Ziarah dan Rekreasi Paguyuban Ibu-Ibu YP, Mempererat Iman dan Persaudaraan

Paguyuban Ibu-Ibu YP mengadakan kegiatan ziarah dan rekreasi bersama sebagai kesempatan untuk memperdalam iman sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota. Kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusiasme.

Perjalanan diawali dengan ziarah ke Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran. Melalui kegiatan ziarah ini, para peserta diajak untuk meluangkan waktu dalam doa, mendekatkan diri kepada Tuhan, serta memperteguh iman melalui devosi kepada Hati Kudus Yesus.

Setelah berziarah, rombongan melanjutkan perjalanan untuk menikmati kebersamaan dalam suasana rekreasi di The Muara dan Pasar Tiban Pesisir. Momen ini menjadi kesempatan bagi para ibu untuk bersantai, berbagi cerita, dan membangun keakraban di luar rutinitas sehari-hari.

Suasana perjalanan semakin meriah dengan pilihan dress code warna-warni yang dikenakan para peserta. Warna-warna cerah tersebut menambah kesan ceria dan menggambarkan semangat kebersamaan yang mewarnai kegiatan sejak awal hingga akhir.

Melalui kegiatan ini, Paguyuban Ibu-Ibu YP tidak hanya memperoleh pengalaman ziarah yang bermakna, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan dan menciptakan kenangan bersama. Semoga kebersamaan ini semakin menguatkan iman, menumbuhkan sukacita, serta mempererat hubungan antaranggota dalam kehidupan menggereja.

Bersama Bunda Maria, Tekun dalam Doa Rosario

Perjalanan doa Rosario bersama umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus berlanjut. Pada Rabu, 7 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mengikuti doa Rosario bersama di rumah Bapak Sustiyantono. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Doa Rosario diikuti oleh umat dari berbagai generasi, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Dalam suasana yang sederhana dan penuh kekeluargaan, umat bersama-sama mendaraskan doa Rosario dengan khidmat.

Kehadiran umat dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa doa Rosario menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat hidup menggereja. Setiap pertemuan menjadi ruang bagi umat untuk bersama-sama menyerahkan berbagai doa dan harapan kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Semoga ketekunan dalam mengikuti doa Rosario terus terjaga sepanjang bulan Oktober. Dengan hati yang terbuka dan iman yang semakin bertumbuh, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis diharapkan senantiasa menemukan kekuatan dalam doa dan kebersamaan.

Menjaga Iman dalam Kebersamaan: Sembahyangan Rutin Umat YP

UUmat Lingkungan Yohanes Pembaptis kembali melaksanakan sembahyangan rutin sebagai bagian dari kehidupan doa bersama dalam lingkungan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ibu Yulia Endang bersama Lantanya R. G., yang dengan penuh penghayatan membimbing umat dalam setiap rangkaian doa. Umat yang hadir terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari OMK, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para lansia.

Dalam sembahyangan rutin ini, umat juga bersama-sama mendaraskan doa Rosario. Setiap peristiwa didoakan dengan khusyuk, menghadirkan suasana yang tenang dan penuh permenungan. Doa Rosario menjadi bagian penting yang semakin memperdalam kehidupan rohani umat.

Selama doa berlangsung, umat mengikuti setiap bagian dengan penuh kesungguhan. Momen ini menjadi kesempatan untuk sejenak berhenti dari kesibukan sehari-hari dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Sembahyangan rutin ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperdalam iman, tetapi juga mempererat kebersamaan antarumat dalam lingkungan. Kehadiran lintas generasi menunjukkan bahwa kehidupan doa tetap hidup dan dijaga bersama.

Melalui kegiatan ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis diharapkan terus bertumbuh dalam iman serta semakin setia dalam membangun kehidupan rohani yang kuat.

Umat YP Memimpin Doa Rosario di Gereja

Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis mendapat kesempatan untuk bertugas memimpin doa Rosario di gereja. Kegiatan ini dilaksanakan di area samping altar dalam suasana yang tenang dan penuh penghayatan.

Doa Rosario dipimpin oleh Bapak Bambang Sudjono bersama Bapak Agung Prasetyo, yang dengan khidmat membimbing umat dalam setiap peristiwa doa. Umat yang hadir terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari OMK, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para lansia.

Selama doa berlangsung, umat mengikuti setiap bagian dengan penuh kekhusyukan. Rangkaian doa yang didaraskan bersama menjadi momen permenungan iman, sekaligus ungkapan devosi kepada Bunda Maria.

Kehadiran umat dari berbagai generasi menunjukkan semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja. Doa yang dipanjatkan bersama tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga mempererat persaudaraan di antara umat.

Melalui kesempatan pelayanan ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis turut ambil bagian dalam menghidupkan kehidupan doa di gereja. Semoga semangat berdoa bersama ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan iman bagi seluruh umat.

YP Ronda Jaga Sholat Idul Fitri, Wujud Nyata Kebersamaan Umat

Dalam semangat kebersamaan dan toleransi, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis kembali melaksanakan kegiatan ronda untuk menjaga keamanan lingkungan saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sejak pagi hari, umat berkumpul di rumah Bapak Harjito sebagai titik awal koordinasi. Dengan mengenakan kaos seragam berwarna biru, para peserta kemudian melaksanakan tugas jaga di beberapa titik lingkungan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama ibadah berlangsung.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh bapak-bapak, tetapi juga melibatkan ibu-ibu serta OMK yang turut ambil bagian dengan penuh semangat. Kehadiran lintas generasi ini menjadi tanda nyata kebersamaan dan kepedulian umat dalam hidup berdampingan di tengah masyarakat yang beragam.

Di tengah kegiatan ronda, umat juga mendapat kunjungan dari Romo Dadang. Sepulang dari memimpin Misa, beliau melihat umat yang sedang berjaga dan menyempatkan diri untuk berhenti serta menyapa. Kehadiran Romo Dadang menjadi penyemangat tersendiri bagi umat, sekaligus bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan yang dilakukan.

Selama pelaksanaan ronda, umat dengan sigap berjaga dan saling bekerja sama. Setelah tugas selesai, seluruh peserta kembali berkumpul di rumah Bapak Harjito untuk melakukan evaluasi singkat serta mempererat kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa toleransi tidak hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan sederhana sehari-hari. Melalui ronda bersama, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis ikut ambil bagian dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di lingkungan sekitar.

Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi teladan bagi kehidupan bermasyarakat yang rukun dan penuh kasih.

Pelayanan Pujian: Umat YP Bertugas Koor dalam Misa Jumat Pertama

Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis mengambil bagian dalam pelayanan liturgi melalui tugas koor pada Misa Jumat Pertama yang dilaksanakan pada 6 Maret 2026. Sebanyak 26 umat turut ambil bagian dalam pelayanan ini, mulai dari OMK, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para lansia.

Kehadiran lintas generasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kerelaan umat untuk melayani Tuhan melalui talenta yang dimiliki. Dalam kesempatan tersebut, para anggota koor mengenakan busana bernuansa gelap sebagai tema yang telah disepakati bersama.

Sejak awal perayaan Ekaristi, pujian yang dinyanyikan oleh koor membantu menciptakan suasana doa yang khusyuk. Lagu-lagu liturgi dibawakan dengan penuh penghayatan sehingga umat yang hadir dapat semakin meresapi makna perayaan Ekaristi.

Pelayanan koor ini juga merupakan buah dari latihan yang telah dilakukan sebelumnya oleh umat Lingkungan Yohanes Pembaptis. Melalui latihan dan kebersamaan tersebut, terbangun kekompakan serta semangat saling mendukung dalam pelayanan.

Partisipasi umat dari berbagai usia menjadi gambaran indah kehidupan menggereja yang hidup dan dinamis. Melalui pujian yang dipersembahkan, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis ingin memuliakan Tuhan sekaligus menghadirkan sukacita dalam perayaan Ekaristi.

Semoga pelayanan ini semakin menumbuhkan semangat umat untuk terus terlibat dalam berbagai bentuk pelayanan di Gereja dan menjadi berkat bagi sesama.