Tanggal : 26 Februari 2026
Tempat : Rumah Bp Rusiawan
Pemandu : Bp Rusiawan, Ibu Bagus, Ibu Nelly
Jumlah Peserta : 21 orang
Pertemuan kedua Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026 dilaksanakan dengan mengangkat tema “Potensi Dana Sosial Gereja: Fungsi dan Sifatnya”. Dalam semangat tema besar “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”, umat diajak untuk semakin memahami bahwa Gereja tidak hanya hadir melalui pewartaan dan doa, tetapi juga melalui pengelolaan dana sosial yang bertanggung jawab, tepat sasaran, dan berkesinambungan. Pertemuan diawali dengan doa dan nyanyian pembuka dari MB 378 “Tuhan Dikau Naungan Hidupku”, yang menyiapkan hati umat untuk masuk dalam pendalaman iman dan kepedulian sosial.
Melalui pengantar dan pendalaman materi, umat diajak mengenal berbagai potensi dana sosial Gereja yang dikelola di tingkat paroki dan keuskupan, seperti Dana APP, Dana Papa Miskin (Danpamis), Dana Pendidikan Paroki, dan dana solidaritas lainnya. Ditekankan bahwa dana sosial Gereja memiliki fungsi utama untuk menghadirkan kesejahteraan umat, terutama mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Dana-dana tersebut bersifat “siap habis” secara bertanggung jawab, tidak untuk ditimbun, serta inklusif, artinya terbuka bagi siapa pun yang sungguh membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.
Setelah pengantar dan pendalaman materi, acara dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci. Pemahaman materi APP ke-2 ini kemudian diperdalam lagi melalui sebuah drama situasi yang menggambarkan kegelisahan umat dan pengurus lingkungan ketika berhadapan dengan kasus nyata warga yang mengalami kesulitan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Melalui dialog yang hidup dan reflektif, drama tersebut menegaskan pentingnya data umat dalam Sistem Ecclesia sebagai dasar pengambilan keputusan, serta penerapan prinsip solidaritas dan subsidiaritas dalam pengelolaan dana sosial Gereja. Drama ini membantu umat melihat bahwa bantuan Gereja bukan sekadar belas kasihan sesaat, melainkan buah dari iman yang terorganisir, terarah, dan berpihak pada kebutuhan nyata umat.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama, serta berkat penutup yang meneguhkan komitmen umat untuk terlibat aktif dalam karya sosial Gereja. Melalui pertemuan APP kedua ini, umat diharapkan tidak hanya mengetahui keberadaan dana sosial Gereja, tetapi juga berani mengawal pemanfaatannya agar benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, Gereja semakin sungguh menghadirkan wajah kasih Allah: menyejahterakan secara nyata dan membahagiakan karena setiap umat merasa diperhatikan, didampingi, dan tidak berjuang sendirian.




Lingkungan Antonius…
YAK SIP JOS……