Sarasehan BKSN ke-4 Lingkungan St. Gregorius : Menghidupi Sabda melalui Kasih dan Berbagi Pengalaman – 24 September 2026

✝
Sarasehan BKSN ke-4
Umat Lingkungan St. Gregorius
Kamis, 24 September 2026

Lingkungan St. Gregorius kembali melanjutkan rangkaian Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) melalui Sarasehan BKSN ke-4 yang dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin mendalami Sabda Tuhan sekaligus melihat kembali bagaimana iman diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan kasih kepada sesama.

✝

Pendalaman Kitab Suci

Injil Matius 25:31-46 mengajak setiap orang beriman untuk mengenali kehadiran Kristus dalam diri mereka yang membutuhkan perhatian, pertolongan, kepedulian, dan kasih.
Matius 25:31-46

Mendengarkan Sabda dan Menghayatinya

Dalam sarasehan kali ini, umat diajak untuk tidak hanya mendengarkan dan memahami isi bacaan Injil, tetapi juga membawa Sabda Tuhan tersebut ke dalam kehidupan pribadi. Injil Matius 25:31-46 menjadi bahan permenungan untuk melihat kembali bagaimana setiap orang telah hadir bagi sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan pertolongan.

Pada saat pemaparan renungan, suasana dibuat semakin hening dan mendalam. Umat diajak melakukan refleksi batin dengan mendengarkan beberapa pertanyaan permenungan yang berkaitan dengan pesan Injil. Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi ajakan bagi umat untuk melihat pengalaman hidup masing-masing dan menyadari kehadiran Tuhan melalui berbagai pengalaman kasih yang telah diberikan maupun diterima.

🕊️ Saat Hening dan Refleksi Batin

Dalam suasana hening, alunan musik instrumental Taizé “Yesus Kristus Cahaya Hatiku” mengiringi umat memasuki suasana doa dan permenungan.

Beberapa pertanyaan reflektif mengajak umat untuk merenungkan:

  • Dalam perjalanan hidup saya, kapan saya pernah mengalami kebaikan dan pertolongan dari orang lain?
  • Apakah saya pernah hadir dan memberikan perhatian kepada seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan?
  • Apakah saya mampu melihat Kristus dalam diri orang-orang yang membutuhkan kasih dan kepedulian saya?
  • Adakah kesempatan untuk berbuat baik kepada sesama yang selama ini saya lewatkan?
  • Apa yang Tuhan kehendaki agar saya lakukan setelah mendengarkan Sabda-Nya hari ini?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi ruang bagi umat untuk berhenti sejenak dari kesibukan, melihat ke dalam diri, serta menghubungkan Sabda Tuhan dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dinamika Gulungan Sabda dan Sharing Pengalaman

Setelah renungan dan refleksi batin, suasana sarasehan dilanjutkan dengan sebuah dinamika yang menarik dan melibatkan seluruh umat yang hadir. Pemandu telah menyiapkan sejumlah gulungan kertas yang masing-masing berisi potongan kalimat atau pesan yang diambil dari bacaan Injil Matius 25:31-46.

Gulungan-gulungan tersebut kemudian dibagikan kepada umat. Setiap umat mendapatkan satu potongan kalimat untuk dibaca dan direnungkan. Selanjutnya, umat diajak untuk menghubungkan kalimat yang diperoleh dengan pengalaman hidup masing-masing.

✦ Berbagi Pengalaman Kasih

Umat diajak menjawab pertanyaan sederhana namun mendalam:

“Apakah saya pernah melakukan kebaikan seperti yang tertulis dalam kutipan tersebut?”

atau

“Apakah saya pernah menerima kebaikan seperti yang digambarkan dalam kutipan tersebut?”

Dari pertanyaan tersebut, umat kemudian menceritakan pengalaman masing-masing. Pengalaman sederhana yang mungkin selama ini dianggap biasa ternyata dapat menjadi kesaksian tentang bagaimana kasih Tuhan bekerja melalui kehidupan sehari-hari.

Sabda Tuhan Menjadi Pengalaman Hidup

Dinamika sharing membuat suasana Sarasehan BKSN ke-4 semakin hangat. Umat tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga mengambil bagian secara aktif dengan menceritakan pengalaman rohani dan pengalaman kasih yang pernah mereka alami.

Ada pengalaman tentang memberi perhatian, membantu sesama, menerima pertolongan, menemani seseorang dalam kesulitan, maupun berbagai bentuk kebaikan sederhana yang dilakukan dengan tulus. Melalui sharing tersebut, umat semakin menyadari bahwa tindakan kasih tidak selalu harus berupa sesuatu yang besar.

Justru melalui perhatian kecil, waktu yang diberikan, kepedulian, sapaan, pertolongan, dan kesediaan untuk hadir bagi sesama, kasih Kristus dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kebersamaan dalam sarasehan juga memperlihatkan bahwa pendalaman Kitab Suci dapat menjadi ruang untuk saling menguatkan. Ketika umat berani membuka pengalaman dan berbagi cerita, Sabda Tuhan menjadi semakin dekat dengan kehidupan nyata.

✝

Sabda yang Menggerakkan

Injil tidak berhenti pada kata-kata yang dibaca dan direnungkan, tetapi mengundang kita untuk mewujudkannya dalam tindakan kasih kepada sesama.
Matius 25:31-46

Bertumbuh Bersama dalam Iman

Sarasehan BKSN ke-4 Lingkungan St. Gregorius menjadi pengalaman kebersamaan yang memperkaya iman. Melalui doa, renungan, musik instrumental, refleksi batin, dinamika, dan sharing pengalaman, umat diajak untuk semakin memahami bahwa iman kepada Kristus harus diwujudkan melalui kasih yang nyata.

Semoga pengalaman pendalaman Kitab Suci ini tidak berhenti pada saat sarasehan selesai, tetapi terus dibawa dalam kehidupan keluarga, lingkungan, masyarakat, dan dalam setiap perjumpaan dengan sesama.

Dengan semangat kebersamaan, umat Lingkungan St. Gregorius terus belajar menjadi komunitas yang guyub dalam kasih, bertumbuh dalam iman, dan hadir bagi sesama.

Dokumentasi Sarasehan BKSN ke-4

Sarasehan BKSN ke-4 Umat Lingkungan St. Gregorius
Suasana umat mengikuti Sarasehan BKSN ke-4
Pendalaman Kitab Suci BKSN ke-4
Umat mengikuti pendalaman dan refleksi Kitab Suci
Sharing umat Sarasehan BKSN ke-4
Suasana sharing dan berbagi pengalaman iman
Kebersamaan Umat Lingkungan St. Gregorius
Kebersamaan umat dalam Sarasehan BKSN ke-4
✝

“Tuhan, ajarlah kami untuk semakin peka melihat kehadiran-Mu dalam diri setiap saudara yang kami jumpai.”

Semoga Sabda yang telah kita dengarkan menjadi terang bagi langkah hidup kita dan mendorong kita untuk terus menghadirkan kasih Kristus melalui tindakan nyata.

Lingkungan St. Gregorius
Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo


✠
✠
✝

BUKU PEDOMAN BKSN 2026

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
❦ ✝ ❦
✠ ✝ ✠
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor #lingkstgregoriuskadisoka ♬ Yesus Kristus Cahaya Hatiku – Manado Catholic Orchestra
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✠
✠
✦ ✝ ✦

Lagu Lingkungan St. Gregorius

“Guyub Melayani Dalam Kasih”

❧ ✝ ❧
♪ Lingkungan St. Gregorius ♪
Guyub Melayani Dalam Kasih (Versi 2)
✦ ✝ ✦

Pertemuan Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius : Mempererat Persaudaraan dan Bertumbuh dalam Iman – 20 September 2026

✝ ❀ 🌿 ❀ ✝

Pertemuan Ibu-Ibu
Lingkungan St. Gregorius

Minggu, 20 September 2026
Pukul 16.00 WIB

🌹 • • • ✝ • • • 🌹

Pada Minggu, 20 September 2026, para ibu Lingkungan St. Gregorius berkumpul bersama dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pertemuan yang dimulai pada pukul 16.00 WIB ini menjadi kesempatan bagi para ibu untuk meluangkan waktu, berkumpul, berbagi, dan semakin mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga dalam iman.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang untuk berkumpul, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat dan meningkatkan persaudaraan di antara ibu-ibu Lingkungan St. Gregorius. Dalam kebersamaan yang sederhana, setiap ibu dapat saling menyapa, berbagi cerita, memberikan perhatian, serta membangun semangat kekeluargaan yang menjadi kekuatan dalam kehidupan lingkungan.

✝
Bersatu dalam Doa dan Persaudaraan

“Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.”
(Roma 12:10)

Salah satu bagian penting dalam pertemuan ini adalah doa Rosario bersama. Para ibu berdoa bersama dalam suasana hening dan penuh penghayatan, memohon penyertaan serta perlindungan Bunda Maria bagi seluruh umat Lingkungan St. Gregorius, keluarga masing-masing, serta berbagai intensi doa yang dibawa dalam pertemuan.

Doa Rosario bersama menjadi momen untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. Kebersamaan dalam doa juga mengingatkan bahwa kehidupan menggereja bukan hanya tentang kegiatan bersama, tetapi juga tentang saling mendoakan, saling menguatkan, dan berjalan bersama dalam iman.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, pertemuan ini menjadi pengalaman sederhana namun bermakna. Canda, percakapan, kebersamaan, dan doa menjadi bagian yang memperkaya kehidupan umat di Lingkungan St. Gregorius.

Semoga melalui pertemuan seperti ini, persaudaraan di antara umat semakin erat, kepedulian satu sama lain semakin tumbuh, dan semangat untuk melayani serta terlibat dalam kehidupan lingkungan semakin kuat.

“Bersama dalam persaudaraan,
bertumbuh dalam iman dan kasih.”

❀ ✝ ❀ 🌹 ❀ ✝ ❀

✝ Dokumentasi Pertemuan ✝

Pertemuan Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius
Minggu, 20 September 2026

Kebersamaan ibu-ibu Lingkungan St. Gregorius

Kebersamaan ibu-ibu Lingkungan St. Gregorius

Pertemuan ibu-ibu Lingkungan St. Gregorius

Suasana pertemuan yang penuh kekeluargaan

Kebersamaan umat Lingkungan St. Gregorius

Saling berbagi dan menguatkan dalam persaudaraan

🌹 ✝ 🌹
Lingkungan St. Gregorius

Guyub dalam kasih, bertumbuh dalam iman, dan berjalan bersama dalam persaudaraan.

✝ ❀ 🌿 ❀ ✝
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor #lingkstgregoriuskadisoka ♬ original sound – Lingk. St. Gregorius Kadisoka
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✠
✠
✦ ✝ ✦

Lagu Lingkungan St. Gregorius

“Guyub Melayani Dalam Kasih”

❧ ✝ ❧
♪ Lingkungan St. Gregorius ♪
Guyub Melayani Dalam Kasih (Versi 2)
✦ ✝ ✦

Sarasehan BKSN ke-3 Umat Lingkungan St. Gregorius : Mendalami Sabda Tuhan melalui Injil “Matius 18:15–20”. – 17 September 2026

✠
✠
✝

Sarasehan BKSN ke-3

Umat Lingkungan St. Gregorius

Kamis, 17 September 2026

✝

Pendalaman Kitab Suci

Injil Matius 18:15–20

Lingkungan St. Gregorius kembali mengadakan Sarasehan BKSN (Bulan Kitab Suci Nasional) ke-3 pada Kamis, 17 September 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Sabda Allah sekaligus mempererat kebersamaan sebagai satu komunitas umat beriman.

Dalam Sarasehan BKSN ke-3 ini, umat diajak untuk mendalami Injil Matius 18:15–20. Sabda Tuhan yang direnungkan mengajak umat untuk memahami pentingnya membangun relasi yang baik dengan sesama, berani mengingatkan dalam kasih ketika terjadi kesalahan, serta menjaga persaudaraan di tengah kehidupan bersama.

Pendalaman Kitab Suci dipandu oleh Mbak Anik. Kegiatan diawali dengan mendengarkan dan menyimak isi Kitab Suci yang disampaikan oleh pemandu. Umat kemudian diajak untuk memahami lebih dalam pesan yang terkandung dalam bacaan Injil serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

✨ Quiz Kitab Suci ✨

Suasana Sarasehan BKSN kali ini semakin menarik karena umat tidak hanya mendengarkan pendalaman Kitab Suci, tetapi juga diajak untuk mengikuti Quiz Kitab Suci.

Di sela-sela pendalaman setiap bagian Kitab Suci, pemandu memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan isi bacaan Injil Matius 18:15–20. Umat diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Bagi umat yang berhasil menjawab dengan tepat, tersedia hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme mereka.

Kehadiran Quiz Kitab Suci membuat suasana pendalaman menjadi lebih hidup. Umat tampak antusias dan terlibat secara aktif dalam menjawab berbagai pertanyaan. Tidak hanya menjadi pendengar, umat diajak untuk mengingat kembali isi Sabda Tuhan sekaligus menguji pemahaman mereka terhadap Kitab Suci.

Suasana Sarasehan pun terasa semakin hangat dan menarik. Keterlibatan umat dalam menjawab setiap pertanyaan menunjukkan semangat untuk belajar dan mendalami Kitab Suci bersama. Momen-momen sederhana ketika umat berlomba menjawab pertanyaan, diselingi kegembiraan saat mendapatkan hadiah, menjadikan pendalaman Kitab Suci terasa dekat, menyenangkan, dan membangun kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, umat Lingkungan St. Gregorius diajak untuk tidak berhenti pada membaca dan mendengarkan Sabda Tuhan, tetapi juga menghidupinya dalam kehidupan sehari-hari. Pesan Injil Matius 18:15–20 menjadi ajakan untuk terus membangun persaudaraan, saling mengingatkan dalam kasih, serta menghadirkan semangat kebersamaan di tengah kehidupan umat.

✦ ✝ ✦

Dokumentasi Sarasehan BKSN ke-3

Umat Lingkungan St. Gregorius

Dokumentasi Sarasehan BKSN ke-3 Umat Lingkungan St. Gregorius

Suasana umat mengikuti Sarasehan BKSN ke-3 Lingkungan St. Gregorius.

Pendalaman Kitab Suci Sarasehan BKSN ke-3

Pendalaman Sabda Tuhan dan suasana doa bersama umat.

Umat mengikuti Quiz Kitab Suci BKSN ke-3

Umat antusias mengikuti pendalaman dan menjawab pertanyaan Quiz Kitab Suci.

Kebersamaan umat Lingkungan St. Gregorius dalam Sarasehan BKSN ke-3

Sarasehan BKSN ke-3 dalam Kebersamaan.

✝

“Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

— Matius 18:20

Semoga melalui pendalaman Kitab Suci, umat Lingkungan St. Gregorius semakin bertumbuh dalam iman dan semakin mampu menghadirkan Sabda Tuhan dalam kehidupan bersama.

✦ ✝ ✦
✠
✠
✝

BUKU PEDOMAN BKSN 2026

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
❦ ✝ ❦
✠ ✝ ✠
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor Pertemuan BKSN 3 #lingkstgregoriuskadisoka ♬ original sound – Heho Studio
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✠
✠
✦ ✝ ✦

Lagu Lingkungan St. Gregorius

“Guyub Melayani Dalam Kasih”

❧ ✝ ❧
♪ Lingkungan St. Gregorius ♪
Guyub Melayani Dalam Kasih (Versi 2)
✦ ✝ ✦

Sarasehan BKSN ke-2 Umat Lingkungan St. Gregorius : Bertumbuh dalam Sabda dan Sukacita – 10 September 2026

✦ ✝ ✦
LINGKUNGAN ST. GREGORIUS

Sarasehan BKSN ke-2

Umat Lingkungan St. Gregorius

Kamis, 10 September 2026
───── ✝ ─────

Umat Lingkungan St. Gregorius kembali berkumpul dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan dalam Sarasehan BKSN ke-2 yang dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin dekat dengan Kitab Suci, sekaligus mempererat persaudaraan sebagai satu komunitas umat beriman.

Dalam Sarasehan BKSN ke-2 ini, umat diajak untuk mendalami Injil Matius 10:1-15, yang mengisahkan tentang Yesus memanggil dan mengutus kedua belas murid-Nya untuk mewartakan Kerajaan Allah.

✝
Pendalaman Kitab Suci
Injil Matius 10:1-15

✝ Mendalami Panggilan dan Perutusan

Melalui perikop Matius 10:1-15, umat diajak untuk menyadari bahwa setiap orang yang mengikuti Kristus juga dipanggil untuk menjadi pribadi yang mau diutus dan hadir bagi sesama.

Yesus memberikan kuasa kepada para murid dan mengutus mereka untuk pergi mewartakan Kerajaan Allah. Perutusan tersebut tidak hanya berbicara mengenai pewartaan melalui kata-kata, tetapi juga tentang kehadiran yang membawa kebaikan, kedamaian, perhatian, dan kasih kepada orang-orang yang dijumpai.

Pesan Yesus kepada para murid juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan perutusan, seseorang tidak perlu terlalu bergantung pada berbagai bekal duniawi. Yang terutama adalah kepercayaan kepada Tuhan dan kesediaan untuk menjalankan tugas perutusan dengan tulus.

Bagi umat Lingkungan St. Gregorius, sabda ini menjadi ajakan untuk terus membuka diri terhadap panggilan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap umat dapat menjadi pewarta melalui keluarga, lingkungan, pekerjaan, pelayanan, maupun melalui perhatian sederhana kepada sesama.

❦ ✝ ❦

✝ Belajar Kitab Suci dengan Sukacita

Sarasehan kali ini tidak hanya diisi dengan pendalaman Kitab Suci. Setelah mengikuti proses pendalaman, umat juga diajak menikmati suasana kebersamaan melalui permainan atau game yang dikemas secara menarik dan penuh kegembiraan.

Salah satu kegiatan yang membuat suasana semakin meriah adalah permainan memutar hadiah. Dengan penuh antusias, umat mengikuti permainan sambil diiringi lagu “Aku Bahagia”. Tawa, kegembiraan, dan semangat kebersamaan pun mewarnai kegiatan tersebut.

♫ ✨ ♫
“Aku Bahagia”

Permainan memutar hadiah menjadi salah satu momen penuh keceriaan dan kebersamaan umat.

✝ Sabda Tuhan yang Membawa Sukacita

Sarasehan BKSN ke-2 menjadi pengingat bahwa pendalaman Kitab Suci dapat dilakukan dalam suasana yang dekat, hangat, dan penuh sukacita. Sabda Tuhan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diharapkan dapat dihidupi dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat perutusan dalam Matius 10:1-15 mengajak umat Lingkungan St. Gregorius untuk terus hadir sebagai pembawa kasih, kedamaian, dan sukacita di tengah keluarga, lingkungan, Gereja, dan masyarakat.

Melalui kegiatan Sarasehan BKSN ini, umat diharapkan semakin mencintai Kitab Suci, semakin akrab satu sama lain, serta semakin berani menjawab panggilan Tuhan untuk menjadi saksi kasih-Nya.

✝

“Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.”

(Matius 10:7)

Semoga semangat kebersamaan dalam Sarasehan BKSN ke-2 Umat Lingkungan St. Gregorius terus bertumbuh dan menjadi kekuatan bagi umat untuk semakin bertumbuh dalam iman, bersaudara dalam kasih, dan bersukacita dalam pelayanan.

✦ ✝ ✦

Lingkungan St. Gregorius – 2026

✦ ✝ ✦
✝ DOKUMENTASI KEGIATAN ✝

Dokumentasi Foto-foto
Sarasehan BKSN Ke-2

Lingkungan St. Gregorius
Kamis, 10 September 2026
───── ❦ ✝ ❦ ─────

Rangkaian dokumentasi kebersamaan umat Lingkungan St. Gregorius dalam kegiatan Sarasehan BKSN Ke-2. Kegiatan diisi dengan pendalaman Injil Matius 10:1-15, serta permainan bersama yang penuh sukacita.

Dokumentasi Sarasehan BKSN Ke-2 Lingkungan St. Gregorius
Kebersamaan Umat
Pendalaman Kitab Suci Sarasehan BKSN
Pendalaman Kitab Suci
Umat Lingkungan St. Gregorius mengikuti Sarasehan BKSN
Menggali Makna Sabda Tuhan
Kegiatan Sarasehan BKSN Ke-2
Semangat Kebersamaan
Permainan Sarasehan BKSN Ke-2
Permainan Bersama
Kebersamaan Umat Lingkungan St. Gregorius
Sukacita dan Persaudaraan
Sukacita dan Persaudaraan
Kebersamaan Umat Lingkungan St. Gregorius
Sukacita dan Persaudaraan
✝
“Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.”
(Matius 10:7)
✦ ✝ ✦

Umat Lingkungan St. Gregorius

✠
✠
✝

BUKU PEDOMAN BKSN 2026

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
❦ ✝ ❦
✠ ✝ ✠
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor Pertemuan BKSN 2 Lingk St Gregorius Kadisoka #lingkstgregoriuskadisoka ♬ original sound – Heho Studio
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✣
✣
❧
❧
✠
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Rekoleksi Umat Lingkungan St. Gregorius , Tema : Keluarga sebagai Teman Seperjalanan dalam Berpengharapan – 6 September 2026

✝
LINGKUNGAN ST. GREGORIUS

Rekoleksi Umat Lingkungan St. Gregorius

“Keluarga Sebagai Teman Seperjalanan Dalam Berpengharapan”
Taman Doa Maria Oblat OMI
Minggu, 6 September 2026   |   09.00–14.00 WIB
Didampingi oleh Romo Paulinus Maryanto, OMI
❦ ✝ ❦

Suasana penuh sukacita, keakraban, dan semangat iman mewarnai Rekoleksi Umat Lingkungan St. Gregorius yang dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026, bertempat di Taman Doa Maria Oblat OMI. Rekoleksi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dan didampingi oleh Romo Paulinus Maryanto, OMI.

Mengangkat tema “Keluarga Sebagai Teman Seperjalanan Dalam Berpengharapan”, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk berhenti sejenak dari kesibukan sehari-hari, melihat kembali perjalanan kehidupan keluarga, serta semakin menyadari kehadiran Tuhan dalam setiap pengalaman hidup.

✝
“Keluarga bukan sekadar tempat untuk pulang, tetapi tempat untuk berjalan bersama, saling menguatkan, dan menemukan pengharapan dalam Tuhan.”

Rekoleksi yang Hidup dan Penuh Sharing

Sejak awal kegiatan, suasana rekoleksi terasa hangat dan penuh kebersamaan. Romo Paulinus Maryanto, OMI menyampaikan materi dengan cara yang menarik dan dekat dengan pengalaman kehidupan umat sehari-hari.

Melalui berbagai refleksi, umat diajak untuk melihat keluarga bukan hanya sebagai tempat tinggal bersama, tetapi sebagai teman seperjalanan yang saling mendukung, menguatkan, mengampuni, dan memberikan harapan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Rekoleksi semakin hidup ketika beberapa umat berkesempatan untuk sharing pengalaman hidup dan refleksi tentang keluarga. Berbagai pengalaman yang dibagikan menjadi bahan permenungan bersama bahwa setiap keluarga memiliki perjalanan, tantangan, dan pergumulannya masing-masing.

Dari sharing tersebut, umat diajak untuk semakin terbuka dalam mendengarkan satu sama lain serta menyadari bahwa dalam perjalanan keluarga, tidak seorang pun berjalan sendirian. Kehadiran keluarga dan iman kepada Tuhan menjadi kekuatan untuk terus melangkah dalam pengharapan.

Perayaan Ekaristi di Kapel Taman Doa Maria Oblat

Setelah sesi rekoleksi, sekitar pukul 12.00 WIB, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius yang mengikuti rekoleksi bersama-sama mengikuti Perayaan Ekaristi Minggu di Kapel Taman Doa Maria Oblat.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Paulinus Maryanto, OMI dan Romo Widi. Perayaan semakin istimewa karena turut dihadiri oleh Frater, Bruder, dan Pra-Novisiat OMI yang sedang menjalani masa pembelajaran dan pembinaan di Pranovisiat OMI.

Kehadiran para imam, frater, bruder, pra-novis, serta umat Lingkungan St. Gregorius menjadikan perayaan Ekaristi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh sukacita.

Foto Bersama dan Makan Bersama

Usai Perayaan Ekaristi, kebersamaan umat dilanjutkan dengan foto bersama. Momen ini menjadi kenangan indah dari perjalanan rekoleksi Lingkungan St. Gregorius.

Setelah berfoto bersama, umat kemudian menikmati makan bersama dalam suasana yang santai dan penuh keakraban. Makan bersama menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin mengenal, bercengkerama, dan mempererat persaudaraan.

Penutup Rekoleksi

Sekitar pukul 14.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan rekoleksi Lingkungan St. Gregorius resmi selesai. Setelah acara ditutup, sebagian umat memilih untuk kembali ke rumah, sementara sebagian lainnya melanjutkan doa dan menikmati suasana hening di Taman Doa Maria Oblat.

Rekoleksi ini meninggalkan pesan yang mendalam bagi umat: perjalanan keluarga tidak selalu mudah, tetapi dengan iman, kasih, komunikasi, dan kesediaan untuk saling mendampingi, keluarga dapat menjadi tempat bertumbuh sekaligus sumber pengharapan.

📷 Galeri Rekoleksi Lingkungan St. Gregorius

Kebersamaan umat Lingkungan St. Gregorius
Umat mengikuti sesi rekoleksi dan sharing
Suasana pendalaman materi rekoleksi
Perayaan Ekaristi Minggu di Kapel Taman Doa Maria Oblat
Foto bersama setelah Perayaan Ekaristi
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
Kebersamaan umat dalam suasana penuh sukacita
✝
Keluarga sebagai teman seperjalanan, bertumbuh dalam iman dan berpengharapan.

Terima kasih kepada Romo Paulinus Maryanto, OMI, Romo Widi, para Frater, Bruder, Pra-Novisiat OMI, serta seluruh umat Lingkungan St. Gregorius.

Tuhan memberkati keluarga-keluarga Lingkungan St. Gregorius.
✝ LINGKUNGAN ST. GREGORIUS ✝
✝
LINGKUNGAN ST. GREGORIUS
Rekoleksi Umat
Taman Doa Maria Oblat OMI
Minggu, 6 September 2026
❦ ✦ ❦
@lingk..st..gregor Rekoleksi Lingkungan St Gregorius di Taman Doa Maria Oblat Minggu, 6 September 2026 #lingkstgregoriuskadisoka ♬ Aku Anak Tuhan Yesus – Kevin Liu
❦ ✝ ❦
TEMA REKOLEKSI
“Keluarga Sebagai Teman Seperjalanan Dalam Berpengharapan”
✝ Bersama dalam Iman, Kasih dan Pengharapan ✝
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✣
✣
❧
❧
✠
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Umat Lingkungan St. Gregorius Melaksanakan Tugas Tata Hias Altar dan Piket Merawat Tanaman di Gereja – 4 September 2026

✠

Umat Lingkungan St. Gregorius Melaksanakan Tugas Tata Hias Altar dan Piket Merawat Tanaman di Gereja

Melayani dengan Kasih, Merawat Rumah Tuhan
Lingkungan St. Gregorius kembali mengambil bagian dalam pelayanan Gereja melalui tugas Tata Hias Altar dengan bunga dan tanaman hidup serta piket merawat tanaman di lingkungan Gereja pada Jumat, 4 September 2026.

Sebagai bagian dari semangat pelayanan dan kepedulian terhadap Gereja, umat Lingkungan St. Gregorius dengan penuh sukacita melaksanakan tugas pelayanan yang telah dipercayakan kepada lingkungan.

Pelayanan tersebut meliputi penataan altar menggunakan bunga dan tanaman hidup, sekaligus merawat dan menjaga tanaman yang berada di area Gereja agar tetap bersih, rapi, segar, dan terawat.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan umat dalam menjaga keindahan dan kenyamanan rumah Tuhan. Tata hias altar bukan hanya tentang memperindah ruang liturgi, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan umat kepada Tuhan serta upaya mempersiapkan tempat yang layak bagi perayaan iman.

Keindahan Altar melalui Bunga dan Tanaman Hidup

Dalam tugas tata hias kali ini, bunga dan tanaman hidup digunakan sebagai bagian dari dekorasi di sekitar altar. Kehadiran tanaman hijau memberikan suasana yang segar, alami, dan asri di dalam ruang Gereja.

Tanaman dan bunga yang ditata dengan penuh perhatian menjadi simbol sederhana tentang kehidupan dan pertumbuhan. Seperti tanaman yang membutuhkan air, cahaya, dan perawatan, demikian pula iman umat membutuhkan perhatian, doa, kebersamaan, dan pelayanan agar terus bertumbuh.

✠
“Hendaklah segala sesuatu berlangsung dengan sopan dan teratur.”
1 Korintus 14:40

Merawat Tanaman, Merawat Rumah Tuhan

Selain menata altar, umat juga melaksanakan piket merawat tanaman di berbagai bagian area Gereja. Tanaman yang menghiasi ruang ibadah dirapikan dan diperhatikan agar lingkungan Gereja tetap terlihat indah dan nyaman.

Kegiatan sederhana ini mengingatkan kita bahwa Gereja merupakan rumah bersama. Karena itu, menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan Gereja merupakan tanggung jawab seluruh umat.

Setiap bentuk pelayanan, sekecil apa pun, memiliki makna ketika dilakukan dengan hati yang tulus. Menata bunga, menyiram tanaman, membersihkan area Gereja, maupun merapikan lingkungan merupakan wujud nyata kasih umat kepada Gereja.

Semangat Gotong Royong dalam Pelayanan

Pelayanan tata hias altar dan perawatan tanaman juga menjadi kesempatan bagi umat Lingkungan St. Gregorius untuk membangun kebersamaan. Dengan bergotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan suasana pelayanan menjadi penuh sukacita.

Kebersamaan seperti ini merupakan bagian penting dalam kehidupan menggereja. Setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan dan talenta yang dimiliki.

Dokumentasi Pelayanan

Umat Lingkungan St. Gregorius bersama hasil tata hias altar
Tim Tata Hias Altar Lingkungan St. Gregoriusr.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.
Umat Lingkungan St. Gregorius merawat tanaman di Gereja
Kebersamaan umat dalam merawat tanaman dan lingkungan Gereja.

Tim Pelayanan Tata Hias dan Perawatan Tanaman

✠

Terima Kasih atas Pelayanan dan Kebersamaan

Keluarga besar Lingkungan St. Gregorius menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim Tata Hias Altar dan umat yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan perhatian untuk melaksanakan tugas pelayanan ini.

Terima kasih kepada Mbak Nana, Bu Gambit, Bu Luci, Bu Putut, Bu Agnes, Bu Evi, dan Mas Paul atas semangat, kebersamaan, dan ketulusan dalam melayani.

Semoga setiap waktu dan tenaga yang diberikan menjadi persembahan yang berkenan kepada Tuhan serta menjadi berkat bagi Gereja dan seluruh umat.

Melayani dengan Hati

Melalui tugas ini, Lingkungan St. Gregorius terus berusaha menumbuhkan semangat untuk hadir dan mengambil bagian dalam kehidupan Gereja. Pelayanan tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Kadang-kadang pelayanan hadir dalam bentuk sederhana: merapikan bunga, merawat tanaman, membersihkan lingkungan, atau mempersiapkan altar.

Ketika dilakukan bersama dengan kasih dan ketulusan, hal-hal sederhana tersebut menjadi persembahan yang indah bagi Tuhan.

Semoga bunga yang menghiasi altar menjadi gambaran iman yang terus bersemi, tanaman yang dirawat menjadi gambaran kehidupan yang terus bertumbuh, dan kebersamaan umat menjadi tanda kasih yang semakin kuat di tengah keluarga besar Lingkungan St. Gregorius.

“Melayani dengan kasih,
merawat dengan ketulusan,
dan bertumbuh bersama dalam iman.”
✠ ✦ ✠ ✦ ✠
Lingkungan St. Gregorius
Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
✦ ✠ ✦ ✠ ✦
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✣
✣
❧
❧
✠
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Sarasehan BKSN Pertama Lingkungan St. Gregorius : Menemukan Kebahagiaan Sejati dalam Sabda Tuhan – 02 September 2026

✝
Bulan Kitab Suci Nasional 2026

Sarasehan BKSN Pertama
Umat Lingkungan St. Gregorius

Pendalaman Injil Matius 5:1-12 tentang Sabda Bahagia dan panggilan untuk hidup dalam kasih Kristus
✦ ─── ✝ ─── ✦
📅 Rabu, 2 September 2026
📖 Matius 5:1-12
⛪ Lingkungan St. Gregorius
Maguwo — 2 September 2026

Dalam rangka mengisi Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026, umat Lingkungan St. Gregorius berkumpul dalam suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan untuk mengikuti Pertemuan Sarasehan BKSN yang pertama.

Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin mencintai Kitab Suci, mendengarkan Sabda Allah, serta menemukan pesan Tuhan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bersama Mendalami Sabda Tuhan

Sarasehan BKSN tidak hanya menjadi kegiatan untuk membaca dan memahami teks Kitab Suci, tetapi juga menjadi ruang bagi umat untuk berbagi pengalaman iman dan merefleksikan kehadiran Tuhan dalam kehidupan.

Pada pertemuan pertama ini, umat diajak mendalami Injil Matius 5:1-12, yang dikenal sebagai Sabda Bahagia. Melalui sabda tersebut, Yesus mengajarkan jalan hidup yang membawa manusia kepada kebahagiaan sejati.

✝
“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.”
Matius 5:3

Memahami Makna Sabda Bahagia

Dalam Injil Matius 5:1-12, Yesus menyampaikan berbagai ucapan bahagia kepada mereka yang hidup dalam kerendahan hati, kelemahlembutan, kemurahan hati, perjuangan akan kebenaran, serta mereka yang membawa damai.

Sabda Yesus memberikan cara pandang yang berbeda mengenai arti kebahagiaan. Kebahagiaan sejati tidak semata-mata ditentukan oleh kekayaan, keberhasilan, kedudukan, maupun kenyamanan hidup.

Kebahagiaan sejati berakar pada hubungan yang dekat dengan Allah serta kesediaan untuk hidup dalam kasih dan menjadi berkat bagi sesama.

Sabda Bahagia Mengajak Kita Untuk:

  • Rendah hati di hadapan Allah — menyadari bahwa hidup kita bergantung kepada Tuhan.
  • Menjadi pribadi yang lemah lembut — mampu mengendalikan diri dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.
  • Memiliki kemurahan hati — peduli terhadap mereka yang membutuhkan pertolongan.
  • Memperjuangkan kebenaran — tetap setia melakukan kebaikan meskipun menghadapi berbagai tantangan.
  • Menjadi pembawa damai — menghadirkan kasih dan persaudaraan di tengah keluarga, lingkungan, Gereja, dan masyarakat.

Sabda Tuhan dalam Kehidupan Sehari-hari

Melalui pendalaman Injil ini, umat diajak untuk melihat kembali kehidupan masing-masing. Sabda Tuhan tidak berhenti pada pemahaman saat pertemuan, tetapi hendaknya diwujudkan dalam tindakan nyata.

Menjadi umat Kristiani berarti menghadirkan kasih Kristus melalui hal-hal sederhana: mendengarkan sesama, mengampuni, membantu mereka yang membutuhkan, menghargai perbedaan, serta membangun persaudaraan.

✦ Bahan Permenungan ✦
01. Apakah saya sudah sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan dalam setiap persoalan hidup?
02. Apakah kehadiran saya membawa damai bagi keluarga dan lingkungan?
03. Apakah saya memiliki kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan?
04. Apakah saya tetap berani memperjuangkan kebenaran dan kebaikan meskipun tidak selalu mudah?
05. Apakah kehidupan saya sudah menjadi kesaksian kasih Kristus bagi orang-orang di sekitar saya?
✝

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Matius 5:9

Dari Sabda Menjadi Tindakan

Pertemuan pertama Sarasehan BKSN menjadi momentum bagi umat Lingkungan St. Gregorius untuk semakin menyadari bahwa iman tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan.

Sabda Bahagia mengajak umat untuk menjadi pribadi yang rendah hati, penuh kasih, membawa damai, dan memiliki kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.

Di tengah kehidupan masyarakat yang penuh dengan berbagai tantangan dan perbedaan, umat dipanggil untuk menghadirkan wajah Kristus melalui perkataan dan perbuatan sederhana.

Bertumbuh Bersama dalam Sabda

Pertemuan Sarasehan BKSN pertama ini menjadi awal perjalanan umat Lingkungan St. Gregorius dalam mendalami Kitab Suci selama Bulan Kitab Suci Nasional.

Kebersamaan umat dalam membaca, mendengarkan, merenungkan, dan berbagi pengalaman iman menjadi kekuatan untuk semakin bertumbuh sebagai komunitas yang hidup dalam kasih Kristus.

Semoga melalui rangkaian BKSN 2026, umat semakin mencintai Kitab Suci, semakin mengenal pribadi Yesus Kristus, dan semakin mampu menjadikan Sabda-Nya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

✝
“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
Matius 5:9
✠
✠
✝

BUKU PEDOMAN BKSN 2026

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
❦ ✝ ❦
✠ ✝ ✠
✝

Dokumentasi Sarasehan BKSN Pertama
Lingkungan St. Gregorius

Bulan Kitab Suci Nasional 2026
Pendalaman Injil Matius 5:1-12
✦ ✝ ✦
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✣
✣
❧
❧
✠
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Umat Lingk. St. Gregorius Ikut Serta Dalam Lomba HUT RI ke-81 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo – 22 & 23 Agustus 2026

✣
✣
✣
✣
✝
PAROKI ADMINISTRATIF MARIA BUNDA ALLAH MAGUWO

Umat Lingkungan St. Gregorius
Semarakkan Lomba HUT RI ke-81

Bersatu dalam Sukacita, Menghidupi Semangat Kemerdekaan

✦ ✝ ✦

Dalam semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sukacita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Umat Lingkungan St. Gregorius turut ambil bagian dalam memeriahkan rangkaian Lomba 17 Agustus yang diselenggarakan oleh Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Kegiatan perlombaan dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026, dan diikuti dengan penuh antusias oleh umat dari berbagai lingkungan di wilayah Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Bagi Umat Lingkungan St. Gregorius, keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar tentang memenangkan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, membangun kekompakan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan sukacita sebagai satu keluarga besar umat Paroki.

🏸 Semangat Sportivitas melalui Bulutangkis

Salah satu cabang yang diikuti oleh Umat Lingkungan St. Gregorius adalah Bulutangkis Ganda Putra dan Ganda Putri.

Untuk kategori Ganda Putra, Lingkungan St. Gregorius diwakili oleh Mas Akir dan Mas Anto. Sementara untuk kategori Ganda Putri, perwakilan umat adalah Bu Putut dan Bu Wiwik.

Dengan semangat sportivitas dan kekompakan, para perwakilan berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan. Dukungan dari sesama umat juga menjadi penyemangat tersendiri, sehingga pertandingan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan persaudaraan.

🤸 Semarak Bersama Kelompok Senam GMBA

Kemeriahan HUT RI juga semakin terasa melalui partisipasi dalam Lomba 17 Agustus dari kelompok senam GMBA.

Lingkungan St. Gregorius turut berpartisipasi melalui Bu Evi, Bu Bambang, dan Mbak Intan. Dengan penuh semangat dan keceriaan, mereka turut memeriahkan kegiatan yang diselenggarakan oleh Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Partisipasi ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan. Keceriaan, kekompakan, dan keberanian untuk tampil bersama menjadi bagian dari sukacita dalam merayakan kemerdekaan.

👧 Semangat Anak-anak dalam Lomba PIA & PIR

Semangat untuk ikut ambil bagian juga hadir dari generasi muda. Dalam Lomba PIA & PIR, Lingkungan St. Gregorius diwakili oleh Adek Amira.

Keikutsertaan Adek Amira menjadi bentuk nyata dukungan umat terhadap keterlibatan anak-anak dalam berbagai kegiatan di lingkungan dan paroki. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dapat belajar tentang keberanian, sportivitas, kerja sama, serta pentingnya membangun persahabatan dengan teman-teman dari lingkungan lain.

❤️ Bukan Sekadar Lomba, tetapi Merawat Persaudaraan

Rangkaian Lomba 17 Agustus yang diselenggarakan oleh Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat tali persaudaraan antarumat.

Bagi Lingkungan St. Gregorius, hadir dan berpartisipasi merupakan bagian dari semangat untuk terus terlibat dalam kehidupan paroki dan masyarakat. Setiap pertandingan, penampilan, dan partisipasi menjadi kesempatan untuk saling mendukung dan menyemangati.

Menang atau kalah bukanlah satu-satunya tujuan. Yang lebih penting adalah kebersamaan, sportivitas, kegembiraan, dan persaudaraan yang tercipta selama kegiatan berlangsung.

Semangat ini juga menjadi cerminan bahwa kehidupan menggereja tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan liturgi dan doa, tetapi juga melalui keterlibatan nyata dalam kehidupan bersama sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa Indonesia.

✝

Sabda Tuhan sebagai Penyemangat

“Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.”

Filipi 2:2

Sabda Tuhan ini mengingatkan kita bahwa kekuatan sebuah komunitas terletak pada kesatuan hati dan kasih. Ketika umat mau berjalan bersama, saling mendukung, dan saling menyemangati, berbagai kegiatan dapat menjadi sarana untuk menghadirkan sukacita dan persaudaraan.

Demikian pula dalam kegiatan Lomba 17 Agustus ini. Ada yang bertanding, ada yang tampil, ada yang mendukung, dan ada yang memberikan semangat. Semuanya memiliki peran dalam menciptakan kebersamaan sebagai satu keluarga besar Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo.

Kiranya semangat yang dibangun selama perayaan HUT RI ke-81 ini tidak berhenti setelah perlombaan selesai, tetapi terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari sebagai umat beriman.

Semoga Umat Lingkungan St. Gregorius semakin kompak, semakin peduli, semakin aktif terlibat, dan semakin mampu menjadi berkat bagi sesama.

✝️

Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81!

Merdeka!

Bersatu dalam kebersamaan, bertumbuh dalam iman, dan melayani dengan sukacita.

✣   ✝   ✣

Umat Lingkungan St. Gregorius

Paroki Administratif Maria Bunda Allah Maguwo

🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✣
✣
❧
❧
✠
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius

Semangat Melayani: Umat Lingkungan St. Gregorius Terlibat dalam Pelatihan Dirigen dan Jumat Bersih – 4,5 & 14 Agustus 2026

✝
Keterlibatan Umat
Lingkungan St. Gregorius
Wilayah Sang Timur • Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
Guyub • Rukun • Melayani dengan Sepenuh Hati
✦ ✝ ✦

Lingkungan St. Gregorius, Wilayah Sang Timur, kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan pelayanan melalui keterlibatan umat dalam berbagai kegiatan di Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo.

Pada bulan Agustus 2026, keterlibatan umat diwujudkan melalui dua kegiatan, yaitu Pelatihan Dirigen yang melibatkan generasi muda dan Jumat Bersih bersama umat Wilayah Sang Timur.

🎵 Pelatihan Dirigen
📅 4 & 5 Agustus 2026

Semangat Remaja dalam Pelayanan Liturgi

Pada tanggal 4 dan 5 Agustus 2026, Lingkungan St. Gregorius turut ambil bagian dalam kegiatan Pelatihan Dirigen yang diselenggarakan di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Lingkungan St. Gregorius diwakili oleh dua remaja, yaitu Gio dan Hellen. Keikutsertaan mereka menjadi wujud nyata semangat generasi muda untuk belajar, mengembangkan talenta, serta mengambil bagian dalam pelayanan liturgi dan kehidupan menggereja.

Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar menjadi dirigen, penghayatan lagu liturgi, serta cara memimpin umat dalam bernyanyi dengan baik dan benar.

Pelatihan Dirigen Lingkungan St. Gregorius
Keterlibatan remaja Lingkungan St. Gregorius dalam Pelatihan Dirigen di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Kehadiran Gio dan Hellen dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani terlibat aktif dalam pelayanan Gereja.

“

Setiap talenta dan setiap langkah kecil pelayanan adalah persembahan kasih untuk kemuliaan Tuhan dan kebaikan bersama.

— Semangat Pelayanan Umat —
🌿 Jumat Bersih
📅 14 Agustus 2026

Bergotong Royong Merawat Rumah Tuhan

Semangat pelayanan juga diwujudkan melalui kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama umat Wilayah Sang Timur sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan Gereja.

Lingkungan St. Gregorius turut ambil bagian dengan mengutus Mas Henri, Bu Agnes, Bu Evi, dan Bu Gambit untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Jumat Bersih bersama Wilayah Sang Timur
Kebersamaan umat Wilayah Sang Timur dalam kegiatan Jumat Bersih di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan secara fisik. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan antarumat dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Gereja sebagai rumah bersama.

🤝 ✝️ ❤️

Guyub, Rukun, dan Melayani

Dari generasi muda hingga umat dewasa, setiap orang memiliki kesempatan untuk mempersembahkan waktu, tenaga, dan talenta bagi pelayanan Gereja.

Dua kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa keterlibatan umat Lingkungan St. Gregorius hadir dalam berbagai bentuk dan lintas generasi. Gio dan Hellen mewakili semangat kaum muda dalam mengembangkan talenta untuk pelayanan liturgi, sementara Mas Henri, Bu Agnes, Bu Evi, dan Bu Gambit turut mengambil bagian dalam pelayanan bersama melalui kegiatan Jumat Bersih.

Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan ini terus tumbuh di tengah umat Lingkungan St. Gregorius, sehingga semakin banyak umat terdorong untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan dan pelayanan di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

✣
✣
❧
❧
✠
GREGORIAN
Lingkungan St. Gregorius
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor

Bank Daur Ulang GMBA Kumpulkan 3,051 Ton Sampah Anorganik di 2024

Meski baru memulai perjalanannya selama setahun, Bank Daur Ulang GMBA berhasil mengumpulkan sampah anorganik yang dapat didaur ulang sebanyak 3.051,8 kg sepanjang tahun 2024. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya umat GMBA untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menjalankan Ajaran Sosial Gereja.

Dampak krisis ekologi semakin mengancam kehidupan manusia. Di Yogya sendiri, persoalan sampah terus mengemuka sejak pemerintah memutuskan menutup TPA Piyungan karena sudah tidak bisa menampung sampah.

Dengan kondisi ini, Ajaran Sosial Gereja mengenai kesadaran merawat dan menjaga Bumi sebagai rumah kita bersama menjadi kian relevan. Seruan Paus Fransiskus yang termuat dalam ensiklik Laudato Si tersebut mengajak komitmen dan keterlibatan semua pihak untuk mengatasi krisis ekologi yang terjadi.

Sebagai bentuk gerakan kolektif umat GMBA menjawab seruan Bapa Suci, Bank Daur Ulang GMBA memulai kegiatan pada Januari 2024. Setiap bulan pada minggu ke-2 dan ke-4, umat dapat mengumpulkan sampah anorganik seperti kertas, plastik, logam, kaca, dan minyak jelantah ke gereja. Semua bahan daur ulang ini kemudian diambil mitra pengepul dan diteruskan ke tempat-tempat daur ulang.

Paguyuban Ibu-Ibu Stasi memilah botol plastik dari Rumah Botol di gereja

Selain itu, Bank Daur Ulang GMBA juga menyediakan dua “Rumah Botol” yang terletak di halaman depan dan belakang gereja. Kehadiran Rumah Botol ini diharapkan dapat melatih umat terbiasa memilah sampah anorganik, dimulai dari botol plastik bekas minuman. Saat Rumah Botol sudah penuh, Paguyuban Ibu-Ibu Stasi akan mengosongkannya, memisahkan tutup serta label kemasan dari botol, sehingga botol plastik dapat memperoleh harga yang lebih tinggi dari mitra pengepul.

Kegiatan Bank Daur Ulang GMBA selalu diinformasikan melalui pengumuman di gereja dan koordinator masing-masing lingkungan. Berkat upaya ini, puji Tuhan kegiatan Bank Daur Ulang mendapat respons yang cukup positif. Hingga Desember 2024, sudah 15 lingkungan dari 17 lingkungan yang berpartisipasi mengumpulkan bahan daur ulang.

Sepanjang tahun 2024, Bank Daur Ulang GMBA berhasil mengumpulkan lebih dari 3 ton sampah anorganik untuk didaur ulang. Total keseluruhan sampah anorganik yang dikumpulkan mencapai 3.051,8 kg, terdiri dari 1.632,65 kg kertas, 772 kg plastik, 291,4 kg logam, 150,95 kg kaca, 171,5 kg jelantah, dan 33,3 kg sampah anorganik kategori lainnya (oli bekas, televisi, lampu LED).

Seluruh pengelola Bank Daur Ulang GMBA berharap di tahun 2025 semakin banyak umat yang terlibat dalam kegiatan ini, sehingga menjadi bagian solusi permasalahan sampah di Yogya dan Bumi terjaga kelestariannya. Ayo pilah sampah dari rumah, dan setorkan ke Bank Daur Ulang GMBA setiap minggu ke-2 atau ke-4 di gereja!