Church Security Gathering of Catholic Churches in DIY: Security as the Pillar of Worship Comfort
Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kenyamanan umat dalam beribadah, Gereja Katolik se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar sebuah sarasehan bertema “Keamanan Gereja sebagai Pilar Kenyamanan dalam Beribadah”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 13 Juli 2025, bertempat di Gereja Santa Maria Bunda Allah, Stasi Maguwo.
In the spirit of unity and care for the comfort of the faithful during worship, the Catholic Churches across the Special Region of Yogyakarta (DIY) held a discussion forum with the theme “Church Security as the Pillar of Worship Comfort”. The event took place on Sunday, July 13, 2025, at the Church of Saint Mary Mother of God, Maguwo Station.
Sarasehan ini menghadirkan Bapak Antonius Sumaryanto sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan pentingnya memandang keamanan bukan hanya sebagai tugas fisik, tetapi sebagai bentuk pelayanan pastoral yang mendukung suasana doa, kedamaian, dan keterbukaan dalam Gereja.
Mr. Antonius Sumaryanto served as the keynote speaker for the event. He emphasized the importance of seeing security not merely as a physical task, but as a pastoral service that supports an atmosphere of prayer, peace, and openness within the Church.
Sebanyak 15 perwakilan tim keamanan dari berbagai paroki di wilayah DIY hadir sebagai peserta inti, namun antusiasme yang tinggi membuat total peserta yang hadir mencapai 32 orang. Hal ini menunjukkan bahwa isu keamanan dalam lingkungan Gereja mendapat perhatian serius dari banyak pihak.
Fifteen representatives from parish security teams across DIY participated as the core attendees. However, due to high enthusiasm, the total number of participants reached 32. This highlights the growing awareness and concern regarding church security among many communities.



Salah satu hasil penting dari sarasehan ini adalah pemahaman bersama mengenai perlunya membangun sinergi keamanan yang tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dibingkai dalam suatu sistem keamanan yang terpadu dan saling mendukung antar paroki di wilayah DIY.
One of the key takeaways from this forum was the shared understanding of the need to build a synergized security system—not working in isolation, but integrated and mutually supportive among parishes throughout the DIY region.



Dengan diadakannya sarasehan ini, diharapkan akan terbentuk sebuah jaringan komunikasi dan koordinasi antar tim keamanan Gereja, sehingga setiap umat yang datang beribadah dapat merasa lebih aman, nyaman, dan dilindungi.
Through this forum, it is hoped that a network of communication and coordination among Church security teams will be established, ensuring that every worshipper feels safe, comfortable, and protected during their time of worship.



Acara ini menjadi langkah awal yang sangat berarti untuk menjadikan keamanan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan menggereja, yang tidak hanya menjaga fisik, tetapi juga melindungi suasana rohani umat Allah.
This event marks an important first step in making security an integral part of Church life—not only guarding the physical space but also protecting the spiritual atmosphere of God’s people.
Hasil dokumentasi dapat menghubungi administrasi melalui email sebagai berikut : gmbamaguwo@gmail.com
