Wujudkan Aksi Nyata APP 2026, Pengurus Lingkungan St. Maria Immaculata Sambangi Umat Lansia

Semangat Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun 2026 tidak hanya berhenti pada 5 kali pertemuan ibadat lingkungan dan pengumpulan kotak APP saja. Pengurus Lingkungan St. Maria Immaculata mewujudkannya secara nyata melalui aksi kunjungan kasih kepada umat lanjut usia (lansia) dan mereka yang sedang sakit di wilayah lingkungan, Jumat (10 April 2026)

Kegiatan ini menyasar para lansia yang karena keterbatasan fisik dan kondisi kesehatan, sudah tidak memungkinkan lagi untuk hadir secara fisik mengikuti Misa Mingguan di Gereja.

Kehadiran Gereja di Tengah Keluarga

Ketua Lingkungan St. Maria Immaculata Bapak St. Kristiantara menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja lingkungan yang diselaraskan dengan tema APP 2026. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap anggota komunitas, terutama yang paling rentan, tetap merasa menjadi bagian utuh dari persekutuan Gereja. Ada 3 umat lansia yang dikunjungi yakni Ibu Ngadiyanto, Bapak Soebardjo, dan Bapak Wagimin.

“Kami ingin menyapa saudara-saudara kita yang sudah sepuh. Meskipun mereka tidak bisa ke Gereja, Gereja-lah yang mendatangi mereka. Ini adalah bentuk pertobatan nyata melalui tindakan kasih,” ujar Ketua Lingkungan di sela-sela kunjungan.

Lebih dari Sekadar Kunjungan

Dalam kunjungan tersebut, para pengurus tidak hanya datang untuk bertegur sapa, tetapi juga mengajak umat yang dikunjungi untuk berdoa bersama , lalu memberikan bingkisan kasih sebagai simbol perhatian dari seluruh warga lingkungan dan yang tidak kalah penting adalah membantu memfasilitasi komunikasi jika umat yang bersangkutan merindukan Sakramen Pengurapan Orang Sakit atau Komuni Kudus yang diantarkan oleh Prodiakon.

Salah satu umat lansia yang dikunjungi, Ibu Ngadiyanto, mengungkapkan rasa harunya. “Saya merasa sangat bahagia. Walau kaki sudah sulit melangkah ke altar, doa-doa dari pengurus lingkungan membuat saya merasa tetap dekat dengan Tuhan,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca. Dimana ibu Ngadiyanto setiap minggu diantar komuni oleh prodiakon lingkungan.

Menghidupkan Semangat Solidaritas

Aksi ini diharapkan dapat memicu semangat solidaritas bagi umat lainnya, terutama kaum muda, untuk lebih peduli terhadap sesama di sekitar mereka. Pengurus Lingkungan St. Maria Immaculata berharap kegiatan ini konsisten dilakukan, bukan hanya di masa Prapaskah, melainkan menjadi identitas komunitas yang inklusif.

Melalui langkah kecil ini, lingkungan St. Maria Immaculata membuktikan bahwa Aksi Puasa Pembangunan bukan sekadar wacana, melainkan jembatan kasih yang menghubungkan hati setiap umat, tanpa peduli jarak fisik maupun keterbatasan usia.

Semangat Kebangkitan dan Sukacita Saudara Baru: Paskahan Lingkungan St. Maria Immaculata

Kamis, 09 April 2026 , Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan umat Lingkungan St. Maria Immaculata dalam rangka merayakan Paskah tahun ini. Perayaan yang menjadi puncak dari masa Prapaskah ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momen refleksi mendalam mengenai kemenangan iman atas maut.

Makna Paskah: Dari Kegelapan Menuju Terang

Bagi umat di Lingkungan St. Maria Immaculata, Paskah tahun ini dimaknai sebagai titik balik spiritual. Paskah bukan hanya merayakan kebangkitan Yesus Kristus dari mati, tetapi juga simbol harapan bagi setiap pribadi untuk bangkit dari kegelapan dosa menuju terang kehidupan yang baru.

“Paskah mengajarkan kita bahwa tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Kemenangan Kristus adalah jaminan bahwa kasih selalu lebih kuat dari kebencian, dan hidup lebih berkuasa daripada kematian,” ujar salah satu pengurus lingkungan dalam sambutannya.

Sambutan Hangat untuk Para Baptisan Baru

Sukacita Paskah kali ini terasa kian spesial dengan hadirnya wajah-wajah baru di tengah persekutuan. Lingkungan St. Maria Immaculata dengan penuh sukacita menyambut para warga lingkungan yang telah resmi menerima Sakramen Baptis pada Misa Vigili Paskah kemarin malam. Yakni keluarga Bapak Rafael dan Keluarga Ibu Nita.

Prosesi penyambutan dilakukan dengan sederhana namun penuh makna. Warga lingkungan memberikan ucapan selamat datang sebagai anggota baru dalam keluarga besar Gereja Katolik. Kehadiran mereka dipandang sebagai “semangat iman” yang memperkuat paguyuban di lingkungan tersebut.

“Melihat saudara-saudara kita mengenakan kain putih dan menerima lilin Paskah pada saat saudara kita di Misa Vigili Paskah adalah pengingat bagi kita semua akan janji baptis kita sendiri. Kami sangat bahagia menyambut mereka di rumah ini,” ungkap Bapak Kristiantara selaku Ketua Lingkungan St. Maria Immaculata

Doa dan Harapan: Menjadi Katolik yang Teguh

Sebagai bentuk dukungan spiritual, seluruh umat Lingkungan St. Maria Immaculata memanjatkan doa bersama bagi para baptisan baru. Umat berdoa agar para anggota baru ini yaitu Setia pada panggilannya sebagai murid Kristus di tengah tantangan zaman. Lalu menjadi orang Katolik yang baik, yang mampu memancarkan kasih dalam tindakan sehari-hari, serta diharapkan memiliki iman yang teguh, tidak mudah goyah, dan terus bertumbuh dalam bimbingan Roh Kudus.

Perayaan diakhiri dengan ramah tamah bersama, mempererat tali persaudaraan antarwarga tanpa sekat antara anggota lama maupun yang baru dibaptis. Dengan semangat Paskah, Lingkungan St. Maria Immaculata berkomitmen untuk terus berjalan bersama sebagai saksi-saksi kebangkitan Kristus di tengah masyarakat.

Keseruan Paskah PIA GMBA: “Yesus Sayang Kita”

The current image has no alternative text. The file name is: IMG_4524-scaled.jpg

​Acara Paskahan PIA St. Angelus Stasi Maguwo yang berlangsung hari Sabtu, 11 April 2026 pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini didampingi oleh 10 kakak pendamping yang merupakan kolaborasi apik antara Ibu Muda dan Orang Muda Katolik (OMK). Semangat kasih Tuhan benar-benar terasa melalui kebersamaan mereka.

Kreativitas Tanpa Batas: Menghias Telur

​Acara pertama adalah menyanyi dan menjelaskan dengan singkat tentang makna kebangkitan kemudian anak-anak diajak untuk menghias telur. Dengan penuh konsentrasi, jemari kecil anak-anak PIA mengubah telur-telur polos menjadi karya seni yang penuh warna. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak menghayati bahwa hidup baru yang diberikan Yesus adalah anugerah yang indah.

Petualangan Seru di Games Post

​Setelah mengasah kreativitas, adrenalin anak-anak dipacu melalui game post. Terdiri dari 5 post yang seru serta mengajarkan motorik anak. Gelak tawa pecah saat anak-anak berjuang menyelesaikan setiap tantangan:

  1. ​Lempar Ring: Melatih fokus dan ketepatan.
  2. ​Boom Boom Pow: Game seru yang penuh energi.
  3. ​Susun Menara: Menguji kesabaran dan keseimbangan.
  4. ​Puzzle Time: Mengasah kerja sama tim dalam menyusun gambar.
  5. ​Engklek: Melestarikan permainan tradisional sambil melatih ketangkasan

Untuk pemenang menghias telur paskah terdiri dari 2 kategori. Kategori Pra Tk dan Tk untuk juara 1 dimenangkan oleh Filo dan juara 2 dimenangkan oleh Abim. Sedangkan kategori SD , Juara 1 dimenangkan oleh Neam untuk juara 2 dimenangkan oleh Lili.

Semoga Paskahan PIA kali ini bermakna untuk adik-adik sekalian. Sampai jumpa di kegiatan PIA St. Angelus selanjutnya.

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Tugas Koor Misa Jumat Pertama Lingkungan St. Maria Immaculata

The current image has no alternative text. The file name is: WhatsApp-Image-2026-02-06-at-7.03.27-PM.jpeg

Jumat, 06 Februari 2026 diadakan Misa Jumat Pertama di gereja St. Maria Bunda Allah Stasi Maguwo. Dan kebetulan yang bertugas koor adalah lingkungan St. Maria Immaculata. Jumat Pertama sendiri merupakan salah satu bentuk devosi umat Katolik kepada Hati Kudus Yesus, yang dirayakan setiap bulan sebagai ungkapan syukur, pertobatan, dan pembaruan iman. Dalam perayaan Ekaristi ini, keterlibatan umat sangatlah penting, termasuk peran koor lingkungan yang bertugas mengiringi jalannya misa dengan pujian dan nyanyian.

Koor lingkungan bertanggung jawab menyiapkan lagu-lagu liturgi yang sesuai dengan tema Jumat Pertama, seperti lagu-lagu yang menekankan kasih, pengorbanan, dan kerahiman Hati Kudus Yesus. Persiapan ini mencakup latihan bersama, pemilihan lagu dan koordinasi dengan tim liturgi supaya sesuai dengan tema.

Melalui pelayanan koor dalam Misa Jumat Pertama, Lingkungan Maria Immaculata diharapkan semakin menumbuhkan semangat kebersamaan, partisipasi aktif umat, serta kecintaan terhadap liturgi Gereja. Semoga setiap lagu yang dilantunkan menjadi doa yang hidup, menguatkan iman, dan membawa berkat bagi seluruh umat yang hadir.