PELATIHAN AKBAR(SCRIPT WRITING VIDEOGRAPHY) 12-13 juli 2025 di Wisma Salam

Membangun Kreativitas Sinematik di Wisma SalamWisma Salam, 12–13 Juli 2025 — Sebanyak 40 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti Pelatihan Akbar Script Writing & Videography yang diselenggarakan selama dua hari penuh di Wisma Salam. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas peserta dalam penulisan naskah (script writing) dan keterampilan videografi, dua elemen penting dalam produksi konten kreatif dan sinema digital masa kini.

Acara pelatihan ini menjadi momen penting untuk menyatukan para pegiat kreatif, pelajar, guru, dan praktisi media dalam sebuah ruang belajar kolaboratif yang interaktif. Pelatihan difasilitasi oleh para profesional di bidangnya, yang menghadirkan materi komprehensif mulai dari dasar-dasar penulisan skenario, struktur tiga babak, hingga teknik pengambilan gambar, penyutradaraan, dan editing video. Hari pertama pelatihan difokuskan pada Script Writing, di mana peserta diajak untuk memahami pentingnya narasi yang kuat dalam sebuah karya audio-visual. Melalui latihan langsung, peserta menulis skenario pendek yang nantinya dijadikan acuan produksi pada hari berikutnya. Suasana pelatihan berlangsung dinamis, dengan diskusi kelompok dan sesi umpan balik dari fasilitator.

Hari kedua berlanjut dengan pelatihan videografi, di mana peserta dibagi ke dalam tim produksi kecil. Mereka mempraktikkan proses produksi dari skrip yang telah dibuat—mulai dari pemilihan angle kamera, pengaturan pencahayaan, pengambilan suara, hingga proses editing dasar. Hasil akhir berupa video pendek dipresentasikan di sesi penutupan, yang disambut antusias dan penuh apresiasi. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga mempererat jaringan antar peserta. Dalam refleksi penutupan, banyak peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, bermanfaat, dan memotivasi mereka untuk terus berkarya di bidang media kreatif. Panitia berharap, dari pelatihan ini akan lahir banyak karya inspiratif dan kolaborasi-kolaborasi baru yang berdampak positif bagi masyarakat.

LKTD OMK dan RBM Stasi St Maria Bunda Allah Maguwo dengan tema “BERTUMBUH DALAM IMAN, BERSUKACITA DALAM PELAYANAN”

Kaliurang, 28 Juni 2025 – Dalam rangka membentuk pribadi muda Katolik yang berjiwa pemimpin dan penuh semangat pelayanan, OMK (Orang Muda Katolik) dan RBM (Remaja Bina Iman) Stasi Santa Maria Buda Allah Maguwo menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) selama dua hari, pada Jumat dan Sabtu, 27–28 Juni 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Bertumbuh dalam Iman, Bersukacita dalam Pelayanan”, dan diikuti oleh 69 peserta dari kalangan remaja dan OMK. Pembinaan dalam Kebersamaan LKTD tahun ini menjadi wadah penting untuk membina semangat kepemimpinan Kristiani, mempererat persaudaraan, dan menggugah kesadaran para peserta akan peran mereka dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.

Melalui beragam sesi yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan, peserta diajak untuk mengenal jati diri, memperdalam iman, serta melatih kemampuan bekerja sama dan mengambil tanggung jawab.Hari pertama kegiatan diawali dengan sesi pengantar mengenai dasar-dasar kepemimpinan Katolik dan dinamika kelompok. Para peserta juga mengikuti sesi reflektif mengenai iman dan panggilan pelayanan. Suasana kekeluargaan dan spiritualitas yang hangat turut dirasakan dalam renungan malam dan doa bersama, yang memberi ruang untuk perenungan pribadi di hadapan Tuhan.Pelayanan Sebagai SukacitaHari kedua diisi dengan kegiatan latihan kepemimpinan interaktif, teamwork challenge, diskusi kelompok, serta penyampaian materi tentang pelayanan di lingkungan gereja. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar jabatan, tetapi lebih sebagai panggilan untuk melayani dengan sukacita dan ketulusan hati.Kegiatan ditutup dengan misa syukur, sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama dua hari kegiatan berlangsung.

Peserta tampak antusias dan membawa pulang semangat baru untuk terus bertumbuh dalam iman serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan di stasi maupun lingkungan masing-masing. Menjadi generasi muda yang siap melayani melalui kegiatan LKTD ini, OMK dan RBM Stasi Maguwoharjo menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda Katolik yang tidak hanya cerdas dan aktif, tetapi juga berakar kuat dalam iman dan siap menjadi pelayan-pelayan yang penuh kasih. “Kami berharap setelah mengikuti LKTD ini, para peserta semakin percaya diri, memiliki semangat kebersamaan, dan menjadikan pelayanan sebagai bagian dari gaya hidup Kristiani mereka,” ungkap salah satu panitia kegiatan. Dengan semangat “Bertumbuh dalam Iman, Bersukacita dalam Pelayanan”, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan positif di tengah komunitas, menjadi terang dan garam dunia, serta menjadi teladan dalam tindakan nyata di lingkungan Gereja dan masyarakat.

link foto :

https://drive.google.com/drive/folders/1AlOP7JqDG2jaWsP8BkhAcIV9EAOnOYtQ

Sukacita Sakramen Komuni Pertama

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Sukacita Sakramen Komuni Pertama di Gereja Maria Bunda Allah, MaguwoharjoMinggu, 22 Juni 2025 | Pukul 08.00 WIB Dipimpin oleh: Rm. Yohanes Ngatmo, Pr. Maguwoharjo, Sleman – Hari Minggu, 22 Juni 2025

menjadi momen istimewa dan penuh rahmat di Gereja Maria Bunda Allah, Maguwoharjo, dengan dilangsungkannya Perayaan Komuni Pertama bagi 23 anak dari komunitas umat stasi. Misa Kudus dipimpin dengan penuh sukacita dan kekhidmatan oleh Romo Yohanes Ngatmo, Pr., mulai pukul 08.00 WIB. Misa Kudus: Awal Perjalanan Iman yang Lebih DalamSejak pagi, gereja dipenuhi suasana haru dan gembira. Anak-anak penerima Komuni Pertama mengenakan busana putih sebagai lambang kemurnian hati dan kesiapan menyambut Tubuh Kristus untuk pertama kalinya. Umat yang hadir, khususnya para orang tua dan keluarga, tampak antusias dan penuh sukacita. Dalam homilinya, Romo Yohanes menegaskan pentingnya peristiwa ini sebagai awal dari kedekatan pribadi dengan Yesus: “Yesus hari ini hadir sungguh dalam hidup kalian, anak-anak. Komuni bukan hanya soal menerima roti, tetapi menerima kasih Tuhan yang hidup. Jaga selalu hubungan ini, bukan hanya hari ini, tapi setiap hari dalam doa, dalam kasih, dan dalam tindakan.”Momen Sakral dan Penuh Haru setelah konsekrasi, satu per satu anak maju ke depan altar, menerima Tubuh Kristus dengan sikap penuh hormat dan khusyuk. Momen ini menjadi puncak spiritual yang menyentuh hati banyak umat, terutama orang tua yang turut menyaksikan dengan mata berkaca-kaca.

Para katekis yang telah mendampingi anak-anak juga turut bersyukur atas pencapaian rohani ini. Perayaan Syukur dan KeakrabanUsai Misa, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama di halaman gereja, diiringi ramah tamah sederhana yang dihadiri para katekis, keluarga, dan umat. Ucapan selamat dan doa berlimpah untuk anak-anak yang telah menerima sakramen penting ini. Penutup: Iman yang Tumbuh dalam Keluarga Romo Yohanes Ngatmo Pr menutup perayaan dengan ajakan kepada seluruh keluarga untuk terus menjadi sekolah iman pertama bagi anak-anak. Ia juga menyampaikan harapan agar anak-anak ini semakin aktif dalam kehidupan menggereja dan tumbuh sebagai pribadi Katolik yang penuh kasih dan pelayanan. “Komuni Pertama bukanlah akhir, tapi awal dari perjalanan panjang bersama Kristus. Biarlah setiap dari kita terus bertumbuh dalam cinta-Nya.” Perayaan ini menjadi pengingat indah bahwa iman bukan hanya dibangun dalam Gereja, tetapi juga dalam keluarga dan komunitas yang saling mendukung dalam kasih. Semoga anak-anak ini terus menjadi terang Kristus di tengah dunia.

kunjungi Instagram : https://www.instagram.com/p/DLOXAzDSEBj/?igsh=dHdqbHE1MWNmNGh1