Dalam rangka turut memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pendamping PIA dan PIR Paroki Administratif Maguwo menyelenggarakan kegiatan Lomba 17-an yang melibatkan anak-anak bersama anggota keluarga. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan yang penuh sukacita sekaligus mempererat hubungan antara anak dan keluarga.Lomba yang diselenggarakan meliputi Lomba Bola Bale Tangkap, Lomba Pancing Kerupuk, dan Lomba Roti Cinta. Sebanyak 40 anak turut ambil bagian dalam kegiatan ini, didampingi oleh anggota keluarga mereka. Pendamping lomba dapat berupa ayah, ibu, kakak, tante, maupun om.Suasana sore itu berlangsung sangat seru dan meriah. Tawa dan canda anak-anak bersama para pendamping mewarnai setiap perlombaan.
Semangat, kekompakan, dan keceriaan terlihat saat setiap peserta berusaha menyelesaikan tantangan yang diberikan.Kegiatan lomba ini tidak hanya bertujuan untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak dan anggota keluarga untuk membangun kerja sama, kebersamaan, serta menciptakan pengalaman yang menyenangkan bersama. Setiap perlombaan mengajarkan bahwa dukungan dan kekompakan dapat menjadi bagian penting dalam meraih keberhasilan.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan partisipasi mereka, semua anak yang mengikuti lomba mendapatkan goodie bag. Harapannya, setiap anak pulang tidak hanya membawa hadiah, tetapi juga membawa kenangan indah dan pengalaman berharga dari kebersamaan dalam kegiatan ini.Terima kasih teman-teman PIA dan Remaja yang telah turut berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan Lomba 17-an ini. Sampai jumpa di kegiatan PIA dan PIR Paroki Administratif Maguwo berikutnya!
Minggu, 26 Juli 2026, suasana perayaan Ekaristi pagi di Paroki Administratif Maguwo terasa jauh lebih meriah, hidup, dan penuh warna. Sebanyak 50 anak-anak yang tergabung dalam Pendampingan Iman Anak (PIA) dan Pendampingan Iman Remaja (PIR), didampingi oleh 5 orang pendamping, dengan penuh semangat bertugas sebagai petugas koor. Tugas pelayanan koor istimewa ini memiliki makna yang mendalam, yakni untuk memperingati Hari Anak Nasional sekaligus wujud nyata pelibatan anak-anak sejak usia dini dalam dinamika pelayanan liturgi gereja.
Proses Latihan dan Semangat yang Membara
Keberhasilan persembahan koor hari ini tentu tidak instan. Persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari melalui 5 kali sesi latihan yang rutin diadakan setiap minggu sore.
Meskipun banyak dari peserta usia dini yang belumlancar membaca, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan langkah mereka. Dengan daya ingat yang luar biasa, anak-anak ini menghafal seluruh lirik lagu dengan sangat baik. Gabungan repertoar lagu dari Madah Bakti dan Lagu Misa Anak dilantunkan dengan penuh penghayatan, memancarkan energi positif dan semangat yang membara dari altar Tuhan.
Pesan Homili: Anak-Anak Adalah Mutiara Indah
Dalam perayaan Ekaristi yang khidmat tersebut, Rm. A. Maradiyo, Pr. menyampaikan homili yang menyentuh hati umat yang hadir. Beliau berpesan bahwa anak-anak merupakan mutiara indah dari orang tuanya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya para orang tua senantiasa mendampingi, merawat, dan mengasihi buah hati mereka dengan sepenuh hati.Kehadiran anak-anak di panti koor hari ini menjadi cerminan nyata dari indahnya mutiara tersebut—saat suara-suara tulus mereka memuji keagungan Tuhan di rumah-Nya.
Acara Paskahan PIA St. Angelus Stasi Maguwo yang berlangsung hari Sabtu, 11 April 2026 pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini didampingi oleh 10 kakak pendamping yang merupakan kolaborasi apik antara Ibu Muda dan Orang Muda Katolik (OMK). Semangat kasih Tuhan benar-benar terasa melalui kebersamaan mereka.
Kreativitas Tanpa Batas: Menghias Telur
Acara pertama adalah menyanyi dan menjelaskan dengan singkat tentang makna kebangkitan kemudian anak-anak diajak untuk menghias telur. Dengan penuh konsentrasi, jemari kecil anak-anak PIA mengubah telur-telur polos menjadi karya seni yang penuh warna. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak menghayati bahwa hidup baru yang diberikan Yesus adalah anugerah yang indah.
Petualangan Seru di Games Post
Setelah mengasah kreativitas, adrenalin anak-anak dipacu melalui game post. Terdiri dari 5 post yang seru serta mengajarkan motorik anak. Gelak tawa pecah saat anak-anak berjuang menyelesaikan setiap tantangan:
Lempar Ring: Melatih fokus dan ketepatan.
Boom Boom Pow: Game seru yang penuh energi.
Susun Menara: Menguji kesabaran dan keseimbangan.
Puzzle Time: Mengasah kerja sama tim dalam menyusun gambar.
Engklek: Melestarikan permainan tradisional sambil melatih ketangkasan
Untuk pemenang menghias telur paskah terdiri dari 2 kategori. Kategori Pra Tk dan Tk untuk juara 1 dimenangkan oleh Filo dan juara 2 dimenangkan oleh Abim. Sedangkan kategori SD , Juara 1 dimenangkan oleh Neam untuk juara 2 dimenangkan oleh Lili.
Semoga Paskahan PIA kali ini bermakna untuk adik-adik sekalian. Sampai jumpa di kegiatan PIA St. Angelus selanjutnya.
You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂
Paskah merupakan momen penuh sukacita bagi kita, termasuk bagi anak-anak. Sukacita paskah menggambarkan kemenangan perjuangan atas maut & dosa yang perlu dirayakan dengan syukur dan pengharapan. Paskah PIA St. Angelus 2025 yang diadakan pada Minggu, 27 April 2025 dengan tajuk Bangkit, Bersama, dan Bersukacita, Tim Pelayanan PIA mengajak anak-anak untuk menikmati momen Paskah sebagai suatu rangkaian perjuangan menuju kemenangan. Kegiatan Paskah bersama dikemas dalam tiga kegiatan utama, yakni Fun Games, Egg Hunt, hingga Easter Activity. Tidak hanya dikemas agar menarik dan menyenangkan bagi anak, teman-teman Pendamping PIA turut berupaya mengenalkan makna setiap perayaan dalam menyongsong Paskah, seperti Minggu Palma, Kamis Putih, hingga Jumat Agung.
Kegiatan yang dipandu oleh duo atta sebagai MC, yakni Kak Dominicus Artha (Atta) dan Kak Maria Stella Vita Maharani (Ata), secara meriah dibuka dengan menyanyikan lagu “Ikutlah PIA” dan “Adalah Sukacita”. Kak Putra dan Kak Rachel sebagai animator membangkitkan semangat anak-anak dalam bernyanyi dan mengikuti gerakan tarian. Setelah dilanjutkan dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Rendra, MC memberikan pengantar singkat dan kuis untuk memberikan gambaran umum mengenai kegiatan dan makna paskah yang dirayakan bersama ini. Dinamika kegiatan terbagi dalam dua kelompok peserta, yakni kelas kecil untuk anak-anak usia Pra-TK & TK sedangkan kelas besar untuk anak-anak yang sudah memasuki bangku Sekolah Dasar.
Fun Games: Semangat Kebersamaan & Makna Perjuangan
Kegiatan pertama yakni Fun Games, baik bagi peserta kelas kecil maupun kelas besar. Anak-anak diajak untuk memaknai nilai-nilai dalam rangkaian pekan suci paskah mulai dari minggu palma, kamis putih, hingga jumat agung. Permainan pertama merupakan implementasi nilai-nilai minggu palma yang mencirikan kebersamaan, kerja sama, dan harmoni selayaknya seluruh elemen gotong royong menyambut Yesus di Yerusalem. Pada permainan pertama, peserta kelas kecil diajak untuk bersama-sama menuangkan idenya dengan menggambar menggunakan kapur dengan media berupa paving block yang ada di parkiran belakang GMBA, sedangkan peserta kelas besar memainkan permainan “Jembatan Palma” di Pos 1, yakni Pos Minggu Palma bersama dengan Kak Kian. Aktivitas tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam diri anak-anak bahwa tujuan maupun hal baik dapat dicapai bersama-sama.
Permainan kedua mengadopsi makna perayaan Kamis Putih, yakni Kesetiaan & Melayani melalui permainan estafet lingkaran bergandengan dan Pos 2 berupa “Jalan Kemenangan” bersama Kak Vano. Anak-anak diajak untuk setia mendukung teman dan melayani agar dapat mencapai tujuan dan menghalau rintangan. Perayaan Jumat Agung yang menunjukkan semangat rela berkorban dan perjuangan dikemas melalui Pos 3 bersama Kak Nadia berupa “Menara Air” dan permainan memasukkan ring. Anak-anak diajak untuk berani ambil bagian dalam mewujudkan kemenangan, meskipun harus berkorban dengan menjadi basah di Pos Menara Air. “Basah? Siapa takut!” Mungkin itulah yang terbersit dalam pikiran Jaszon. Meskipun berperan pemain yang bertugas mengisikan air, Jaszon tetap basah kuyup karena membasahi dirinya sendiri agar kompak dengan teman-temannya yang berperan menahan air agar tidak tumpah.
Egg Hunt! Petualangan Mencari Telur
Setelah puas bermain, saatnya berpetualang dengan mencari telur paskah! Peserta kelas besar mencari telur di area lorong hingga teras depan, sedangkan peserta kelas kecil mencari telur di area parkiran belakang. Telur yang melambangkan kehidupan baru, menjadi pengingat bagi anak-anak bahwa harapan akan selalu ada setelah masa-masa sulit, seperti kebangkitan Yesus setelah wafat-Nya di salib.
Kegiatan terakhir, yakni merayakan kebangkitan Yesus dengan menghias ‘telur’ sebagai simbol kehidupan baru dengan media berbeda. Media berupa puzzle kertas untuk peserta kelas besar dan roti untuk peserta kelas kecil, jangan dimakan dulu yaa adik-adik! Seluruh rangkaian yang telah dilalui, tidak lengkap tanpa adanya apresiasi kepada para peserta. Setelah melalui berbagai rintangan, tantangan, dan upaya, tak lupa dilakukan pemberian hadiah kepada Tim Terbaik untuk peserta kelas besar dan Kreasi Terbaik untuk peserta kelas kecil. Semoga melalui kegiatan Paskah PIA St. Angelus 2025 ini, anak-anak dapat semakin mengenal dan memahami makna Paskah yang selalu dinantikan dan dirayakan setiap tahunnya. Sebagai ‘ritual’ wajib, kegiatan ditutup dengan foto bersama untuk mengabadikan momen indah ini.
Terima kasih banyak kepada para Pendamping PIA, Sahabat PIA, Orang Tua dan segenap Dewan Pastoral Stasi yang sudah mempersiapkan dan mendukung kegiatan Paskah PIA St. Angelus 2025 sehingga dapat berjalan dengan lancar dan asyik!
[DOKUMENTASI KEGIATAN]
Dokumentasi kegiatan dapat diakses melalui tautan berikut ini:
HiHello 👋, welcome to Gereja Maria Bunda Allah - Paroki Administratif Maguwo