Latihan Koor Lingkungan St. Gregorius : Bersatu dalam Pujian, Melayani dengan Sepenuh Hati – 18 Oktober 2026

Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah Maguwo

Latihan Koor
Lingkungan St. Gregorius

Melayani Tuhan dengan Suara dan Hati

📅 Minggu, 18 Oktober 2026
⛪ Persiapan Misa Lingkungan
📅 Selasa, 20 Oktober 2026

Berkah Dalem.

Dalam semangat kebersamaan dan pelayanan kepada Tuhan, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka melaksanakan kegiatan latihan koor pada Minggu, 18 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan untuk Misa Lingkungan yang akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Latihan koor menjadi kesempatan bagi umat untuk mempersiapkan diri dalam pelayanan liturgi. Melalui latihan bersama, para anggota koor berusaha menyelaraskan suara, memahami lagu-lagu yang akan dinyanyikan, serta membangun kekompakan agar perayaan Ekaristi dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita.

Bernyanyi Bersama, Bertumbuh dalam Iman

Kegiatan latihan tidak hanya berfokus pada ketepatan nada, irama, dan pengucapan lirik. Lebih dari itu, setiap lagu menjadi sarana doa dan ungkapan iman. Melalui nyanyian, umat diajak untuk semakin menghayati perayaan liturgi serta mengambil bagian secara aktif dalam kehidupan menggereja.

Suasana latihan juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan antarumat. Kebersamaan dalam berlatih, saling mendengarkan, dan saling membantu mengingatkan kita bahwa pelayanan Gereja bukanlah karya satu orang saja, melainkan keterlibatan bersama sebagai satu tubuh Kristus.

🎶 Semangat pelayanan: Setiap suara memiliki peran. Ketika dinyanyikan bersama dengan hati yang tulus, pujian menjadi persembahan iman bagi Tuhan dan membawa sukacita bagi seluruh umat.

Dokumentasi Latihan Koor

Berikut adalah dokumentasi kegiatan latihan koor umat Lingkungan St. Gregorius sebagai persiapan Misa Lingkungan.

Mempersiapkan Misa dengan Sepenuh Hati

Latihan ini diharapkan membantu seluruh petugas koor mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk Misa Lingkungan pada Selasa, 20 Oktober 2026. Dengan latihan yang tekun, kerja sama yang baik, dan sikap saling mendukung, pelayanan koor diharapkan dapat membantu umat berdoa dan menghayati setiap bagian perayaan Ekaristi.

Semoga semangat yang tumbuh dalam latihan ini terus terpelihara, tidak hanya saat bernyanyi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Setiap talenta yang kita miliki merupakan anugerah Tuhan yang dapat dikembangkan dan dipersembahkan demi kebaikan bersama.

“Bernyanyilah bagi Tuhan dengan segenap hati, dalam syukur dan sukacita.” Semangat pelayanan koor Lingkungan St. Gregorius

Guyub dalam Kasih, Bertumbuh dalam Iman.

Terima kasih kepada seluruh umat yang telah mengambil bagian dalam persiapan ini. Semoga Tuhan memberkati setiap usaha dan pelayanan, sehingga Misa Lingkungan dapat berlangsung dengan penuh iman, kekhusyukan, dan sukacita.

Tuhan memberkati pelayanan kita semua.

Dokumentasi Kegiatan Lingkungan

Lingkungan St. Gregorius

Kadisoka · Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah Maguwo

🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✠
✠
✦ ✝ ✦

Lagu Lingkungan St. Gregorius

“Guyub Melayani Dalam Kasih”

❧ ✝ ❧
♪ Lingkungan St. Gregorius ♪
Guyub Melayani Dalam Kasih (Versi 2)
✦ ✝ ✦

Ibadat Rosario Hari Ke 14 Umat Lingkungan St. Gregorius di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo – 14 Oktober 2026

Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Ibadat Rosario

Hari ke-14

Bersama Bunda Maria,
Bertumbuh dalam Iman

Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
Di Depan Patung Bunda Maria

Hari dan Tanggal Rabu, 14 Oktober 2026
Waktu 19.00 WIB
Tempat Gereja Maria Bunda Allah Maguwo

Menghayati Doa Rosario dalam Kebersamaan

Dalam semangat iman dan persaudaraan, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka mengadakan kegiatan Ibadat Rosario hari Ke-14 pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Kegiatan doa bersama ini dilaksanakan di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo, tepatnya di depan patung Bunda Maria.

Doa Rosario merupakan salah satu bentuk devosi umat Katolik kepada Bunda Maria. Melalui doa ini, umat diajak untuk merenungkan misteri kehidupan Yesus Kristus, mulai dari peristiwa sukacita, terang, dukacita, hingga kemuliaan. Dengan demikian, doa Rosario bukan sekadar rangkaian doa, melainkan juga kesempatan untuk semakin mengenal dan mengikuti teladan Yesus.

Dalam suasana doa yang khidmat, umat membawa berbagai intensi, harapan, dan pergumulan hidup kepada Tuhan. Kebersamaan ini menjadi kesempatan untuk saling menguatkan, mempererat persaudaraan, dan menyerahkan kehidupan keluarga serta komunitas kepada kasih penyelenggaraan-Nya.

“Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa.”
ROMA 12:12

Bertumbuh dalam Iman dan Persaudaraan

Melalui Ibadat Rosario ini, umat Lingkungan St. Gregorius diajak untuk terus memelihara kehidupan doa dan menghadirkan kasih Kristus dalam keluarga, lingkungan, Gereja, serta masyarakat. Doa hendaknya menjadi sumber kekuatan untuk semakin peduli, saling mendukung, dan melayani dengan tulus.

Semoga melalui perantaraan Bunda Maria, umat semakin diteguhkan untuk setia mengikuti Yesus dan menjadi pembawa damai bagi sesama. Semangat Guyub dalam Kasih dan Bertumbuh dalam Iman kiranya terus hidup dalam setiap langkah pelayanan Lingkungan St. Gregorius.

Bunda Maria, Doakanlah Kami

Semoga Lingkungan St. Gregorius senantiasa menjadi komunitas yang tekun dalam doa, guyub dalam kasih, dan bertumbuh dalam iman.

Berkah Dalem.

🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor #lingkstgregoriuskadisoka ♬ original sound – MercyDivineMusic
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✠
✠
✦ ✝ ✦

Lagu Lingkungan St. Gregorius

“Guyub Melayani Dalam Kasih”

❧ ✝ ❧
♪ Lingkungan St. Gregorius ♪
Guyub Melayani Dalam Kasih (Versi 2)
✦ ✝ ✦

Sembahyangan Rutin Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka Umat Lingkungan St. Gregorius – Kadisoka: 02 Juli 2026

Umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali berkumpul dalam kegiatan sembahyangan rutin yang diselenggarakan pada Kamis malam, 2 Juli 2026. Pertemuan sembayangan ini dihadiri oleh 19 umat lingkungan yang dengan penuh sukacita datang untuk Berdoa Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka.

Ibadat diawali dengan lagu pembuka dan doa pembuka, kemudian dilanjutkan dengan Doa Sengsara Yesus sebagai ungkapan syukur sekaligus permenungan atas kasih Kristus yang telah mengorbankan diri-Nya demi keselamatan umat manusia. Suasana doa berlangsung dengan penuh kekhusyukan, mengajak setiap umat untuk semakin menghayati makna pengorbanan, kasih, dan kerahiman Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah itu, umat melanjutkan doa bersama dengan Rosario Koronka, memohon belas kasih Tuhan bagi keluarga-keluarga, Gereja, bangsa, serta seluruh umat yang sedang mengalami kesulitan, sakit, maupun pergumulan hidup. Melalui doa bersama ini, setiap peserta diajak untuk semakin mempercayakan hidup kepada Kerahiman Tuhan yang tidak pernah berkesudahan.

Kegiatan sembahyangan rutin ini menjadi sarana yang sangat berharga untuk mempererat persaudaraan antarumat sekaligus memperkokoh kehidupan iman di Lingkungan St. Gregorius Kadisoka. Kebersamaan dalam doa menjadi kekuatan yang mempersatukan umat untuk saling mendukung, menguatkan, dan bertumbuh dalam semangat pelayanan.

Semoga melalui kebiasaan berkumpul dalam doa, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka senantiasa memperoleh rahmat, damai sejahtera, serta semakin bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih. Mari terus menjaga semangat kebersamaan dan tetap setia menghadiri kegiatan-kegiatan lingkungan sebagai wujud nyata hidup menggereja di tengah masyarakat.

“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (Matius 18:20)





Untuk Terus melihat Update Kegiatan Lingkungan St. Gregorius, dapat mengikuti social Lingkungan St. Gregorius di :
Instagram : @lingk.st.gregorius
Youtube : @Lingk_St.Gregorius.Kadisoka
Tiktok : @lingk.st.gregorius


Penerimaan Abu: Lingkungan St. Theresia Bertugas Among Tamu dan Menghitung Kolekte

Umat Katolik mengawali Masa Prapaskah dengan mengikuti Perayaan Ekaristi Rabu Abu, yang ditandai dengan penerimaan abu di dahi sebagai simbol pertobatan, kerendahan hati, dan tekad untuk memperbarui hidup.

Dalam perayaan ini, Lingkungan St. Theresia mendapat tugas pelayanan sebagai among tamu dan petugas penghitung kolekte. Para petugas melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat pelayanan sebagai wujud nyata keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja.

Pelayanan among tamu dilakukan dengan menyambut umat secara ramah, membantu mengarahkan tempat duduk, serta menciptakan suasana yang tertib dan kondusif agar perayaan Ekaristi dapat berlangsung dengan khidmat. Sementara itu, tim penghitung kolekte menjalankan tugas dengan teliti, jujur, dan penuh tanggung jawab.

Perayaan Ekaristi Rabu Abu ini dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026, bertempat di Gereja Santa Maria Bunda Allah, dan diikuti oleh umat dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh umat memasuki masa tobat Prapaskah dengan hati yang terbuka, semangat pertobatan, serta komitmen untuk memperbaiki relasi dengan Tuhan dan sesama.

Melalui penerimaan abu, umat diingatkan akan hakikat hidup manusia: berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. Kesadaran ini mendorong umat untuk semakin rendah hati, tekun dalam doa, setia dalam puasa dan pantang, serta aktif dalam karya kasih nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga pelayanan yang dilakukan oleh Lingkungan St. Theresia menjadi berkat bagi seluruh umat dan semakin menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan, serta solidaritas dalam kehidupan menggereja.

“Selamat Memasuki Masa Prapaskah, Tuhan Memberkati”

Kamis Penuh Berkah Bersama Umat Lingkungan St. Theresia

Doa Rutin yang dilakukan dua kali dalam sebulan, setiap hari Kamis, umat Lingkungan St. Theresia berkumpul untuk mengikuti doa. Di tengah kesibukan dan padatnya aktivitas sehari-hari, momen ini menjadi waktu yang pas untuk berhenti sejenak, waktu memuji Tuhan bersama seluruh umat lingkungan.

Suasana doa berlangsung sederhana namun penuh makna. Dengan puji-pujian, bacaan Kitab Suci, serta doa bersama, umat diajak untuk saling menguatkan dalam iman dan pengharapan. Kehadiran umat yang setia menjadi bukti nyata kerinduan untuk terus bertumbuh secara rohani.

Tak hanya sebagai sarana pendalaman iman, doa rutin ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antarumat. Canda ringan, senyum, dan sapaan hangat setelah doa menambah rasa akrab dan memperkuat tali persaudaraan di Lingkungan St. Theresia.

Semoga melalui kegiatan sederhana namun penuh berkat ini, iman umat semakin diteguhkan, hati semakin dikuatkan, dan kasih Tuhan semakin nyata dalam setiap langkah kehidupan.