Doa Lingkungan Santo Petrus: Menumbuhkan Cinta Tanah Air Melalui Kedekatan Hati

Lingkungan Santo Petrus kembali mengadakan doa lingkungan pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di rumah Ibu Lely. Kegiatan ini dihadiri oleh 11 orang umat dan dipimpin oleh Ibu Mulyadi.

Pada kesempatan tersebut, umat bersama-sama merenungkan tema kebangsaan, yaitu “Tanah Air Ada di Sana, di Mana Ada Cinta dan Kedekatan Hati.” Melalui tema ini, umat diajak untuk memahami bahwa mencintai tanah air bukan hanya diwujudkan melalui rasa bangga terhadap bangsa, tetapi juga melalui kepedulian, persaudaraan, dan kasih kepada sesama di lingkungan tempat kita hidup.

Bahan permenungan mengangkat kisah hidup Yusuf Bilyarta Mangunwijaya, atau yang lebih dikenal sebagai Romo Mangun. Beliau dikenal sebagai sosok imam yang mengabdikan hidupnya bagi masyarakat kecil dan kaum yang terpinggirkan. Melalui karya dan pelayanannya, Romo Mangun menunjukkan bahwa cinta kepada tanah air diwujudkan dengan menghadirkan harapan, memperjuangkan keadilan, serta membangun kehidupan yang lebih baik bagi sesama.

Dalam sesi sharing, umat diajak merefleksikan bagaimana semangat Romo Mangun dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Cinta kepada tanah air dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kerukunan, saling membantu, menghargai perbedaan, serta membangun relasi yang penuh kasih di tengah keluarga maupun lingkungan.

Melalui doa bersama dan permenungan ini, diharapkan seluruh umat Lingkungan Santo Petrus semakin terdorong untuk menjadi pribadi yang tidak hanya mencintai bangsa melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa damai, persaudaraan, dan kepedulian kepada sesama. Semoga semangat kebangsaan yang berlandaskan kasih senantiasa tumbuh dalam hati setiap umat, sehingga Lingkungan Santo Petrus semakin menjadi komunitas yang hidup dalam persatuan, iman, dan cinta kasih.

Posted in Doa lingkungan, Lingkungan St. Petrus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *