Pertemuan APP ke-2 Lingkungan St. Gregorius Kadisoka Penuh Kebersamaan

Pada hari Kamis, 5 Maret 2026, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali berkumpul dalam Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) ke-2 yang dilaksanakan di rumah Bapak Hari Mulyoto. Pertemuan ini menjadi momen yang penuh makna karena selain sebagai sarana pendalaman iman di masa Prapaskah, juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun Bapak Hari Mulyoto sebagai tuan rumah.

Pertemuan diawali dengan doa pembuka dan dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci serta pendalaman materi APP yang mengajak umat untuk semakin menghayati makna pertobatan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama selama masa Prapaskah. Umat yang hadir mengikuti jalannya pertemuan dengan penuh perhatian dan keterlibatan melalui sharing pengalaman iman serta refleksi bersama.

Suasana kebersamaan semakin terasa hangat ketika di akhir pertemuan umat Lingkungan St. Gregorius bersama-sama memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bapak Hari Mulyoto. Dengan penuh sukacita, umat menyampaikan doa dan harapan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta berkat melimpah dalam kehidupan keluarga maupun pelayanan di tengah lingkungan.

Pertemuan APP ini tidak hanya menjadi sarana pendalaman iman, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka. Kebersamaan yang terjalin melalui doa, refleksi, dan sukacita sederhana menjadi tanda nyata bahwa kehidupan menggereja di lingkungan terus bertumbuh dalam semangat persaudaraan dan kasih.

Semoga melalui rangkaian pertemuan APP selama masa Prapaskah ini, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin diteguhkan dalam iman, semakin peduli terhadap sesama, dan semakin siap menyambut sukacita Paskah.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DVgdp4-jyUI/?igsh=MTd2cHdjdmt4dWtyOQ==

Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSu8ma6SP/

Youtube : https://youtu.be/CH5hj5Bd0vk

Wujud Kepedulian Gereja: Umat YP Menerima Bantuan Jaminan Hidup dari Stasi Maguwo

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap umat yang membutuhkan, beberapa umat Lingkungan Yohanes Pembaptis menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Gereja Maria Bunda Allah Stasi Maguwo yang disalurkan melalui lingkungan.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penyaluran dilakukan melalui pengurus lingkungan agar bantuan dapat tepat sasaran dan diterima langsung oleh umat yang berhak.

Program Jaminan Hidup ini menjadi wujud nyata kehadiran Gereja dalam mendampingi umat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, namun memiliki makna besar sebagai tanda solidaritas dan kasih persaudaraan dalam komunitas Gereja.

Melalui penyaluran Jadup ini, diharapkan umat yang menerima dapat merasakan dukungan serta perhatian dari keluarga besar Gereja. Semangat berbagi dan saling menopang ini menjadi bagian dari panggilan bersama untuk menghadirkan kasih Kristus secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga kepedulian yang terus dibangun melalui berbagai program sosial Gereja semakin mempererat persaudaraan dan menjadi berkat bagi seluruh umat Lingkungan Yohanes Pembaptis.

Menyempurnakan Pelayanan: Umat YP Mantapkan Latihan Koor Jelang Jumat Pertama

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis kembali melaksanakan latihan koor di rumah Ibu Tukimin sebagai persiapan pelayanan pada Misa Jumat Pertama yang akan dilaksanakan pada 6 Maret 2026.

Sebanyak 22 umat hadir dalam latihan tersebut, mulai dari OMK, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para lansia. Kehadiran lintas generasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dan pelayanan yang terus hidup dalam Lingkungan Yohanes Pembaptis.

Dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan, umat bersama-sama melatih lagu-lagu liturgi yang akan dibawakan pada perayaan Ekaristi. Setiap bagian lagu dilatih dengan sungguh-sungguh, menyatukan nada dan penghayatan agar pujian yang dipersembahkan dapat membantu umat berdoa dengan lebih khusyuk.

Latihan koor tidak hanya menjadi persiapan teknis bernyanyi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarumat. Saling mendukung, belajar bersama, serta semangat melayani menjadi warna tersendiri dalam kebersamaan malam itu.

Melalui latihan ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis berharap dapat memberikan pelayanan terbaik dalam Misa Jumat Pertama. Pujian yang dipersembahkan menjadi ungkapan iman dan syukur kepada Tuhan melalui talenta yang dimiliki setiap umat.

Semoga semangat pelayanan ini terus bertumbuh dan semakin memperkuat kebersamaan umat Lingkungan Yohanes Pembaptis.

Kolaborasi Ibu-Ibu dan OMK YP dalam Pelayanan Kantin GMBA

Semangat pelayanan dan kebersamaan kembali terlihat dalam keterlibatan umat Lingkungan Yohanes Pembaptis saat menjalankan tugas jaga Kantin GMBA. Dalam kesempatan tersebut, enam umat ambil bagian, terdiri dari lima ibu-ibu lingkungan serta satu anggota OMK yang turut membantu pelayanan.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya tugas kantin bulan ini melibatkan OMK secara langsung. Kehadiran kaum muda diharapkan menjadi sarana pembelajaran, khususnya dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, tanggung jawab, serta pengalaman melayani umat melalui kegiatan sederhana namun bermakna.

Sejak pagi hari, para petugas kantin telah mempersiapkan berbagai makanan dan minuman yang akan dijual tersebut. Beragam jajanan rumahan dan minuman segar tersaji, menghadirkan suasana hangat dan akrab bagi umat yang datang setelah mengikuti perayaan Ekaristi.

Pelayanan berlangsung dengan penuh semangat dan kerja sama yang baik. Kolaborasi lintas generasi antara ibu-ibu dan OMK menciptakan suasana pelayanan yang hidup, sekaligus menjadi ruang belajar bersama. Antusiasme umat terlihat dari ramainya pembeli, sehingga seluruh dagangan terjual dengan baik dan menghasilkan laba yang cukup menggembirakan.

Melalui kegiatan ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis tidak hanya menjalankan tugas pelayanan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan, melatih kemandirian, serta menumbuhkan semangat berbagi peran dalam kehidupan menggereja.

Semoga keterlibatan OMK dalam pelayanan kantin ini menjadi langkah awal bagi semakin aktifnya kaum muda dalam berbagai kegiatan lingkungan dan paroki di masa mendatang.

OMK St. Lucius YP Adakan Rapat Persiapan Parcel Paskah

Semangat kreativitas dan kebersamaan ditunjukkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) St. Lucius Lingkungan Yohanes Pembaptis melalui kegiatan rapat persiapan program Paskah yang dilaksanakan di PLAI Cafe.

Sebanyak 13 anggota OMK hadir dalam pertemuan tersebut. Suasana rapat berlangsung santai namun tetap penuh semangat diskusi. Pertemuan ini secara khusus membahas rencana pembuatan dan penjualan parcel Paskah yang akan ditawarkan kepada umat menjelang perayaan Paskah mendatang.

Dalam rapat tersebut, para OMK berdiskusi mengenai konsep parcel, isi paket, pembagian tugas, hingga strategi pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini menjadi wadah bagi kaum muda untuk belajar bekerja sama, bertanggung jawab, sekaligus mengembangkan kreativitas dalam pelayanan.

Melalui inisiatif ini, OMK St. Lucius ingin mengambil peran aktif dalam kehidupan lingkungan serta menghadirkan semangat pelayanan kaum muda yang nyata di tengah umat. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana diskusi ringan menunjukkan bahwa pelayanan Gereja dapat diwujudkan melalui ide-ide sederhana yang membawa manfaat bagi banyak orang.

Diharapkan, persiapan yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan kegiatan penjualan parcel Paskah nantinya menjadi berkat bagi umat Lingkungan Yohanes Pembaptis sekaligus semakin menumbuhkan semangat pelayanan OMK.

Pelayanan Menemani dan Antar Jemput Romo Minggu 8 Februari 2026 – Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Pelayanan dalam Gereja memiliki banyak wajah. Ada yang terlihat di altar, ada pula yang berlangsung dalam kesederhanaan dan kebersamaan. Salah satu bentuk pelayanan yang dijalankan oleh Lingkungan St. Gregorius Kadisoka adalah tugas menemani serta antar jemput Romo yang bertugas memimpin perayaan Ekaristi.

Mungkin bagi sebagian orang, tugas ini terlihat sederhana dan tidak menonjol. Setelah misa selesai dan umat kembali ke rumah masing-masing, pelayanan justru masih berlanjut. Mengantar Romo, memastikan beliau tiba dengan aman, serta menemani dalam kebersamaan setelah perayaan menjadi bagian dari tanggung jawab yang dijalankan dengan penuh sukacita.

Namun di balik kesederhanaannya, kami justru merasakan keindahan pelayanan yang sangat mendalam. Saat menemani Romo makan bersama, terjalin suasana kekeluargaan yang hangat. Dalam percakapan santai, kami dapat mendengarkan cerita-cerita umat, pengalaman pelayanan, kisah panggilan, hingga refleksi rohani yang memperkaya iman. Tidak jarang pula suasana dipenuhi dengan senda gurau yang mencairkan kelelahan setelah misa.

Momen-momen seperti inilah yang sering kali tidak terlihat oleh banyak orang, tetapi sungguh menguatkan dan membangun. Kami belajar bahwa pelayanan bukan hanya tentang tugas formal, melainkan tentang hadir secara utuh—mendampingi, mendengarkan, dan berbagi hidup. Dalam kebersamaan itu, tumbuh rasa persaudaraan yang tulus antara imam dan umat.

Lingkungan St. Gregorius Kadisoka bersyukur boleh mengambil bagian dalam pelayanan ini. Kami menyadari bahwa setiap kesempatan untuk melayani adalah anugerah. Lewat tugas sederhana ini, kami belajar tentang kerendahan hati, perhatian, dan sukacita dalam memberi diri.

Semoga semangat kebersamaan ini terus terpelihara, dan setiap langkah kecil pelayanan yang kami lakukan menjadi persembahan kasih bagi Tuhan dan Gereja-Nya.

Tuhan memberkati setiap niat baik dan kebersamaan kita.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DUe983kD40o/?igsh=NDBtZTd3Z2t2Ym10
Youtube : https://youtube.com/shorts/I6Izvk-KnN8?si=dcYHOxTR4ZPyGBew
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmtdxEfR/

Tugas Jaga Parkir Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Misa Rabu Abu – Selasa, 17 Februari 2026

di Gereja Maria Bunda Allah

Misa Rabu Abu pada Selasa, 17 Februari 2026 menjadi awal perjalanan umat memasuki Masa Prapaskah. Pada perayaan yang penuh makna tersebut, Lingkungan St. Gregorius Kadisoka mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam pelayanan melalui tugas jaga parkir di area Gereja Maria Bunda Allah.

Sejak sebelum misa dimulai, para petugas parkir dari lingkungan sudah bersiap di area halaman gereja. Dengan penuh tanggung jawab dan semangat melayani, mereka membantu mengarahkan kendaraan umat agar tertata rapi, aman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Kehadiran mereka memberi rasa nyaman bagi umat yang datang untuk beribadah, sehingga dapat mengikuti perayaan Ekaristi dengan tenang dan khusyuk.

Pelayanan ini mengingatkan kita bahwa melayani tidak harus selalu terlihat di altar. Tidak semua pelayanan berlangsung di depan umat, tetapi setiap tugas, sekecil apa pun, memiliki makna yang sama berharganya di hadapan Tuhan. Melalui penataan kendaraan umat, menjaga keamanan, serta memastikan keteraturan, para petugas parkir telah mengambil bagian dalam karya pelayanan Gereja.

Semangat inilah yang menjadi inti Masa Prapaskah: kerendahan hati, pengorbanan, dan kesediaan untuk memberi diri. Dalam kesederhanaan tugas jaga parkir, terpancar nilai kebersamaan dan gotong royong. Setiap arahan yang diberikan, setiap kendaraan yang ditata, menjadi bentuk nyata kasih dan tanggung jawab terhadap sesama.

Lingkungan St. Gregorius Kadisoka patut bersyukur atas kekompakan dan kesediaan umat yang terlibat. Semoga semangat pelayanan ini terus tumbuh, tidak hanya saat mendapat jadwal tugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari—di keluarga, di lingkungan, maupun di tengah masyarakat.

Karena sesungguhnya, pelayanan bukan soal terlihat atau tidak terlihat, melainkan tentang hati yang mau memberi diri dengan tulus.

Tuhan memberkati setiap langkah pelayanan kita.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DU3S801jxpT/?igsh=Y3NmcHR1ZXgyZWtx
Youtube : https://youtube.com/shorts/G0bXZVlSG9g?feature=shared
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmtJCB9S/

Penyerahan Dua Lukisan Karya Salah satu Umat Link. Gregorius Kadisoka untuk Pembangunan Gereja Maria Bunda Allah

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Sebuah wujud nyata kepedulian dan cinta terhadap Gereja kembali ditunjukkan oleh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka. Pada kesempatan yang penuh sukacita, Mbak Anik, salah satu umat lingkungan, menyerahkan dua lukisan karyanya kepada Panitia Pembangunan Gereja Gereja Maria Bunda Allah.

Penyerahan ini menjadi momen yang istimewa, bukan hanya karena nilai seni yang terkandung di dalamnya, tetapi terlebih karena semangat iman dan ketulusan hati yang melatarbelakanginya. Kedua lukisan tersebut merupakan hasil karya pribadi yang dipersembahkan sepenuhnya sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembangunan gereja yang sedang berjalan.

Dalam kesempatan yang sama, kedua lukisan tersebut secara khusus diberkati oleh Romo Adrianus Maradiyo PR. Pemberkatan ini menjadi tanda penyerahan karya dan niat baik kepada Tuhan, sekaligus ungkapan syukur atas talenta yang boleh dipakai untuk kemuliaan-Nya. Suasana doa dan harapan mengiringi momen pemberkatan tersebut, memohon agar setiap proses selanjutnya berjalan lancar dan membawa berkat bagi banyak orang.

Rencananya, kedua lukisan ini akan dilelang, dan seluruh hasil lelang—100% tanpa potongan—akan disumbangkan sepenuhnya untuk pembangunan Gereja Maria Bunda Allah. Langkah ini menjadi inspirasi bahwa dukungan terhadap karya Gereja dapat diwujudkan dalam berbagai cara, sesuai dengan talenta dan kemampuan masing-masing.

Apa yang dilakukan Mbak Anik mengingatkan kita bahwa pembangunan Gereja bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang semangat kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi umat. Dari karya seni lahir gerakan kasih; dari talenta pribadi tumbuh berkat bagi komunitas yang lebih luas.

Semoga inisiatif ini menggerakkan hati semakin banyak umat untuk ambil bagian, baik melalui doa, tenaga, pikiran, maupun dukungan materi, demi terwujudnya Gereja Maria Bunda Allah sebagai rumah bersama yang kokoh, indah, dan penuh berkat.

Tuhan memberkati setiap niat baik dan setiap tangan yang terlibat dalam karya pembangunan ini.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DUw-yhlj_Uz/?igsh=ODI0MjZveThraHQ4
Youtube : https://youtube.com/shorts/cVKuu3yJcN4?feature=shared
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmGosUA1/

Pertemuan APP Pertama Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Pertemuan APP Pertama Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Kamis, 26 Februari 2026

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali memulai rangkaian Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) yang pertama pada hari Kamis, 26 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi momen awal bagi umat untuk bersama-sama memasuki masa tobat dengan hati yang terbuka, penuh refleksi, dan semangat pembaruan diri.

APP bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi merupakan kesempatan istimewa bagi setiap pribadi untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan sesama. Dalam suasana doa yang khusyuk, umat diajak untuk merenungkan tema APP tahun ini, mendengarkan Sabda Tuhan, berbagi pengalaman hidup, serta saling meneguhkan dalam perjalanan iman.

Pertemuan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kehangatan. Umat yang hadir mengikuti rangkaian ibadat, pendalaman materi, serta diskusi kelompok dengan antusias. Setiap sharing yang disampaikan menjadi pengingat bahwa panggilan untuk bertobat dan berbuat kasih bukan hanya wacana, melainkan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pertemuan APP pertama ini, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka diharapkan tidak hanya berhenti pada doa dan pertemuan semata. Semangat APP harus dinyatakan dalam aksi nyata: membantu sesama yang membutuhkan, memperhatikan tetangga yang sedang mengalami kesulitan, terlibat dalam kegiatan sosial lingkungan, serta membangun kepedulian yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Sebagai murid Kristus, kita dipanggil untuk menghadirkan kasih Tuhan secara nyata. APP menjadi sarana pembinaan iman yang mendorong perubahan sikap, pertobatan hati, dan tindakan kasih yang sederhana namun bermakna. Dari lingkungan kecil inilah, kebaikan dapat bertumbuh dan membawa dampak yang lebih luas.

Semoga melalui rangkaian Pertemuan APP ini, Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin solid dalam persaudaraan, semakin peka terhadap kebutuhan sesama, dan semakin berani mewujudkan iman dalam tindakan nyata.

Tuhan memberkati setiap niat baik dan langkah pelayanan kita.

Instagram : https://www.instagram.com/p/DVOeviqD2ZU/?igsh=MTd4a3Rma3dzaTJ6Nw==
Youtube : https://youtu.be/D0Xa-1oqnf0?feature=shared
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmG37rCW/

Pertemuan 1 APP Lingkungan St. Antonius Maguwo

Tanggal​​: 19 Februari 2026

Tempat ​​: Rumah Ibu Hudyono

Jumlah Peserta ​: 25 orang

Pertemuan Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun 2026 di Lingkungan Antonius telah dimulai dengan mengangkat tema besar “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”. Pertemuan pertama ini mengusung subtema “Potret Kondisi dan Potensi, Dasar untuk Mengawal Aksi” dan dilaksanakan dalam suasana sarasehan yang sederhana namun penuh makna. Umat diajak menyadari bahwa APP bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah gerakan iman yang mengintegrasikan puasa, doa, dan aksi nyata demi kesejahteraan bersama, sejalan dengan arah ARDAS Keuskupan Agung Semarang 2026–2030.

Dalam pengantar dan pendalaman, umat diajak merefleksikan makna Gereja yang bahagia, inspiratif, dan mensejahterakan. Ditekankan bahwa kebahagiaan tidak hanya diukur dari kecukupan materi, melainkan juga dari terpenuhinya kebutuhan emosional dan spiritual. Gereja dipanggil untuk berani mengambil langkah pertama, membangun jejaring kepedulian, serta menghadirkan kesejahteraan yang nyata dan tepat sasaran. Salah satu penekanan penting dalam pertemuan ini adalah pentingnya data umat yang akurat sebagai dasar perencanaan aksi sosial Gereja, agar tidak ada saudara yang terabaikan.

Dinamika pertemuan diperdalam melalui sebuah drama reflektif yang menggambarkan pergulatan iman, sikap ketidakpedulian, serta proses kesadaran akan pentingnya mati raga dan berbagi. Melalui dialog antar tokoh, umat diajak memahami bahwa puasa dan derma bukanlah beban, melainkan sarana pembinaan hati agar semakin peka terhadap sesama. Drama tersebut menegaskan bahwa dana APP dan pembaruan data umat bukan sekadar angka dan kewajiban administratif, tetapi wujud konkret perjuangan Gereja untuk memastikan setiap umat merasa diperhatikan dan didampingi dalam kesulitan hidup.

Pertemuan ditutup dengan pembacaan Kitab Suci, doa bersama, serta berkat penutup, yang meneguhkan komitmen umat untuk menjalani masa Prapaskah dengan lebih bermakna. Melalui pertemuan APP pertama ini, umat Lingkungan Antonius diajak memulai langkah kecil namun berdampak besar: membangun kepedulian, memperbarui data umat dengan tanggung jawab, serta mengisi kotak APP dengan hati yang ikhlas. Harapannya, hinggaPaskah tiba, yang sungguh bangkit bukan hanya perayaan liturgis, tetapi juga hati dan tindakan nyata umat dalam menghadirkan masyarakat yang semakin bahagia dan sejahtera.