Pertemuan APP 2, Lingkungan St. Antonius

Hari/Tanggal: Kamis, 13 Maret 2025
Waktu: 19.00 WIB
Tempat: Rumah Bapak Arief S
Jumlah Peserta: ± 30 orang
Pemandu: Tim 2 (Pak Rusiawan, Pak Larno, Pak Andreas, Pak Wiwid)

Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) kedua ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat refleksi. Dipandu oleh Tim 2, acara diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan renungan dan ilustrasi yang dikemas dalam dinamika kelompok. Peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mendalami makna refleksi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui dinamika kelompok, peserta semakin memahami pesan renungan dengan cara yang interaktif dan aplikatif. Suasana kekeluargaan sangat terasa, mencerminkan kebersamaan dalam iman dan aksi nyata. Acara diakhiri dengan doa penutup, membawa harapan agar hasil pertemuan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan APP 1, Lingkungan St. Antonius

Hari/Tanggal: Kamis, 6 Maret 2025
Waktu: 19.00 WIB
Tempat: Rumah Ibu Hudyono
Jumlah Hadir: ±30 umat

Rangkuman Kegiatan:
Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) pertama berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan ini dipandu oleh tim 1 yang terdiri dari Pak Purwanto, Pak Andreas, Bu Bagus, Bu Widi, dan Mas Satriya.

Sesi renungan dan ilustrasi dikemas secara kreatif dalam bentuk drama, yang berhasil menarik perhatian dan memudahkan umat dalam memahami pesan yang disampaikan. Interaksi yang dinamis membuat suasana menjadi hidup, dan umat terlibat secara aktif dalam refleksi bersama.

Pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam perjalanan APP tahun ini, dengan harapan semakin banyak umat yang tergerak untuk berpartisipasi dan menghayati nilai-nilai yang dibahas.

Doa APP V Lingkungan St. Petrus: Mengenal Jejaring Solidaritas dalam Gereja Katolik dan Dana Sosial Gereja

Pada hari Kamis, 20 Maret 2025, umat Katolik berkumpul di rumah Ibu Krisyanti untuk melaksanakan Doa APP (Aksi Puasa Pembangunan) V. Perayaan ini merupakan bagian dari rangkaian doa masa Prapaskah yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman iman dan memperkuat solidaritas dalam Gereja Katolik. Acara ini dihadiri oleh 14 umat dan dipimpin oleh Ibu Maya.

Tema yang diangkat dalam Doa APP V ini adalah “Mengenal Jejaring Solidaritas dalam Gereja Katolik dan Dana Sosial Gereja.” Melalui tema ini, umat diajak untuk semakin memahami pentingnya berbagi dan membangun jaringan solidaritas, baik dalam lingkungan Gereja maupun masyarakat luas. Solidaritas dalam Gereja bukan hanya sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi wujud nyata dari kasih Kristus yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

Dana Sosial Gereja menjadi salah satu sarana konkret dalam mewujudkan solidaritas ini. Dana tersebut digunakan untuk membantu mereka yang membutuhkan, seperti kaum miskin, anak yatim, serta korban bencana alam. Gereja, sebagai persekutuan umat beriman, memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kasih dan keadilan sosial dapat dirasakan oleh semua orang tanpa terkecuali.

Dalam renungan yang dibawakan oleh Ibu Maya, umat diajak untuk merenungkan bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam mendukung dana sosial Gereja. Umat diingatkan bahwa setiap bentuk bantuan, sekecil apa pun, memiliki makna besar bagi mereka yang membutuhkan. Dengan semangat berbagi, setiap orang dapat menjadi bagian dari jejaring solidaritas yang memperkokoh kehidupan iman bersama.

Doa bersama ini berlangsung dengan penuh khidmat. Umat yang hadir mengikuti setiap bagian doa dengan kesungguhan hati, mendengarkan firman Tuhan, serta berdiskusi mengenai langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mendukung program sosial Gereja. Setelah doa, acara dilanjutkan dengan diskusi singkat dan berbagi pengalaman terkait upaya memperkuat kepedulian sosial di lingkungan.

Perayaan Doa APP V ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat untuk terus hidup dalam kasih dan solidaritas. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa berkat bagi banyak orang, khususnya dalam menyongsong Paskah yang penuh sukacita dan harapan.

Pertemuan APP IV Lingkungan St. Petrus : Derma Sebagai Rekonsiliasi Kepada Sesama

Pada hari Selasa, 18 Maret 2025, umat Lingkungan Santo Petrus mengadakan pertemuan doa APP (Aksi Puasa Pembangunan) IV di rumah Bapak Muscapwanto. Doa ini dihadiri oleh 18 umat yang berkumpul dengan penuh semangat untuk merenungkan tema “Derma Rekonsiliasi kepada Sesama” dalam rangka persiapan menyambut Paskah.

Acara dimulai dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Ibu Mulyadi, mengundang kehadiran Roh Kudus agar pertemuan ini berjalan dengan hikmat. Setelah itu, peserta diajak untuk membaca dan merenungkan ayat-ayat Kitab Suci yang berkaitan dengan rekonsiliasi dan kasih kepada sesama. Dalam refleksi yang dipandu oleh pemimpin doa, umat diajak untuk memahami pentingnya berbagi dan berdamai, baik dalam keluarga, komunitas, maupun dengan orang-orang di sekitar kita.

Diskusi yang berlangsung penuh kehangatan ini menggarisbawahi bahwa rekonsiliasi tidak hanya tentang meminta maaf, tetapi juga tentang memberi dengan tulus, baik dalam bentuk perhatian, waktu, maupun materi kepada mereka yang membutuhkan. Sebagai bagian dari aksi nyata, umat Lingkungan Santo Petrus berkomitmen untuk semakin peduli terhadap sesama, terutama yang sedang mengalami kesulitan.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama, di mana setiap umat membawa intensi pribadi dan harapan akan pertobatan yang lebih dalam menuju perayaan Paskah. Dengan semangat kebersamaan dan kasih, umat pulang dengan hati yang lebih damai dan niat untuk semakin mewujudkan rekonsiliasi dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga semangat derma dan rekonsiliasi ini semakin mengakar dalam setiap umat, membawa terang Paskah ke dalam kehidupan mereka dan sesama. Amin.

Doa APP II & III: Pendalaman Masa Prapaskah di Rumah Ibu Ardi Subardi

Nanggulan, 11 Maret 2025 – Dalam suasana penuh hikmat dan kebersamaan, sebanyak 17 umat berkumpul di rumah Ibu Ardi Subardi untuk melaksanakan Doa APP (Aksi Puasa Pembangunan) II & III sebagai bagian dari pendalaman masa Prapaskah. Kegiatan ini dipimpin oleh Ibu Maya dan berlangsung dengan penuh semangat serta antusiasme dari seluruh peserta.

Doa APP kali ini menjadi momen refleksi mendalam bagi umat dalam mempersiapkan diri menyambut Paskah. Dengan tema yang diangkat, umat diajak untuk semakin memahami makna pertobatan, berbagi kasih, dan meningkatkan kepedulian sosial. Suasana kekhusyukan terasa sejak awal doa hingga sesi sharing yang menggugah hati.

Dalam sesi pendalaman, pemimpin doa mengajak umat untuk merenungkan bacaan Kitab Suci dan mengaplikasikan nilai-nilai Prapaskah dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi interaktif pun terjadi, di mana setiap peserta berbagi pengalaman serta inspirasi dalam menjalani ibadah puasa dan aksi nyata di lingkungan masing-masing.

Tak hanya itu, kebersamaan semakin terasa dalam momen doa bersama yang dipanjatkan untuk kebaikan keluarga, lingkungan, serta dunia. Umat yang hadir menunjukkan semangat luar biasa dalam mengikuti setiap rangkaian acara, mencerminkan kesiapan hati dalam menyambut kebangkitan Kristus.

Dengan berakhirnya Doa APP II & III ini, umat semakin dikuatkan dalam iman dan komitmen mereka untuk menjalani masa Prapaskah dengan lebih bermakna. Semoga semangat kebersamaan dan refleksi ini terus menginspirasi perjalanan rohani umat hingga perayaan Paskah tiba.

 

Doa APP I Lingkungan St. Petrus : Menggali Semangat Dasar Gerakan APP

Pada hari Sabtu, 8 Maret 2025, umat Lingkungan St. Petrus mengadakan Doa APP I yang diselenggarakan di rumah Bapak Hananto pada pukul 19.00 WIB. Meskipun hujan turun, semangat umat untuk berdoa bersama tetap tinggi. Sebanyak 19 umat hadir dalam pertemuan ini, menunjukkan kebersamaan dan semangat iman yang kuat.

Doa APP I kali ini dipimpin oleh Bapak Heri, yang dengan penuh hikmat membimbing umat dalam refleksi dan doa bersama. Suasana penuh kekhusyukan terasa sepanjang doa berlangsung, menciptakan momen yang mempererat tali persaudaraan di antara umat.

Walaupun hujan sempat mengguyur, tidak menyurutkan langkah umat untuk hadir dan mengikuti doa dengan penuh penghayatan. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa iman dan doa tetap menjadi prioritas dalam kehidupan umat Lingkungan St. Petrus.

Semoga Doa APP ini semakin memperkuat iman dan kebersamaan umat, serta menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan sesama.

 

Ibadat Memule : 2 Tahun Kepergian Ibu Anna Maria Trihenaningsih

 

Pada hari Kamis, 27 Februari 2024, umat dari Lingkungan Santo Petrus berkumpul untuk mengikuti ibadat doa arwah dalam rangka mengenang dua tahun wafatnya Ibu Anna Maria Trihenaningsih. Ibadat ini dipimpin oleh Prodiakon Ibu Tiwik dan dihadiri oleh 25 umat yang datang dengan penuh ketulusan untuk mendoakan almarhumah.

Dalam suasana yang penuh khidmat, umat bersama-sama berdoa dan mengenang sosok Ibu Anna Maria Trihenaningsih yang semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih. Bacaan Kitab Suci dan doa-doa yang dipanjatkan pada ibadat ini mengingatkan setiap yang hadir akan pentingnya iman dan harapan dalam menghadapi kehidupan setelah kematian. Lantunan doa rosario pun dipanjatkan untuk memohon bantuan Bunda Maria agar senantiasa mendampingi.

Setelah ibadat, umat yang hadir saling berbagi cerita dan kenangan tentang almarhumah, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat. Momen ini menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan dalam komunitas serta mengingatkan semua yang hadir akan makna kehidupan dan kebersamaan dalam iman.

Semoga doa-doa yang dipanjatkan dalam ibadat ini menjadi persembahan terbaik bagi almarhumah Ibu Anna Maria Trihenaningsih, serta membawa kedamaian bagi keluarga dan sahabat yang ditinggalkan. Amin.

Ibadat Sabda Bulan Februari 2025 dan Ruwahan Lingkungan Santo Stefanus

Pada hari Sabtu tanggal 15 Februari 2025, suasana penuh khidmat dan kebersamaan hadir di rumah Bapak Budi Wiranto, tempat diadakannya ibadat sembahyangan lingkungan dan ibadat ruwahan lingkungan Santo Stefanus. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 20 warga lingkungan Santo Stefanus yang dengan semangat mengikuti rangkaian doa bersama. Ibadat dimulai dengan lantunan doa yang dipimpin oleh Bapak Yohanes Sudiharto. Suara beliau yang tenang dan penuh penghayatan memandu setiap jemaat untuk memasuki suasana doa dengan penuh kekhusyukan.

Setelah ibadat sembahyangan, acara dilanjutkan dengan doa Ruwahan yang dipimpin oleh Bapak Fred Wibowo. Ruwahan adalah sebuah tradisi Jawa yang bertujuan untuk mendoakan para leluhur yang telah meninggal, sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa-jasa mereka. Dalam doa ini, warga lingkungan Santo Stefanus bersama-sama membacakan nama-nama arwah leluhur yang sudah meninggal untuk mengungkapkan rasa syukur, meminta perlindungan, serta berdoa agar arwah para leluhur mendapatkan pengampunan dosa dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar doa, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan di antara warga lingkungan Santo Stefanus. Melalui kebersamaan dalam doa, mereka memperlihatkan rasa saling mendukung dan peduli, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun untuk para leluhur yang telah mendahului.

Semoga kegiatan ini membawa berkat dan damai bagi seluruh warga Santo Stefanus, serta menjadi pengingat bahwa doa bersama dan tradisi leluhur memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan beragama dan sosial kita.

Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan Santo Stefanus bulan Februari 2025

Pada hari Minggu, tanggal 16 Februari 2025, Paguyuban Ibu-ibu Lingkungan Santo Stefanus kembali mengadakan kegiatan rutin bulanan yang bertempat di kediaman Ibu Hendrik Legoh. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.

Acara dimulai dengan doa Rosario yang dipimpin secara bergiliran oleh anggota, sebagai bentuk ungkapan syukur dan permohonan berkat bagi keluarga serta lingkungan. Doa bersama ini menjadi momen penguatan iman dan sarana mempererat tali persaudaraan antar ibu-ibu di lingkungan.

Setelah doa Rosario, dilanjutkan dengan kegiatan menabung serta simpan pinjam yang merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi kecil bagi anggota. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kemandirian finansial dan memperkuat solidaritas antar sesama anggota paguyuban.

Selain kegiatan rutin tersebut, pertemuan kali ini juga membahas persiapan tugas penting lingkungan, yaitu “caos dhahar Romo” yang dijadwalkan pada tanggal 2 Maret 2025. Para ibu secara bersama-sama menyusun pembagian tugas, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga koordinasi dengan pihak gereja. Diskusi berlangsung aktif dan penuh semangat, menunjukkan komitmen dan tanggung jawab para ibu dalam mendukung kegiatan lingkungan dan paroki.

Pertemuan ditutup dengan ramah tamah dan santap bersama, mencerminkan semangat kasih, kebersamaan, dan pelayanan yang menjadi ciri khas Paguyuban Ibu-ibu Lingkungan Santo Stefanus.

Semoga semangat pelayanan dan persaudaraan ini terus tumbuh dan menjadi berkat bagi semua.

Ziarek Yubelium Lingkungan Antonius

Pada hari Minggu, 16 Februari 2025, umat lingkungan Antonius melaksanakan kegiatan Ziarek Yubelium ke beberapa lokasi rohani. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh 54 peserta yang menggunakan mobil pribadi sebagai sarana transportasi.

Adapun tujuan ziarek kali ini meliputi Makam Romo Sanjaya di Muntilan, Taman Doa Imatuka di Sumber, dan Kampung Ulam Resto di Magelang. Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang ziarah dan refleksi spiritual, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarumat.

Sesampainya di Makam Romo Sanjaya, peserta mengadakan doa bersama untuk menghormati dan mengenang jasa beliau. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Taman Doa Imatuka di mana umat diberikan kesempatan untuk berdoa pribadi dan melakukan refleksi rohani. Suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan menambah nilai spiritual dalam perjalanan ini.

Sebagai bagian dari kebersamaan, kegiatan ditutup dengan makan siang dan sesi ramah tamah di Kampung Ulam Resto, Magelang. Selain menikmati hidangan, peserta juga mengikuti berbagai games yang menambah keceriaan dan memperkuat hubungan satu sama lain.

Melalui kegiatan ini, diharapkan umat semakin dikuatkan dalam iman serta semakin erat dalam persaudaraan dan kebersamaan dalam komunitas lingkungan Antonius.

Taman doa Imatuka
Makam Romo Sanjaya