Ibadat Lingkungan St. Antonius Padua Maguwo

Diutus Menjadi Murid Kristus yang Setia dan Berani Bersaksi

Maguwo, 5 Februari 2026

 


Lingkungan St. Antonius Padua menyelenggarakan ibadat sembahyangan lingkungan rutin pada hari Kamis, 5 Februari 2026 bertempat di rumah Bapak TH. Yani Ismono (salah satu umat lingkungan Antonius). Ibadat sabda ini dipandu oleh Bapak Agustinus Djumingan dan diikuti oleh sekitar 30 umat Lingkungan St. Antonius Padua. 

Ibadat berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh penghayatan, dengan bacaan Injil dari Markus 6:7–13 yang mengangkat tema “Yesus Mengutus Dua Belas Murid”. Ibadat juga diperkaya dengan pembacaan kisah Santa Agatha, perawan dan martir, dari buku Ensiklopedia Orang Kudus.

Rangkaian Ibadat

Ibadat sabda dilaksanakan dengan urutan sebagai berikut:

1. Lagu Pembukaan PS 688 
Umat mengawali ibadat dengan lagu pembukaan dari Puji Syukur no 688 “Ya YesusHamba Sedia” sebagai ungkapan syukur dan persiapan hati untuk berdoa bersama.

2. Doa Pembukaan
Doa pembukaan dipanjatkan untuk menyerahkan seluruh rangkaian ibadat kepadaTuhan agar berjalan dengan lancar dan membawa buah rohani.

3. Pembacaan Kisah Santa Agatha
Dibacakan kisah Santa Agatha, seorang perawan dan martir yang dengan teguhmempertahankan kesucian dan imannya kepada Yesus Kristus. Santa Agatha relamenanggung penderitaan dan wafat sebagai martir demi kesetiaannya kepada Tuhan. Kisah ini menjadi teladan iman yang kokoh dan keberanian dalam mempertahankannilai-nilai Kristiani.

4. Pembacaan Injil (Markus 6:7–13)
Injil mewartakan peristiwa Yesus mengutus kedua belas murid-Nya untuk pergiberdua-dua, mewartakan pertobatan, mengusir roh jahat, serta menyembuhkan orang sakit. Yesus mengutus para murid dalam kesederhanaan, tanpa membawa bekalberlebihan, sebagai tanda kepercayaan penuh kepada penyelenggaraan Allah.

5. Sharing
Dalam sharing-nya, Bapak Djumingan menegaskan bahwa pengutusan para murid bukan hanya kisah masa lalu, melainkan panggilan nyata bagi setiap orang berimansaat ini.

Umat diajak menyadari bahwa:

  • Setiap orang yang dibaptis dipanggil menjadi murid yang diutus untuk mewartakan Injil melalui sikap dan perbuatan hidup sehari-hari.
  • Kesederhanaan yang diajarkan Yesus mengingatkan umat untuk lebih mengandalkan Tuhan daripada kekuatan dan kenyamanan pribadi.
  • Keteladanan Santa Agatha menunjukkan bahwa kesetiaan kepada Kristus menuntut keberanian, pengorbanan, dan keteguhan iman hingga akhir.

Melalui Injil dan kisah Santa Agatha, umat diundang untuk hidup setia, jujur, dan beranimenjadi saksi Kristus di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Serta senantiasamengingat Prasetya (janji) babtis disetiap menghadapi godaan iblis.

6. Doa Penutup PS 695
Doa penutup dipanjatkan sebagai ungkapan syukur dan permohonan agar umat diberikekuatan untuk menjalani panggilan perutusan dalam kehidupan sehari-hari.

7. Lagu Penutup
Ibadat ditutup dengan lagu penutup “Aku Dengar Bisikan Suara-Mu”yang meneguhkan semangat perutusan umat sebagai murid-murid Kristus.

Peneguhan Iman Umat

Melalui ibadat sembahyangan lingkungan ini, umat Lingkungan St. Antonius Padua Maguwo diteguhkan kembali dalam iman sebagai murid-murid Kristus yang diutus. Dengan meneladani para rasul dan keteguhan iman Santa Agatha, umat diharapkan semakin berani hidup setia dan mewartakan kasih Kristus melalui kesaksian hidup sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

Ibadat Lingkungan St. Antonius.

Hari/tgl : Kamis, 29 Januari 2026
Tempat : Rumah Bpk. Herjunanto
Pemandu : Bpk. Mikhael Purwanto
Umat yg hadir : 20 orang.

Renungan yg disampaikan bpk. Purwanto kali ini menggabungkan dua pesan penting untuk menguatkan iman kita.
Pertama, kita belajar dr para pelayan Tuhn yg sederhana namun setia. Mereka menghadapi resiko dg hati yg gembira.
Kedua, kita diajak merenungkan kerahiman Allah. Jika Tuhan saja menerima kita tanpa memandang status, mengapa kita sering membuat sekat dg sesama?
Mari temukan kekuatan baru untuk tetap setia melayani dan mengasihi tanpa membeda-bedakan.

https://youtu.be/M_PpEtgLn64

Pertemuan Perdana Pengurus Wilayah Sang Timur, Stasi Maguwo

Maguwoharjo – Pengurus Wilayah Sang Timur menggelar pertemuan perdana pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Joglo Mbak Sis, Jl. Tajem–Kadisoka. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyatukan visi dan semangat pelayanan pengurus wilayah.


Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Wilayah, para Ketua Lingkungan, serta Panitia Inti Paskah 2026. Meski hujan deras disertai petir mengguyur sejak awal hingga akhir kegiatan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap hadir dan mengikuti rapat dengan penuh antusias.


Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran minuman panas dan gorengan hangat yang setia menemani jalannya pertemuan, menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

Agenda utama pertemuan ini adalah perkenalan antar pengurus serta pembahasan awal persiapan kepanitiaan Paskah 2026 di Stasi Maguwo. Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa Wilayah Sang Timur bersama Wilayah De Britto menerima mandat sebagai panitia penyelenggara Paskah 2026.


Melalui pertemuan perdana ini, diharapkan terbangun kerja sama yang solid, komunikasi yang baik, serta semangat pelayanan yang tulus, sehingga seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026 dapat dipersiapkan dan dilaksanakan dengan lancar serta penuh makna bagi seluruh umat Stasi Maguwo.

Ibadat Sabda Lingkungan St. Antonius Padua Sembego

Kamis, 22 Januari 2026
Pemandu Ibadat          : Bapak Murdiyana
Bacaan Injil                   : Markus 3 : 7–12
Tema                             : “Diselamatkan oleh Belas Kasih”

Tempat                          : Rumah Bapak Puspito

Umat yang hadir          : 20 0rang

Dalam ibadat sabda lingkungan yang dilaksanakan pada hari Kamis, Bapak Murdiyana menyampaikan renungan berdasarkan bacaan Injil Markus 3:7–12 dengan tema “Diselamatkan oleh Belas Kasih”.

Renungan diawali dengan penjelasan singkat mengenai situasi dalam Injil, di mana Yesus diikuti oleh banyak orang dari berbagai daerah. Mereka datang dengan berbagai latar belakang dan persoalan hidup, terutama karena mereka percaya bahwa Yesus memiliki kuasa untuk menyembuhkan dan membebaskan dari penderitaan.

Bapak Murdiyana menekankan bahwa dalam perikop ini, Yesus tidak hanya tampil sebagai pengajar, tetapi sebagai pribadi yang penuh belas kasih, yang mau mendekati orang-orang sakit, lemah, dan terpinggirkan. Banyak orang yang sakit berdesakan ingin menyentuh Yesus, dan mereka yang kerasukan roh jahat pun disembuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan yang diberikan Yesus lahir dari belas kasih Allah, bukan karena jasa atau kelayakan manusia.

Iman sejati bukan sekadar pengakuan di bibir bahwa Yesus adalah Tuhan, melainkan wujud ketaatan dan kasih melalui teladan perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Kita diundang untuk membangun relasi pribadi yang mendalam dengan Yesus sebagai Tuhan dan Sahabat, bukan sekadar datang untuk memanfaatkan kuasa-Nya demi kepentingan egois semata. 

Melalui kesabaran, kejujuran, dan pengampunan, kita dipanggil menjadi murid Kristus yang sungguh-sungguh mengenal dan mengikuti-Nya hingga akhir, membawa terang kasih-Nya melalui kesaksian hidup yang tenang namun mendalam.

Menurut teman-teman, tantangan terbesar apa yang sering kita hadapi dalam menunjukkan kasih Yesus melalui perbuatan nyata?

Renungan ditutup dengan ajakan agar umat Lingkungan St. Antonius Padua Maguwo semakin menjadi komunitas yang menghadirkan kasih, penerimaan, dan pengharapan bagi siapa pun yang membutuhkan.

https://youtu.be/_mjLTRmXzUc

Perayaan Natal Lingkungan Santo Antonius Maguwo Berlangsung Meriah dan Penuh Sukacita

Maguwo, 16 Januari 2026 — Perayaan Natal Lingkungan Santo Antonius Maguwo yang diselenggarakan pada Jumat siang, 16 Januari 2026 di wisma Anugerah Kaliurang, berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh sukacita. Kegiatan yang diikuti oleh umat lingkungan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus perwujudan syukur atas kelahiran Yesus Kristus.

Acara dimulai pukul 09.30 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara. Suasana semakin hangat saat sesi ice breaking melalui lagu “Yesus Pokok dan Kita Carang-Nya” yang dibawakan oleh Bapak Arief Subyantoro, mengajak seluruh umat untuk terlibat aktif sejak awal acara.

Rangkaian ibadah Perayaan Natal dipimpin oleh Bapak Murdiyono pada pukul 09.50 WIB. Ibadah berlangsung dengan khidmat dan sederhana, diakhiri dengan lagu penutup “Gembala Pergi Cepat-cepat” versi Jawa yang kembali dibawakan oleh Bapak Arief. Lagu tersebut menambah nuansa lokal sekaligus memperdalam makna perayaan Natal.

Selanjutnya Ketua Lingkungan menyampaikan ungkapan syukur serta terima kasih kepada seluruh umat yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya acara. Bapak Indarto selaku Ketua Lingkungan menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat pelayanan dalam kehidupan meng-gereja di lingkungan.

Kemeriahan acara berlanjut dengan penampilan drama teatrikal berjudul “Kado di Ujung Keluh” yang dibawakan oleh Andreas, Lia, Bagus dan Veraika dimana dalam teatrikal tersebut menyiratkan pesan bahwa di jaman yang serba sulit, penuh tekanan dan penuh perjuangan ini, sebagai umat yang beriman perlu untuk terus bersyukur daripada “sambat wae”. Kemudian drama teatrikal dilanjutkan dengan flash dance. Penampilan ini mendapat sambutan antusias dari umat karena menyampaikan pesan Natal secara kreatif dan menyentuh. Berbagai permainan interaktif seperti “Tebak Gambar” dan “Kata Berangkai” turut memeriahkan suasana dan melibatkan umat lintas usia.

Selain hiburan, acara juga diisi dengan sosialisasi pembangunan Gereja Stasi yang dibawakan oleh tim Pembangunan GMBA sebagai bentuk transparansi dan ajakan partisipasi umat dalam mendukung karya pelayanan gereja ke depan.

Setelah istirahat makan siang, acara dilanjutkan dengan sesi karaoke yang semakin mempererat keakraban antarumat. Rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 13.30 WIB dengan suasana penuh kegembiraan dan rasa syukur.Perayaan Natal Lingkungan Santo Antonius Maguwo tahun ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga wadah untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat saling melayani di tengah umat. (aphs)

Pertemuan perdana tahun 2026 umat lingkungan St. Antonius Padua

Pertemuan umat lingkungan St. Antonius Padua diawali dg ibadat dipimpin oleh bpk. Martinus Bagus Wicaksono. Ibadat dilaksanakan di rumah. Bpk. Djumingan, dihadiri kurang lebih 20 orang. Ibadat dimulai pkl. 19.30, dan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman-pengumuman dari ketua lingkungan.

Pertemuan berakhir kurang lebih pukul. 21.00 wib.

Pertemuan Adven ke-3 lingkungan Antonius

Pertemuan dimulai pkl. 19.30 wib di rumah bpk. Totok. Pertemuan dihadiri kurang lebih 25 orang umat. Dipandu oleh pak Arief, pak Rusiawan, bu Bagus, pak Wiwid dan pak Andreas. Pertemuan diramaikan dengan menyusun puzzle secara bergantian hingga membentuk suatu gambar utuh.

Misa Lingkungan St. Antonius Padua Tahun 2025

Misa Lingkungan St. Antonius dilaksanakan pd hari Selasa 18 November 2025 pkl. 19.00-20.30 wib, bertempat di rumah keluarga Bpk/Ibu Albertus Arief Subyantoro. Misa dipimpin oleh Romo Murdi Susanto, Pr dg dihadiri kurang lebih 70 orang.
Misa dimulai dg ice breaking menyanyikan gerak dan lagu “Jalan Serta Yesus”. Setelah misa, menyanyikan lagu hymne St. Antonius dan “Bapa Surgawi”. Acara dilanjutkan dg pembagian kenang2an utk para penerima krisma sebanyak 5 org, foto bersama dan tanya jawab dg romo.
Acara ditutup dg makan malam bersama.

Perayaan Ekaristi
Pemberian kenang-kenangan para penerima Sakramen Krisma
Ramah-tamah dengan Romo paroki