Pekan Suci 2025 di Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo berjalan dengan penuh makna dan semarak. Tapi ada satu tim yang patut diacungi jempol lebih dulu, yaitu pasukan kecil bersutkan jubah putih yang selalu siap siaga di altar: Putra Putri Altar GMBA
Mereka bukan cuma berdiri diam, loh. Selama Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Vigili Paskah, hingga Minggu Paskah, merekalah yang jadi motor kecil liturgi, memastikan segalanya berjalan mulus. Tapi, biar tampil rapi di altar, perjuangannya luar biasa
Semua dimulai dari latihan yang kadang lebih rame dari nobar final bola. Ada yang ngantuk, bahkan ada yang saking semangatnya, masuk altar lebih dulu dari romo.Tapi semua tetap dikawal oleh Pak Andre, sang pelatih yang tenang tapi tegas. Ditemani para senior yang punya gaya masing-masing ada yang halus bagaikan malaikat, ada juga yang kalau ngomel, bisa bikin jubah berkibar sebelum ditiup angin.
Setiap gladi bersih dan persiapan bukan cuma soal latihan teknis, tapi juga pembentukan karakter. Mereka belajar disiplin, kerjasama, dan tentu saja, belajar menerima teguran dengan senyum meski hati sedikit ngilu. Tapi semua itu terbayar lunas saat mereka tampil maksimal di altar.
Dan satu hal yang gak boleh dilupakan…
Mereka ini diam-diam paling sering masuk kamera loh……
Entah kenapa, setiap fotografer misa selalu aja menangkap momen mereka lagi pegang salib, nyalain lilin, atau berdiri gagah di samping romo. Kadang pas banget dapet pose serius, kadang malah dapet yang lagi nyengir atau kedip sebelah. Udah kayak influencer altar followers: seluruh umat GMBA.
Tapi di balik tawa, drama kecil, dan jepretan kamera itu, tersimpan satu hal yang tulus: cinta untuk melayani Tuhan. Karena bagi mereka, berdiri di altar bukan tentang tampil keren, tapi tentang menghadirkan keindahan dalam kesederhanaan, keteraturan dalam kekhidmatan.
Terima kasih untuk seluruh Putra Putri Altar GMBA yang telah memberikan waktu, tenaga, dan hati kalian selama Pekan Suci 2025. Kalian luar biasa, bukan hanya karena jubah putih yang kalian kenakan, tapi karena semangat dan ketulusan yang kalian bawa di dalamnya.
