MAGUWO – Dalam semangat Bulan Rosario, umat Lingkungan Santo Antonius, Gereja Maria Bunda Allah, Paroki Administratif Maguwo, berkumpul untuk melaksanakan Doa Rosario bersama pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di area Gereja Maria Bunda Allah ini dimulai pukul 18.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 20 umat.
Doa bersama dilaksanakan di sekitar patung Bunda Maria yang menggendong Kanak-kanak Yesus. Dalam suasana malam yang tenang dan penuh kekhusyukan, umat duduk bersama menghadap patung Bunda Maria, dengan membawa rosario serta buku panduan doa. Kehadiran umat mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghidupi devosi kepada Bunda Maria sekaligus mempererat persaudaraan dalam komunitas lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali tepat pukul 18.00 WIB dengan Doa Malaikat Tuhan atau Angelus, yang mengajak umat mengenangkan peristiwa Kabar Sukacita ketika Bunda Maria menerima panggilan Allah untuk menjadi Bunda Sang Juru Selamat. Setelah Doa Angelus, umat melanjutkan dengan Doa Rosario bersama menggunakan Peristiwa Gembira, yang mengajak umat merenungkan lima peristiwa penting dalam awal kehidupan Yesus Kristus, yakni Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel, Maria mengunjungi Elisabet, Yesus dilahirkan di Betlehem, Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah, serta Yesus ditemukan kembali dalam Bait Allah.
Melalui permenungan Peristiwa Gembira tersebut, umat diajak untuk meneladani iman, kerendahan hati, ketaatan, dan kesediaan Bunda Maria dalam menyambut serta melaksanakan kehendak Allah. Peristiwa-peristiwa ini juga mengingatkan umat akan kasih dan penyertaan Tuhan yang hadir dalam kehidupan keluarga, serta mengajak setiap orang untuk senantiasa membuka hati terhadap karya Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Doa Rosario ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang dijadwalkan oleh Paroki Administratif Maguwo selama bulan Oktober, yang secara khusus diperingati oleh Gereja Katolik sebagai Bulan Rosario. Setiap lingkungan mendapat kesempatan secara bergiliran untuk melaksanakan Doa Rosario di gereja. Melalui kegiatan ini, seluruh umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa dan permenungan bersama Bunda Maria.
Selain memperdalam kehidupan rohani, kegiatan Doa Rosario kali ini juga memiliki intensi khusus bagi pengembangan kawasan Gereja Maria Bunda Allah. Setelah rangkaian Doa Rosario, umat bersama-sama memanjatkan doa bagi rencana dan proses pengembangan kawasan gereja, memohon penyertaan serta bimbingan Tuhan agar setiap langkah yang ditempuh dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi kehidupan umat.
Doa bagi pengembangan kawasan gereja menjadi wujud kepedulian dan keterlibatan umat dalam mendukung masa depan Gereja Maria Bunda Allah. Pengembangan kawasan gereja bukan hanya berkaitan dengan pembangunan dan penataan fasilitas fisik, melainkan juga merupakan bagian dari upaya menyediakan ruang yang semakin mendukung pertumbuhan iman, pelayanan pastoral, serta kebersamaan seluruh umat.
Melalui doa bersama ini, umat diajak untuk menyadari bahwa pembangunan Gereja tidak hanya diwujudkan melalui dukungan tenaga, pemikiran, maupun materi, tetapi juga melalui kekuatan doa. Setiap umat memiliki kesempatan untuk mengambil bagian sesuai dengan kemampuan dan panggilannya masing-masing.
Suasana doa yang berlangsung di hadapan patung Bunda Maria menghadirkan pengalaman kebersamaan yang penuh makna. Dalam kesederhanaan pertemuan tersebut, umat dipersatukan oleh harapan dan kerinduan yang sama, yakni agar Gereja Maria Bunda Allah senantiasa bertumbuh menjadi komunitas yang hidup, terbuka, dan semakin mampu melayani seluruh umat.
Melalui kegiatan Doa Rosario secara bergiliran sepanjang bulan Oktober, diharapkan semakin tumbuh semangat persaudaraan, keterlibatan, dan rasa memiliki di antara umat dari berbagai lingkungan. Devosi kepada Bunda Maria menjadi kesempatan untuk meneladani sikap iman, kesetiaan, kerendahan hati, dan kepasrahan kepada kehendak Allah.
Semoga melalui doa dan perantaraan Bunda Maria, seluruh proses pengembangan kawasan Gereja Maria Bunda Allah senantiasa memperoleh berkat dan penyertaan Tuhan. Dengan semangat berjalan bersama dalam iman, seluruh umat diharapkan terus mendukung terwujudnya gereja yang semakin berkembang, bukan hanya dalam sarana dan prasarana, tetapi terutama sebagai persekutuan umat Allah yang hidup dalam kasih dan pelayanan.










