Pertemuan APP ke-2 Lingkungan St. Gregorius Kadisoka Penuh Kebersamaan

Pada hari Kamis, 5 Maret 2026, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali berkumpul dalam Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) ke-2 yang dilaksanakan di rumah Bapak Hari Mulyoto. Pertemuan ini menjadi momen yang penuh makna karena selain sebagai sarana pendalaman iman di masa Prapaskah, juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun Bapak Hari Mulyoto sebagai tuan rumah.

Pertemuan diawali dengan doa pembuka dan dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci serta pendalaman materi APP yang mengajak umat untuk semakin menghayati makna pertobatan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama selama masa Prapaskah. Umat yang hadir mengikuti jalannya pertemuan dengan penuh perhatian dan keterlibatan melalui sharing pengalaman iman serta refleksi bersama.

Suasana kebersamaan semakin terasa hangat ketika di akhir pertemuan umat Lingkungan St. Gregorius bersama-sama memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bapak Hari Mulyoto. Dengan penuh sukacita, umat menyampaikan doa dan harapan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta berkat melimpah dalam kehidupan keluarga maupun pelayanan di tengah lingkungan.

Pertemuan APP ini tidak hanya menjadi sarana pendalaman iman, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka. Kebersamaan yang terjalin melalui doa, refleksi, dan sukacita sederhana menjadi tanda nyata bahwa kehidupan menggereja di lingkungan terus bertumbuh dalam semangat persaudaraan dan kasih.

Semoga melalui rangkaian pertemuan APP selama masa Prapaskah ini, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin diteguhkan dalam iman, semakin peduli terhadap sesama, dan semakin siap menyambut sukacita Paskah.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DVgdp4-jyUI/?igsh=MTd2cHdjdmt4dWtyOQ==

Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSu8ma6SP/

Youtube : https://youtu.be/CH5hj5Bd0vk

Pertemuan APP ke-2 Lingkungan St. Antonius Maguwo

Tanggal : 26 Februari 2026

Tempat : Rumah Bp Rusiawan

Pemandu : Bp Rusiawan, Ibu Bagus, Ibu Nelly

Jumlah Peserta : 21 orang

Pertemuan kedua Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026 dilaksanakan dengan mengangkat tema “Potensi Dana Sosial Gereja: Fungsi dan Sifatnya”. Dalam semangat tema besar “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”, umat diajak untuk semakin memahami bahwa Gereja tidak hanya hadir melalui pewartaan dan doa, tetapi juga melalui pengelolaan dana sosial yang bertanggung jawab, tepat sasaran, dan berkesinambungan. Pertemuan diawali dengan doa dan nyanyian pembuka dari MB 378 “Tuhan Dikau Naungan Hidupku”, yang menyiapkan hati umat untuk masuk dalam pendalaman iman dan kepedulian sosial.

Melalui pengantar dan pendalaman materi, umat diajak mengenal berbagai potensi dana sosial Gereja yang dikelola di tingkat paroki dan keuskupan, seperti Dana APP, Dana Papa Miskin (Danpamis), Dana Pendidikan Paroki, dan dana solidaritas lainnya. Ditekankan bahwa dana sosial Gereja memiliki fungsi utama untuk menghadirkan kesejahteraan umat, terutama mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Dana-dana tersebut bersifat “siap habis” secara bertanggung jawab, tidak untuk ditimbun, serta inklusif, artinya terbuka bagi siapa pun yang sungguh membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.

Setelah pengantar dan pendalaman materi, acara dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci. Pemahaman materi APP ke-2 ini kemudian diperdalam lagi melalui sebuah drama situasi yang menggambarkan kegelisahan umat dan pengurus lingkungan ketika berhadapan dengan kasus nyata warga yang mengalami kesulitan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Melalui dialog yang hidup dan reflektif, drama tersebut menegaskan pentingnya data umat dalam Sistem Ecclesia sebagai dasar pengambilan keputusan, serta penerapan prinsip solidaritas dan subsidiaritas dalam pengelolaan dana sosial Gereja. Drama ini membantu umat melihat bahwa bantuan Gereja bukan sekadar belas kasihan sesaat, melainkan buah dari iman yang terorganisir, terarah, dan berpihak pada kebutuhan nyata umat.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama, serta berkat penutup yang meneguhkan komitmen umat untuk terlibat aktif dalam karya sosial Gereja. Melalui pertemuan APP kedua ini, umat diharapkan tidak hanya mengetahui keberadaan dana sosial Gereja, tetapi juga berani mengawal pemanfaatannya agar benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, Gereja semakin sungguh menghadirkan wajah kasih Allah: menyejahterakan secara nyata dan membahagiakan karena setiap umat merasa diperhatikan, didampingi, dan tidak berjuang sendirian.

Pelayanan Menemani dan Antar Jemput Romo Minggu 8 Februari 2026 – Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Pelayanan dalam Gereja memiliki banyak wajah. Ada yang terlihat di altar, ada pula yang berlangsung dalam kesederhanaan dan kebersamaan. Salah satu bentuk pelayanan yang dijalankan oleh Lingkungan St. Gregorius Kadisoka adalah tugas menemani serta antar jemput Romo yang bertugas memimpin perayaan Ekaristi.

Mungkin bagi sebagian orang, tugas ini terlihat sederhana dan tidak menonjol. Setelah misa selesai dan umat kembali ke rumah masing-masing, pelayanan justru masih berlanjut. Mengantar Romo, memastikan beliau tiba dengan aman, serta menemani dalam kebersamaan setelah perayaan menjadi bagian dari tanggung jawab yang dijalankan dengan penuh sukacita.

Namun di balik kesederhanaannya, kami justru merasakan keindahan pelayanan yang sangat mendalam. Saat menemani Romo makan bersama, terjalin suasana kekeluargaan yang hangat. Dalam percakapan santai, kami dapat mendengarkan cerita-cerita umat, pengalaman pelayanan, kisah panggilan, hingga refleksi rohani yang memperkaya iman. Tidak jarang pula suasana dipenuhi dengan senda gurau yang mencairkan kelelahan setelah misa.

Momen-momen seperti inilah yang sering kali tidak terlihat oleh banyak orang, tetapi sungguh menguatkan dan membangun. Kami belajar bahwa pelayanan bukan hanya tentang tugas formal, melainkan tentang hadir secara utuh—mendampingi, mendengarkan, dan berbagi hidup. Dalam kebersamaan itu, tumbuh rasa persaudaraan yang tulus antara imam dan umat.

Lingkungan St. Gregorius Kadisoka bersyukur boleh mengambil bagian dalam pelayanan ini. Kami menyadari bahwa setiap kesempatan untuk melayani adalah anugerah. Lewat tugas sederhana ini, kami belajar tentang kerendahan hati, perhatian, dan sukacita dalam memberi diri.

Semoga semangat kebersamaan ini terus terpelihara, dan setiap langkah kecil pelayanan yang kami lakukan menjadi persembahan kasih bagi Tuhan dan Gereja-Nya.

Tuhan memberkati setiap niat baik dan kebersamaan kita.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DUe983kD40o/?igsh=NDBtZTd3Z2t2Ym10
Youtube : https://youtube.com/shorts/I6Izvk-KnN8?si=dcYHOxTR4ZPyGBew
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmtdxEfR/

Tugas Jaga Parkir Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Misa Rabu Abu – Selasa, 17 Februari 2026

di Gereja Maria Bunda Allah

Misa Rabu Abu pada Selasa, 17 Februari 2026 menjadi awal perjalanan umat memasuki Masa Prapaskah. Pada perayaan yang penuh makna tersebut, Lingkungan St. Gregorius Kadisoka mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam pelayanan melalui tugas jaga parkir di area Gereja Maria Bunda Allah.

Sejak sebelum misa dimulai, para petugas parkir dari lingkungan sudah bersiap di area halaman gereja. Dengan penuh tanggung jawab dan semangat melayani, mereka membantu mengarahkan kendaraan umat agar tertata rapi, aman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Kehadiran mereka memberi rasa nyaman bagi umat yang datang untuk beribadah, sehingga dapat mengikuti perayaan Ekaristi dengan tenang dan khusyuk.

Pelayanan ini mengingatkan kita bahwa melayani tidak harus selalu terlihat di altar. Tidak semua pelayanan berlangsung di depan umat, tetapi setiap tugas, sekecil apa pun, memiliki makna yang sama berharganya di hadapan Tuhan. Melalui penataan kendaraan umat, menjaga keamanan, serta memastikan keteraturan, para petugas parkir telah mengambil bagian dalam karya pelayanan Gereja.

Semangat inilah yang menjadi inti Masa Prapaskah: kerendahan hati, pengorbanan, dan kesediaan untuk memberi diri. Dalam kesederhanaan tugas jaga parkir, terpancar nilai kebersamaan dan gotong royong. Setiap arahan yang diberikan, setiap kendaraan yang ditata, menjadi bentuk nyata kasih dan tanggung jawab terhadap sesama.

Lingkungan St. Gregorius Kadisoka patut bersyukur atas kekompakan dan kesediaan umat yang terlibat. Semoga semangat pelayanan ini terus tumbuh, tidak hanya saat mendapat jadwal tugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari—di keluarga, di lingkungan, maupun di tengah masyarakat.

Karena sesungguhnya, pelayanan bukan soal terlihat atau tidak terlihat, melainkan tentang hati yang mau memberi diri dengan tulus.

Tuhan memberkati setiap langkah pelayanan kita.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DU3S801jxpT/?igsh=Y3NmcHR1ZXgyZWtx
Youtube : https://youtube.com/shorts/G0bXZVlSG9g?feature=shared
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmtJCB9S/

Penyerahan Dua Lukisan Karya Salah satu Umat Link. Gregorius Kadisoka untuk Pembangunan Gereja Maria Bunda Allah

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Sebuah wujud nyata kepedulian dan cinta terhadap Gereja kembali ditunjukkan oleh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka. Pada kesempatan yang penuh sukacita, Mbak Anik, salah satu umat lingkungan, menyerahkan dua lukisan karyanya kepada Panitia Pembangunan Gereja Gereja Maria Bunda Allah.

Penyerahan ini menjadi momen yang istimewa, bukan hanya karena nilai seni yang terkandung di dalamnya, tetapi terlebih karena semangat iman dan ketulusan hati yang melatarbelakanginya. Kedua lukisan tersebut merupakan hasil karya pribadi yang dipersembahkan sepenuhnya sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembangunan gereja yang sedang berjalan.

Dalam kesempatan yang sama, kedua lukisan tersebut secara khusus diberkati oleh Romo Adrianus Maradiyo PR. Pemberkatan ini menjadi tanda penyerahan karya dan niat baik kepada Tuhan, sekaligus ungkapan syukur atas talenta yang boleh dipakai untuk kemuliaan-Nya. Suasana doa dan harapan mengiringi momen pemberkatan tersebut, memohon agar setiap proses selanjutnya berjalan lancar dan membawa berkat bagi banyak orang.

Rencananya, kedua lukisan ini akan dilelang, dan seluruh hasil lelang—100% tanpa potongan—akan disumbangkan sepenuhnya untuk pembangunan Gereja Maria Bunda Allah. Langkah ini menjadi inspirasi bahwa dukungan terhadap karya Gereja dapat diwujudkan dalam berbagai cara, sesuai dengan talenta dan kemampuan masing-masing.

Apa yang dilakukan Mbak Anik mengingatkan kita bahwa pembangunan Gereja bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang semangat kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi umat. Dari karya seni lahir gerakan kasih; dari talenta pribadi tumbuh berkat bagi komunitas yang lebih luas.

Semoga inisiatif ini menggerakkan hati semakin banyak umat untuk ambil bagian, baik melalui doa, tenaga, pikiran, maupun dukungan materi, demi terwujudnya Gereja Maria Bunda Allah sebagai rumah bersama yang kokoh, indah, dan penuh berkat.

Tuhan memberkati setiap niat baik dan setiap tangan yang terlibat dalam karya pembangunan ini.

Instagram : https://www.instagram.com/reel/DUw-yhlj_Uz/?igsh=ODI0MjZveThraHQ4
Youtube : https://youtube.com/shorts/cVKuu3yJcN4?feature=shared
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmGosUA1/

Pertemuan APP Pertama Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Pertemuan APP Pertama Lingkungan St. Gregorius Kadisoka

Kamis, 26 Februari 2026

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali memulai rangkaian Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) yang pertama pada hari Kamis, 26 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi momen awal bagi umat untuk bersama-sama memasuki masa tobat dengan hati yang terbuka, penuh refleksi, dan semangat pembaruan diri.

APP bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi merupakan kesempatan istimewa bagi setiap pribadi untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan sesama. Dalam suasana doa yang khusyuk, umat diajak untuk merenungkan tema APP tahun ini, mendengarkan Sabda Tuhan, berbagi pengalaman hidup, serta saling meneguhkan dalam perjalanan iman.

Pertemuan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kehangatan. Umat yang hadir mengikuti rangkaian ibadat, pendalaman materi, serta diskusi kelompok dengan antusias. Setiap sharing yang disampaikan menjadi pengingat bahwa panggilan untuk bertobat dan berbuat kasih bukan hanya wacana, melainkan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pertemuan APP pertama ini, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka diharapkan tidak hanya berhenti pada doa dan pertemuan semata. Semangat APP harus dinyatakan dalam aksi nyata: membantu sesama yang membutuhkan, memperhatikan tetangga yang sedang mengalami kesulitan, terlibat dalam kegiatan sosial lingkungan, serta membangun kepedulian yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Sebagai murid Kristus, kita dipanggil untuk menghadirkan kasih Tuhan secara nyata. APP menjadi sarana pembinaan iman yang mendorong perubahan sikap, pertobatan hati, dan tindakan kasih yang sederhana namun bermakna. Dari lingkungan kecil inilah, kebaikan dapat bertumbuh dan membawa dampak yang lebih luas.

Semoga melalui rangkaian Pertemuan APP ini, Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin solid dalam persaudaraan, semakin peka terhadap kebutuhan sesama, dan semakin berani mewujudkan iman dalam tindakan nyata.

Tuhan memberkati setiap niat baik dan langkah pelayanan kita.

Instagram : https://www.instagram.com/p/DVOeviqD2ZU/?igsh=MTd4a3Rma3dzaTJ6Nw==
Youtube : https://youtu.be/D0Xa-1oqnf0?feature=shared
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSmG37rCW/

Pertemuan 1 APP Lingkungan St. Antonius Maguwo

Tanggal​​: 19 Februari 2026

Tempat ​​: Rumah Ibu Hudyono

Jumlah Peserta ​: 25 orang

Pertemuan Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun 2026 di Lingkungan Antonius telah dimulai dengan mengangkat tema besar “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”. Pertemuan pertama ini mengusung subtema “Potret Kondisi dan Potensi, Dasar untuk Mengawal Aksi” dan dilaksanakan dalam suasana sarasehan yang sederhana namun penuh makna. Umat diajak menyadari bahwa APP bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah gerakan iman yang mengintegrasikan puasa, doa, dan aksi nyata demi kesejahteraan bersama, sejalan dengan arah ARDAS Keuskupan Agung Semarang 2026–2030.

Dalam pengantar dan pendalaman, umat diajak merefleksikan makna Gereja yang bahagia, inspiratif, dan mensejahterakan. Ditekankan bahwa kebahagiaan tidak hanya diukur dari kecukupan materi, melainkan juga dari terpenuhinya kebutuhan emosional dan spiritual. Gereja dipanggil untuk berani mengambil langkah pertama, membangun jejaring kepedulian, serta menghadirkan kesejahteraan yang nyata dan tepat sasaran. Salah satu penekanan penting dalam pertemuan ini adalah pentingnya data umat yang akurat sebagai dasar perencanaan aksi sosial Gereja, agar tidak ada saudara yang terabaikan.

Dinamika pertemuan diperdalam melalui sebuah drama reflektif yang menggambarkan pergulatan iman, sikap ketidakpedulian, serta proses kesadaran akan pentingnya mati raga dan berbagi. Melalui dialog antar tokoh, umat diajak memahami bahwa puasa dan derma bukanlah beban, melainkan sarana pembinaan hati agar semakin peka terhadap sesama. Drama tersebut menegaskan bahwa dana APP dan pembaruan data umat bukan sekadar angka dan kewajiban administratif, tetapi wujud konkret perjuangan Gereja untuk memastikan setiap umat merasa diperhatikan dan didampingi dalam kesulitan hidup.

Pertemuan ditutup dengan pembacaan Kitab Suci, doa bersama, serta berkat penutup, yang meneguhkan komitmen umat untuk menjalani masa Prapaskah dengan lebih bermakna. Melalui pertemuan APP pertama ini, umat Lingkungan Antonius diajak memulai langkah kecil namun berdampak besar: membangun kepedulian, memperbarui data umat dengan tanggung jawab, serta mengisi kotak APP dengan hati yang ikhlas. Harapannya, hinggaPaskah tiba, yang sungguh bangkit bukan hanya perayaan liturgis, tetapi juga hati dan tindakan nyata umat dalam menghadirkan masyarakat yang semakin bahagia dan sejahtera.

Mempererat Persaudaraan dan Iman: Pertemuan Rutin Ibu-ibu PWK Lingkungan Santo Stefanus

Bagi ibu-ibu di Lingkungan Santo Stefanus, pertemuan bulanan Paguyuban Wanita Katolik (PWK) bukan sekadar rutinitas kalender, melainkan sebuah oase untuk memperdalam iman sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Kegiatan ini menjadi wadah bagi kaum wanita untuk bertumbuh bersama dalam semangat pelayanan dan kasih Kristiani.

Bertumbuh dalam Rohani dan Ekonomi

Pertemuan ini dirancang dengan perpaduan yang selaras antara kegiatan rohani, pengelolaan ekonomi mandiri, dan aksi nyata, yang mencakup:

  • Doa Rutin & Pendalaman Iman: Menjadi pondasi utama, setiap pertemuan dibuka dengan doa bersama, doa Rosario sesuai panduan liturgi lingkungan agar setiap langkah pelayanan selalu berdasar pada Firman Tuhan.
  • Arisan Bulanan: Berfungsi sebagai pengikat kehadiran yang efektif, kegiatan ini menjadi momen hangat untuk berbagi informasi dan mempererat tali silaturahmi antaranggota.
  • Simpan Pinjam (Kas Paguyuban): Sebuah bentuk pengelolaan keuangan mandiri yang bertujuan membantu ekonomi anggota, yang sering kali dijalankan dengan sistem tanggung renteng sebagai wujud kepercayaan satu sama lain.
  • TACIKA (Tabungan Cinta Kasih/Tabungan Citra Kasih): Sebagai program unggulan, TACIKA memupuk kebiasaan menabung yang bermuara pada dana sosial. Dana ini dialokasikan untuk menopang kebutuhan sosial-ekonomi anggota maupun mendukung pelayanan gereja.
  • Sosial & Pemberdayaan (Baksos): Wujud nyata dari semangat “Wanita Katolik yang Berdaya”, kegiatan ini meliputi kunjungan kasih kepada anggota yang sakit, bantuan bagi ibu dan anak yang mengalami kesulitan ekonomi, serta berbagai kegiatan kreatif lainnya untuk meningkatkan martabat sesama.

Semangat Pelayanan Tanpa Batas

Melalui rangkaian kegiatan ini, PWK Lingkungan Santo Stefanus membuktikan bahwa peran wanita dalam gereja sangatlah vital. Tidak hanya mengurus urusan domestik, ibu-ibu ini juga menjadi penggerak ekonomi mikro dan agen perubahan sosial yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan paroki.


“Satu hati, satu jiwa, melayani dengan cinta kasih demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar.”

Sukacita Ekaristi: Pemberkatan Kediaman Ibu Lucia Rusmiati

Pada hari Senin, 16 Februari 2026, suasana penuh syukur dan kegembiraan iman menyelimuti keluarga Ibu Lucia Rusmiati. Bertempat di kediaman beliau di Perum Soka Asri Permai, Kadisoka, telah dilaksanakan Misa Ekaristi dalam rangka pemberkatan rumah baru yang berlangsung dengan sangat khidmat dan meriah.

Perayaan Syukur yang Dipimpin oleh Romo FX Murdi Susanto, Pr

Ibadah syukur ini dipimpin langsung oleh Romo FX Murdi Susanto, Pr. Dalam homilinya, Romo menekankan bahwa rumah yang diberkati bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat di mana kasih Tuhan terpancar melalui kehidupan sehari-hari penghuninya. Romo juga memimpin prosesi percikan air suci ke setiap sudut ruangan sebagai simbol penyucian dan permohonan perlindungan Ilahi bagi seluruh anggota keluarga.

Guyub Rukun Lintas Lingkungan

Momen ini menjadi bukti nyata eratnya tali persaudaraan antarumat. Tidak hanya dihadiri oleh kerabat dekat, misa ini juga dihadiri oleh umat dari berbagai lingkungan, di antaranya:

  • Lingkungan Santo Stefanus
  • Lingkungan Santo Gregorius
  • Lingkungan Santo Bartolomeus

Kehadiran umat dari berbagai lingkungan ini menciptakan suasana “paguyuban” yang hangat, di mana doa-doa dipanjatkan bersama demi keselamatan dan keberkahan rumah tangga Ibu Lucia Rusmiati.

Lantunan Merdu Paduan Suara Nada Surgawi

Kehidmatan misa semakin terasa berkat iringan lagu-lagu pujian yang dibawakan secara apik oleh Paduan Suara Nada Surgawi dari GKR Baciro. Suara merdu dan harmoni yang mereka bawakan menambah suasana sakral, membawa hati setiap umat yang hadir semakin larut dalam kekhusyukan doa dan syukur.


“Rumah ini biarlah menjadi tempat yang penuh dengan berkat, di mana setiap orang yang masuk merasakan damai sejahtera dari Kristus.”

Selamat menempati kediaman baru bagi Ibu Lucia Rusmiati. Semoga Tuhan senantiasa memberkati dan melindungi seluruh keluarga.

Pelayanan Kasih di Balik Meja Kantin: Oleh Ibu-Ibu PWK Santo Stefanus

Bulan Februari 2026 menjadi momen spesial bagi Ibu-Ibu Paguyuban Wanita Katolik (PWK) Lingkungan Santo Stefanus. Selama satu bulan penuh, mereka mendedikasikan waktu dan tenaga untuk menjalankan tugas pelayanan jaga kantin di Gereja Maria Bunda Allah, Maguwo.

Sinergi dan Kebersamaan Umat

Kantin ini bukan sekadar tempat bertransaksi, melainkan wujud nyata ekonomi gotong royong umat. Seluruh hidangan yang tersaji merupakan hasil karya dan titipan jual dari umat Paroki Maguwo sendiri. Ibu-ibu PWK Santo Stefanus berperan sebagai garda depan yang mengelola dan melayani para pembeli dengan senyum dan keramahan khas ibu.

Aneka Hidangan yang Menggugah Selera

Meja kantin ditata apik dengan berbagai pilihan menu sehat dan lezat yang siap memanjakan lidah umat setelah mengikuti perayaan Ekaristi:

  • Makanan Siap Saji: Tersedia berbagai pilihan lauk pauk rumahan dan sayur matang yang segar.
  • Camilan & Buah: Aneka kudapan tradisional hingga buah-buahan segar tertata rapi dalam wadah-wadah bersih.
  • Minuman Segar: Berbagai pilihan minuman tersedia untuk melepas dahaga.

Melayani dengan Sukacita

Meskipun harus bertugas di sela-sela kesibukan rumah tangga, ibu-ibu Lingkungan Santo Stefanus menjalankan tugas ini dengan penuh sukacita. Semangat pelayanan ini menjadi bukti nyata bahwa bakti kepada Tuhan bisa diwujudkan melalui cara-cara sederhana, seperti menerima hasil karya dari para umat yang menitipkan dagangannya dan melayani transaksi dari para umat yang melarisi dagangan yang digelar, sambil mempererat tali silaturahmi antar-lingkungan.


“Melayani Tuhan tidak hanya di depan altar, tapi juga melalui perhatian kecil dalam melayani sesama.”

Terima kasih kepada Ibu-Ibu PWK Santo Stefanus atas dedikasinya selama bulan Februari ini. Semoga berkah Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pelayanan kita.