Misa Penyegaran Janji Pernikahan


Pada hari yang penuh berkah, Gereja Maria Bunda Allah menjadi saksi  kebahagiaan para pasangan suami istri. Misa Penyegaran Janji Perkawinan, yang secara khusus diadakan untuk pasutri yang menikah pada bulan Juli hingga September, menjadi momen istimewa untuk kembali menghidupkan janji suci mereka.

Di bawah bimbingan Romo FX Murdi Susanto, Pr., suasana misa terasa hangat dan sakral. Romo FX Murdi Susanto, Pr., dengan penuh hikmat, mengajak setiap pasangan untuk merenungkan kembali perjalanan cinta mereka, dari awal mula mengikat janji di hadapan Tuhan hingga melewati berbagai tantangan dan suka duka kehidupan. 

Para pasutri yang hadir memancarkan aura kebahagiaan dan syukur yang mendalam. Dengan hati yang tulus, mereka kembali mengucapkan janji setia, memperbaharui komitmen untuk saling mengasihi, menghormati, dan mendukung satu sama lain dalam suka maupun duka. Momen ini bukan sekadar ritual, melainkan pengingat bahwa cinta sejati terus bertumbuh dan diperbaharui.

Misa berjalan dengan lancar, diiringi doa dan nyanyian yang merdu. Setelah misa usai, para pasutri saling bertukar senyum, wajah mereka dipenuhi kelegaan dan kebahagiaan. Mereka merasakan kembali kekuatan janji pernikahan yang telah diteguhkan di hadapan Tuhan, siap melanjutkan perjalanan hidup bersama dengan cinta yang lebih dalam.

Ini adalah perayaan cinta dan kesetiaan yang menginspirasi, menunjukkan bahwa janji pernikahan adalah anugerah yang harus selalu disyukuri dan dijaga.

 

Sehat Jiwa, Sehat Raga: Cek Kesehatan GMBA


24 Agustus 2025, di bawah naungan langit biru yang cerah, halaman Gereja Maria Bunda Allah pagi itu tidak hanya dipenuhi oleh doa dan puji-pujian, tetapi juga semangat pelayanan yang nyata. Pemandangan puluhan umat yang antusias berbaris rapi mengikuti cek kesehatan gratis. Ini adalah wujud nyata dari iman yang tidak hanya berdiam dalam hati, tetapi juga bergerak melayani sesama. Inisiatif ini digagas oleh  timpel kesehatan stasi maguwo dan didukung penuh oleh para tenaga medis dari rumah sakit Panti Rini yang bersedia menyumbangkan waktu dan keahlian mereka demi kesehatan umat maguwo.

Udara di sekitar gazebo terasa hangat, bukan hanya karena mentari, tetapi juga karena interaksi penuh keakraban. Umat dengan sabar menanti giliran untuk diperiksa tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol. Di sudut lain setelah pemeriksaan ada umat yang bertanya tentang kondisi kesehatannya. Kegiatan ini menciptakan suasana kekeluargaan yang erat, di mana setiap orang merasa dihargai dan diperhatikan. Lebih dari sekadar pemeriksaan medis, momen ini menjadi ajang silaturahmi, berbagi cerita, dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai anugerah Tuhan. Tidak lupa juga untuk berterimakasih kepada Panti Rini yang telah membantu cek kesehatan yang dihadiri 100 umat GMBA. Cek kesehatan gratis merupakan program unggulan yang diadakan rutin oleh tim kesehatan maguwo

Cek kesehatan gratis ini ditutup dengan senyum dan rasa syukur yang terpancar dari wajah setiap orang. Gereja Maria Bunda Allah sekali lagi membuktikan perannya sebagai pusat spiritual dan sosial yang peduli. Melalui kegiatan ini, pesan iman diterjemahkan menjadi tindakan nyata: bahwa cinta kepada Tuhan dan sesama adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus diadakan, menjadi jembatan antara kebutuhan fisik dan spiritual, serta menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi kasih dalam bentuk yang paling sederhana namun bermakna.

 

 

Sosialisasi BKSN 2025 di Stasi Maguwo


Jumat, 22 Agustus 2025, umat Stasi Maguwo berkumpul dalam suasana penuh sukacita untuk mengikuti sosialisasi Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan umat agar semakin siap menyambut bulan yang secara khusus didedikasikan untuk mendalami dan menghidupi Sabda Tuhan.

Acara ini dihadiri oleh Bapak/Ibu Ketua Lingkungan (Kaling), para Pewarta Lingkungan, serta turut hadir pula Suster, yang memberikan dukungan penuh dan meneguhkan semangat kebersamaan. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan dan keseriusan umat dalam memahami pesan serta arah dasar pelaksanaan BKSN tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan tema besar BKSN 2025 beserta bahan pendalaman yang akan digunakan di lingkungan. Para pewarta juga mendapat pengarahan bagaimana menyampaikan bahan bacaan secara sederhana namun mendalam, sehingga umat dapat lebih mudah memahami isi Kitab Suci dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi ini bukan sekadar teknis penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan, dialog, dan pembekalan rohani bersama. Semua yang hadir diajak untuk menyadari bahwa Bulan Kitab Suci adalah kesempatan emas untuk menimba inspirasi hidup dari Sabda Allah, baik di tengah keluarga, lingkungan, maupun masyarakat luas.

Suasana pertemuan terasa hangat, akrab, dan penuh semangat sinodalitas—semangat berjalan bersama sebagai umat beriman. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh lingkungan di Stasi Maguwo siap melaksanakan rangkaian kegiatan BKSN 2025 dengan penuh antusias, sehingga Sabda Allah sungguh hidup dan bertumbuh di tengah umat.

Melampaui Batas: Prodiakon Maguwo Mengasah Homili, Meresapi Ziarah, Menikmati Indahnya Slili

Pada tanggal 12 Juli 2025, Prodiakon Gereja Maria Bunda Allah Maguwo melaksanakan sebuah kegiatan istimewa yang memadukan spiritualitas dan pengembangan diri. Perjalanan rohani dimulai dengan ziarah khusyuk ke Gua Tritis, sebuah tempat yang menawarkan kedamaian dan kedekatan dengan alam, menjadi momen refleksi dan permohonan rahmat bagi para prodiakon.

Setelah merasakan ketenangan di Gua Tritis, kegiatan dilanjutkan dengan sesi peningkatan soft skill yang sangat relevan. Bersama Romo Norbertus Sukarno Siwi, Pr. Yang bertajuk “Menciptakan Homili/Renungan yang Menarik”. Dalam sesi ini, Romo Norbertus berbagi ilmu dan pengalaman tentang bagaimana merangkai kata-kata menjadi pesan rohani yang menginspirasi, mudah dicerna, dan menyentuh hati umat. Diskusi interaktif dan latihan praktis menjadi bagian penting dari sesi ini, membekali para prodiakon dengan keterampilan komunikasi yang lebih baik dalam pelayanan gerejawi mereka.

Para prodiakon antusias mengikuti lokakarya interaktif bertajuk “Menciptakan Homili/Renungan yang Menarik”. Romo Norbertus, dengan gaya yang menginspirasi, membagikan kiat-kiat praktis dan wawasan mendalam tentang bagaimana merangkai pesan-pesan biblis menjadi renungan yang hidup, relevan, dan menyentuh hati umat. Diskusi kelompok, latihan presentasi singkat, dan umpan balik konstruktif mengisi sesi ini, membekali setiap prodiakon dengan kepercayaan diri dan keterampilan untuk menyampaikan Sabda Tuhan dengan lebih efektif.

Setelah berdinamika bersama Romo Norbertus, para prodiakon langsung menyantap hidangan yang sudah disediakan. Tentunya dengan lahap para prodiakon menyantap makanan – makanan itu, saat itu juga bertepatan dengan makan siang.

Hari yang produktif dan sarat berkah ini ditutup dengan sentuhan keindahan alam yang menawan. Para prodiakon bersama-sama menikmati panorama elok Pantai Slili. Deburan ombak yang syahdu dan hembusan angin pantai yang menyegarkan menjadi penutup sempurna bagi rangkaian kegiatan, memungkinkan mereka untuk bersantai, menjalin keakraban, dan meresapi rasa syukur atas hari yang telah dilalui. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya spiritualitas dan kompetensi para prodiakon, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dalam pelayanan Gereja Maria Bunda Allah Maguwo

kunjungi Instagram komsos GMBA : https://www.instagram.com/p/DMCRftRR2Ia/?igsh=bjY0MnE5ZHR2dWw2