Stand Bakso Lingk. St. Gregorius pada Pesta Umat Paroki Administratif GMBA Maguwo – 14 Juni 2026

Maguwo, 14 Juni 2026 – Semangat kebersamaan dan pelayanan kembali ditunjukkan oleh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka dalam rangkaian kegiatan Pesta Umat Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo. Pada acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, 14 Juni 2026 tersebut, Lingkungan St. Gregorius turut berpartisipasi dengan membuka Stand Bakso.

Keterlibatan Lingkungan St. Gregorius dalam Pesta Umat tidak hanya menjadi sarana untuk memeriahkan acara, tetapi juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong, persaudaraan, dan pelayanan di tengah komunitas Gereja. Sejak tahap persiapan hingga penyajian, seluruh proses dilakukan dengan penuh semangat oleh para umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka yang terlibat.

Stand Bakso Lingkungan St. Gregorius Kadisoka menyajikan hidangan Bakso dan Teh Hangat yang dinikmati oleh banyak umat selama acara berlangsung. Kehadiran stand Bakso ini menjadi salah satu bentuk dukungan lingkungan terhadap kegiatan Paroki Administratif sekaligus mempererat kebersamaan antarumat.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka serta Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka yang telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan kebersamaan dalam mempersiapkan serta melayani di Stand Bakso selama Pesta Umat Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo berlangsung. Dedikasi dan semangat pelayanan yang ditunjukkan menjadi berkat bagi banyak orang dan mencerminkan nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan menggereja.

Semoga keterlibatan ini semakin mempererat Guyub dan tali persaudaraan di Lingkungan St. Gregorius serta menumbuhkan semangat untuk terus aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan Gereja. Tuhan memberkati seluruh umat yang telah ambil bagian dalam pelayanan ini.

“Bersama melayani, bersama bertumbuh dalam kasih Kristus.”

Tugas Pelayanan Counter Lingk. St. Gregorius dalam menghitung Kehadiran Umat pada Misa Minggu 14 Juni 2026

Pada Misa Hari Minggu, 14 Juni 2026, pelayanan counter kehadiran umat di Gereja Maria Bunda Allah telah terlaksana dengan baik. Petugas counter bertugas melakukan penghitungan jumlah umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi. Data kehadiran ini menjadi salah satu sarana untuk membantu Paroki Administrative GMBA Maguwo dalam melakukan pendataan umat serta evaluasi pelayanan pastoral.

Meskipun tugas ini terlihat sederhana, ketelitian dan kesediaan untuk hadir lebih awal sangat diperlukan agar proses pendataan dapat berjalan dengan akurat dan tertib. Kehadiran para petugas counter merupakan bentuk pelayanan yang mendukung kelancaran kehidupan menggereja dan membantu Paroki Administrative GMBA Maguwo memperoleh data yang diperlukan untuk pengembangan pelayanan umat.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk : Mas Yance, Samuel, Mas Freddy dan Hiro yang telah bersedia melayani sebagai petugas counter pada Misa Minggu, 14 Juni 2026. Terima kasih atas waktu, perhatian, dan dedikasi yang telah diberikan dalam menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab.

Semoga Tuhan senantiasa memberkati dan membalas segala kebaikan serta semangat pelayanan yang telah diberikan. Kiranya semakin banyak umat yang tergerak untuk ikut ambil bagian dalam berbagai pelayanan di Paroki Administrative Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

“Barangsiapa melayani, hendaklah ia melayani dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah.” (1 Petrus 4:11)

Tugas Caos Dahar Romo dari Lingkungan Antonius

Tugas Caos Dahar Romo lingkungan Antonius Paroki Administratif Maguwo dilaksanakan hari Sabtu, 13 Juni 2026.
Tugas telah dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai dengan ketentuan menu dan waktu antar ke paroki Marganingaih Kalasan.

Menu Makan Pagi

Menu Makan Siang

Menu Makan Malam

Tugas Kerja Bakti dan Tata Bunga Lingkungan Antonius

Tugas kerja bakti dan tata bunga utk perayaan Ekaristi hari Minggu, 14 Juni 2026.
Tata bunga dan kerja bakti dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2026 oleh 6 orang ibu.
Tata bunga altar menggunakan tanaman dalam pot, selain lebih hemat juga untuk menjaga lingkungan hidup.

Lingkungan St. Antonius Berbagi Kasih dan Penghiburan

Kunjungan umat lingkungan St. Antonius yang sedang sakit. Kunjungan dilaksanakan pada hari Selasa, 9 Juni 2026 pukul 16.30 WIB. Kunjungan ke rumah keluarga bapak Bardi untuk mendoakan kesembuhan serta memberikan penghiburan kepada ibu Bardi yang baru pulang dari rumah sakit.
Kunjungan dihadiri kurang lebih 7 orang bapak dan ibu.

Pelayanan Caos Dahar Romo oleh Ibu-Ibu Umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka – 10 Juni 2026

Pada tanggal 10 Juni 2026, ibu-ibu umat Lingkungan St. Gregorius dengan penuh ketulusan melaksanakan tugas pelayanan caos dahar bagi Romo. Pelayanan ini merupakan wujud perhatian, kebersamaan, serta semangat melayani yang tumbuh dalam kehidupan menggereja di lingkungan.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius, terutama kepada Ibu Tri, Ibu Maria, dan Ibu Rustam, yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan kasih dalam menjalankan tugas tersebut. Kehadiran dan dedikasi mereka menjadi teladan nyata bahwa pelayanan sederhana yang dilakukan dengan hati tulus memiliki makna yang besar bagi kehidupan umat.

Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan berkat, kesehatan, dan sukacita kepada Ibu Tri, Ibu Maria, Ibu Rustam, serta seluruh anggota Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius. Kiranya segala kebaikan dan pelayanan yang telah diberikan memperoleh balasan berlimpah dari Tuhan, serta semakin menumbuhkan semangat persaudaraan dan pengabdian dalam kehidupan beriman.

“Tuhan memberkati setiap tangan yang melayani dengan kasih.” Terima kasih atas pengabdian dan ketulusan yang telah diberikan demi kemuliaan Tuhan dan kebersamaan umat.

Pertemuan Kamisan Lingkungan Antonius Padua

Pertemuan Kamisan (sembahyangan) lingkungan Antonius Padua dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2026 di rumah keluarga Bapak Yohanes Murdiyana pada pukul 19.00 WIB dengan dipimpin oleh Bapak Yosep Daryanto. Pertemuan dihadiri kurang lebih 26 orang.
Setelah sembahyangan, acara dilanjutkan dengan pengumuman-pengumuman oleh ketua lingkungan, antara lain tentang perluasan gereja, pertemuan minggu depan dan rencana kegiatan Pesta Nama Lingkungan Antonius Padua.
Acara diakhiri kurang lebih pukul 20.30 WIB.

Koor Lingkungan St. Elisabeth : Persembahan Terbaik bagi Tuhan

“Bernyanyilah bagi Tuhan dengan penuh sukacita.” (Mazmur 100:2)

Dalam persiapan tugas koor misa tanggal 31 Mei 2026, umat Lingkungan St. Elisabeth melakukan persiapan atau latihan bersama berkali kali demi kelancaran tugas koor. Latihan dilaksanakan di Pendopo Mbah Cipto dan panti koor Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Dalam kehidupan menggereja, koor atau paduan suara memiliki peranan penting dalam membantu umat menghayati perayaan liturgi. Melalui nyanyian, umat diajak untuk berdoa, memuji, dan memuliakan Tuhan dengan lebih khusyuk. Oleh karena itu, latihan koor yang dilakukan oleh umat lingkungan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah bentuk pelayanan dan persembahan yang tulus kepada Tuhan.

Latihan koor menjadi sarana bagi umat untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh sebelum bertugas dalam perayaan Ekaristi atau ibadah lainnya. Setiap anggota koor meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mempelajari lagu-lagu liturgi, menyelaraskan suara, memahami makna lagu, serta membangun kekompakan dalam pelayanan. Semua usaha tersebut dilakukan demi menghadirkan nyanyian yang indah dan membantu umat berdoa dengan lebih baik.

Dalam suasana kebersamaan, para anggota belajar saling mendukung, menghargai perbedaan kemampuan, dan bekerja sama mencapai tujuan yang sama, yaitu memuliakan Tuhan. Semangat persaudaraan ini mencerminkan kehidupan Gereja sebagai satu tubuh Kristus yang saling melengkapi.

Latihan yang dilakukan secara rutin juga menunjukkan kesungguhan umat dalam melayani. Mereka menyadari bahwa pelayanan liturgi bukanlah tentang menampilkan kemampuan pribadi, melainkan tentang mempersembahkan talenta yang telah dianugerahkan Tuhan. Dengan hati yang rendah dan penuh syukur, setiap anggota koor berusaha memberikan yang terbaik sebagai ungkapan cinta kepada Tuhan.

Melalui latihan yang tekun, nyanyian yang dibawakan saat perayaan menjadi lebih harmonis dan penuh penghayatan. Keharmonisan suara yang tercipta bukan hanya menyenangkan untuk didengar, tetapi juga menjadi sarana pewartaan iman yang menggerakkan hati umat. Nyanyian yang dipersiapkan dengan baik dapat membantu umat merasakan kehadiran Tuhan dan semakin terlibat dalam perayaan liturgi.

Oleh karena itu, latihan koor lingkungan hendaknya dipandang sebagai bagian dari perjalanan iman dan pelayanan. Setiap nada yang dilatih, setiap waktu yang dikorbankan, dan setiap usaha yang dilakukan merupakan persembahan yang berharga di hadapan Tuhan. Dengan semangat pelayanan yang tulus, umat lingkungan dapat terus menghadirkan pujian yang indah sebagai persembahan terbaik bagi kemuliaan Tuhan.

Latihan koor bukan hanya tentang belajar bernyanyi, tetapi tentang mempersiapkan hati untuk melayani. Melalui kebersamaan, disiplin, dan ketekunan dalam berlatih, umat lingkungan menunjukkan rasa syukur dan cintanya kepada Tuhan. Semoga setiap lagu yang dinyanyikan menjadi doa yang hidup dan membawa semakin banyak orang untuk memuliakan Tuhan.

“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23)

Sembahyangan Rutin, BKL, Doa Rosario, dan Latihan Koor St. Elisabeth

Tanggal 28 Mei 2026, Lingkungan St. Elisabeth kembali berkumpul untuk mengikuti Sembahyangan Rutin, Pembacaan buku BKL, lalu Doa Rosario yang dipimpin oleh Pak Deddy, kemudian dilanjutkan dengan Latihan Koor untuk mengisi tugas koor pada misa hari Minggu, tanggal 31 Mei 2026 di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo.

Sembahyangan yang dilaksanakan di Pendopo Mbah Cipto dengan 23 umat yang hadir berlangsung dengan khidmat, namun tetap guyub.

Sembayangan Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka Lingkungan St. Gregorius – 4 Juni 2026

Pada hari Kamis, 4 Juni 2026, umat Lingkungan St. Gregorius berkumpul dalam suasana penuh iman dan kebersamaan untuk mengikuti Sembayangan Doa Sengsara Yesus yang dilanjutkan dengan Rosario Koronka. Kegiatan rohani ini menjadi sarana bagi umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa, permenungan, dan refleksi atas kasih serta pengorbanan Yesus Kristus.

Doa Sengsara Yesus dilaksanakan dengan khidmat, mengajak umat merenungkan penderitaan Kristus sebagai wujud kasih-Nya yang tanpa batas bagi keselamatan manusia. Melalui setiap peristiwa yang direnungkan, umat diajak memperkuat iman, menumbuhkan semangat pertobatan, serta meneladani pengorbanan dan kerendahan hati Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah itu, umat bersama-sama mendaraskan Rosario Koronka. Suasana doa yang tenang dan penuh penghayatan semakin mempererat persaudaraan antarumat serta menumbuhkan semangat untuk saling mendukung dalam kehidupan menggereja.

Kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh berkat ini menjadi pengingat bahwa kekuatan doa bersama merupakan sumber pengharapan dan peneguhan iman. Semoga melalui Sembayangan Doa Sengsara Yesus dan Rosario Koronka ini, umat Lingkungan St. Gregorius semakin bertumbuh dalam kasih, kesetiaan, dan semangat pelayanan kepada sesama.