Bersama dalam Doa, Bersatu dalam Pelayanan

Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis kembali melanjutkan kegiatan doa Rosario bersama pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan dilaksanakan di rumah Bapak Donny dan dimulai pada pukul 18.00 WIB.

Meskipun jumlah umat yang hadir dalam doa Rosario kali ini tidak terlalu banyak, suasana doa tetap berlangsung dengan penuh antusiasme. Umat yang hadir tetap bersemangat mengikuti doa bersama sebagai bagian dari upaya menghidupi bulan Rosario dan mempererat relasi dengan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Setelah doa Rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan koor pada pukul 19.00 WIB sebagai persiapan untuk tugas pelayanan di gereja. Pada sesi latihan koor ini, semakin banyak umat yang hadir dan bergabung. Beberapa umat bahkan menyusul setelah kegiatan Rosario selesai, sehingga suasana latihan menjadi semakin ramai.

Rangkaian kegiatan pada hari itu menunjukkan bahwa kebersamaan umat tidak hanya terwujud melalui doa, tetapi juga melalui keterlibatan dalam pelayanan gereja. Doa Rosario menjadi kesempatan untuk menguatkan iman, sementara latihan koor menjadi sarana bagi umat untuk mempersiapkan diri dalam melayani Tuhan dan sesama melalui pujian.

Melalui kegiatan Rosario bersama dan latihan koor ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus membangun semangat persaudaraan dan pelayanan. Semoga kebersamaan yang terjalin semakin mempererat hubungan antarumat serta menumbuhkan semangat untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja.

Bersama Bunda Maria, Tekun dalam Doa Rosario

Perjalanan doa Rosario bersama umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus berlanjut. Pada Rabu, 7 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mengikuti doa Rosario bersama di rumah Bapak Sustiyantono. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Doa Rosario diikuti oleh umat dari berbagai generasi, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Dalam suasana yang sederhana dan penuh kekeluargaan, umat bersama-sama mendaraskan doa Rosario dengan khidmat.

Kehadiran umat dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa doa Rosario menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat hidup menggereja. Setiap pertemuan menjadi ruang bagi umat untuk bersama-sama menyerahkan berbagai doa dan harapan kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Semoga ketekunan dalam mengikuti doa Rosario terus terjaga sepanjang bulan Oktober. Dengan hati yang terbuka dan iman yang semakin bertumbuh, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis diharapkan senantiasa menemukan kekuatan dalam doa dan kebersamaan.

Bersama dalam Doa, Mempererat Persaudaraan Umat

Semangat umat Lingkungan Yohanes Pembaptis dalam mengikuti doa Rosario bersama terus berlanjut. Pada Selasa, 6 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mendaraskan Rosario bersama di rumah Bapak Agung pada pukul 19.00 WIB.

Sebanyak 18 umat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Kehadiran umat dari berbagai generasi menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dalam doa.

Dengan penuh antusiasme, umat mengikuti rangkaian doa Rosario bersama. Pertemuan sederhana ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berdoa, tetapi juga menjadi ruang bagi umat untuk saling menyapa, menguatkan, dan mempererat tali persaudaraan.

Melalui kegiatan Rosario yang terus dilaksanakan, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis bersama-sama menghidupi bulan Rosario dengan semangat iman dan kebersamaan. Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi sumber kekuatan bagi seluruh umat dan membawa setiap keluarga semakin dekat kepada Tuhan.

Melanjutkan Semangat Rosario dalam Kebersamaan

Setelah sehari sebelumnya umat Lingkungan Yohanes Pembaptis mendaraskan Rosario secara pribadi di rumah masing-masing, kegiatan Rosario bersama kembali dilanjutkan pada Senin, 5 Oktober 2026.

Rosario bersama kali ini bertempat di Gereja Maria Bunda Allah dan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Sebanyak 15 umat hadir dan bersama-sama mengikuti doa Rosario dalam suasana yang tenang dan penuh kekhidmatan.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk kembali berkumpul dan berdoa bersama setelah pada hari Minggu, 4 Oktober, umat mendaraskan doa Rosario secara pribadi di rumah masing-masing. Meskipun dilakukan secara sederhana, semangat untuk terus menghidupi bulan Rosario tetap terjaga.

Kebersamaan dalam doa menjadi bagian penting dari perjalanan umat Lingkungan Yohanes Pembaptis selama bulan Rosario. Melalui doa yang didaraskan bersama, umat saling menguatkan dalam iman sekaligus mempererat persaudaraan sebagai satu komunitas.

Semoga semangat doa Rosario terus tumbuh dalam diri setiap umat dan menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Rosario Hari Ketiga: Bertumbuh dalam Doa dan Kebersamaan

 

Semangat doa Rosario di Lingkungan Yohanes Pembaptis terus berlanjut. Pada Sabtu, 3 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mengikuti doa Rosario bersama yang bertempat di rumah Bapak Bambang pada pukul 19.00 WIB.

Pada kesempatan kali ini, sekitar 10 umat hadir untuk mengikuti doa Rosario. Meskipun jumlah umat yang hadir tidak sebanyak hari-hari sebelumnya, suasana doa tetap berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat.

Kesederhanaan dalam jumlah tidak mengurangi makna kebersamaan yang terjalin. Umat yang hadir dengan tekun mengikuti rangkaian doa Rosario sebagai bentuk ungkapan iman dan penghormatan kepada Bunda Maria.

Kehadiran setiap umat menjadi bagian penting dalam perjalanan doa bersama selama bulan Rosario. Bukan banyaknya jumlah yang menjadi utama, melainkan ketulusan hati dan semangat untuk terus meluangkan waktu berdoa bersama.

Semoga semangat umat Lingkungan Yohanes Pembaptis untuk terus berdoa dan berkumpul dalam kebersamaan semakin bertumbuh sepanjang bulan Rosario. Dari persekutuan yang sederhana, semoga lahir iman yang semakin kuat dan persaudaraan yang semakin erat.

Semangat Doa Tak Surut, Rosario Bersama Tetap Berlanjut

Kegiatan Rosario bersama Lingkungan Yohanes Pembaptis berlanjut pada Jumat, 2 Oktober 2026. Rosario hari kedua bertempat di rumah Bapak Gunawan Wibisono dan dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB.

Waktu pelaksanaan Rosario pada hari itu sedikit lebih malam karena bertepatan dengan Jumat Pertama. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat umat untuk hadir dan mengikuti doa Rosario bersama.

Sekitar 20 umat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Kebersamaan lintas usia ini kembali terlihat dalam suasana doa yang berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban.

Antusiasme umat untuk tetap hadir meskipun waktu pelaksanaan mundur menjadi wujud nyata semangat bersama dalam menjalani bulan Rosario. Doa Rosario tidak hanya menjadi kesempatan untuk berdoa bersama, tetapi juga menjadi sarana bagi umat untuk semakin mempererat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan menggereja.

Melalui kegiatan Rosario yang terus berlangsung selama bulan Oktober, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis diajak untuk semakin tekun dalam berdoa serta meneladan sikap Bunda Maria yang setia dalam iman dan menyerahkan seluruh hidupnya kepada kehendak Tuhan.

Lingkungan Yohanes Pembaptis Mengawali Bulan Rosario dengan Doa Bersama

 

Memasuki bulan Rosario, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis mengawali kegiatan Rosario bersama pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di rumah Bapak YB Suharjito dan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Rosario bersama ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan umat dalam menghidupi bulan Rosario sekaligus menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa bersama dengan perantaraan Bunda Maria.

Kegiatan ini diikuti oleh umat dari berbagai kelompok usia, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Sebanyak 28 umat hadir dan bersama-sama mengikuti rangkaian doa Rosario dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.

Keikutsertaan umat dari berbagai generasi menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Kehadiran OMK hingga lansia menunjukkan semangat kebersamaan umat Lingkungan Yohanes Pembaptis dalam berdoa dan membangun kehidupan menggereja.

Pembukaan Rosario bersama ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi umat Lingkungan Yohanes Pembaptis untuk terus menumbuhkan semangat doa, persaudaraan, dan kebersamaan selama bulan Rosario. Semoga melalui doa Rosario, umat semakin dikuatkan dalam iman dan senantiasa menyerahkan setiap kehidupan kepada penyertaan Tuhan.

Umat YP Memimpin Doa Rosario di Gereja

Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis mendapat kesempatan untuk bertugas memimpin doa Rosario di gereja. Kegiatan ini dilaksanakan di area samping altar dalam suasana yang tenang dan penuh penghayatan.

Doa Rosario dipimpin oleh Bapak Bambang Sudjono bersama Bapak Agung Prasetyo, yang dengan khidmat membimbing umat dalam setiap peristiwa doa. Umat yang hadir terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari OMK, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para lansia.

Selama doa berlangsung, umat mengikuti setiap bagian dengan penuh kekhusyukan. Rangkaian doa yang didaraskan bersama menjadi momen permenungan iman, sekaligus ungkapan devosi kepada Bunda Maria.

Kehadiran umat dari berbagai generasi menunjukkan semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja. Doa yang dipanjatkan bersama tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga mempererat persaudaraan di antara umat.

Melalui kesempatan pelayanan ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis turut ambil bagian dalam menghidupkan kehidupan doa di gereja. Semoga semangat berdoa bersama ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan iman bagi seluruh umat.

OMK YP Berkarya Lewat Penjualan Parcel Paskah

Semangat kebersamaan dan kreativitas ditunjukkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Lingkungan Yohanes Pembaptis dalam mempersiapkan parcel Paskah bagi umat.

Dalam proses persiapan, para OMK bekerja sama mulai dari menghias telur Paskah, menata makanan, hingga membungkus parcel dengan rapi. Setiap tahapan dilakukan dengan penuh ketelitian dan semangat, mencerminkan kesungguhan mereka dalam memberikan yang terbaik.

Suasana kebersamaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Tawa, canda, dan kerja sama yang solid menjadi bagian dari proses, menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai persiapan parcel, tetapi juga sebagai momen mempererat persaudaraan antaranggota OMK.

Setelah seluruh parcel selesai dipersiapkan, keesokan harinya para OMK melanjutkan pelayanan dengan mendistribusikan parcel kepada umat yang telah memesan. Antusiasme umat terlihat dari banyaknya pesanan yang masuk, bahkan tidak hanya dari Lingkungan Yohanes Pembaptis, tetapi juga dari lingkungan-lingkungan lain.

Hal ini menjadi tanda bahwa usaha dan pelayanan yang dilakukan OMK mendapat respon yang sangat baik dari umat. Melalui kegiatan ini, OMK tidak hanya belajar tentang kerja sama dan tanggung jawab, tetapi juga menghadirkan sukacita Paskah melalui karya sederhana yang penuh makna.

Semoga semangat pelayanan dan kreativitas ini terus tumbuh dalam diri OMK Lingkungan Yohanes Pembaptis, serta menjadi berkat bagi semakin banyak umat.

Ibadat Memule 1000 Hari Ibu Yasenta Surajiati Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis melaksanakan Ibadat Memule 1000 hari mengenang berpulangnya Ibu Yasenta Surajiati dalam suasana yang khidmat dan penuh doa.

Ibadat dipimpin oleh prodiakon, Bapak Naryo, yang dengan penuh penghayatan membimbing umat dalam rangkaian doa dan permenungan. Umat yang hadir cukup banyak, mulai dari OMK, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para lansia. Kehadiran lintas generasi ini menunjukkan rasa kebersamaan dan kepedulian dalam mendampingi keluarga yang berduka.

Selain umat dari Lingkungan Yohanes Pembaptis, ibadat ini juga dihadiri oleh beberapa umat dari lingkungan lain yang turut hadir untuk memberikan dukungan dan doa. Kehadiran mereka semakin menegaskan eratnya persaudaraan dalam kehidupan menggereja.

Selama ibadat berlangsung, umat mengikuti setiap bagian dengan penuh khusyuk. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi ungkapan harapan agar almarhumah Ibu Yasenta Surajiati memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan.

Ibadat memule 1000 hari ini tidak hanya menjadi momen mengenang, tetapi juga kesempatan bagi umat untuk memperdalam iman akan kehidupan kekal serta mempererat tali persaudaraan di tengah komunitas.

Semoga melalui doa bersama ini, kasih Tuhan senantiasa menyertai keluarga dan seluruh umat yang hadir.