Sembahyangan Rutin Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka Umat Lingkungan St. Gregorius – Kadisoka: 02 Juli 2026

Umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali berkumpul dalam kegiatan sembahyangan rutin yang diselenggarakan pada Kamis malam, 2 Juli 2026. Pertemuan sembayangan ini dihadiri oleh 19 umat lingkungan yang dengan penuh sukacita datang untuk Berdoa Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka.

Ibadat diawali dengan lagu pembuka dan doa pembuka, kemudian dilanjutkan dengan Doa Sengsara Yesus sebagai ungkapan syukur sekaligus permenungan atas kasih Kristus yang telah mengorbankan diri-Nya demi keselamatan umat manusia. Suasana doa berlangsung dengan penuh kekhusyukan, mengajak setiap umat untuk semakin menghayati makna pengorbanan, kasih, dan kerahiman Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah itu, umat melanjutkan doa bersama dengan Rosario Koronka, memohon belas kasih Tuhan bagi keluarga-keluarga, Gereja, bangsa, serta seluruh umat yang sedang mengalami kesulitan, sakit, maupun pergumulan hidup. Melalui doa bersama ini, setiap peserta diajak untuk semakin mempercayakan hidup kepada Kerahiman Tuhan yang tidak pernah berkesudahan.

Kegiatan sembahyangan rutin ini menjadi sarana yang sangat berharga untuk mempererat persaudaraan antarumat sekaligus memperkokoh kehidupan iman di Lingkungan St. Gregorius Kadisoka. Kebersamaan dalam doa menjadi kekuatan yang mempersatukan umat untuk saling mendukung, menguatkan, dan bertumbuh dalam semangat pelayanan.

Semoga melalui kebiasaan berkumpul dalam doa, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka senantiasa memperoleh rahmat, damai sejahtera, serta semakin bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih. Mari terus menjaga semangat kebersamaan dan tetap setia menghadiri kegiatan-kegiatan lingkungan sebagai wujud nyata hidup menggereja di tengah masyarakat.

“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (Matius 18:20)





Untuk Terus melihat Update Kegiatan Lingkungan St. Gregorius, dapat mengikuti social Lingkungan St. Gregorius di :
Instagram : @lingk.st.gregorius
Youtube : @Lingk_St.Gregorius.Kadisoka
Tiktok : @lingk.st.gregorius


Perayaan Pesta Nama Lingkungan St. Antonius Padua Wilayah Sang Timur

Perayaan Pesta Nama Lingkungan St. Antonius Padua dilaksanakan pada hari Minggu, 21 Juni 2026, di Wisma USD Pentingsari. Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri kurang lebih 60 umat, mulai dari anak-anak, orang muda, hingga bapak, ibu, dan lansia. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Wilayah Sang Timur beserta beberapa Ketua lingkungan di Wilayah Sang Timur.

Perayaan ini diselenggarakan tidak hanya untuk memperingati Santo Antonius Padua sebagai pelindung lingkungan, tetapi juga untuk mengenang serta menghayati nilai-nilai spiritualitas yang beliau teladankan, seperti kerendahan hati, kepedulian terhadap sesama, semangat pelayanan, dan kesetiaan kepada Kristus. Melalui perayaan ini, umat diajak untuk semakin menghidupi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengusung suasana yang hangat, akrab, dan penuh sukacita, rangkaian acara dikemas secara menarik sehingga dapat melibatkan seluruh peserta dari berbagai kelompok usia. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi doa teatrikal, fragmen tentang Santo Antonius Padua, pemutaran kisah hidup Santo Antonius, diskusi bersama, berbagai permainan (games), makan bersama, serta ditutup dengan kegiatan flashmob yang semakin menambah semarak kebersamaan.

Melalui perayaan ini diharapkan terjalin persaudaraan yang semakin erat antarumat, serta tumbuh semangat untuk semakin aktif berpartisipasi dalam kehidupan menggereja, baik di tingkat lingkungan, wilayah, maupun Paroki Administratif.

Doa Memule 7 Hari Berpulangnya Bapak Justinus Soeramto

Umat Lingkungan St. Antonius bersama keluarga mengadakan Doa Memule 7 hari berpulangnya Bapak Soeramto pada hari Rabu, 24 Juni 2026 pukul 19.00 WIB di kediaman keluarga Bapak Soeramto. Ibadat dipimpin oleh Bapak Yohanes Murdiyana selaku prodiakon dan dihadiri oleh kurang lebih 20 orang umat serta anggota keluarga. Melalui ibadat ini, umat bersama-sama mendoakan agar Bapak Soeramto memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan serta memohon kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian umat dalam mendampingi keluarga yang sedang berduka.

Kebersamaan Umat dalam Latihan Koor Lingkungan Antonius

Pertemuan Lingkungan St. Antonius yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026 pukul 19.30 WIB di rumah keluarga Bapak Ignasius Indarto diisi dengan kegiatan latihan koor sebagai persiapan tugas koor pada Misa Minggu Pertama yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2026 di gereja. Latihan berlangsung dengan baik dan penuh semangat, serta dihadiri oleh kurang lebih 25 umat lingkungan. Melalui kegiatan ini, para umat peserta latihan koor, mempersiapkan diri agar dapat melayani perayaan Ekaristi dengan lebih baik dan khidmat.

Umat Lingkungan Bersatu dalam Doa Memule dan Doa Kesembuhan

Doa memule untuk mengenang tiga hari berpulangnya Bapak Justinus Soeramto sekaligus mendoakan kesembuhan Ibu Asteria Erni Kusumastuti (Ibu Soeramto) dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 19.00 WIB di kediaman keluarga Bapak Soeramto. Ibadat dipimpin oleh Bapak Yohanes Murdiyana selaku prodiakon dan dihadiri oleh kurang lebih 25 umat lingkungan. Melalui doa bersama ini, umat turut mengungkapkan belasungkawa atas berpulangnya Bapak Justinus Soeramto serta memohon rahmat penghiburan, kekuatan, dan kesembuhan bagi Ibu Asteria Erni Kusumastuti beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Pertemuan Rutin Penuh Kebersamaan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka – 21 Juni 2026

Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali mengadakan pertemuan rutin pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kehidupan iman para anggota paguyuban.

Pertemuan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, para ibu mengikuti doa Rosario dengan khidmat, menyerahkan berbagai intensi pribadi, keluarga, dan lingkungan kepada Bunda Maria agar senantiasa memperoleh perlindungan dan berkat dari Tuhan.

Setelah rangkaian doa selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang memberikan kesempatan bagi para anggota untuk saling berbagi cerita, pengalaman, dan mempererat tali persaudaraan. Suasana akrab dan penuh kegembiraan semakin terasa melalui kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penggalangan iuran rutin Paguyuban Ibu-Ibu sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan pelayanan dan kebersamaan yang akan dilaksanakan di masa mendatang. Selain itu, kegiatan arisan rutin turut dilaksanakan sebagai salah satu sarana mempererat hubungan antaranggota sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Melalui pertemuan rutin ini, diharapkan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan semangat pelayanan. Kebersamaan yang terjalin menjadi kekuatan bagi seluruh anggota untuk terus mendukung kehidupan menggereja dan membangun lingkungan yang semakin guyub, rukun, dan penuh kasih.

Terima kasih kepada seluruh anggota Paguyuban Ibu-Ibu yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan ini. Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan yang telah terbangun dapat terus berkembang demi kemajuan Lingkungan St. Gregorius Kadisoka.

Pertemuan Sembahyangan Rutin Lingkungan St. Gregorius Kadisoka – 18 Juni 2026

Puji syukur kepada Tuhan yang Mahakasih atas terselenggaranya Pertemuan Sembahyangan Rutin Lingkungan St. Gregorius Kadisoka pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan yang berharga bagi umat untuk berkumpul, berdoa bersama, mendengarkan Sabda Tuhan, serta mempererat persaudaraan dalam lingkungan.

Pada kesempatan ini, umat merenungkan Sabda Tuhan yang diambil dari Bacaan Pertama Sirakh 48:1-14 dan Bacaan Injil Matius 6:7-15. Melalui kedua bacaan tersebut, umat diajak untuk semakin memahami makna doa yang sungguh-sungguh dan pentingnya memiliki hati yang mau mengampuni.

Renungan: Kuasa Doa dan Hati yang Mau Mengampuni

Dalam bacaan pertama, kita mendengar kisah Nabi Elia yang dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan Allah. Melalui hidup dan doanya, Allah melakukan banyak karya besar. Elia tidak menjadi besar karena kekuatannya sendiri, tetapi karena ia percaya dan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan.

Sementara itu, dalam Injil, Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami. Menariknya, setelah mengajarkan doa tersebut, Yesus memberi penekanan khusus pada satu hal, yaitu mengampuni sesama. Seolah-olah Yesus ingin mengatakan bahwa doa yang indah tidak cukup jika hati kita masih menyimpan dendam dan kebencian.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita rajin berdoa. Kita berdoa saat berangkat kerja, sebelum makan, saat menghadapi masalah, atau ketika menginginkan sesuatu. Namun, terkadang kita lupa bahwa doa yang berkenan kepada Tuhan harus disertai perubahan sikap hidup.

Contohnya, kita mungkin meminta Tuhan memberi damai dalam keluarga, tetapi masih sulit memaafkan pasangan, anak, atau saudara yang pernah menyakiti kita. Kita memohon berkat dalam pekerjaan, tetapi masih menyimpan iri hati kepada rekan kerja yang lebih berhasil. Kita berdoa agar Tuhan mengampuni kesalahan kita, tetapi kita sendiri enggan mengampuni orang lain.

Melalui Elia, kita belajar untuk memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan melalui doa. Melalui Yesus, kita belajar bahwa doa yang sejati harus menghasilkan hati yang penuh kasih dan pengampunan.

Semoga melalui pertemuan sembahyangan ini, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin tekun dalam doa, semakin dekat dengan Tuhan, serta mampu menghadirkan kasih dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, keluarga-keluarga Katolik di lingkungan kita dapat menjadi saksi nyata kasih Allah di tengah masyarakat.

Kebersamaan dalam Iman

Pertemuan sembahyangan rutin ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarumat. Melalui doa bersama, pendalaman iman, dan kebersamaan yang terjalin, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka diajak untuk terus bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih.

“Sebab jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga.” (Matius 6:14)

Pertemuan Kamisan Lingkungan Antonius Padua

Pertemuan Kamisan (sembahyangan) lingkungan Antonius Padua dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2026 di rumah keluarga Bapak Yohanes Murdiyana pada pukul 19.00 WIB dengan dipimpin oleh Bapak Yosep Daryanto. Pertemuan dihadiri kurang lebih 26 orang.
Setelah sembahyangan, acara dilanjutkan dengan pengumuman-pengumuman oleh ketua lingkungan, antara lain tentang perluasan gereja, pertemuan minggu depan dan rencana kegiatan Pesta Nama Lingkungan Antonius Padua.
Acara diakhiri kurang lebih pukul 20.30 WIB.

Sembahyangan Rutin, BKL, Doa Rosario, dan Latihan Koor St. Elisabeth

Tanggal 28 Mei 2026, Lingkungan St. Elisabeth kembali berkumpul untuk mengikuti Sembahyangan Rutin, Pembacaan buku BKL, lalu Doa Rosario yang dipimpin oleh Pak Deddy, kemudian dilanjutkan dengan Latihan Koor untuk mengisi tugas koor pada misa hari Minggu, tanggal 31 Mei 2026 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Sembahyangan yang dilaksanakan di Pendopo Mbah Cipto dengan 23 umat yang hadir berlangsung dengan khidmat, namun tetap guyub.

Sembayangan Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka Lingkungan St. Gregorius – 4 Juni 2026

Pada hari Kamis, 4 Juni 2026, umat Lingkungan St. Gregorius berkumpul dalam suasana penuh iman dan kebersamaan untuk mengikuti Sembayangan Doa Sengsara Yesus yang dilanjutkan dengan Rosario Koronka. Kegiatan rohani ini menjadi sarana bagi umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa, permenungan, dan refleksi atas kasih serta pengorbanan Yesus Kristus.

Doa Sengsara Yesus dilaksanakan dengan khidmat, mengajak umat merenungkan penderitaan Kristus sebagai wujud kasih-Nya yang tanpa batas bagi keselamatan manusia. Melalui setiap peristiwa yang direnungkan, umat diajak memperkuat iman, menumbuhkan semangat pertobatan, serta meneladani pengorbanan dan kerendahan hati Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah itu, umat bersama-sama mendaraskan Rosario Koronka. Suasana doa yang tenang dan penuh penghayatan semakin mempererat persaudaraan antarumat serta menumbuhkan semangat untuk saling mendukung dalam kehidupan menggereja.

Kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh berkat ini menjadi pengingat bahwa kekuatan doa bersama merupakan sumber pengharapan dan peneguhan iman. Semoga melalui Sembayangan Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka ini, umat Lingkungan St. Gregorius semakin bertumbuh dalam kasih, kesetiaan, dan semangat pelayanan kepada sesama.