Umat Lingkungan St. Antonius bersama keluarga mengadakan Doa Memule 7 hari berpulangnya Bapak Soeramto pada hari Rabu, 24 Juni 2026 pukul 19.00 WIB di kediaman keluarga Bapak Soeramto. Ibadat dipimpin oleh Bapak Yohanes Murdiyana selaku prodiakon dan dihadiri oleh kurang lebih 20 orang umat serta anggota keluarga. Melalui ibadat ini, umat bersama-sama mendoakan agar Bapak Soeramto memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan serta memohon kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian umat dalam mendampingi keluarga yang sedang berduka.
Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan umat, Lingkungan St. Antonius mengadakan kunjungan dan doa bersama untuk kesembuhan Mbak Dysi pada hari Selasa, 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB di kediaman Mbak Dysi. Kunjungan dihadiri oleh sekitar 10 umat lingkungan yang bersama-sama mendoakan kesembuhan, kekuatan, dan penghiburan bagi Mbak Dysi dalam menjalani masa pemulihan. Melalui kegiatan ini, umat turut memberikan dukungan moral serta mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas dalam kehidupan menggereja.
Pertemuan Lingkungan St. Antonius yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026 pukul 19.30 WIB di rumah keluarga Bapak Ignasius Indarto diisi dengan kegiatan latihan koor sebagai persiapan tugas koor pada Misa Minggu Pertama yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2026 di gereja. Latihan berlangsung dengan baik dan penuh semangat, serta dihadiri oleh kurang lebih 25 umat lingkungan. Melalui kegiatan ini, para umat peserta latihan koor, mempersiapkan diri agar dapat melayani perayaan Ekaristi dengan lebih baik dan khidmat.
Doa memule untuk mengenang tiga hari berpulangnya Bapak Justinus Soeramto sekaligus mendoakan kesembuhan Ibu Asteria Erni Kusumastuti (Ibu Soeramto) dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 19.00 WIB di kediaman keluarga Bapak Soeramto. Ibadat dipimpin oleh Bapak Yohanes Murdiyana selaku prodiakon dan dihadiri oleh kurang lebih 25 umat lingkungan. Melalui doa bersama ini, umat turut mengungkapkan belasungkawa atas berpulangnya Bapak Justinus Soeramto serta memohon rahmat penghiburan, kekuatan, dan kesembuhan bagi Ibu Asteria Erni Kusumastuti beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Pada Minggu, 21 Juni, Lingkungan St. Gabriel mendapat tugas pelayanan counter dan jaga teks pada Misa Minggu di Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo. Pelayanan ini dikoordinasikan oleh Bapak Candra, dengan melibatkan para remaja lingkungan sebagai bentuk pembinaan dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.
Remaja yang bertugas adalah Aurel, Qaaley, Santa, Darius, dan Natra. Sejak pukul 06.00 WIB, seluruh petugas telah hadir dan bersiap di pos masing-masing. Mereka ditempatkan di bagian depan, belakang, serta lorong gereja untuk menghitung jumlah umat yang hadir menggunakan alat counter, sekaligus membantu menjaga teks misa.
Puji Tuhan, seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan baik, tertib, dan lancar. Semangat, tanggung jawab, serta kekompakan yang ditunjukkan oleh para remaja menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam pelayanan Gereja.
Semoga keterlibatan ini semakin menumbuhkan semangat melayani, mempererat kebersamaan, serta menjadi inspirasi bagi remaja lainnya untuk terus aktif ambil bagian dalam kehidupan menggereja.
“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya.” (1 Timotius 4:12) 🙏🏻✨
Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka kembali mengadakan pertemuan rutin pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kehidupan iman para anggota paguyuban.
Pertemuan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, para ibu mengikuti doa Rosario dengan khidmat, menyerahkan berbagai intensi pribadi, keluarga, dan lingkungan kepada Bunda Maria agar senantiasa memperoleh perlindungan dan berkat dari Tuhan.
Setelah rangkaian doa selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang memberikan kesempatan bagi para anggota untuk saling berbagi cerita, pengalaman, dan mempererat tali persaudaraan. Suasana akrab dan penuh kegembiraan semakin terasa melalui kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penggalangan iuran rutin Paguyuban Ibu-Ibu sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan pelayanan dan kebersamaan yang akan dilaksanakan di masa mendatang. Selain itu, kegiatan arisan rutin turut dilaksanakan sebagai salah satu sarana mempererat hubungan antaranggota sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Melalui pertemuan rutin ini, diharapkan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan semangat pelayanan. Kebersamaan yang terjalin menjadi kekuatan bagi seluruh anggota untuk terus mendukung kehidupan menggereja dan membangun lingkungan yang semakin guyub, rukun, dan penuh kasih.
Terima kasih kepada seluruh anggota Paguyuban Ibu-Ibu yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan ini. Semoga semangat kebersamaan dan pelayanan yang telah terbangun dapat terus berkembang demi kemajuan Lingkungan St. Gregorius Kadisoka.
Puji syukur kepada Tuhan yang Mahakasih atas terselenggaranya Pertemuan Sembahyangan Rutin Lingkungan St. Gregorius Kadisoka pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan yang berharga bagi umat untuk berkumpul, berdoa bersama, mendengarkan Sabda Tuhan, serta mempererat persaudaraan dalam lingkungan.
Pada kesempatan ini, umat merenungkan Sabda Tuhan yang diambil dari Bacaan Pertama Sirakh 48:1-14 dan Bacaan Injil Matius 6:7-15. Melalui kedua bacaan tersebut, umat diajak untuk semakin memahami makna doa yang sungguh-sungguh dan pentingnya memiliki hati yang mau mengampuni.
Renungan: Kuasa Doa dan Hati yang Mau Mengampuni
Dalam bacaan pertama, kita mendengar kisah Nabi Elia yang dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan Allah. Melalui hidup dan doanya, Allah melakukan banyak karya besar. Elia tidak menjadi besar karena kekuatannya sendiri, tetapi karena ia percaya dan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan.
Sementara itu, dalam Injil, Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami. Menariknya, setelah mengajarkan doa tersebut, Yesus memberi penekanan khusus pada satu hal, yaitu mengampuni sesama. Seolah-olah Yesus ingin mengatakan bahwa doa yang indah tidak cukup jika hati kita masih menyimpan dendam dan kebencian.
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita rajin berdoa. Kita berdoa saat berangkat kerja, sebelum makan, saat menghadapi masalah, atau ketika menginginkan sesuatu. Namun, terkadang kita lupa bahwa doa yang berkenan kepada Tuhan harus disertai perubahan sikap hidup.
Contohnya, kita mungkin meminta Tuhan memberi damai dalam keluarga, tetapi masih sulit memaafkan pasangan, anak, atau saudara yang pernah menyakiti kita. Kita memohon berkat dalam pekerjaan, tetapi masih menyimpan iri hati kepada rekan kerja yang lebih berhasil. Kita berdoa agar Tuhan mengampuni kesalahan kita, tetapi kita sendiri enggan mengampuni orang lain.
Melalui Elia, kita belajar untuk memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan melalui doa. Melalui Yesus, kita belajar bahwa doa yang sejati harus menghasilkan hati yang penuh kasih dan pengampunan.
Semoga melalui pertemuan sembahyangan ini, seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka semakin tekun dalam doa, semakin dekat dengan Tuhan, serta mampu menghadirkan kasih dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, keluarga-keluarga Katolik di lingkungan kita dapat menjadi saksi nyata kasih Allah di tengah masyarakat.
Kebersamaan dalam Iman
Pertemuan sembahyangan rutin ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarumat. Melalui doa bersama, pendalaman iman, dan kebersamaan yang terjalin, umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka diajak untuk terus bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih.
“Sebab jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga.” (Matius 6:14)
Kamis sore, 18 Juni 2026, suasana hangat terasa di rumah Ibu Bogiman. Sebanyak 19 anggota Ibu-Ibu Paguyuban Lingkungan Brayat Minulya hadir dalam pertemuan rutin yang dimulai pukul 16.00 WIB.
Seperti biasa, sebelum acara dimulai, para ibu saling menyapa dan berbincang santai. Ada yang bertukar kabar, ada yang berbagi cerita, dan tentu saja ada tawa yang membuat suasana semakin akrab. Momen sederhana seperti inilah yang membuat pertemuan rutin selalu dirindukan.
Dalam pertemuan kali ini, disampaikan beberapa informasi dari paroki, di antaranya mengenai Dana APBu dan alokasi Dana Valentine. Selain itu, dibahas juga rencana untuk mengunjungi warga lingkungan yang sudah cukup lama tidak mendapat kunjungan. Setiap lingkungan nantinya diminta mengajukan satu orang yang akan memperhatikan program tersebut. Harapannya, semakin banyak umat yang bisa merasakan perhatian dan kehadiran sesama anggota lingkungan.
Setelah sesi informasi selesai, suasana kembali cair dengan kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu, yaitu arisan rutin. Momen pengundian arisan pun berlangsung seru dan penuh canda. Tak ketinggalan, penjualan Kupon Kemurahan Hati juga menjadi bagian dari pertemuan sore itu.
Meski hanya berlangsung beberapa jam, pertemuan ini menjadi kesempatan yang berharga untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan. Karena pada akhirnya, bukan hanya informasi yang dibawa pulang, tetapi juga rasa senang karena bisa berkumpul, bercengkerama, dan saling menguatkan.
Sampai jumpa di pertemuan berikutnya. Tetap semangat, tetap guyub, dan tetap membawa kegembiraan bagi sesama.
Pada Rabu, 17 Juni 2026, Pengurus Lingkungan St. Gabriel mengadakan rapat rutin yang bertempat di rumah Bapak Paul. Rapat dimulai pukul 19.20 WIB dan dihadiri oleh 15 orang pengurus.
Suasana rapat berlangsung hangat, penuh semangat kebersamaan, dan diwarnai dengan diskusi yang aktif. Setiap pengurus saling bertukar pikiran, menyampaikan usulan, serta mencari solusi terbaik agar setiap program dan kegiatan lingkungan dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan lancar.
Adapun agenda yang dibahas meliputi:
Mekanisme partisipasi umat dalam pendanaan pembangunan Gereja Santa Maria Bunda Allah Maguwo, khususnya terkait teknis dan tata cara umat Lingkungan St. Gabriel untuk turut ambil bagian dalam memberikan sumbangan.
Program kerja dan berbagai informasi lingkungan, sebagai upaya memperkuat pelayanan serta menjaga komunikasi dan kebersamaan antarumat.
Persiapan Misa Lingkungan yang akan dilaksanakan pada 14 Juli 2026, termasuk pembagian tugas dan berbagai hal yang perlu dipersiapkan agar perayaan Ekaristi dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita.
Melalui rapat ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antar pengurus sehingga setiap keputusan yang diambil dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan, mempererat persaudaraan, serta mendukung kemajuan Lingkungan St. Gabriel.
“Bersama melayani, bersama membangun, dan bersama mewujudkan lingkungan yang semakin hidup dalam iman, harapan, dan kasih.”
Maguwo, 14 Juni 2026 – Semangat kebersamaan dan pelayanan kembali ditunjukkan oleh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka dalam rangkaian kegiatan Pesta Umat Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo. Pada acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, 14 Juni 2026 tersebut, Lingkungan St. Gregorius turut berpartisipasi dengan membuka Stand Bakso.
Keterlibatan Lingkungan St. Gregorius dalam Pesta Umat tidak hanya menjadi sarana untuk memeriahkan acara, tetapi juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong, persaudaraan, dan pelayanan di tengah komunitas Gereja. Sejak tahap persiapan hingga penyajian, seluruh proses dilakukan dengan penuh semangat oleh para umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka yang terlibat.
Stand Bakso Lingkungan St. Gregorius Kadisoka menyajikan hidangan Bakso dan Teh Hangat yang dinikmati oleh banyak umat selama acara berlangsung. Kehadiran stand Bakso ini menjadi salah satu bentuk dukungan lingkungan terhadap kegiatan Paroki Administratif sekaligus mempererat kebersamaan antarumat.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat Lingkungan St. Gregorius Kadisoka serta Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan St. Gregorius Kadisoka yang telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan kebersamaan dalam mempersiapkan serta melayani di Stand Bakso selama Pesta Umat Paroki Administratif Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) Maguwo berlangsung. Dedikasi dan semangat pelayanan yang ditunjukkan menjadi berkat bagi banyak orang dan mencerminkan nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan menggereja.
Semoga keterlibatan ini semakin mempererat Guyub dan tali persaudaraan di Lingkungan St. Gregorius serta menumbuhkan semangat untuk terus aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan Gereja. Tuhan memberkati seluruh umat yang telah ambil bagian dalam pelayanan ini.
“Bersama melayani, bersama bertumbuh dalam kasih Kristus.”