Ibadat Memule : 2 Tahun Kepergian Ibu Anna Maria Trihenaningsih

 

Pada hari Kamis, 27 Februari 2024, umat dari Lingkungan Santo Petrus berkumpul untuk mengikuti ibadat doa arwah dalam rangka mengenang dua tahun wafatnya Ibu Anna Maria Trihenaningsih. Ibadat ini dipimpin oleh Prodiakon Ibu Tiwik dan dihadiri oleh 25 umat yang datang dengan penuh ketulusan untuk mendoakan almarhumah.

Dalam suasana yang penuh khidmat, umat bersama-sama berdoa dan mengenang sosok Ibu Anna Maria Trihenaningsih yang semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih. Bacaan Kitab Suci dan doa-doa yang dipanjatkan pada ibadat ini mengingatkan setiap yang hadir akan pentingnya iman dan harapan dalam menghadapi kehidupan setelah kematian. Lantunan doa rosario pun dipanjatkan untuk memohon bantuan Bunda Maria agar senantiasa mendampingi.

Setelah ibadat, umat yang hadir saling berbagi cerita dan kenangan tentang almarhumah, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat. Momen ini menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan dalam komunitas serta mengingatkan semua yang hadir akan makna kehidupan dan kebersamaan dalam iman.

Semoga doa-doa yang dipanjatkan dalam ibadat ini menjadi persembahan terbaik bagi almarhumah Ibu Anna Maria Trihenaningsih, serta membawa kedamaian bagi keluarga dan sahabat yang ditinggalkan. Amin.

Ibadat Sabda Bulan Februari 2025 dan Ruwahan Lingkungan Santo Stefanus

Pada hari Sabtu tanggal 15 Februari 2025, suasana penuh khidmat dan kebersamaan hadir di rumah Bapak Budi Wiranto, tempat diadakannya ibadat sembahyangan lingkungan dan ibadat ruwahan lingkungan Santo Stefanus. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 20 warga lingkungan Santo Stefanus yang dengan semangat mengikuti rangkaian doa bersama. Ibadat dimulai dengan lantunan doa yang dipimpin oleh Bapak Yohanes Sudiharto. Suara beliau yang tenang dan penuh penghayatan memandu setiap jemaat untuk memasuki suasana doa dengan penuh kekhusyukan.

Setelah ibadat sembahyangan, acara dilanjutkan dengan doa Ruwahan yang dipimpin oleh Bapak Fred Wibowo. Ruwahan adalah sebuah tradisi Jawa yang bertujuan untuk mendoakan para leluhur yang telah meninggal, sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa-jasa mereka. Dalam doa ini, warga lingkungan Santo Stefanus bersama-sama membacakan nama-nama arwah leluhur yang sudah meninggal untuk mengungkapkan rasa syukur, meminta perlindungan, serta berdoa agar arwah para leluhur mendapatkan pengampunan dosa dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar doa, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan di antara warga lingkungan Santo Stefanus. Melalui kebersamaan dalam doa, mereka memperlihatkan rasa saling mendukung dan peduli, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun untuk para leluhur yang telah mendahului.

Semoga kegiatan ini membawa berkat dan damai bagi seluruh warga Santo Stefanus, serta menjadi pengingat bahwa doa bersama dan tradisi leluhur memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan beragama dan sosial kita.

Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan Santo Stefanus bulan Februari 2025

Pada hari Minggu, tanggal 16 Februari 2025, Paguyuban Ibu-ibu Lingkungan Santo Stefanus kembali mengadakan kegiatan rutin bulanan yang bertempat di kediaman Ibu Hendrik Legoh. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.

Acara dimulai dengan doa Rosario yang dipimpin secara bergiliran oleh anggota, sebagai bentuk ungkapan syukur dan permohonan berkat bagi keluarga serta lingkungan. Doa bersama ini menjadi momen penguatan iman dan sarana mempererat tali persaudaraan antar ibu-ibu di lingkungan.

Setelah doa Rosario, dilanjutkan dengan kegiatan menabung serta simpan pinjam yang merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi kecil bagi anggota. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kemandirian finansial dan memperkuat solidaritas antar sesama anggota paguyuban.

Selain kegiatan rutin tersebut, pertemuan kali ini juga membahas persiapan tugas penting lingkungan, yaitu “caos dhahar Romo” yang dijadwalkan pada tanggal 2 Maret 2025. Para ibu secara bersama-sama menyusun pembagian tugas, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga koordinasi dengan pihak gereja. Diskusi berlangsung aktif dan penuh semangat, menunjukkan komitmen dan tanggung jawab para ibu dalam mendukung kegiatan lingkungan dan paroki.

Pertemuan ditutup dengan ramah tamah dan santap bersama, mencerminkan semangat kasih, kebersamaan, dan pelayanan yang menjadi ciri khas Paguyuban Ibu-ibu Lingkungan Santo Stefanus.

Semoga semangat pelayanan dan persaudaraan ini terus tumbuh dan menjadi berkat bagi semua.

Ziarek Yubelium Lingkungan Antonius

Pada hari Minggu, 16 Februari 2025, umat lingkungan Antonius melaksanakan kegiatan Ziarek Yubelium ke beberapa lokasi rohani. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh 54 peserta yang menggunakan mobil pribadi sebagai sarana transportasi.

Adapun tujuan ziarek kali ini meliputi Makam Romo Sanjaya di Muntilan, Taman Doa Imatuka di Sumber, dan Kampung Ulam Resto di Magelang. Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang ziarah dan refleksi spiritual, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarumat.

Sesampainya di Makam Romo Sanjaya, peserta mengadakan doa bersama untuk menghormati dan mengenang jasa beliau. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Taman Doa Imatuka di mana umat diberikan kesempatan untuk berdoa pribadi dan melakukan refleksi rohani. Suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan menambah nilai spiritual dalam perjalanan ini.

Sebagai bagian dari kebersamaan, kegiatan ditutup dengan makan siang dan sesi ramah tamah di Kampung Ulam Resto, Magelang. Selain menikmati hidangan, peserta juga mengikuti berbagai games yang menambah keceriaan dan memperkuat hubungan satu sama lain.

Melalui kegiatan ini, diharapkan umat semakin dikuatkan dalam iman serta semakin erat dalam persaudaraan dan kebersamaan dalam komunitas lingkungan Antonius.

Taman doa Imatuka
Makam Romo Sanjaya

Sembahyangan Rutin dan Penyerahan LPJ Kegiatan Ziarek Yubelium 2025

Pada hari Senin, 25 Februari 2025, telah dilaksanakan sembahyangan rutin sekaligus penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan Ziarek Yubelium 2025. Acara ini berlangsung di rumah keluarga Thomas Muryanto dan dipimpin oleh Ibu Aniek selaku prodiakon dari lingkungan Antonius. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 20 orang umat yang tergabung dalam lingkungan tersebut.

Usai sembahyangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan LPJ kegiatan Ziarek Yubelium 2025. Dalam kesempatan ini, panitia penyelenggara menyampaikan laporan terkait seluruh rangkaian kegiatan ziarek yang telah berlangsung, termasuk pertanggungjawaban dana yang digunakan. Laporan tersebut diterima dengan baik oleh umat yang hadir, dan mereka mengapresiasi transparansi serta kerja keras panitia dalam mengelola kegiatan ini.

Sembahyangan Rutin 13 Februari 2025

Pada tanggal 13 Februari 2025, lingkungan St. Antonius melaksanakan sembayangan rutin di rumah Bapak Yani Ismono. Acara ini dihadiri oleh 30 umat yang terdiri dari para warga lingkungan St. Antonius. Sembayangan dimulai pukul 19.00 WIB dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Bapak Satria.

Dalam suasana yang khusyuk, umat bersama-sama mendarasikan doa pembuka dan dilanjutkan dengan pembacaan kitab suci dan renungan. Setelah sesi renungan, umat bersama-sama menyampaikan doa permohonan dan ucapan syukur. Setiap umat diberikan kesempatan untuk menyampaikan doa pribadinya. Doa bersama ini menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan.

Selesai doa, acara dilanjutkan dengan persiapan ziarek hari Minggu 16 Februari 2025 dan perkenalan warga baru : bpk. Riyanto dan keluarga.

Kebersamaan dalam Iman: Doa Rutin Lingkungan Santo Petrus di Kediaman Bpk. M. Supangat

Pada hari Kamis, 13 Februari 2025, pukul 19.00, umat Lingkungan Santo Petrus kembali mengadakan doa rutin di kediaman Bapak M. Supangat. Dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan, doa ini dihadiri oleh 16 orang yang dengan penuh semangat berkumpul untuk memperkuat iman dan persaudaraan dalam komunitas.

Acara dimulai dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Bpk Heri, diikuti dengan pembacaan Kitab Suci yang memberikan renungan mendalam bagi para peserta. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat sesi sharing dimulai. Para peserta berbagi pengalaman iman dan refleksi hidup, menciptakan hubungan yang lebih erat antarumat. Doa lingkungan ini tidak hanya menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dalam komunitas.

Acara ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah, di mana para peserta menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan oleh tuan rumah. Kebersamaan dalam iman ini diharapkan terus terjaga dan menjadi sumber kekuatan bagi setiap anggota lingkungan Santo Petrus.

Semoga doa rutin ini semakin memperkokoh iman dan persaudaraan umat dalam kehidupan sehari-hari.

Ziarah dan Rekreasi Lingkungan St Gabriel

Ziarah merupakan sebuah kesempatan bagi kita untuk melepas semua kesibukan harian kita lalu mengambil waktu khusus di tempat tertentu untuk semakin mendekat kepada Tuhan.

Umat katholik biasanya mengadakan ziarah ke gua maria pada bulan Mei atau Oktober. Akan tetapi pada bulan tersebut tempat ziarah ramai didatangi umat, maka kami lingkungan St Gabriel bersepakat untuk melaksanakan ziarah sekaligus rekreasi pada bulan Januari 2025.

Kegiatan ini kami laksanakan pada hari Sabtu 18 Januari 2025 dengan tujuan Gua Maria Tritis dan pantai Slili Gunung Kidul. Sebagai ketua panitia yaitu Paulus Haryoko yang mengkoordinir kegiatan tersebut. Jumlah peserta ziarek ini ada 44 orang meliputi orang tua, OMK,remaja dan anak-anak. Untuk transportasi kami menggunakan 1 bus dan 2 mobil. Berangkat dari Sambilegi pada pukul 07.00 WIB sampai di Gua Maria Tritis pukul 09.30 WIB. Kegiatan pertama di sana yaitu rosario bersama dilanjutkan dengan permainan, doorprize dan makan siang. Kami semua sangat menikmati acara tersebut hingga tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB dan kami segera melanjutkan perjalanan ke Pantai Slili. Sesampai di pantai Slili acara bebas sampai pukul 15.00 WIB. Ada anak-anak yang bermain air, bermain pasir, menikmati indahnya pantai. Pada pukul 15.30 WIB melakukan perjalanan pulang dan sampai di Sambilegi pukul 17.30 WIB.

Kegiatan ziarah dan rekreasi ini sangat berkesan bagi para peserta dan diharapkan semakin mempererat hubungan antar umat dan memperkuat iman.

Ibadat Sabda Lingkungan Stefanus Bulan Januari 2025

Pada tanggal 24 Januari 2025, Lingkungan Santo Stefanus menyelenggarakan Ibadat Sabda yang penuh makna di rumah Ibu Emerentiana Sri Daruningsih. Acara ini dipimpin oleh Bapak Yohanes Sudiharto dan dihadiri oleh 17 orang warga lingkungan Santo Stefanus.
Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, para peserta mengikuti rangkaian ibadat dengan khusyuk. Doa dan refleksi yang dipanjatkan selama ibadat mengangkat intensi untuk keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan semua warga lingkungan Santo Stefanus. Suasana kekeluargaan terasa begitu hangat, mencerminkan kebersamaan dan semangat saling mendukung yang menjadi nilai inti komunitas.
Pemilihan rumah Ibu Emerentiana Sri Daruningsih sebagai tempat ibadat memberikan nuansa yang hangat dan intim, mendukung terlaksananya ibadat yang khidmat dan penuh doa. Bapak Yohanes Sudiharto sebagai pemimpin ibadat memberikan pesan-pesan inspiratif yang meneguhkan semangat iman warga.
Partisipasi aktif dari warga lingkungan menjadi salah satu aspek yang membuat ibadat ini berlangsung dengan baik. Kehadiran 17 orang yang turut serta dalam ibadat menjadi wujud nyata komitmen komunitas untuk terus mempererat hubungan spiritual dan sosial antarwarga.
Ibadat Sabda ini tidak hanya menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan tetapi juga menjadi momen refleksi bersama untuk memohon berkat bagi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan lingkungan Santo Stefanus. Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, diharapkan pertemuan-pertemuan seperti ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat spiritual bagi seluruh warga lingkungan.
Semoga doa-doa yang telah dipanjatkan dalam Ibadat Sabda ini menjadi kekuatan dan perlindungan bagi seluruh warga Lingkungan Santo Stefanus sepanjang tahun 2025.


Syukur atas Pengharapan Iman dalam Kebersamaan: Kunjungan Kasih Lingkungan St. Clara

Semangat Adven menggugah komitmen Lingkungan St. Clara untuk merayakan iman dalam kebersamaan dan pengharapan. Sebagai bentuk implementasi dari komitmen Adven Natal, pada Senin, 27 Januari 2025 Lingkungan St. Clara mewujudkan rasa syukur atas pengharapan iman dengan mengadakan anjangsana ke Panti Werdha St. Monika LKS LU Santa Monika Yayasan Brayat Pinuji di Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo. Lingkungan St. Clara hendak berbagi kasih dan kebahagiaan bersama para lansia sekaligus mempererat tali persaudaraan dalam semangat solidaritas dan pelayanan.

Lingkungan St. Clara dengan semangat bertolak menuju Kulon Progo bersama-sama menggunakan armada 6 mobil dan 1 pick up. Setibanya di Panti Werdha St. Monika, Lingkungan St. Clara disambut dengan hangat oleh pengelola Panti Werdha St. Monika, Sr. M. Florentine, OSF. Bapak Rinto, selaku ketua lingkungan, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini, diikuti dengan doa untuk mengucap syukur serta nyanyian untuk menciptakan suasana hangat nan penuh harapan. Umat lingkungan berinteraksi dengan para lansia dengan berbagi cerita, canda tawa, serta memberikan dukungan moral dan spiritual. Tak lupa, umat lingkungan turut berjoget bersama untuk menambah keceriaan dan semangat para lansia.

Sebagai bagian dari kebersamaan, diadakan sesi hiburan dipandu oleh Ibu Woro dan Ibu Amy yang melibatkan para lansia dalam berbagai aktivitas seperti membaca puisi, bernyanyi sambil berjoget, menjawab kuis, atau berbagi kisah hidup mereka. Para lansia yang berani unjuk gigi mendapatkan hadiah dari umat Lingkungan St. Clara sebagai bentuk apresiasi dan kegembiraan bersama. Meskipun sederhana, kebersamaan ini sangat menyentuh para lansia dan menggugah semangat hidup dalam Kristus. Pada akhir acara, Lingkungan St. Clara tak lupa menyerahkan tanda cinta kasih dan solidaritas misi berupa bahan makanan, kebutuhan mandi dan cuci, serta dana dukungan bagi panti sebagai wujud kepedulian terhadap para penghuni panti. Kegiatan kunjungan di Panti Werdha St. Monika ditutup dengan menyanyikan lagu “Mama”, suasana penuh haru dan hangat menjadi penutup kegiatan yang sangat indah.

Setelah kunjungan ke Panti Werdha, rombongan Lingkungan St. Clara melanjutkan perjalanan rohani dengan mengunjungi Gua Maria Jatiningsih untuk berdoa dan merenungkan kasih Tuhan. St. Clara berdoa rosario bersama dan dilanjutkan dengan makan bersama di Gua Maria Jatiningsih. Umat Lingkungan St. Clara juga mengunjungi Gua Maria Jurang Metes untuk menyapa Maria dan menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi kasih, tetapi juga memperkuat iman serta kebersamaan antarumat dalam lingkungan St. Clara. Anak-anak, OMK, dewasa, hingga lansia di Lingkungan St. Clara berdinamika dan bergembira bersama dalam kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan ini terus terjaga dalam setiap langkah hidup kita.