Pertemuan rutin Lingk. Antonius dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Juli 2025 pada pukul 19.30 di rumah Bapak Yosep. Tidak hanya pertemuan rutin, namun kegiatan juga diisi dengan acara mendoakan arwah ayahnda dari Bapak Yosep, yang 2 tahun lalu dipanggil Tuhan. Pertemuan diawali dengan sembhayangan yang dipimpin oleh Bapak Mikhael Purwanto dilanjutkan gendu-gendu rasa membicarakan pergantian Ketua Dewan Stasi.
A Joyful Celebration of the Feast of St. Antonius Community at Warung Eyup, Cangkringan
Suasana penuh kekeluargaan dan sukacita mewarnai Pesta Nama Lingkungan St. Antonius yang diselenggarakan di Warung Eyup, Cangkringan, pada hari Minggu, 13 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 45 umat dari Lingkungan St. Antonius, yang berkumpul untuk mengenang dan meneladani kehidupan serta karya St. Antonius.
A warm and joyful atmosphere filled the celebration of the Feast of the St. Antonius Community, held at Warung Eyup, Cangkringan, on Sunday, July 13, 2025. The event was attended by approximately 45 faithful from the St. Antonius Community, who gathered to remember and follow the life and legacy of St. Antonius.
Kegiatan diawali dengan pemaparan singkat mengenai sejarah dan teladan hidup St. Antonius, yang dikenal sebagai pelindung orang miskin dan pencari barang hilang. Pemaparan ini mengajak umat untuk lebih mengenal sosok kudus yang menjadi pelindung lingkungan mereka, serta menginspirasi untuk hidup dalam kesederhanaan dan kepedulian terhadap sesama.
The event began with a brief presentation on the history and exemplary life of St. Antonius, who is known as the patron saint of the poor and of lost things. This sharing invited the participants to get to know more deeply the holy figure who protects their community, and inspired them to live a life of simplicity and compassion for others.
Momen istimewa terjadi saat lingkungan memberikan kenang-kenangan kepada tiga anak yang beberapa waktu lalu menerima Komuni Pertama. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis sebagai bentuk dukungan dan kasih dari lingkungan kepada anak-anak dalam perjalanan iman mereka.
A special moment occurred when the community presented a small gift to three children who had recently received their First Holy Communion. This symbolic gesture reflected the community’s support and love for the children as they continue their journey of faith.
Sebagai penutup, seluruh umat bersama-sama menyanyikan Hymne Lingkungan St. Antonius dalam suasana yang khidmat namun penuh semangat. Lagu ini menjadi ungkapan syukur dan kebanggaan akan identitas lingkungan yang bernaung di bawah perlindungan St. Antonius.
To conclude the event, all participants joined together in singing the St. Antonius Community Hymn in a spirit that was both reverent and full of enthusiasm. The hymn served as an expression of gratitude and pride in their identity as a community under the patronage of St. Antonius.
Hari ini, Kamis 1 Mei 2025, Bersama seluruh Gereja, kita memasuki Bulan Maria, masa penuh rahmat, ketika hati umat Katolik diarahkan secara khusus kepada Santa Perawan Maria, Bunda Tuhan kita. Dalam bulan ini, kita diajak untuk merenungkan kehadiran Bunda Maria dalam hidup kita, meneladani imannya yang total, dan membuka hati bagi karya keselamatan yang diwartakan melalui hidup dan tindakannya.
Dalam semangat iman dan devosi yang mendalam, Stasi Maria Bunda Allah memulai Bulan Maria dengan sebuah peristiwa rohani yang sungguh indah dan menyentuh: doa Rosario serentak oleh seluruh lingkungan, dilaksanakan di waktu yang sama, namun di tempat yang tersebar di tiap lingkungan masing-masing. Walau secara fisik terpisah, tetapi umat dipersatukan dalam satu semangat, satu intensi, dan satu hati di hadapan Allah, melalui perantaraan Bunda Maria.
Masing-masing lingkungan menyalakan terang devosi dari tempatnya sendiri, namun bersama-sama membentuk satu untaian doa yang harum di hadapan Tuhan. Satu demi satu, butir-butir Rosario dinaikkan sebagai persembahan cinta dan harapan, sebagai bentuk syukur dan permohonan, sebagai tanda kesetiaan umat kepada Allah melalui hati seorang ibu Maria, yang senantiasa mendoakan dan mendampingi anak-anaknya.
Inilah kekuatan Gereja: bersatu dalam doa, meskipun tak berada dalam satu ruangan. Seperti cahaya lilin di malam hari, yang terpisah namun menyatu dalam terang, demikian pula umat Stasi Maria Bunda Allah malam ini menghadirkan kehangatan iman dalam lingkup masing-masing, namun menggemakan satu suara kepada Surga.
Semoga rangkaian doa Rosario yang kita mulai malam ini menjadi sumber berkat bagi setiap keluarga, lingkungan, dan stasi kita. Semoga melalui perantaraan Bunda Maria, hidup kita pun makin dibentuk menjadi pribadi yang rendah hati, taat pada kehendak Allah, dan penuh kasih terhadap sesama.
putar audio di bawah ini, kemudian pejamkan mata anda………..
Santa Maria, Bunda Allah, Doakanlah kami yang berlindung kepadamu. Amin.
Minggu 20 April 2025, selepas misa paskah pagi,di sebuah sudut hangat penuh senyum dan cerita, tepatnya di kediaman Bapak Arief Subyantoro, suasana Paskah terasa begitu berbeda. Tidak ada sorak sorai anak kecil, tidak ada hiruk-pikuk paduan suara. Tapi ada sesuatu yang lebih dalam: tatapan mata penuh syukur, genggaman tangan yang hangat, dan kisah-kisah kehidupan yang dipeluk oleh cahaya Paskah.
Itulah wajah indah dari Perayaan Paskah bersama para lansia, sebuah inisiatif penuh kasih dari Timpel PIUL (Pelayanan Iman Umat Lansia) di bawah naungan Bidang Pewarta Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo. Bukan sekadar perayaan, tetapi sebuah pelukan rohani bagi mereka yang telah berjalan lebih dulu dalam perjalanan iman
Acara ini dibungkus dalam kesederhanaan, namun justru di situlah letak kemewahannya. Lagu-lagu rohani dinyanyikan dengan suara lembut namun penuh rasa. Doa-doa dipanjatkan dalam irama pelan, menyentuh setiap hati yang hadir. Ada pula momen berbagi cerita, di mana para lansia menyampaikan harapan, syukur, bahkan canda kecil tentang masa muda mereka—yang disambut tawa hangat dari semua yang hadir.
Sambutan yang Membuat Hati Bergetar
Salah satu momen mengharukan terjadi saat Ketua Stasi memberikan sambutan. Dengan suara sedikit bergetar dan mata yang berkaca-kaca, beliau menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya acara ini.
Kami lihat, setiap kerutan di wajah oma opa, eyang, menyimpan cerita, doa, dan pengorbanan yang luar biasa. Dan lewat perayaan sederhana ini, kami ingin bilang: terima kasih………………Terima kasih karena terus menjadi tiang doa bagi keluarga dan lingkungan. Terima kasih karena kasih dan semangat bapak dan ibu selalu jadi inspirasi bagi kami yang lebih muda.
Bukan karena sedih, tapi karena mereka menyadari betapa besarnya cinta Tuhan yang mengalir melalui perhatian kecil seperti ini.
Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk menyadari bahwa iman tak pernah memudar seiring usia, justru menjadi lebih matang dan bijak. Kehadiran para lansia adalah kekayaan gereja, mereka adalah “kitab hidup” yang menyimpan hikmah dan keteladanan.
“Terima kasih, kami merasa tidak dilupakan,” ucap salah satu opa dengan mata berkaca-kaca.
Dan itulah inti dari Paskah—bahwa kasih Allah selalu bangkit dan hadir di setiap usia, dalam setiap detak hidup umat-Nya.
Acara ini bukan hanya hadiah bagi para lansia, tapi juga menjadi pelajaran berharga bagi yang muda: bahwa pelayanan tak mengenal usia, dan Paskah tak hanya untuk dirayakan di altar megah, tapi juga di ruang tamu kecil yang penuh cinta.
Terima kasih untuk Timpel PIUL yang sudah menjadi perpanjangan tangan kasih Tuhan. Terima kasih juga untuk Bapak Arief Subyantoro yang telah membuka pintu rumah dan hatinya. Dan terima kasih untuk para lansia, yang diam-diam selalu mengajarkan kita arti keteguhan, kesabaran, dan cinta sejati.
Selamat Paskah. Tuhan yang bangkit, juga menghidupkan kembali harapan di setiap hati—tanpa memandang usia.
Pada hari Kamis, 27 Maret 2025, pukul 19.00 WIB, berlangsung Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) ke-4 yang bertempat di pendopo Gantari Laras milik Pak Totok. Pertemuan ini dihadiri oleh kurang lebih 25 umat yang dengan penuh antusias mengikuti rangkaian acara.
Acara dikemas dalam suasana yang khusyuk melalui ibadat bersama, yang menjadi awal dari pertemuan ini. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi sharing, di mana para peserta berbagi pengalaman iman dan refleksi mereka dalam menjalani masa APP. Suasana keakraban dan kebersamaan terasa kuat, mempererat ikatan komunitas dalam semangat persaudaraan.
Pertemuan ini menjadi momen yang memperdalam pemahaman umat akan makna APP serta memperkuat komitmen untuk hidup lebih peduli dan berbagi dengan sesama.
Hari/Tanggal: Kamis, 20 Maret 2025 Waktu: 19.00 WIB Tempat: Rumah Ibu Aniek Peserta: ± 25 umat
Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) ke-3 berlangsung dengan penuh kebersamaan di rumah Ibu Aniek. Acara dimulai dengan doa pembuka, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan utama, yaitu drama, diskusi kelompok, dan sesi sharing.
Drama yang ditampilkan memberikan ilustrasi mendalam mengenai tema pertemuan, yang kemudian menjadi bahan refleksi dalam diskusi kelompok. Dalam diskusi, umat secara aktif berbagi pandangan dan pengalaman terkait tema yang diangkat, menciptakan suasana yang penuh keakraban dan saling membangun.
Sesi sharing menjadi momen yang menyentuh, di mana peserta berbagi pengalaman hidup dan bagaimana nilai-nilai iman diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertemuan ditutup dengan doa bersama, menguatkan komitmen umat untuk semakin hidup dalam kasih dan kepedulian terhadap sesama.
Acara berlangsung dengan lancar dan penuh makna, mempererat tali persaudaraan antarumat
Hari/Tanggal: Kamis, 13 Maret 2025 Waktu: 19.00 WIB Tempat: Rumah Bapak Arief S Jumlah Peserta: ± 30 orang Pemandu: Tim 2 (Pak Rusiawan, Pak Larno, Pak Andreas, Pak Wiwid)
Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) kedua ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat refleksi. Dipandu oleh Tim 2, acara diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan renungan dan ilustrasi yang dikemas dalam dinamika kelompok. Peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mendalami makna refleksi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui dinamika kelompok, peserta semakin memahami pesan renungan dengan cara yang interaktif dan aplikatif. Suasana kekeluargaan sangat terasa, mencerminkan kebersamaan dalam iman dan aksi nyata. Acara diakhiri dengan doa penutup, membawa harapan agar hasil pertemuan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hari/Tanggal: Kamis, 6 Maret 2025 Waktu: 19.00 WIB Tempat: Rumah Ibu Hudyono Jumlah Hadir: ±30 umat
Rangkuman Kegiatan: Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) pertama berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan ini dipandu oleh tim 1 yang terdiri dari Pak Purwanto, Pak Andreas, Bu Bagus, Bu Widi, dan Mas Satriya.
Sesi renungan dan ilustrasi dikemas secara kreatif dalam bentuk drama, yang berhasil menarik perhatian dan memudahkan umat dalam memahami pesan yang disampaikan. Interaksi yang dinamis membuat suasana menjadi hidup, dan umat terlibat secara aktif dalam refleksi bersama.
Pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam perjalanan APP tahun ini, dengan harapan semakin banyak umat yang tergerak untuk berpartisipasi dan menghayati nilai-nilai yang dibahas.
Pada hari Minggu, 16 Februari 2025, umat lingkungan Antonius melaksanakan kegiatan Ziarek Yubelium ke beberapa lokasi rohani. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh 54 peserta yang menggunakan mobil pribadi sebagai sarana transportasi.
Adapun tujuan ziarek kali ini meliputi Makam Romo Sanjaya di Muntilan, Taman Doa Imatuka di Sumber, dan Kampung Ulam Resto di Magelang. Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang ziarah dan refleksi spiritual, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarumat.
Sesampainya di Makam Romo Sanjaya, peserta mengadakan doa bersama untuk menghormati dan mengenang jasa beliau. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Taman Doa Imatuka di mana umat diberikan kesempatan untuk berdoa pribadi dan melakukan refleksi rohani. Suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan menambah nilai spiritual dalam perjalanan ini.
Sebagai bagian dari kebersamaan, kegiatan ditutup dengan makan siang dan sesi ramah tamah di Kampung Ulam Resto, Magelang. Selain menikmati hidangan, peserta juga mengikuti berbagai games yang menambah keceriaan dan memperkuat hubungan satu sama lain.
Melalui kegiatan ini, diharapkan umat semakin dikuatkan dalam iman serta semakin erat dalam persaudaraan dan kebersamaan dalam komunitas lingkungan Antonius.
Pada hari Senin, 25 Februari 2025, telah dilaksanakan sembahyangan rutin sekaligus penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan Ziarek Yubelium 2025. Acara ini berlangsung di rumah keluarga Thomas Muryanto dan dipimpin oleh Ibu Aniek selaku prodiakon dari lingkungan Antonius. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 20 orang umat yang tergabung dalam lingkungan tersebut.
Usai sembahyangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan LPJ kegiatan Ziarek Yubelium 2025. Dalam kesempatan ini, panitia penyelenggara menyampaikan laporan terkait seluruh rangkaian kegiatan ziarek yang telah berlangsung, termasuk pertanggungjawaban dana yang digunakan. Laporan tersebut diterima dengan baik oleh umat yang hadir, dan mereka mengapresiasi transparansi serta kerja keras panitia dalam mengelola kegiatan ini.
HiHello 👋, welcome to Gereja Maria Bunda Allah - Paroki Administratif Maguwo