2026-2028.​Momentum ini krusial sebagai titik tolak spiritual dan strategis, di mana para pemimpin komunitas dibekali untuk mengimplementasikan visi Gereja di tingkat basis, berlandaskan seruan Injil Matius 5:13-16: “Kamu adalah garam dunia… Kamu adalah terang dunia.”

​Sdr. Danang Afriadi berperan sebagai Fasilitator dan Moderator utama. Keahlian beliau dalam komunikasi publik dan pengembangan komunitas menjadi kunci dalam menjembatani materi teologis yang mendalam dengan diskusi praktis dan terarah. Danang Afriadi bertanggung jawab memastikan alur pelatihan berjalan efektif, interaktif, dan menghasilkan komitmen aksi yang jelas dari para peserta, Sdr. A.M. Bebet Dermawan adalah narasumber utama yang memberikan pondasi teologis dan strategis. Sebagai seorang awam yang matang dalam spiritualitas dan kepemimpinan pastoral, Bebet Dermawan dikenal mampu membongkar Makna Kerasulan Awam dan merumuskan Panjang Strategi pelayanan yang berakar pada iman Katolik serta relevan dengan tantangan pastoral.

​Sesi yang dibawakan oleh Sdr. A.M. Bebet Dermawan memfokuskan pada Makna Kerasulan Awam, sebagai dasar untuk mencegah pelayanan menjadi hambar atau tersembunyi.​Garam (Sal): Kualitas Internal dan Integritas.​Makna Teologis: Garam adalah lambang perjanjian, pemurnian, dan pelestarian. Ini menuntut para pemimpin awam memiliki integritas diri dan kedalaman spiritual yang otentik, yang mengalir dari Sakramen. Pelayanan yang sejati adalah kesaksian hidup yang berkualitas.​Implementasi: Garam ini harus terasa dalam transparansi pengelolaan dana lingkungan dan kejujuran dalam berinteraksi, menciptakan kepercayaan umat.​Terang (Lux): Keterlibatan dan Kesaksian Eksternal.​Makna Pastoral: Terang harus diletakkan di atas kaki dian. Ini adalah tuntutan untuk keterlibatan aktif di tengah masyarakat (sekolah, pekerjaan, sosial-politik) yang dapat menerangi kegelapan ketidakadilan atau keacuhan.​Implementasi: Menjadi Terang berarti berani bersuara untuk kebenaran dan keadilan, serta memimpin dengan teladan etis di ranah publik (RT/RW), sejalan dengan cita-cita Gereja yang MENGINSPIRASI.

​Pelatihan ini membekali para pemimpin Paroki Maria Bunda Allah Maguwoharjo dengan Makna teologis dan Panjang strategi yang diperlukan untuk mewujudkan Kerasulan Awam yang hidup dan berdampak. Dengan komitmen sinergi, para Ketua Wilayah, Ketua Lingkungan, dan Pengurus Lingkungan diutus untuk menjadi Garam dan Terang Dunia yang sesungguhnya.

PELATIHAN AKBAR(SCRIPT WRITING VIDEOGRAPHY) 12-13 juli 2025 di Wisma Salam

Membangun Kreativitas Sinematik di Wisma SalamWisma Salam, 12–13 Juli 2025 — Sebanyak 40 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti Pelatihan Akbar Script Writing & Videography yang diselenggarakan selama dua hari penuh di Wisma Salam. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas peserta dalam penulisan naskah (script writing) dan keterampilan videografi, dua elemen penting dalam produksi konten kreatif dan sinema digital masa kini.

Acara pelatihan ini menjadi momen penting untuk menyatukan para pegiat kreatif, pelajar, guru, dan praktisi media dalam sebuah ruang belajar kolaboratif yang interaktif. Pelatihan difasilitasi oleh para profesional di bidangnya, yang menghadirkan materi komprehensif mulai dari dasar-dasar penulisan skenario, struktur tiga babak, hingga teknik pengambilan gambar, penyutradaraan, dan editing video. Hari pertama pelatihan difokuskan pada Script Writing, di mana peserta diajak untuk memahami pentingnya narasi yang kuat dalam sebuah karya audio-visual. Melalui latihan langsung, peserta menulis skenario pendek yang nantinya dijadikan acuan produksi pada hari berikutnya. Suasana pelatihan berlangsung dinamis, dengan diskusi kelompok dan sesi umpan balik dari fasilitator.

Hari kedua berlanjut dengan pelatihan videografi, di mana peserta dibagi ke dalam tim produksi kecil. Mereka mempraktikkan proses produksi dari skrip yang telah dibuat—mulai dari pemilihan angle kamera, pengaturan pencahayaan, pengambilan suara, hingga proses editing dasar. Hasil akhir berupa video pendek dipresentasikan di sesi penutupan, yang disambut antusias dan penuh apresiasi. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga mempererat jaringan antar peserta. Dalam refleksi penutupan, banyak peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, bermanfaat, dan memotivasi mereka untuk terus berkarya di bidang media kreatif. Panitia berharap, dari pelatihan ini akan lahir banyak karya inspiratif dan kolaborasi-kolaborasi baru yang berdampak positif bagi masyarakat.

LKTD OMK dan RBM Stasi St Maria Bunda Allah Maguwo dengan tema “BERTUMBUH DALAM IMAN, BERSUKACITA DALAM PELAYANAN”

Kaliurang, 28 Juni 2025 – Dalam rangka membentuk pribadi muda Katolik yang berjiwa pemimpin dan penuh semangat pelayanan, OMK (Orang Muda Katolik) dan RBM (Remaja Bina Iman) Stasi Santa Maria Buda Allah Maguwo menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) selama dua hari, pada Jumat dan Sabtu, 27–28 Juni 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Bertumbuh dalam Iman, Bersukacita dalam Pelayanan”, dan diikuti oleh 69 peserta dari kalangan remaja dan OMK. Pembinaan dalam Kebersamaan LKTD tahun ini menjadi wadah penting untuk membina semangat kepemimpinan Kristiani, mempererat persaudaraan, dan menggugah kesadaran para peserta akan peran mereka dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.

Melalui beragam sesi yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan, peserta diajak untuk mengenal jati diri, memperdalam iman, serta melatih kemampuan bekerja sama dan mengambil tanggung jawab.Hari pertama kegiatan diawali dengan sesi pengantar mengenai dasar-dasar kepemimpinan Katolik dan dinamika kelompok. Para peserta juga mengikuti sesi reflektif mengenai iman dan panggilan pelayanan. Suasana kekeluargaan dan spiritualitas yang hangat turut dirasakan dalam renungan malam dan doa bersama, yang memberi ruang untuk perenungan pribadi di hadapan Tuhan.Pelayanan Sebagai SukacitaHari kedua diisi dengan kegiatan latihan kepemimpinan interaktif, teamwork challenge, diskusi kelompok, serta penyampaian materi tentang pelayanan di lingkungan gereja. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar jabatan, tetapi lebih sebagai panggilan untuk melayani dengan sukacita dan ketulusan hati.Kegiatan ditutup dengan misa syukur, sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama dua hari kegiatan berlangsung.

Peserta tampak antusias dan membawa pulang semangat baru untuk terus bertumbuh dalam iman serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan di stasi maupun lingkungan masing-masing. Menjadi generasi muda yang siap melayani melalui kegiatan LKTD ini, OMK dan RBM Stasi Maguwoharjo menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda Katolik yang tidak hanya cerdas dan aktif, tetapi juga berakar kuat dalam iman dan siap menjadi pelayan-pelayan yang penuh kasih. “Kami berharap setelah mengikuti LKTD ini, para peserta semakin percaya diri, memiliki semangat kebersamaan, dan menjadikan pelayanan sebagai bagian dari gaya hidup Kristiani mereka,” ungkap salah satu panitia kegiatan. Dengan semangat “Bertumbuh dalam Iman, Bersukacita dalam Pelayanan”, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan positif di tengah komunitas, menjadi terang dan garam dunia, serta menjadi teladan dalam tindakan nyata di lingkungan Gereja dan masyarakat.

link foto :

https://drive.google.com/drive/folders/1AlOP7JqDG2jaWsP8BkhAcIV9EAOnOYtQ

Sukacita Sakramen Komuni Pertama

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Sukacita Sakramen Komuni Pertama di Gereja Maria Bunda Allah, MaguwoharjoMinggu, 22 Juni 2025 | Pukul 08.00 WIB Dipimpin oleh: Rm. Yohanes Ngatmo, Pr. Maguwoharjo, Sleman – Hari Minggu, 22 Juni 2025

menjadi momen istimewa dan penuh rahmat di Gereja Maria Bunda Allah, Maguwoharjo, dengan dilangsungkannya Perayaan Komuni Pertama bagi 23 anak dari komunitas umat stasi. Misa Kudus dipimpin dengan penuh sukacita dan kekhidmatan oleh Romo Yohanes Ngatmo, Pr., mulai pukul 08.00 WIB. Misa Kudus: Awal Perjalanan Iman yang Lebih DalamSejak pagi, gereja dipenuhi suasana haru dan gembira. Anak-anak penerima Komuni Pertama mengenakan busana putih sebagai lambang kemurnian hati dan kesiapan menyambut Tubuh Kristus untuk pertama kalinya. Umat yang hadir, khususnya para orang tua dan keluarga, tampak antusias dan penuh sukacita. Dalam homilinya, Romo Yohanes menegaskan pentingnya peristiwa ini sebagai awal dari kedekatan pribadi dengan Yesus: “Yesus hari ini hadir sungguh dalam hidup kalian, anak-anak. Komuni bukan hanya soal menerima roti, tetapi menerima kasih Tuhan yang hidup. Jaga selalu hubungan ini, bukan hanya hari ini, tapi setiap hari dalam doa, dalam kasih, dan dalam tindakan.”Momen Sakral dan Penuh Haru setelah konsekrasi, satu per satu anak maju ke depan altar, menerima Tubuh Kristus dengan sikap penuh hormat dan khusyuk. Momen ini menjadi puncak spiritual yang menyentuh hati banyak umat, terutama orang tua yang turut menyaksikan dengan mata berkaca-kaca.

Para katekis yang telah mendampingi anak-anak juga turut bersyukur atas pencapaian rohani ini. Perayaan Syukur dan KeakrabanUsai Misa, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama di halaman gereja, diiringi ramah tamah sederhana yang dihadiri para katekis, keluarga, dan umat. Ucapan selamat dan doa berlimpah untuk anak-anak yang telah menerima sakramen penting ini. Penutup: Iman yang Tumbuh dalam Keluarga Romo Yohanes Ngatmo Pr menutup perayaan dengan ajakan kepada seluruh keluarga untuk terus menjadi sekolah iman pertama bagi anak-anak. Ia juga menyampaikan harapan agar anak-anak ini semakin aktif dalam kehidupan menggereja dan tumbuh sebagai pribadi Katolik yang penuh kasih dan pelayanan. “Komuni Pertama bukanlah akhir, tapi awal dari perjalanan panjang bersama Kristus. Biarlah setiap dari kita terus bertumbuh dalam cinta-Nya.” Perayaan ini menjadi pengingat indah bahwa iman bukan hanya dibangun dalam Gereja, tetapi juga dalam keluarga dan komunitas yang saling mendukung dalam kasih. Semoga anak-anak ini terus menjadi terang Kristus di tengah dunia.

kunjungi Instagram : https://www.instagram.com/p/DLOXAzDSEBj/?igsh=dHdqbHE1MWNmNGh1