Wektune Guyub: Pertemuan Rutin Ibu-Ibu Paguyuban Lingkungan Brayat Minulya

Kamis sore, 18 Juni 2026, suasana hangat terasa di rumah Ibu Bogiman. Sebanyak 19 anggota Ibu-Ibu Paguyuban Lingkungan Brayat Minulya hadir dalam pertemuan rutin yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Seperti biasa, sebelum acara dimulai, para ibu saling menyapa dan berbincang santai. Ada yang bertukar kabar, ada yang berbagi cerita, dan tentu saja ada tawa yang membuat suasana semakin akrab. Momen sederhana seperti inilah yang membuat pertemuan rutin selalu dirindukan.

Dalam pertemuan kali ini, disampaikan beberapa informasi dari paroki, di antaranya mengenai Dana APBu dan alokasi Dana Valentine. Selain itu, dibahas juga rencana untuk mengunjungi warga lingkungan yang sudah cukup lama tidak mendapat kunjungan. Setiap lingkungan nantinya diminta mengajukan satu orang yang akan memperhatikan program tersebut. Harapannya, semakin banyak umat yang bisa merasakan perhatian dan kehadiran sesama anggota lingkungan.

Setelah sesi informasi selesai, suasana kembali cair dengan kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu, yaitu arisan rutin. Momen pengundian arisan pun berlangsung seru dan penuh canda. Tak ketinggalan, penjualan Kupon Kemurahan Hati juga menjadi bagian dari pertemuan sore itu.

Meski hanya berlangsung beberapa jam, pertemuan ini menjadi kesempatan yang berharga untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan. Karena pada akhirnya, bukan hanya informasi yang dibawa pulang, tetapi juga rasa senang karena bisa berkumpul, bercengkerama, dan saling menguatkan.

Sampai jumpa di pertemuan berikutnya. Tetap semangat, tetap guyub, dan tetap membawa kegembiraan bagi sesama.

Postingan Video Reels Instagram Lingkungan Brayat Minulya https://www.instagram.com/p/DZxBHKMRxN4/

 


Kala Gereja Menyapa Umat Lansia

Wajah Mbah Marto tampak semringah. Salah satu umat lansia Lingkungan Brayat Minulya (Bramin) ini terlihat menikmati keramaian di ruang tamunya pagi itu.

Rumah warga sepuh berusia 82 tahun itu menjadi persinggahan pertama Tim Pelayanan Pendampingan Iman Umat Lansia (PIUL) GMBA pada Sabtu, 12 Juli 2025, ke Lingkungan Bramin.

Tim PIUL GMBA yang terdiri dari Bapak Mikhael Purwanto, Bapak Franz Sarjiyana, Ibu Yustina Munarti, dan Bapak Ibu Harto memang rutin menyambangi para umat sepuh di lingkungan-lingkungan.

Dalam setiap kunjungan, Tim PIUL akan mengajak para umat lansia berdoa bersama serta melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Hal ini juga dilakukan dalam kunjungan ke rumah Mbah Marto, yang bernama lengkap Margaretha Ngadikem Martodimejo.

Usai menyapa Mbah Marto, Tim PIUL kemudian melanjutkan anjangsana ke rumah Ibu Yohana Fransiska Sunari (65 tahun). Kedatangan Tim PIUL pun segera menyemarakkan suasana rumah Bu Nari.

Akibat stroke yang dideritanya, Bu Nari hanya mampu sesekali mengikuti ekaristi setiap hari Minggu di gereja. Bu Nari pun kini sudah tak bisa lagi datang ke sembahyangan lingkungan. Padahal, saat kondisi fisiknya masih prima, ia termasuk rajin menghadirinya.

Kunjungan Tim PIUL seolah mengobati rindu Mbah Marto dan Bu Nari akan pertemuan dengan sesama umat beriman di luar Lingkungan Bramin. Semangat pelayanan Tim PIUL GMBA sungguh patut diapresiasi. Pendampingan kepada warga sepuh terus dilakukan, walaupun mereka juga sudah masuk kategori “senior”.

Semoga Tuhan selalu memberkati Tim Pelayanan PIUL dan seluruh umat lansia GMBA.

Tim PIUL berbincang hangat dengan Bu Nari