Sembahyangan Lingkungan St.Antonius hari Kamis,6 Februari 2025

Pada Kamis, 6 Februari 2025, lingkungan St. Antonius mengadakan sembahyangan yang bertempat di rumah Bapak Hudiono. Acara dimulai tepat pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 30 warga lingkungan yang antusias untuk berdoa bersama.

Sembahyangan dipimpin oleh Bapak Murdiyono, yang dengan khusyuk memimpin setiap rangkaian doa. Suasana penuh kedamaian dan kehangatan menyelimuti acara tersebut, di mana setiap orang dapat merasakan kebersamaan dalam iman.

Kehadiran warga dalam jumlah yang signifikan menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan yang tinggi dalam memperkuat tali persaudaraan di lingkungan St. Antonius. Selain berdoa, momen ini juga menjadi sarana untuk berbagi harapan dan doa bagi kebaikan bersama.

Semoga melalui sembahyangan ini, lingkungan St. Antonius semakin diberkati dan setiap doa yang dipanjatkan dapat membawa kedamaian dan keberkahan bagi semua. Kami berharap acara serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, mempererat hubungan antarwarga serta memperdalam kehidupan rohani bersama.

Tahun Baru dengan Prodiakon Baru di Lingkungan Santo Paulus

Bulan Januari 2025 di Lingkungan Santo Paulus diwarnai dengan berbagai kegiatan doa dan ibadat yang mempererat kebersamaan umat dalam iman. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan Doa Rutin setiap Kamis. Bulan Januari ini tepatnya diawali pada tanggal 2 Januari 2025, yang bertempat di rumah Bapak Antonius Gatot Setia Himawan. Doa dipimpin oleh Pak Gatot sendiri, yang sekaligus menjadi momen awal bulan yang penuh berkah serta perayaan atas pengukuhan beliau sebagai prodiakon baru untuk Lingkungan Santo Paulus. Pengukuhan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan, karena kini Pak Gatot akan menemani prodiakon sebelumnya, Bapak Antonius Bambang Indrianto, dalam pelayanan umat.

Kegiatan berikutnya adalah Ibadat Memule 1 Tahun mengenang kepergian Bapak Sudewa Bin Atmosusilo pada tanggal 9 Januari 2025. Ibadat ini dipimpin oleh Prodiakon Pak Gatot dengan penuh kekhidmatan, dihadiri oleh keluarga, sahabat, dan umat lingkungan yang turut mendoakan arwah beliau. Kemudian, pada tanggal 11 Januari 2025, dilaksanakan Misa Memule 1 Tahun mengenang kepergian Bapak Vincentius Hendro Sugiono di Kalongan. Misa ini dipimpin oleh Romo Fransiskus Aprianus Setu SVD, memberikan kesempatan bagi umat untuk mengenang dan mendoakan almarhum dalam suasana doa yang penuh harapan.

Pada tanggal 16 Januari 2025, Lingkungan Santo Paulus kembali mengadakan Ibadat Memule 1 Tahun mengenang Bapak Yosafat Haris Prihartanto. Kegiatan ini menjadi wujud kasih dan kepedulian umat terhadap sesama yang telah berpulang, menguatkan keluarga yang ditinggalkan dalam iman dan pengharapan.

Doa Rutin Lingkungan tetap berjalan sebagaimana biasa, diadakan setiap hari Kamis. Pada tanggal 23 Januari 2025, doa rutin bertempat di rumah Bapak St. Totok Suryonoto, yang dihadiri oleh umat lingkungan untuk bersama-sama mengucap syukur dan memohon berkat Tuhan. Bulan Januari kemudian ditutup dengan Doa Rutin Kamisan yang diselenggarakan pada tanggal 30 Januari 2025, bertempat di rumah Bapak Leonardus Prasetyo Untoro.

Dengan hadirnya Prodiakon baru, Bapak Antonius Gatot Setia Himawan, Lingkungan Santo Paulus semakin dikuatkan dalam pelayanan dan kebersamaan umat. Beliau akan bersinergi dengan Bapak Antonius Bambang Indrianto dalam membimbing umat dalam doa dan ibadat.

Semoga semangat kebersamaan dan doa ini terus menginspirasi seluruh umat untuk semakin aktif dalam setiap kegiatan lingkungan. Kehadiran dan keterlibatan setiap umat sangat berarti dalam mempererat persaudaraan serta menumbuhkan iman bersama. Mari kita terus menjaga semangat pelayanan dan kebersamaan dalam kasih Tuhan.

Ibadah Awal Tahun Baru 2025 di Lingkungan Santa Monica: Penuh Berkat dan Kebersamaan

Pada tanggal 10 Januari 2025, lingkungan Santa Monica kembali mengadakan ibadah rutin untuk merayakan awal tahun baru. Ibadah yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan ini bertempat di kediaman Pak Saman, yang kali ini dipilih sebagai lokasi acara. Ibadah ini dipimpin oleh Prodiakon Bu Sugiyono, yang memberikan khotbah yang penuh makna dan menginspirasi bagi seluruh jemaat yang hadir.

Ibadah dimulai dengan penuh khidmat, dengan umat yang datang dengan semangat untuk memulai tahun 2025 dengan doa dan harapan yang lebih baik. Prodiakon Bu Sugiyono mengajak umat untuk merefleksikan perjalanan hidup sepanjang tahun lalu dan menyongsong tahun baru dengan hati yang penuh syukur dan semangat baru. Khotbah yang disampaikan menggugah, menyentuh hati setiap orang yang hadir, mengingatkan kita akan pentingnya hidup dalam kasih dan kebersamaan, serta terus berupaya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Suasana ibadah berlangsung lancar dan penuh khidmat, dengan partisipasi aktif dari umat yang menyanyikan puji-pujian dan mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh perhatian. Meskipun cuaca yang cukup panas, tidak mengurangi semangat umat untuk mengikuti ibadah ini dengan penuh sukacita.

Setelah ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan perayaan kebersamaan di rumah Pak Saman. Di tengah-tengah suasana yang hangat dan penuh tawa, panitia menyediakan suguhan yang menggugah selera: teh manis hangat, tahu isi yang renyah, dan opor ayam yang lezat. Semua hidangan tersebut menambah rasa syukur dan kebersamaan di antara umat, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.

Kegiatan ibadah ini tidak hanya menjadi sarana untuk merayakan awal tahun baru, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan menjalin keakraban antar sesama anggota lingkungan Santa Monica. Semangat kebersamaan yang terjalin selama acara ini semakin mempererat hubungan umat, dan menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani tahun 2025 dengan lebih penuh kasih dan semangat.

Dengan lancarnya ibadah dan suasana kebersamaan yang tercipta, harapan besar pun muncul: semoga tahun 2025 menjadi tahun yang penuh berkat, kedamaian, dan kasih yang melimpah bagi setiap anggota lingkungan Santa Monica. Semoga kegiatan ibadah rutin ini terus menginspirasi dan memperkuat iman kita, serta membawa berkat bagi kehidupan pribadi dan bersama.

Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, terutama kepada Pak Saman sebagai tuan rumah dan Bu Sugiyono sebagai pemimpin ibadah. Semoga Tuhan memberkati setiap langkah kita di tahun yang baru ini.

Sampai bertemu di ibadah-ibadah rutin lainnya yang penuh berkat dan kebersamaan!

“40 Hari Penuh Doa: Mengenang Ibu CH. Sri Murhariyani yang Telah Dipanggil Bapa di Surga”

Pada hari Rabu, 29 Januari 2025, pukul 19.00 WIB, umat Lingkungan Santo Petrus Nanggulan mengadakan doa memule 40 hari untuk arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani, yang diadakan di rumah Bapak Yahya Sudarto, yang beralamat di Nanggulan RT. 04/RW. 16, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Doa ini dihadiri oleh sekitar 35 orang, yang terdiri dari umat Lingkungan Santo Petrus, tamu undangan dari lingkungan lain, serta saudara dan kerabat dekat almarhumah.

Suasana Doa yang Penuh Haru dan Penghayatan
Doa memule ini merupakan bentuk pengabdian dan doa bersama umat untuk mengenang dan mendoakan arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani. Meskipun acara diadakan di rumah keluarga yang sederhana, namun suasana haru dan penuh penghayatan sangat terasa. Umat yang hadir, baik dari lingkungan Santo Petrus maupun dari lingkungan lain, serta saudara dan kerabat, berkumpul dengan tujuan yang sama, yaitu untuk mendoakan arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani agar diterima di sisi Tuhan dan mendapatkan kedamaian abadi.

Doa dimulai dengan pembukaan yang penuh khidmat, diikuti dengan pembacaan doa-doa khusus untuk arwah, yang dipimpin oleh seorang prodiakon. Doa bersama ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi lebih sebagai ungkapan kasih sayang dan perhatian terhadap almarhumah, serta doa untuk memperkuat iman dan mempererat tali persaudaraan di antara umat yang hadir.

Kehadiran Saudara dan Kerabat
Kehadiran saudara dan kerabat Ibu Ch. Sri Murhariyani dalam acara ini menambah makna mendalam. Mereka yang datang tidak hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Hal ini menunjukkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang kuat dalam keluarga besar Lingkungan Santo Petrus dan juga dari lingkungan-lingkungan lain yang turut serta berpartisipasi dalam acara ini.

Harapan dan Doa untuk Arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani
Acara doa memule ini diakhiri dengan doa penutup, yang menyampaikan harapan agar arwah Ibu Ch. Sri Murhariyani diterima di sisi Tuhan yang Maha Kuasa, diberi tempat yang layak, dan diberikan kedamaian abadi. Para umat dan keluarga yang hadir pun berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan untuk terus menjalani hidup dengan penuh harapan dan keteguhan iman.

Semoga melalui doa memule ini, keluarga yang ditinggalkan dapat merasakan kedamaian dan ketenangan hati, serta semakin dekat dengan Tuhan. Doa yang dipanjatkan juga menjadi sarana untuk mempererat rasa solidaritas antar umat, serta memperkuat tali kasih dan persaudaraan dalam komunitas Lingkungan Santo Petrus Nanggulan.

Mengawali Tahun 2025 dengan Doa Bersama di Lingkungan Santo Petrus

Pada hari Kamis, 23 Januari 2025, lingkungan Santo Petrus Nanggulan mengadakan doa rutin yang dilaksanakan di rumah Bapak Mulyadi. Acara ini dimulai pada pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 16 orang umat yang dengan semangat berkumpul untuk berdoa bersama. Doa rutin lingkungan ini menjadi sarana untuk memperkuat ikatan rohani antar umat dan menciptakan suasana kedamaian dalam komunitas.

Suasana Doa yang Khusyuk dan Penuh Kehadiran Tuhan
Rumah Bapak Mulyadi yang menjadi tempat berlangsungnya doa malam itu terasa hangat dan penuh kedamaian. Meskipun jumlah peserta tidak terlalu banyak, namun kehadiran setiap umat yang hadir sangat terasa. Mereka berkumpul dalam suasana yang penuh kekeluargaan, saling mendukung dalam doa, serta merenungkan pesan-pesan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Doa yang dipimpin oleh Ibu Retno, dimulai dengan pembukaan yang penuh syukur atas segala berkat yang telah diterima oleh setiap umat. Dalam suasana hening, peserta doa merasakan kedekatan dengan Tuhan, baik melalui doa spontan maupun doa-doa yang sudah disusun sebelumnya. Doa-doa yang dipanjatkan mencakup permohonan untuk kesehatan, kedamaian, serta kekuatan dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Makna Kebersamaan dalam Doa
Meskipun doa rutin ini dihadiri oleh sekitar 16 orang umat, kebersamaan yang tercipta sangatlah kuat. Umat saling mendoakan, menguatkan, dan berbagi harapan agar hidup mereka senantiasa diberkati dan dijaga oleh Tuhan. Doa ini juga menjadi kesempatan bagi umat untuk lebih mendalami firman Tuhan, mengingatkan satu sama lain akan pentingnya kasih dalam komunitas, serta memperdalam rasa saling peduli antar sesama.

Penutupan dan Harapan untuk Lingkungan
Acara doa rutin ini ditutup dengan doa penutup yang penuh harapan di awal tahun 2025, agar setiap umat yang hadir senantiasa diberkati dalam segala aspek kehidupan mereka. Meskipun jumlah umat yang hadir tidak begitu banyak, tetapi doa yang dipanjatkan terasa sangat kuat dan penuh makna. Lingkungan Santo Petrus Nanggulan berharap kegiatan doa rutin ini akan terus berjalan, mempererat persaudaraan umat, dan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi setiap tantangan hidup.

Dengan diadakannya doa rutin ini, diharapkan umat semakin sadar akan pentingnya kehidupan rohani yang terjaga dengan baik melalui doa bersama. Semoga kebersamaan ini menjadi sarana untuk memperkuat iman dan mempererat hubungan antar umat dalam Lingkungan Santo Petrus Nanggulan.

Ibadat Lingkungan Rutin Santa Monica: Momen Khusyuk dan Khidmat di Rumah Ibu Merry dan Mas Vinsen

Ibadat Lingkungan Rutin Santa Monica: Momen Khusyuk dan Khidmat di Rumah Ibu Merry dan Mas Vinsen

Pada hari Kamis, 22 Januari 2025, umat Lingkungan Santa Monica kembali merasakan kedamaian dalam ibadat lingkungan rutin yang diselenggarakan dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Acara ini dilaksanakan di rumah Ibu Merry dan Mas Vinsen, yang terletak di pinggir Ringroad Utara. Momen istimewa ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkumpul, tetapi juga untuk semakin mendalami makna rohani dan persaudaraan dalam gereja.

Ibadat yang dipimpin oleh prodiakon baru, Ibu Wiwiek, berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan suasana yang khusyuk. Keberadaan Ibu Wiwiek sebagai prodiakon baru menambah nuansa yang berbeda dalam ibadat malam itu. Sebagai seorang pemimpin, beliau mampu membawa umat dalam suasana doa yang mendalam, dengan setiap kata yang diucapkan kepada setiap jemaat yang hadir.

Acara ini juga dihadiri oleh banyak umat, yang tampak antusias untuk bersama-sama merayakan kebersamaan dalam iman. Dengan penuh rasa syukur, mereka berkumpul, saling berbagi, dan merenungkan Firman Tuhan, menambah kehangatan dalam ikatan persaudaraan yang semakin erat. Kehadiran umat yang begitu banyak menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan iman yang kuat terus tumbuh dalam komunitas lingkungan Santa Monica.

Rangkaian Acara yang Penuh Berkat

Acara ibadat dimulai dengan nyanyian pujian, menciptakan atmosfer yang penuh damai. Diikuti dengan pembacaan Kitab Suci yang menyentuh hati, yang mengingatkan umat akan kasih Tuhan yang tiada batasnya. Ibu Wiwiek kemudian memimpin refleksi dan doa yang mengajak umat untuk merenungkan makna hidup dalam komunitas dan pentingnya saling mendukung di dalam iman.

Kesederhanaan dalam pelaksanaan ibadat justru semakin memperkaya makna acara ini, di mana setiap detik terasa penuh dengan kedamaian yang berasal dari hati yang tulus berdoa. Umat yang hadir tidak hanya berfokus pada ibadat, tetapi juga menikmati kebersamaan dalam suasana penuh kasih sayang antar sesama.

Menguatkan Persaudaraan dan Iman

Kegiatan ibadat ini bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi sarana untuk menguatkan hubungan antar sesama umat dan juga dengan Tuhan. Ini adalah wujud nyata dari kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh cinta kasih. Setiap doa dan pujian menjadi sarana bagi setiap umat untuk merasakan kedekatan dengan Tuhan, memperbaharui iman, dan memperdalam rasa persaudaraan dalam komunitas gereja.

Melalui kegiatan seperti ini, lingkungan Santa Monica semakin memperlihatkan betapa pentingnya ibadat lingkungan sebagai sarana untuk membangun semangat kebersamaan dalam iman. Tidak hanya untuk saling menguatkan, tetapi juga untuk mewujudkan kasih Tuhan yang sejati dalam setiap langkah kehidupan.

Dengan dihadirinya umat yang semakin banyak dan antusias, kegiatan ini menegaskan bahwa ibadat lingkungan rutin memiliki tempat khusus di hati umat Santa Monica. Setiap pertemuan adalah kesempatan untuk memperbaharui iman dan memperdalam makna hidup dalam kasih Tuhan.

PWK Lingkungan St Yohanes Pembaptis

PWK Lingkungan St Yohanes Pembaptis yang diadakan pada tanggal 23 Januari 2025 merupakan kegiatan rutin lingkungan yang diadakan setiap hari Kamis pada minggu ke-4 tiap bulannya yang bertujuan untuk membahas berbagai aspek penting terkait program kerja rutin dan tahunan lingkungan. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota lingkungan yang antusias untuk berpartisipasi dalam diskusi yang konstruktif untuk kemajuan lingkungan dan kehidupan rohani bersama.

Agenda utama dalam pertemuan ini meliputi pembahasan program kerja yang dilaksanakan secara rutin maupun tahunan. Program-program ini dirancang untuk mendukung kegiatan gereja dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Selain itu, acara ini juga membahas berbagai kegiatan yang sedang berjalan, serta evaluasi atas pencapaian dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Tidak hanya itu, acara tersebut juga fokus pada rencana kegiatan di masa depan, di mana anggota komunitas merumuskan berbagai inisiatif yang akan dilakukan untuk lebih meningkatkan kebersamaan, pelayanan sosial, dan pengembangan iman. Rencana-rencana ini termasuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan, serta upaya untuk mempererat tali persaudaraan di antara anggota Lingkungan St Yohanes Pembaptis.

Selain program dan kegiatan, diskusi juga mencakup permasalahan lingkungan yang perlu dihadapi dan diselesaikan bersama. Beberapa isu yang mungkin dibahas antara lain adalah tantangan dalam pelaksanaan program-program tertentu, kebutuhan untuk meningkatkan partisipasi anggota, serta bagaimana kelompok ini dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat sekitar, baik dalam hal sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Pada kesempatan ini, pengurus lingkungan juga diminta untuk menyampaikan laporan kegiatan pada tiap-tiap bidang di lingkungan.

Secara keseluruhan, pertemuan ini memberikan kesempatan bagi setiap anggota untuk berbagi pemikiran, merencanakan masa depan yang lebih baik, dan bersama-sama berusaha untuk mewujudkan visi dan misi dari PWK Lingkungan St Yohanes Pembaptis. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin terbentuknya rasa kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun komunitas yang lebih kuat dan penuh kasih.

Doa lingkungan St. Theresia

Pada acara doa lingkungan yang berlangsung khusyuk, umat lingkungan St. Theresia berkumpul pada tanggal 7 November 2024, dengan sekitar 20 umat dan lima suster yang turut hadir. Acara dipandu oleh Suster Rosa, sementara Ibu Katrin bertugas sebagai pengangkat lagu.

Acara dibuka oleh Bapak Neo dan dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan, dimulai dengan lagu pembuka, doa pembuka, serta pembacaan Kitab Suci tentang domba yang hilang. Dalam homilinya, Suster Rosa menyampaikan bahwa kisah domba yang hilang adalah gambaran manusia yang menjauh dari Tuhan; domba yang hilang tidak bisa kembali dengan sendirinya, melainkan harus ditemukan dan diarahkan agar kembali ke jalan Tuhan.

Setelah doa penutup dan lagu penutup, acara diakhiri dengan kolekte. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan latihan koor untuk persiapan misa pada 17 November 2024, yang dipimpin oleh Ibu Mia.