Tugas Among Tamu & Hitung Kolekte Lingkungan St. Gregorius – Misa Minggu 11 Oktober 2026

Tugas Among Tamu & Menghitung Kolekte | Lingkungan St. Gregorius
Lingkungan St. Gregorius · Kadisoka
Tugas Among Tamu & Menghitung Kolekte
Pelayanan Umat Lingkungan St. Gregorius di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
Minggu, 11 Oktober 2026

Dengan hati yang penuh syukur, umat Lingkungan St. Gregorius melaksanakan tugas pelayanan among tamu dan menghitung kolekte di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo pada Minggu, 11 Oktober 2026. Tugas sederhana ini menjadi kesempatan untuk melayani Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan sebagai satu keluarga umat beriman.

Pelayanan dalam Gereja tidak selalu dilakukan dari altar atau melalui tugas yang terlihat besar. Menyambut umat yang datang untuk mengikuti Perayaan Ekaristi, membantu menciptakan suasana yang tertib dan ramah, serta menjalankan tanggung jawab dalam penghitungan kolekte merupakan bagian penting dari kehidupan menggereja. Setiap tugas, ketika dilakukan dengan tulus, menjadi ungkapan kasih kepada Tuhan dan sesama.

Menyambut dengan Ramah, Melayani dengan Kasih

Dalam tugas among tamu, para petugas berusaha menyambut umat dengan sikap ramah, penuh perhatian, dan sukacita. Sapaan sederhana, senyum, serta kesediaan membantu dapat membuat setiap orang merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar Gereja. Keramahan menjadi kesaksian iman yang nyata—bahwa Gereja adalah rumah bersama, tempat setiap orang disambut dan dikuatkan.

Menjaga Kepercayaan dalam Menghitung Kolekte

Selain among tamu, umat Lingkungan St. Gregorius juga menjalankan tugas menghitung kolekte. Pelayanan ini membutuhkan ketelitian, tanggung jawab, keterbukaan, dan kerja sama. Kolekte yang dihimpun dari umat merupakan ungkapan syukur serta partisipasi dalam mendukung kehidupan dan pelayanan Gereja. Karena itu, proses penghitungan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

“Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang.”1 Petrus 4:10

Pelayanan yang Menguatkan Iman dan Persaudaraan

Melalui tugas ini, umat tidak hanya menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan, tetapi juga belajar untuk saling mendukung, membangun komunikasi, dan bekerja sebagai satu tim. Kebersamaan dalam pelayanan mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki peran dan karunia yang dapat dipersembahkan bagi kebaikan bersama.

Semoga pengalaman pelayanan pada Minggu ini semakin memperkuat iman umat Lingkungan St. Gregorius, menumbuhkan semangat untuk terlibat aktif dalam kehidupan Gereja, serta mempererat persaudaraan di antara sesama umat. Semoga setiap langkah kecil yang dilakukan dengan kasih menjadi persembahan yang berkenan kepada Tuhan dan membawa berkat bagi banyak orang.

Among TamuMenyambut umat dengan ramah, membantu dengan tulus, dan menghadirkan suasana Gereja yang hangat serta bersahabat.
Menghitung KolekteMenjalankan kepercayaan dengan teliti, jujur, bertanggung jawab, dan bekerja sama demi pelayanan Gereja.

Galeri Dokumentasi Pelayanan

Berikut dokumentasi tugas pelayanan umat Lingkungan St. Gregorius di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Guyub dalam Kasih, Bertumbuh dalam Iman

Terima kasih kepada seluruh umat Lingkungan St. Gregorius yang telah mengambil bagian dalam pelayanan. Semoga Tuhan senantiasa memberkati setiap niat baik, menguatkan langkah pelayanan, dan menjadikan kita semakin setia menjadi saksi kasih Kristus.

Berkah Dalem.
Lingkungan St. Gregorius Kadisoka
Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah Maguwo
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor #lingkstgregoriuskadisoka ♬ Sujud & Terima Kasih – JCC Worship
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✠
✠
✦ ✝ ✦

Lagu Lingkungan St. Gregorius

“Guyub Melayani Dalam Kasih”

❧ ✝ ❧
♪ Lingkungan St. Gregorius ♪
Guyub Melayani Dalam Kasih (Versi 2)
✦ ✝ ✦

Ibadat Rosario Hari ke-8 Umat Lingkungan St. Gregorius : Bertumbuh dalam Iman dan Persaudaraan – 8 Oktober 2026

✠ ✧ 🕊 ✧ ✠

PAROKI ADMINISTRATIF MARIA BUNDA ALLAH MAGUWO

Ibadat Rosario Hari ke-8 Umat Lingkungan St. Gregorius

Kamis, 8 Oktober 2026

“Tekun dalam Doa, Bertumbuh dalam Iman, Erat dalam Persaudaraan”

Umat Lingkungan St. Gregorius berdoa Rosario bersama
Kebersamaan umat dalam Ibadat Rosario Hari ke-8 Lingkungan St. Gregorius.

Lingkungan St. Gregorius kembali mengadakan Ibadat Rosario hari ke-8 pada Kamis, 8 Oktober 2026. Dalam suasana kebersamaan dan penuh kekhusyukan, umat berkumpul untuk berdoa bersama, mendengarkan Sabda Tuhan, serta menyerahkan berbagai harapan dan pergumulan hidup kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Ibadat diawali dengan pembacaan Injil Lukas 11:5–13. Melalui Sabda Tuhan ini, umat diajak untuk merenungkan pentingnya ketekunan dalam berdoa dan keyakinan akan kasih Allah. Yesus mengajarkan agar setiap orang terus meminta, mencari, dan mengetuk, sebab Allah adalah Bapa yang penuh kasih dan mengetahui apa yang terbaik bagi anak-anak-Nya.

✝

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”

Lukas 11:9

Sabda Tuhan tersebut menjadi pengingat bagi umat untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaan. Doa bukan hanya ungkapan permohonan, melainkan juga wujud iman, penyerahan diri, dan kepercayaan bahwa Allah senantiasa menyertai perjalanan hidup umat-Nya.

Setelah mendengarkan dan merenungkan Sabda Tuhan, umat bersama-sama melanjutkan ibadat dengan mendaraskan Doa Rosario. Doa dipanjatkan dengan penuh penghayatan melalui perantaraan Bunda Maria, seraya mengenangkan misteri kehidupan Yesus Kristus. Dalam suasana doa, umat menyerahkan keluarga, kesehatan, pekerjaan, kehidupan menggereja, serta berbagai intensi pribadi dan bersama ke dalam penyelenggaraan kasih Tuhan.

Umat mengikuti Ibadat Rosario Lingkungan St. Gregorius
Umat mengikuti doa Rosario dalam suasana tenang dan penuh penghayatan.

Ibadat Rosario ini juga menjadi kesempatan berharga untuk mempererat tali persaudaraan antarumat. Kebersamaan dalam doa mengingatkan bahwa kehidupan menggereja tidak hanya diwujudkan melalui peribadatan, tetapi juga melalui kepedulian, perhatian, dan kesediaan untuk saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kebersamaan umat dalam Ibadat Rosario
Kebersamaan umat dalam doa.
Umat Lingkungan St. Gregorius berdoa bersama
Menguatkan iman dan persaudaraan.

Semoga melalui Ibadat Rosario hari ke-8 ini, iman umat Lingkungan St. Gregorius semakin diteguhkan, kehidupan doa semakin bertumbuh, dan persaudaraan di antara umat semakin erat. Semoga semangat doa yang telah dibangun bersama dapat terus diwujudkan dalam tindakan kasih, pelayanan, dan kepedulian kepada sesama.

Dengan meneladan Bunda Maria yang setia mendengarkan dan melaksanakan kehendak Allah, marilah kita terus berjalan bersama sebagai satu keluarga umat Allah, saling menguatkan dalam suka maupun duka, serta menjadi pembawa damai dan kasih Kristus di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

✝

Bunda Maria, Doakanlah Kami

Lingkungan St. Gregorius — Guyub dalam Kasih dan Bertumbuh dalam Iman

✧ ✧ ✧
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor #lingkstgregoriuskadisoka ♬ original sound – Lingk. St. Gregorius Kadisoka
🎵 TikTok Lingkungan St. Gregorius
@lingk..st..gregor
✠
✠
✦ ✝ ✦

Lagu Lingkungan St. Gregorius

“Guyub Melayani Dalam Kasih”

❧ ✝ ❧
♪ Lingkungan St. Gregorius ♪
Guyub Melayani Dalam Kasih (Versi 2)
✦ ✝ ✦

Bersama dalam Doa, Bersatu dalam Pelayanan

Umat Lingkungan Yohanes Pembaptis kembali melanjutkan kegiatan doa Rosario bersama pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan dilaksanakan di rumah Bapak Donny dan dimulai pada pukul 18.00 WIB.

Meskipun jumlah umat yang hadir dalam doa Rosario kali ini tidak terlalu banyak, suasana doa tetap berlangsung dengan penuh antusiasme. Umat yang hadir tetap bersemangat mengikuti doa bersama sebagai bagian dari upaya menghidupi bulan Rosario dan mempererat relasi dengan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Setelah doa Rosario selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan koor pada pukul 19.00 WIB sebagai persiapan untuk tugas pelayanan di gereja. Pada sesi latihan koor ini, semakin banyak umat yang hadir dan bergabung. Beberapa umat bahkan menyusul setelah kegiatan Rosario selesai, sehingga suasana latihan menjadi semakin ramai.

Rangkaian kegiatan pada hari itu menunjukkan bahwa kebersamaan umat tidak hanya terwujud melalui doa, tetapi juga melalui keterlibatan dalam pelayanan gereja. Doa Rosario menjadi kesempatan untuk menguatkan iman, sementara latihan koor menjadi sarana bagi umat untuk mempersiapkan diri dalam melayani Tuhan dan sesama melalui pujian.

Melalui kegiatan Rosario bersama dan latihan koor ini, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus membangun semangat persaudaraan dan pelayanan. Semoga kebersamaan yang terjalin semakin mempererat hubungan antarumat serta menumbuhkan semangat untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja.

Bersama Bunda Maria, Tekun dalam Doa Rosario

Perjalanan doa Rosario bersama umat Lingkungan Yohanes Pembaptis terus berlanjut. Pada Rabu, 7 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mengikuti doa Rosario bersama di rumah Bapak Sustiyantono. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Doa Rosario diikuti oleh umat dari berbagai generasi, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Dalam suasana yang sederhana dan penuh kekeluargaan, umat bersama-sama mendaraskan doa Rosario dengan khidmat.

Kehadiran umat dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa doa Rosario menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat hidup menggereja. Setiap pertemuan menjadi ruang bagi umat untuk bersama-sama menyerahkan berbagai doa dan harapan kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Semoga ketekunan dalam mengikuti doa Rosario terus terjaga sepanjang bulan Oktober. Dengan hati yang terbuka dan iman yang semakin bertumbuh, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis diharapkan senantiasa menemukan kekuatan dalam doa dan kebersamaan.

Bersama dalam Doa, Mempererat Persaudaraan Umat

Semangat umat Lingkungan Yohanes Pembaptis dalam mengikuti doa Rosario bersama terus berlanjut. Pada Selasa, 6 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mendaraskan Rosario bersama di rumah Bapak Agung pada pukul 19.00 WIB.

Sebanyak 18 umat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Kehadiran umat dari berbagai generasi menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dalam doa.

Dengan penuh antusiasme, umat mengikuti rangkaian doa Rosario bersama. Pertemuan sederhana ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berdoa, tetapi juga menjadi ruang bagi umat untuk saling menyapa, menguatkan, dan mempererat tali persaudaraan.

Melalui kegiatan Rosario yang terus dilaksanakan, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis bersama-sama menghidupi bulan Rosario dengan semangat iman dan kebersamaan. Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi sumber kekuatan bagi seluruh umat dan membawa setiap keluarga semakin dekat kepada Tuhan.

Melanjutkan Semangat Rosario dalam Kebersamaan

Setelah sehari sebelumnya umat Lingkungan Yohanes Pembaptis mendaraskan Rosario secara pribadi di rumah masing-masing, kegiatan Rosario bersama kembali dilanjutkan pada Senin, 5 Oktober 2026.

Rosario bersama kali ini bertempat di Gereja Maria Bunda Allah dan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Sebanyak 15 umat hadir dan bersama-sama mengikuti doa Rosario dalam suasana yang tenang dan penuh kekhidmatan.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk kembali berkumpul dan berdoa bersama setelah pada hari Minggu, 4 Oktober, umat mendaraskan doa Rosario secara pribadi di rumah masing-masing. Meskipun dilakukan secara sederhana, semangat untuk terus menghidupi bulan Rosario tetap terjaga.

Kebersamaan dalam doa menjadi bagian penting dari perjalanan umat Lingkungan Yohanes Pembaptis selama bulan Rosario. Melalui doa yang didaraskan bersama, umat saling menguatkan dalam iman sekaligus mempererat persaudaraan sebagai satu komunitas.

Semoga semangat doa Rosario terus tumbuh dalam diri setiap umat dan menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Rosario Hari Ketiga: Bertumbuh dalam Doa dan Kebersamaan

 

Semangat doa Rosario di Lingkungan Yohanes Pembaptis terus berlanjut. Pada Sabtu, 3 Oktober 2026, umat kembali berkumpul untuk mengikuti doa Rosario bersama yang bertempat di rumah Bapak Bambang pada pukul 19.00 WIB.

Pada kesempatan kali ini, sekitar 10 umat hadir untuk mengikuti doa Rosario. Meskipun jumlah umat yang hadir tidak sebanyak hari-hari sebelumnya, suasana doa tetap berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat.

Kesederhanaan dalam jumlah tidak mengurangi makna kebersamaan yang terjalin. Umat yang hadir dengan tekun mengikuti rangkaian doa Rosario sebagai bentuk ungkapan iman dan penghormatan kepada Bunda Maria.

Kehadiran setiap umat menjadi bagian penting dalam perjalanan doa bersama selama bulan Rosario. Bukan banyaknya jumlah yang menjadi utama, melainkan ketulusan hati dan semangat untuk terus meluangkan waktu berdoa bersama.

Semoga semangat umat Lingkungan Yohanes Pembaptis untuk terus berdoa dan berkumpul dalam kebersamaan semakin bertumbuh sepanjang bulan Rosario. Dari persekutuan yang sederhana, semoga lahir iman yang semakin kuat dan persaudaraan yang semakin erat.

Semangat Doa Tak Surut, Rosario Bersama Tetap Berlanjut

Kegiatan Rosario bersama Lingkungan Yohanes Pembaptis berlanjut pada Jumat, 2 Oktober 2026. Rosario hari kedua bertempat di rumah Bapak Gunawan Wibisono dan dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB.

Waktu pelaksanaan Rosario pada hari itu sedikit lebih malam karena bertepatan dengan Jumat Pertama. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat umat untuk hadir dan mengikuti doa Rosario bersama.

Sekitar 20 umat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Kebersamaan lintas usia ini kembali terlihat dalam suasana doa yang berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban.

Antusiasme umat untuk tetap hadir meskipun waktu pelaksanaan mundur menjadi wujud nyata semangat bersama dalam menjalani bulan Rosario. Doa Rosario tidak hanya menjadi kesempatan untuk berdoa bersama, tetapi juga menjadi sarana bagi umat untuk semakin mempererat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan menggereja.

Melalui kegiatan Rosario yang terus berlangsung selama bulan Oktober, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis diajak untuk semakin tekun dalam berdoa serta meneladan sikap Bunda Maria yang setia dalam iman dan menyerahkan seluruh hidupnya kepada kehendak Tuhan.

Lingkungan Yohanes Pembaptis Mengawali Bulan Rosario dengan Doa Bersama

 

Memasuki bulan Rosario, umat Lingkungan Yohanes Pembaptis mengawali kegiatan Rosario bersama pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di rumah Bapak YB Suharjito dan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Rosario bersama ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan umat dalam menghidupi bulan Rosario sekaligus menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa bersama dengan perantaraan Bunda Maria.

Kegiatan ini diikuti oleh umat dari berbagai kelompok usia, mulai dari Orang Muda Katolik (OMK) hingga umat lanjut usia. Sebanyak 28 umat hadir dan bersama-sama mengikuti rangkaian doa Rosario dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.

Keikutsertaan umat dari berbagai generasi menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Kehadiran OMK hingga lansia menunjukkan semangat kebersamaan umat Lingkungan Yohanes Pembaptis dalam berdoa dan membangun kehidupan menggereja.

Pembukaan Rosario bersama ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi umat Lingkungan Yohanes Pembaptis untuk terus menumbuhkan semangat doa, persaudaraan, dan kebersamaan selama bulan Rosario. Semoga melalui doa Rosario, umat semakin dikuatkan dalam iman dan senantiasa menyerahkan setiap kehidupan kepada penyertaan Tuhan.

Kunjungan Tali Kasih dan Doa Rosario Lingkungan Santo Petrus

Pada Kamis, 1 Oktober 2026, umat Lingkungan Santo Petrus melaksanakan kegiatan kunjungan tali kasih kepada beberapa keluarga umat yang sedang mengalami sakit. Kegiatan ini diikuti oleh 13 orang umat sebagai bentuk kepedulian, perhatian, dan dukungan dari keluarga besar Lingkungan Santo Petrus.

Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Bapak Priyo untuk menjenguk putrinya, Mbak Ica, yang sedang sakit. Kehadiran para umat menjadi bentuk perhatian dan dukungan bagi keluarga, sekaligus memberikan semangat dan penguatan agar Mbak Ica segera diberikan kesehatan dan pemulihan.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah Mas Yuan untuk menjenguk putra kecilnya, Adek Ael, yang juga sedang sakit. Dalam suasana penuh keakraban, umat memberikan perhatian dan doa bagi kesembuhan Adek Ael serta kekuatan bagi keluarga yang mendampingi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa Rosario di rumah Bapak Hanna. Selain berdoa bersama, umat secara khusus mendoakan istri Bapak Hanna yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan dalam menjalani masa pemulihan.

Kegiatan kunjungan tali kasih dan doa Rosario ini menjadi wujud nyata semangat persaudaraan umat Lingkungan Santo Petrus. Melalui kehadiran, perhatian, dan doa bersama, umat saling menguatkan serta menunjukkan bahwa dalam suka maupun duka, keluarga besar Lingkungan Santo Petrus senantiasa hadir dan saling mendukung.

Semoga Mbak Ica, Adek Ael, dan istri Bapak Hanna senantiasa diberikan kesehatan dan kesembuhan oleh Tuhan, serta keluarga yang mendampingi selalu diberikan kekuatan dan ketabahan.