Misa Requiem dan Upacara Pemakaman Ibu Caecilia Supartiyah

Umat Lingkungan Santo Petrus bersama keluarga mengadakan Misa Requiem untuk mendoakan almarhumah Ibu Caecilia Supartiyah yang telah dipanggil Tuhan pada Minggu, 8 Maret 2026. Misa Requiem dilaksanakan pada hari Senin, 9 Maret 2026 pukul 09.00 pagi.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Jona Joakim Pinem, OFMCap. Dalam suasana doa yang khidmat, umat bersama keluarga memanjatkan doa agar almarhumah Ibu Caecilia Supartiyah mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan abadi di sisi Tuhan. Misa ini juga menjadi penguatan iman bagi keluarga yang ditinggalkan agar tetap berharap pada kasih Tuhan.

Setelah misa selesai, dilanjutkan dengan upacara pelepasan jenazah yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan umat lingkungan. Selanjutnya jenazah dimakamkan di Sasana Loyo sebagai tempat peristirahatan terakhir almarhumah.

Pada malam harinya, keluarga dan umat kembali berkumpul untuk melaksanakan doa hari ketiga. Doa ini dipimpin oleh ibu prodiakon, Ibu Tiwi. Dalam doa tersebut, umat kembali mendoakan arwah almarhumah serta memohon agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan, penghiburan, dan damai dari Tuhan.

Mengenang Ibu Bernadetta Sumaryati

Umat Lingkungan Santo Petrus mengenang almarhumah Ibu Bernadetta Sumaryati yang telah dipanggil Tuhan pada tanggal 29 Januari 2026. Kepergian beliau meninggalkan duka bagi keluarga dan umat lingkungan, namun juga menjadi momen untuk semakin memperkuat iman dan kebersamaan dalam doa.

Sejak hari pertama berpulangnya almarhumah, umat bersama keluarga mengadakan doa-doa untuk mendoakan keselamatan jiwa beliau. Rangkaian doa dimulai dengan doa tirakatan yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan umat lingkungan.

Suasana doa berlangsung dengan khusyuk sebagai bentuk pengharapan agar almarhumah memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan.

Selanjutnya dilaksanakan Misa Requiem yang dipimpin oleh Rm Yohanes Ngatmo Pr sebagai perayaan Ekaristi untuk mendoakan arwah almarhumah.

Dalam misa tersebut, umat bersama-sama memohon belas kasih Tuhan agar almarhumah diterima dalam kehidupan kekal.

Setelah pemakaman, doa-doa terus dilanjutkan melalui doa hari kedua hingga hari ketujuh. Umat Lingkungan Santo Petrus dengan setia hadir untuk mendampingi keluarga serta mendoakan almarhumah dalam kebersamaan iman.

Hari ke 2

Hari ke 3

hari ke 4

Hari ke 5

Hari ke 6 (Malam ke 7). Diadakan misa yang dipimpin oleh Rm Yohanes Ngatmo Pr

Sebagai penutup dari rangkaian doa, dilaksanakan misa 40 hari yang diadakan pada hari Minggu, 8 Maret 2026. Misa dipimpin oleh Rm Ignatius Fajar Kristianto Pr. Doa ini menjadi kesempatan bagi keluarga dan umat untuk kembali mengenang kebaikan serta teladan hidup almarhumah Ibu Bernadetta Sumaryati.

Semoga almarhumah Ibu Bernadetta Sumaryati memperoleh kebahagiaan abadi di rumah Bapa di surga, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan, penghiburan, serta damai sejahtera dari Tuhan.

Doa Tirakatan Ibu Caecilia Supartiyah

Umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan doa tirakatan untuk mendoakan almarhumah Ibu Caecilia Supartiyah yang telah dipanggil Tuhan pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 20.30. Doa tirakatan ini dipimpin oleh ibu prodiakon : Ibu Tiwi. Doa Tirakatan dilaksanakan sebagai ungkapan iman dan kebersamaan umat dalam mendoakan arwah almarhumah serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam suasana doa yang khusyuk, umat memanjatkan doa agar almarhumah Ibu Caecilia Supartiyah mendapatkan kedamaian abadi di sisi Tuhan. Kehadiran umat lingkungan menunjukkan rasa persaudaraan dan kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka.

Rencananya, Misa Requiem untuk almarhumah akan dilaksanakan pada hari Senin, 9 Maret 2026 pukul 09.00 pagi. Setelah misa selesai, jenazah akan langsung dimakamkan di Sasono Loyo pada pukul 10.00.

Semoga Tuhan memberikan tempat yang layak bagi almarhumah di surga dan memberikan kekuatan serta penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Tugas Koor Lingkungan Santo Petrus – 8 Maret 2026

Lingkungan Santo Petrus mendapat tugas koor pada hari Minggu, 8 Maret 2026. Sebelum melaksanakan tugas tersebut, umat lingkungan terlebih dahulu mengadakan beberapa kali latihan koor agar dapat mempersiapkan lagu-lagu dengan baik. Latihan koor dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026; Sabtu, 28 Februari 2026; dan Selasa, 3 Maret 2026. Latihan ini diikuti oleh umat lingkungan yang dengan semangat mempersiapkan diri untuk pelayanan koor.

Namun, pada subuh hari tanggal 8 Maret 2026, umat menerima kabar duka karena salah satu umat lingkungan, yaitu Ibu Caecilia Supartiyah, meninggal dunia. Karena adanya kabar duka tersebut, beberapa umat tidak dapat mengikuti tugas koor karena harus mempersiapkan dan mendampingi keluarga yang berduka.

Meskipun demikian, tugas koor tetap dapat berjalan dengan baik. Koor Lingkungan Santo Petrus dibantu oleh tim Cantores yang dengan penuh semangat membantu menaikkan lagu-lagu pujian selama perayaan Ekaristi berlangsung. Kehadiran dan bantuan dari tim Cantores sangat berarti sehingga pelayanan koor tetap dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu, umat Lingkungan Santo Petrus mengucapkan terima kasih kepada tim Cantores atas kesediaan dan kerelaan hati mereka dalam membantu pelayanan ini.

Setelah selesai melaksanakan tugas koor, umat Lingkungan Santo Petrus bersama-sama menuju rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendampingi keluarga Ibu Caecilia Supartiyah yang sedang berduka. Semoga almarhumah mendapatkan kedamaian abadi di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan.

Dengar Kata Umat: 1 Kata tentang Prapaskah

Dalam rangka menyambut masa Prapaskah, lingkungan Santo Petrus mengadakan kegiatan “Dengar Kata Umat”, yaitu sebuah momen sederhana namun bermakna di mana setiap umat diminta menyampaikan satu kata yang menggambarkan makna Prapaskah bagi dirinya. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi bersama untuk semakin menghayati masa tobat dan pertobatan.

Pembinaan Iman Remaja Perdana Lingkungan St. Monica: Membangun Generasi Muda yang Berakar dalam Iman

Pada hari Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 14.00–16.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Pembinaan Iman Remaja Lingkungan St. Monica yang bertempat di Focolare Movement (Rumah Focolare). Kegiatan ini merupakan pertemuan perdana dan diikuti oleh 11 remaja dari lingkungan dengan penuh semangat dan antusias.

Karena menjadi pertemuan pertama, kegiatan diawali dengan sesi perkenalan. Para peserta saling berbagi cerita tentang diri mereka, mulai dari sekolah, hobi, hingga harapan mengikuti pembinaan iman. Suasana yang awalnya masih terasa malu-malu, perlahan berubah menjadi lebih cair dan penuh keakraban. Melalui beberapa permainan (games) yang menyenangkan, para remaja semakin mengenal satu sama lain dan belajar membangun kerja sama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman Sabda Tuhan. Dalam suasana santai namun tetap khidmat, para remaja diajak untuk merefleksikan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari—di rumah, di sekolah, maupun dalam pergaulan. Mereka diberi kesempatan untuk berbagi pendapat dan pengalaman, sehingga iman tidak hanya dipahami, tetapi juga dihayati dan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Pembinaan iman remaja ini menjadi salah satu langkah nyata Lingkungan St. Monica dalam menyiapkan regenerasi kaum muda. Harapannya, para remaja dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, dan siap terlibat aktif dalam berbagai kegiatan serta pelayanan Gereja di masa mendatang.

Pertemuan perdana ini menjadi awal yang baik dan penuh harapan. Semoga kebersamaan yang terjalin dan benih iman yang ditanamkan pada hari ini terus berkembang, sehingga kaum muda Lingkungan St. Monica semakin berani menjadi saksi kasih Tuhan di tengah masyarakat.

Pertemuan APP Pertama Lingkungan Santa Monica – Menumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Solidaritas

Pertemuan APP Pertama Lingkungan Santa Monica – Menumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Solidaritas

Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) pertama di Lingkungan Santa Monica telah dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di rumah Ibu Mery. Pertemuan ini dipimpin oleh Mas Vinsen dan dihadiri oleh umat lingkungan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan dalam memasuki masa Prapaskah.

Dalam renungan singkat Injil, Mas Vinsen mengajak umat untuk semakin memahami makna memanggul salib dan mengikuti Kristus. Ia menyampaikan bahwa memanggul salib bukan hanya berarti ikut merasakan kesedihan atau penderitaan, tetapi juga memiliki keprihatinan dan tanggung jawab ketika lingkungan mengalami ketidaklancaran dalam berbagai kegiatan. Umat diajak untuk bersama-sama memelihara keindahan kebersamaan di Lingkungan Santa Monica, dengan tetap setia memuji dan memuliakan Tuhan serta menjalani setiap pelayanan dan kegiatan dengan sukacita.

Menindaklanjuti refleksi Sabda Tuhan tersebut, Ketua Lingkungan, Bapak Edo, mengajak umat untuk melihat data kesejahteraan umat sebagai dasar gerakan APP tahun ini. Data lingkungan dipandang bukan sekadar catatan administratif, tetapi sebagai kesempatan untuk mewujudkan solidaritas nyata. Dalam semangat masa Prapaskah, umat diajak untuk lebih peka terhadap saudara-saudari yang berada dalam situasi hidup yang membutuhkan perhatian dan bantuan tali kasih.

Sharing dan diskusi berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat. Umat saling berbagi pengalaman serta pendapat mengenai bentuk dan rencana aksi solidaritas dana APP. Melalui diskusi tersebut, tumbuh kesadaran bersama bahwa gerakan APP bukan hanya kegiatan rutin tahunan, melainkan kesempatan untuk menghidupi iman melalui tindakan kasih yang konkret.

Sebagai hasil kesepakatan bersama, seluruh anggota sepakat untuk mewujudkan aksi solidaritas dengan membantu anak-anak panti asuhan. Dana akan dikumpulkan dari lima kali kolekte pertemuan APP. Apabila ada umat yang tergerak untuk memberikan donasi tambahan, tentu akan menjadi berkat yang semakin memperluas jangkauan kasih. Namun yang terutama adalah semangat kebersamaan dalam menyatakan kasih kepada sesama yang membutuhkan.

Pertemuan diakhiri dengan doa umat yang disampaikan oleh Ibu Mery, dilanjutkan doa penutup dan berkat Tuhan. Semoga melalui pertemuan APP ini, umat Lingkungan Santa Monica semakin dipersatukan dalam iman, diperkaya dalam kasih, dan diteguhkan dalam semangat pelayanan sepanjang masa Prapaskah ini.

Doa APP III Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Kamis, 26 Februari 2026 pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan Doa APP III di rumah Bapak Supangat. Kegiatan ini dihadiri oleh 11 orang umat yang dengan penuh semangat berkumpul untuk berdoa dan mendalami Sabda Tuhan bersama.

Tema yang diangkat dalam pertemuan kali ini adalah “Meninggalkan Sikap Ketidakpedulian, Mengembangkan Tanggung Jawab Sosial.” Bacaan Injil yang direnungkan diambil dari Injil Lukas 16:19-31 tentang Orang Kaya dan Lazarus yang miskin. Dalam kisah tersebut, Injil Lukas menggambarkan bagaimana seorang kaya hidup dalam kemewahan, sementara Lazarus yang miskin terbaring di depan pintunya tanpa mendapat perhatian. Kisah ini menjadi pengingat kuat agar kita tidak menutup mata terhadap penderitaan sesama.

Dalam sesi sharing dan diskusi, umat diajak merenungkan pertanyaan: Masih adakah “Lazarus-Lazarus” di sekitar kita? Umat menyadari bahwa sosok “Lazarus” bisa hadir dalam berbagai bentuk — tetangga yang kesulitan ekonomi, lansia yang hidup sendiri, keluarga yang sakit, atau mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan moral.

Pertanyaan berikutnya yang didiskusikan adalah sumber daya apa yang dimiliki lingkungan untuk memberi perhatian dan bantuan. Umat menyebutkan beberapa potensi, seperti dana kas lingkungan, semangat gotong royong, waktu dan tenaga umat, serta jaringan komunikasi yang baik antaranggota. Selain itu, kepedulian sederhana seperti kunjungan, doa bersama, dan saling menyapa juga menjadi bentuk perhatian yang berarti.

Tidak hanya itu, umat juga membahas peluang yang bisa dimanfaatkan dari Gereja maupun pemerintah. Dari pihak Gereja, terdapat program dana sosial, kegiatan karitatif, dan pelayanan pastoral yang dapat diakses. Sementara dari pemerintah, ada bantuan sosial, layanan kesehatan, serta program pemberdayaan masyarakat yang bisa membantu mereka yang membutuhkan.

Melalui pertemuan ini, umat Lingkungan Santo Petrus diharapkan semakin peka dan tidak bersikap acuh terhadap sesama. Kisah Orang Kaya dan Lazarus menjadi cermin agar kita tidak terlambat menyadari pentingnya berbagi dan peduli. Semoga melalui Doa APP III ini, semangat tanggung jawab sosial semakin tumbuh dan diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah kehidupan sehari-hari.

Doa APP Lingkungan Santo Petrus di Rumah Bapak Winarso

 

Pada hari Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan Doa APP I dan II di rumah Bapak Winarso. Meskipun hujan turun sejak sore hari, semangat umat tidak surut. Sebanyak 10 orang umat tetap hadir untuk mengikuti doa bersama dengan penuh sukacita dan kebersamaan.

Pertemuan APP pertama mengangkat tema “Potret Kondisi dan Potensi untuk Mengawal Aksi.” Dalam permenungan ini, umat diajak untuk melihat secara jujur kondisi lingkungan sekitar, baik tantangan maupun peluang yang ada. Umat bersama-sama merefleksikan situasi sosial yang dihadapi serta menggali potensi yang dimiliki, agar dapat diwujudkan dalam aksi nyata selama masa APP.

Selanjutnya, pada APP kedua dibahas tema “Potensi Dana Sosial Gereja: Fungsi dan Sifatnya.” Umat diajak untuk memahami pentingnya dana sosial Gereja sebagai wujud kepedulian dan solidaritas. Dana sosial tidak hanya berfungsi membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana perwujudan kasih dan tanggung jawab bersama sebagai satu tubuh Kristus. Dalam diskusi, ditegaskan bahwa dana sosial Gereja bersifat sukarela, penuh keikhlasan, dan digunakan demi kesejahteraan bersama.

Suasana doa berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Hujan yang turun justru semakin menguatkan rasa kebersamaan umat yang tetap setia hadir. Pertemuan ditutup dengan doa penutup dan harapan agar setiap umat mampu menghidupi semangat APP dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga melalui Doa APP ini, Lingkungan Santo Petrus semakin bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan kepedulian sosial.

https://www.instagram.com/reel/DVCysMBkxBc/?igsh=MTJkMjlyYzlibml2cg==

Kunjungan Tim Pelayanan PIUL ke lingkungan Santo Petrus

Pada hari Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, Tim Pelayanan PIUL Stasi Maria Bunda Allah Maguwo melaksanakan kunjungan umat lansia ke rumah Ibu Cicilia Supartiyah. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kunjungan diawali dengan silahturahmi, berbincang bersama, serta memberikan perhatian dan dukungan rohani agar Ibu Cicilia senantiasa merasakan kasih dan kepedulian Gereja di tengah kesehariannya.

Selain ramah tamah, tim juga mengadakan pemeriksaan kesehatan sederhana yang meliputi pengecekan tensi (tekanan darah), gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan ini bertujuan untuk membantu memantau kondisi kesehatan umat lansia secara berkala. Kegiatan ini merupakan salah satu program pelayanan bidang pewarta dan evangelisasi, di mana setiap bulan tim berkunjung secara bergiliran kepada satu orang umat di masing-masing lingkungan. Melalui program ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antarumat serta terwujud pelayanan Gereja yang nyata, peduli, dan menyentuh langsung kebutuhan umat.

https://www.instagram.com/reel/DVAn38Pk0SH/?igsh=aXJpMHhodWxsdnEz