

Wajah Mbah Marto tampak semringah. Salah satu umat lansia Lingkungan Brayat Minulya (Bramin) ini terlihat menikmati keramaian di ruang tamunya pagi itu.
Rumah warga sepuh berusia 82 tahun itu menjadi persinggahan pertama Tim Pelayanan Pendampingan Iman Umat Lansia (PIUL) GMBA pada Sabtu, 12 Juli 2025, ke Lingkungan Bramin.
Tim PIUL GMBA yang terdiri dari Bapak Mikhael Purwanto, Bapak Franz Sarjiyana, Ibu Yustina Munarti, dan Bapak Ibu Harto memang rutin menyambangi para umat sepuh di lingkungan-lingkungan.
Dalam setiap kunjungan, Tim PIUL akan mengajak para umat lansia berdoa bersama serta melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Hal ini juga dilakukan dalam kunjungan ke rumah Mbah Marto, yang bernama lengkap Margaretha Ngadikem Martodimejo.

Usai menyapa Mbah Marto, Tim PIUL kemudian melanjutkan anjangsana ke rumah Ibu Yohana Fransiska Sunari (65 tahun). Kedatangan Tim PIUL pun segera menyemarakkan suasana rumah Bu Nari.
Akibat stroke yang dideritanya, Bu Nari hanya mampu sesekali mengikuti ekaristi setiap hari Minggu di gereja. Bu Nari pun kini sudah tak bisa lagi datang ke sembahyangan lingkungan. Padahal, saat kondisi fisiknya masih prima, ia termasuk rajin menghadirinya.
Kunjungan Tim PIUL seolah mengobati rindu Mbah Marto dan Bu Nari akan pertemuan dengan sesama umat beriman di luar Lingkungan Bramin. Semangat pelayanan Tim PIUL GMBA sungguh patut diapresiasi. Pendampingan kepada warga sepuh terus dilakukan, walaupun mereka juga sudah masuk kategori “senior”.
Semoga Tuhan selalu memberkati Tim Pelayanan PIUL dan seluruh umat lansia GMBA.


