Misa Memule Mengenang 1 Tahun Berpulangnya Ibu R. Ngt Elizabeth Soeryaningsih

Pada Jumat, 31 Januari 2025, telah dilaksanakan Misa Memule untuk memperingati satu tahun berpulangnya Ibu R. Ngt Elizabeth Soeryaningsih. Misa ini dipersembahkan secara khusyuk oleh Romo Yos Bintoro Pr dan Romo V. Indra Sanjaya Pr di Perum Kadisoka Asri Blok M-3, Kadisoka. Sekitar 90 umat hadir dalam perayaan ini, yang berasal dari berbagai lingkungan, yaitu Stefanus, Gregorius, Bartolomeus, dan Antonius.

Misa dimulai pada pukul 18.00 WIB dengan suasana penuh kekhidmatan. Umat yang hadir menyatu dalam doa dan lagu-lagu pujian, menciptakan suasana yang penuh kasih dan harapan. Dalam homilinya, Romo Indra Sanjaya Pr Pr mengingatkan pentingnya mengenang dan mendoakan jiwa orang yang telah berpulang. Beliau menekankan bahwa peringatan seperti ini bukan hanya sebagai bentuk kasih sayang kepada almarhumah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk merenungkan makna hidup dan kematian dalam terang iman Kristiani.

Romo Yos Bintoro Pr melanjutkan dengan doa khusus untuk Ibu R. Ngt Elizabeth Soeryaningsih. Beliau mengajak seluruh umat untuk terus mendoakan arwah beliau agar mendapatkan tempat yang damai di sisi Tuhan. Momen ini menjadi saat yang penuh haru, di mana banyak umat terlihat menundukkan kepala dengan doa tulus.

Perayaan misa ini ditutup dengan berkat penutup dan doa bersama yang dipimpin oleh kedua romo. Setelah misa, umat berkesempatan untuk bersilaturahmi dan saling menguatkan dalam suasana kekeluargaan. Kehadiran para umat dari berbagai lingkungan menunjukkan solidaritas dan cinta kasih yang mendalam dalam komunitas Gereja.

Acara ini tidak hanya menjadi momen peringatan bagi keluarga almarhumah, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai-nilai kebersamaan, iman, dan kasih yang terus hidup dalam komunitas umat beriman. Semoga doa dan peringatan ini membawa ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan serta damai abadi bagi jiwa Ibu R. Ngt Elizabeth Soeryaningsih. Tuhan memberkati.

Ibadah Awal Tahun Baru 2025 di Lingkungan Santa Monica: Penuh Berkat dan Kebersamaan

Pada tanggal 10 Januari 2025, lingkungan Santa Monica kembali mengadakan ibadah rutin untuk merayakan awal tahun baru. Ibadah yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan ini bertempat di kediaman Pak Saman, yang kali ini dipilih sebagai lokasi acara. Ibadah ini dipimpin oleh Prodiakon Bu Sugiyono, yang memberikan khotbah yang penuh makna dan menginspirasi bagi seluruh jemaat yang hadir.

Ibadah dimulai dengan penuh khidmat, dengan umat yang datang dengan semangat untuk memulai tahun 2025 dengan doa dan harapan yang lebih baik. Prodiakon Bu Sugiyono mengajak umat untuk merefleksikan perjalanan hidup sepanjang tahun lalu dan menyongsong tahun baru dengan hati yang penuh syukur dan semangat baru. Khotbah yang disampaikan menggugah, menyentuh hati setiap orang yang hadir, mengingatkan kita akan pentingnya hidup dalam kasih dan kebersamaan, serta terus berupaya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Suasana ibadah berlangsung lancar dan penuh khidmat, dengan partisipasi aktif dari umat yang menyanyikan puji-pujian dan mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh perhatian. Meskipun cuaca yang cukup panas, tidak mengurangi semangat umat untuk mengikuti ibadah ini dengan penuh sukacita.

Setelah ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan perayaan kebersamaan di rumah Pak Saman. Di tengah-tengah suasana yang hangat dan penuh tawa, panitia menyediakan suguhan yang menggugah selera: teh manis hangat, tahu isi yang renyah, dan opor ayam yang lezat. Semua hidangan tersebut menambah rasa syukur dan kebersamaan di antara umat, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.

Kegiatan ibadah ini tidak hanya menjadi sarana untuk merayakan awal tahun baru, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan menjalin keakraban antar sesama anggota lingkungan Santa Monica. Semangat kebersamaan yang terjalin selama acara ini semakin mempererat hubungan umat, dan menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani tahun 2025 dengan lebih penuh kasih dan semangat.

Dengan lancarnya ibadah dan suasana kebersamaan yang tercipta, harapan besar pun muncul: semoga tahun 2025 menjadi tahun yang penuh berkat, kedamaian, dan kasih yang melimpah bagi setiap anggota lingkungan Santa Monica. Semoga kegiatan ibadah rutin ini terus menginspirasi dan memperkuat iman kita, serta membawa berkat bagi kehidupan pribadi dan bersama.

Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, terutama kepada Pak Saman sebagai tuan rumah dan Bu Sugiyono sebagai pemimpin ibadah. Semoga Tuhan memberkati setiap langkah kita di tahun yang baru ini.

Sampai bertemu di ibadah-ibadah rutin lainnya yang penuh berkat dan kebersamaan!

Perayaan Natal Lingkungan Santa Elisabeth

Perayaan Natal Lingkungan Santa Elisabeth – 9 Januari 2025
Dipandu oleh Ibu Maria Verawati

Pada tanggal 9 Januari 2025, lingkungan Santa Elisabeth mengadakan perayaan Natal yang penuh kebahagiaan dan kehangatan, bertempat di rumah Bapak Agus. Perayaan yang dihadiri oleh sekitar 40 orang, termasuk 7 anak-anak, ini menjadi kesempatan berharga bagi umat untuk berkumpul, berbagi sukacita, dan mempererat tali persaudaraan dalam semangat Natal. Ibu Maria Verawati dengan penuh kasih memandu jalannya acara yang berlangsung dengan penuh keceriaan.

Momen Doa Bersama

Acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Maria Verawati. Dalam doanya, Ibu Maria mengajak umat untuk merenungkan makna kelahiran Yesus sebagai sumber kedamaian dan kasih bagi umat manusia.

Doa bersama diakhiri dengan harapan agar setiap orang yang hadir semakin diberkati, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun pelayanan mereka di tengah masyarakat. Suasana khusyuk ini membuat setiap orang merasa lebih dekat satu sama lain, serta dengan Tuhan yang menjadi pusat dari perayaan Natal tersebut.

Tukar Kado: Merayakan Kebersamaan

Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan kegiatan yang selalu dinantikan: tukar kado. Setiap anggota lingkungan membawa hadiah yang akan ditukar secara acak, menciptakan suasana penuh kegembiraan dan tawa. Kado-kado yang dibawa sangat beragam, mulai dari barang-barang kecil yang lucu hingga barang-barang praktis yang berguna, semuanya diserahkan dengan penuh kegembiraan dan semangat Natal.

Tukar kado bukan hanya sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga melambangkan pemberian diri yang tulus dan berbagi kebahagiaan. Kegiatan ini mengingatkan umat bahwa dalam perayaan Natal, memberi kepada sesama adalah salah satu inti dari semangat kasih yang diajarkan oleh Yesus.

Pembagian Hadiah untuk Anak-Anak

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pembagian hadiah untuk anak-anak. Tujuh anak yang hadir pada perayaan Natal ini menerima hadiah yang penuh kasih dari lingkungan Santa Elisabeth. Pembagian hadiah ini bukan hanya untuk menyenankan anak-anak, tetapi juga sebagai simbol harapan bagi generasi penerus gereja, agar mereka dapat tumbuh dalam iman dan kasih Tuhan.

Suasana semakin meriah saat anak-anak membuka hadiah mereka, dengan wajah yang berseri-seri penuh kegembiraan. Ini adalah momen yang menghangatkan hati setiap orang yang hadir, memperlihatkan betapa indahnya kebersamaan dalam berbagi kasih.

Suasana Kehangatan Natal

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan penuh sukacita, ditambah dengan hidangan sederhana. Suasana kekeluargaan sangat terasa, karena setiap orang merasa seperti bagian dari satu keluarga besar. Tertawa bersama, berbagi cerita, dan saling memberikan semangat adalah bagian tak terpisahkan dari perayaan Natal ini.

Perayaan Natal lingkungan Santa Elisabeth ini menjadi lebih dari sekadar sebuah acara tradisional. Ia menjadi momen untuk mempererat hubungan antar umat, memperkuat rasa persaudaraan, dan berbagi kasih kepada sesama. Meskipun Natal sudah lewat, semangat Natal yang penuh kasih, damai, dan kebersamaan tetap terus terpatri dalam hati setiap orang yang hadir.

Penutupan

Acara perayaan Natal ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Ibu Maria Verawati. Dalam doanya, beliau mengucap syukur atas segala berkat yang telah diterima dan memohon agar kasih Natal senantiasa hadir dalam setiap kehidupan umat lingkungan Santa Elisabeth. Acara diakhiri dengan berkat penutup oleh prodiakon lingkungan.





“Melodi Iman: Latihan Koor dan Tugas Koor Gereja Dari Lingkungan Santo Petrus”

Pada bulan Januari 2025, latihan koor Lingkungan Santo Petrus menjadi momen penting dalam persiapan untuk tugas gereja di Stasi Maguwo, Gereja Santa Maria Bunda Allah. Latihan dimulai pada tanggal 13 Januari di rumah Ibu Lely, seorang ibu kaling yang dengan penuh semangat mendukung kegiatan koor di lingkungannya.


Pada tanggal 13 Januari, anggota koor lingkungan Santo Petrus berkumpul di rumah Ibu Lely untuk latihan perdana. Ibu Lely sebagai tuan rumah menyambut dengan penuh kehangatan para anggota koor yang datang dengan semangat untuk mempersiapkan diri. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, latihan dilaksanakan dengan penuh perhatian pada pemahaman lagu-lagu rohani yang akan dibawakan dalam tugas gereja.

Pada tanggal 16 Januari, latihan koor kembali dilanjutkan di rumah Ibu Lely. Pada sesi ini, anggota koor lebih fokus pada teknik vokal dan harmonisasi, serta bagaimana melantunkan lagu-lagu dengan penuh penghayatan. Para anggota koor diingatkan untuk menjaga kekompakan dan ketepatan dalam menyanyi agar dapat menyampaikan pesan-pesan rohani dengan maksimal.

Latihan Koor Bersama Organis di Gereja (18 Januari)
Setelah dua kali latihan di rumah Ibu Lely, pada tanggal 18 Januari, latihan koor dilanjutkan di gereja dengan melibatkan seorang organis. Ini merupakan latihan bersama yang lebih fokus pada penggabungan suara dengan alat musik organ yang menjadi bagian tak terpisahkan dari liturgi gereja. Dengan bantuan organis, latihan ini memberikan kesempatan kepada anggota koor untuk lebih memahami timing dan sinkronisasi dengan musik. Para anggota koor pun semakin siap untuk tampil dalam tugas gereja yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Januari.

Tugas Koor di Gereja Santa Maria Bunda Allah Stasi Mauwo (19 Januari)
Akhirnya, pada tanggal 19 Januari, seluruh persiapan latihan koor mencapai puncaknya. Koor Lingkungan Santo Petrus tampil dengan baik di Gereja Santa Maria Bunda Allah Stasi Maguwo. Penampilan ini menjadi bentuk persembahan rohani yang indah dalam mendukung perayaan liturgi gereja.

Dengan latihan yang konsisten di rumah Ibu Lely dan gereja, serta kerjasama yang erat antara anggota koor dan organis, tugas gereja ini berjalan dengan sukses. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kebersamaan dan rasa solidaritas antar anggota lingkungan Santo Petrus, yang terus menjaga semangat pelayanan di gereja dan lingkungan sekitar.

“40 Hari Penuh Doa: Mengenang Ibu CH. Sri Murhariyani yang Telah Dipanggil Bapa di Surga”

Pada hari Rabu, 29 Januari 2025, pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan Santo Petrus Nanggulan mengadakan doa memule 40 hari untuk arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani, yang diadakan di rumah Bapak Yahya Sudarto, yang beralamat di Nanggulan RT. 04/RW. 16, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Doa ini dihadiri oleh sekitar 35 orang, yang terdiri dari umat Lingkungan Santo Petrus, tamu undangan dari lingkungan lain, serta saudara dan kerabat dekat almarhumah.

Suasana Doa yang Penuh Haru dan Penghayatan
Doa memule ini merupakan bentuk pengabdian dan doa bersama umat untuk mengenang dan mendoakan arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani. Meskipun acara diadakan di rumah keluarga yang sederhana, namun suasana haru dan penuh penghayatan sangat terasa. Umat yang hadir, baik dari lingkungan Santo Petrus maupun dari lingkungan lain, serta saudara dan kerabat, berkumpul dengan tujuan yang sama, yaitu untuk mendoakan arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani agar diterima di sisi Tuhan dan mendapatkan kedamaian abadi.

Doa dimulai dengan pembukaan yang penuh khidmat, diikuti dengan pembacaan doa-doa khusus untuk arwah, yang dipimpin oleh seorang prodiakon. Doa bersama ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi lebih sebagai ungkapan kasih sayang dan perhatian terhadap almarhumah, serta doa untuk memperkuat iman dan mempererat tali persaudaraan di antara umat yang hadir.

Kehadiran Saudara dan Kerabat
Kehadiran saudara dan kerabat Ibu Ch. Sri Murhariyani dalam acara ini menambah makna mendalam. Mereka yang datang tidak hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Hal ini menunjukkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang kuat dalam keluarga besar Lingkungan Santo Petrus dan juga dari lingkungan-lingkungan lain yang turut serta berpartisipasi dalam acara ini.

Harapan dan Doa untuk Arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani
Acara doa memule ini diakhiri dengan doa penutup, yang menyampaikan harapan agar arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani diterima di sisi Tuhan yang Maha Kuasa, diberi tempat yang layak, dan diberikan kedamaian abadi. Para umat dan keluarga yang hadir pun berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan untuk terus menjalani hidup dengan penuh harapan dan keteguhan iman.

Semoga melalui doa memule ini, keluarga yang ditinggalkan dapat merasakan kedamaian dan ketenangan hati, serta semakin dekat dengan Tuhan. Doa yang dipanjatkan juga menjadi sarana untuk mempererat rasa solidaritas antar umat, serta memperkuat tali kasih dan persaudaraan dalam komunitas Lingkungan Santo Petrus Nanggulan.

Mengawali Tahun 2025 dengan Doa Bersama di Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Kamis, 23 Januari 2025, lingkungan Santo Petrus Nanggulan mengadakan doa rutin yang dilaksanakan di rumah Bapak Mulyadi. Acara ini dimulai pada pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 16 orang umat yang dengan semangat berkumpul untuk berdoa bersama. Doa rutin lingkungan ini menjadi sarana untuk memperkuat ikatan rohani antar umat dan menciptakan suasana kedamaian dalam komunitas.

Suasana Doa yang Khusyuk dan Penuh Kehadiran Tuhan
Rumah Bapak Mulyadi yang menjadi tempat berlangsungnya doa malam itu terasa hangat dan penuh kedamaian. Meskipun jumlah peserta tidak terlalu banyak, namun kehadiran setiap umat yang hadir sangat terasa. Mereka berkumpul dalam suasana yang penuh kekeluargaan, saling mendukung dalam doa, serta merenungkan pesan-pesan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Doa yang dipimpin oleh Ibu Retno, dimulai dengan pembukaan yang penuh syukur atas segala berkat yang telah diterima oleh setiap umat. Dalam suasana hening, peserta doa merasakan kedekatan dengan Tuhan, baik melalui doa spontan maupun doa-doa yang sudah disusun sebelumnya. Doa-doa yang dipanjatkan mencakup permohonan untuk kesehatan, kedamaian, serta kekuatan dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Makna Kebersamaan dalam Doa
Meskipun doa rutin ini dihadiri oleh sekitar 16 orang umat, kebersamaan yang tercipta sangatlah kuat. Umat saling mendoakan, menguatkan, dan berbagi harapan agar hidup mereka senantiasa diberkati dan dijaga oleh Tuhan. Doa ini juga menjadi kesempatan bagi umat untuk lebih mendalami firman Tuhan, mengingatkan satu sama lain akan pentingnya kasih dalam komunitas, serta memperdalam rasa saling peduli antar sesama.

Penutupan dan Harapan untuk Lingkungan
Acara doa rutin ini ditutup dengan doa penutup yang penuh harapan di awal tahun 2025, agar setiap umat yang hadir senantiasa diberkati dalam segala aspek kehidupan mereka. Meskipun jumlah umat yang hadir tidak begitu banyak, tetapi doa yang dipanjatkan terasa sangat kuat dan penuh makna. Lingkungan Santo Petrus Nanggulan berharap kegiatan doa rutin ini akan terus berjalan, mempererat persaudaraan umat, dan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi setiap tantangan hidup.

Dengan diadakannya doa rutin ini, diharapkan umat semakin sadar akan pentingnya kehidupan rohani yang terjaga dengan baik melalui doa bersama. Semoga kebersamaan ini menjadi sarana untuk memperkuat iman dan mempererat hubungan antar umat dalam Lingkungan Santo Petrus Nanggulan.

Ibadat Lingkungan Rutin Santa Monica: Momen Khusyuk dan Khidmat di Rumah Ibu Merry dan Mas Vinsen

Ibadat Lingkungan Rutin Santa Monica: Momen Khusyuk dan Khidmat di Rumah Ibu Merry dan Mas Vinsen

Pada hari Kamis, 22 Januari 2025, umat Lingkungan Santa Monica kembali merasakan kedamaian dalam ibadat lingkungan rutin yang diselenggarakan dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Acara ini dilaksanakan di rumah Ibu Merry dan Mas Vinsen, yang terletak di pinggir Ringroad Utara. Momen istimewa ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkumpul, tetapi juga untuk semakin mendalami makna rohani dan persaudaraan dalam gereja.

Ibadat yang dipimpin oleh prodiakon baru, Ibu Wiwiek, berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan suasana yang khusyuk. Keberadaan Ibu Wiwiek sebagai prodiakon baru menambah nuansa yang berbeda dalam ibadat malam itu. Sebagai seorang pemimpin, beliau mampu membawa umat dalam suasana doa yang mendalam, dengan setiap kata yang diucapkan kepada setiap jemaat yang hadir.

Acara ini juga dihadiri oleh banyak umat, yang tampak antusias untuk bersama-sama merayakan kebersamaan dalam iman. Dengan penuh rasa syukur, mereka berkumpul, saling berbagi, dan merenungkan Firman Tuhan, menambah kehangatan dalam ikatan persaudaraan yang semakin erat. Kehadiran umat yang begitu banyak menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan iman yang kuat terus tumbuh dalam komunitas lingkungan Santa Monica.

Rangkaian Acara yang Penuh Berkat

Acara ibadat dimulai dengan nyanyian pujian, menciptakan atmosfer yang penuh damai. Diikuti dengan pembacaan Kitab Suci yang menyentuh hati, yang mengingatkan umat akan kasih Tuhan yang tiada batasnya. Ibu Wiwiek kemudian memimpin refleksi dan doa yang mengajak umat untuk merenungkan makna hidup dalam komunitas dan pentingnya saling mendukung di dalam iman.

Kesederhanaan dalam pelaksanaan ibadat justru semakin memperkaya makna acara ini, di mana setiap detik terasa penuh dengan kedamaian yang berasal dari hati yang tulus berdoa. Umat yang hadir tidak hanya berfokus pada ibadat, tetapi juga menikmati kebersamaan dalam suasana penuh kasih sayang antar sesama.

Menguatkan Persaudaraan dan Iman

Kegiatan ibadat ini bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi sarana untuk menguatkan hubungan antar sesama umat dan juga dengan Tuhan. Ini adalah wujud nyata dari kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh cinta kasih. Setiap doa dan pujian menjadi sarana bagi setiap umat untuk merasakan kedekatan dengan Tuhan, memperbaharui iman, dan memperdalam rasa persaudaraan dalam komunitas gereja.

Melalui kegiatan seperti ini, lingkungan Santa Monica semakin memperlihatkan betapa pentingnya ibadat lingkungan sebagai sarana untuk membangun semangat kebersamaan dalam iman. Tidak hanya untuk saling menguatkan, tetapi juga untuk mewujudkan kasih Tuhan yang sejati dalam setiap langkah kehidupan.

Dengan dihadirinya umat yang semakin banyak dan antusias, kegiatan ini menegaskan bahwa ibadat lingkungan rutin memiliki tempat khusus di hati umat Santa Monica. Setiap pertemuan adalah kesempatan untuk memperbaharui iman dan memperdalam makna hidup dalam kasih Tuhan.

PWK Lingkungan St Yohanes Pembaptis

PWK Lingkungan St Yohanes Pembaptis yang diadakan pada tanggal 23 Januari 2025 merupakan kegiatan rutin lingkungan yang diadakan setiap hari Kamis pada minggu ke-4 tiap bulannya yang bertujuan untuk membahas berbagai aspek penting terkait program kerja rutin dan tahunan lingkungan. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota lingkungan yang antusias untuk berpartisipasi dalam diskusi yang konstruktif untuk kemajuan lingkungan dan kehidupan rohani bersama.

Agenda utama dalam pertemuan ini meliputi pembahasan program kerja yang dilaksanakan secara rutin maupun tahunan. Program-program ini dirancang untuk mendukung kegiatan gereja dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Selain itu, acara ini juga membahas berbagai kegiatan yang sedang berjalan, serta evaluasi atas pencapaian dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Tidak hanya itu, acara tersebut juga fokus pada rencana kegiatan di masa depan, di mana anggota komunitas merumuskan berbagai inisiatif yang akan dilakukan untuk lebih meningkatkan kebersamaan, pelayanan sosial, dan pengembangan iman. Rencana-rencana ini termasuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan, serta upaya untuk mempererat tali persaudaraan di antara anggota Lingkungan St Yohanes Pembaptis.

Selain program dan kegiatan, diskusi juga mencakup permasalahan lingkungan yang perlu dihadapi dan diselesaikan bersama. Beberapa isu yang mungkin dibahas antara lain adalah tantangan dalam pelaksanaan program-program tertentu, kebutuhan untuk meningkatkan partisipasi anggota, serta bagaimana kelompok ini dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat sekitar, baik dalam hal sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Pada kesempatan ini, pengurus lingkungan juga diminta untuk menyampaikan laporan kegiatan pada tiap-tiap bidang di lingkungan.

Secara keseluruhan, pertemuan ini memberikan kesempatan bagi setiap anggota untuk berbagi pemikiran, merencanakan masa depan yang lebih baik, dan bersama-sama berusaha untuk mewujudkan visi dan misi dari PWK Lingkungan St Yohanes Pembaptis. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin terbentuknya rasa kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun komunitas yang lebih kuat dan penuh kasih.

Ujung Natal OMK St. Lucius Lingkungan Yohanes Pembaptis 2024

Ujung Natal OMK (Orang Muda Katolik) St. Lucius Lingkungan Yohanes Pembaptis 2024 pada tanggal 25 Desember 2024 menjadi sebuah perayaan yang penuh sukacita, kebersamaan, dan berbagi kasih. Pada tahun ini, para anggota OMK melakukan kegiatan yang sangat berarti, yaitu mengunjungi rumah-rumah warga lingkungan, bersalaman, dan mengucapkan selamat Natal sebagai tanda persaudaraan dan semangat Natal yang terus hidup di tengah komunitas.

Kegiatan dimulai dengan kunjungan dari rumah ke rumah, di mana setiap anggota OMK bersama-sama mendatangi keluarga-keluarga di lingkungan St. Yohanes Pembaptis. Dengan penuh kegembiraan, mereka saling bersalaman dan mengucapkan selamat Natal, memberikan kebahagiaan dan rasa kedekatan di setiap rumah yang mereka singgahi. Suasana yang penuh dengan tawa, keceriaan, dan kehangatan membuat perayaan Natal semakin hidup dalam hati setiap orang yang terlibat.

Pada setiap rumah, OMK datang untuk berbagi kasih dan sukacita, menikmati hidangan masakan yang telah disiapkan oleh keluarga yang dikunjungi. Di meja makan, berbagai hidangan lezat dan camilan Natal disajikan, menciptakan suasana kebersamaan yang penuh dengan keceriaan.

Tak hanya itu, para anggota OMK juga berbagi kebahagiaan dengan saling bertukar cerita, pengalaman, dan harapan-harapan untuk tahun yang baru. Momen sederhana ini menjadi waktu yang penuh makna, di mana setiap individu merasakan kasih yang tulus dan saling mendukung dalam perjalanan iman.

Ujung Natal OMK St. Lucius Lingkungan YP 2024 tidak hanya sekadar merayakan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyebarkan kebahagiaan, berbagi cinta kasih, dan memperkuat tali persaudaraan di antara semua anggota komunitas. Dengan semangat Natal yang penuh kasih, acara ini menegaskan pentingnya saling berbagi dan menjaga kedamaian dalam hidup bersama.

Pertemuan Pengurus Lingkungan Santo Stefanus Stasi Maria Bunda Allah Maguwo Paroki Marganingsih Kalasan

Pada tanggal 15 Januari 2025, pengurus Lingkungan Santo Stefanus Stasi Maria Bunda Allah Maguwo Paroki Marganingsih Kalasan mengadakan pertemuan penting di rumah Bapak Franz Sarjiyana, Ketua Lingkungan Santo Stefanus. Pertemuan ini dihadiri oleh 13 orang pengurus lingkungan dan bertujuan untuk membahas program kerja Lingkungan Santo Stefanus sepanjang tahun 2025. Berbagai rencana kegiatan yang berfokus pada spiritualitas, pelayanan, dan tanggung jawab sosial di gereja dan masyarakat sekitar dibahas dengan penuh semangat.
Agenda Pertemuan
Pertemuan dimulai dengan sambutan dari Bapak Franz Sarjiyana, yang mengingatkan para pengurus tentang pentingnya kerjasama dan koordinasi dalam menjalankan program kerja lingkungan. Pada kesempatan ini, berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2025 dibahas secara mendetail, dan setiap pengurus diberikan penjelasan mengenai peran serta tanggung jawabnya dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Program Kerja Lingkungan Santo Stefanus 2025
1. Ibadat Lingkungan Salah satu agenda utama yang dibahas adalah ibadat lingkungan, yang menjadi bagian penting dari kehidupan rohani di Lingkungan Santo Stefanus. Ibadat lingkungan diharapkan menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta menjadi bentuk ungkapan syukur dan doa bagi kelestarian alam.
2. Misa Lingkungan Program kerja lainnya adalah misa lingkungan yang akan dilaksanakan secara rutin. Misa lingkungan menjadi kesempatan untuk memperdalam iman sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antar anggota lingkungan.
3. Tugas-Tugas Rutin di Gereja Stasi Pengurus lingkungan juga membahas tugas-tugas rutin yang harus dijalankan di Gereja Stasi Maria Bunda Allah, seperti:
o Koor: Melaksanakan tugas sebagai koor dalam misa-misa yang diadakan di gereja.
o Among Tamu: Menyambut dan melayani tamu yang datang ke gereja.
o Scanner: Menyediakan layanan scan bagi umat yang membutuhkan.
o Jaga Teks Misa: Mengelola dan menjaga kelancaran pelaksanaan teks misa.
o Tata Bunga: Bertanggung jawab atas penataan bunga di gereja, menciptakan suasana yang indah dan penuh berkat.
o Koor Wilayah: Mengorganisir koor di tingkat wilayah untuk misa dan kegiatan lainnya.
4. Kegiatan-Kegiatan Spesial Selain kegiatan rutin, pengurus juga merencanakan berbagai kegiatan spesial untuk tahun 2025, yang diharapkan dapat memperkuat solidaritas umat, serta mengembangkan kehidupan spiritual mereka. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain:
o Bulan Maria dan Bulan Rosario: Menjadi waktu khusus untuk mendoakan dan merayakan kedekatan umat dengan Bunda Maria.
o Ruwahan: Merayakan tradisi budaya lokal yang menggabungkan doa untuk leluhur dengan kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
o Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN): Mengadakan kegiatan yang berfokus pada pembacaan dan pemahaman Kitab Suci secara lebih mendalam.
o Aksi Puasa Pembangunan (APP): Melakukan aksi sosial dan penggalangan dana untuk mendukung pembangunan dan kegiatan sosial di gereja serta masyarakat.
Penutupan
Pertemuan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu pengurus. Doa ini tidak hanya untuk keberhasilan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh umat di lingkungan Santo Stefanus, agar setiap kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan berkat bagi semua.
Dengan semangat yang tinggi dan komitmen yang kuat, para pengurus Lingkungan Santo Stefanus berharap program-program yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik, membawa manfaat bagi jemaat, dan semakin mempererat hubungan antar sesama umat di Paroki Marganingsih Kalasan.

Suasana Pertemuan Pengurus Lingkungan Santo Stefanus