Dalam semangat pelayanan dan ungkapan syukur kepada Tuhan, Lingkungan St. Theresia melaksanakan tanggungan koor gereja pada Minggu, 1 Februari 2026, dalam Perayaan Ekaristi yang dimulai pukul 07.00 WIB. Seluruh anggota koor telah bersiap sejak sebelum misa dimulai, sebagai bentuk tanggung jawab dan kesiapan dalam mempersembahkan pelayanan terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan.
Pelayanan koor pada perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Ibu Melania Alfreda Noeng dan Ibu Maria Sode Muda selaku dirigen koor, yang dengan penuh ketekunan dan dedikasi membimbing seluruh anggota koor agar dapat melantunkan pujian dengan harmonis, selaras, dan penuh penghayatan. Sementara itu, tugas pemazmur dipercayakan kepada Mba Chiera ( pemazmur muda yang mau belajar dan tampil perdana di Gereja ), yang membawakan mazmur tanggapan dengan khidmat dan penuh penghayatan, sehingga semakin membantu umat untuk memasuki suasana doa.
Seluruh rangkaian pelayanan koor berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Lantunan pujian yang dipersembahkan diharapkan mampu menghadirkan suasana peribadatan yang semakin mendalam, serta menuntun umat untuk semakin menghayati misteri iman dalam Perayaan Ekaristi.
Melalui pelayanan ini, Lingkungan St. Theresia bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk ambil bagian dalam karya pelayanan Gereja. Semoga setiap pujian dan doa yang dipersembahkan menjadi persembahanyangberkenandihadapanTuhan, serta semakin meneguhkan iman, harapan, dan kasih seluruh umat.
Lingkungan St. Theresia melaksanakan kegiatan latihan koor pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di rumah Ibu Ketua Lingkungan, sebagai bagian dari persiapan tanggungan koor gereja pada Perayaan Ekaristi tanggal 1 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat pelayanan.
Dokumentasi : Latihan koor yang dipimpin langsung oleh Koordinator Tim Pelayanan Koor.
Latihan koor diikuti oleh seluruh unsur umat Lingkungan St. Theresia, yang terdiri dari para Bapak, Ibu, serta Orang Muda Katolik (OMK). Kehadiran lintas generasi ini menjadi cerminan semangat kebersamaan, persatuan, dan komitmen bersama dalam membangun pelayanan liturgi yang berkualitas dan penuh penghayatan.
Kegiatan latihan dipimpin langsung oleh Koordinator Tim Pelayanan Koor, Ibu Maria Sode Muda, yang dengan penuh ketekunan dan dedikasi membimbing para peserta dalam penguasaan teknik vokal lagu-lagu liturgi yang akan dibawakan. Arahan dan pendampingan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan koor, baik dari segi teknis maupun penghayatan iman.
Melalui latihan yang terarah dan persiapan yang matang ini, diharapkan pelayanan koor Lingkungan St. Theresia pada Perayaan Ekaristi tanggal 1 Februari 2026 dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar, sehingga mampu mendukung kekhusyukan liturgi serta membantu umat untuk semakin menghayati makna perayaan iman.
Serah Terima Jabatan Ketua Lingkungan Lama kepada Ketua Lingkungan Baru 2026/2028
Dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan, Lingkungan St. Theresia melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan dan Rapat Pleno Pengurus Lingkungan pada Sabtu, 11 Januari 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di rumah Ibu Ketua Lingkungan. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh berkat Tuhan.
Acara ini dihadiri oleh seluruh koordinator pengurus lingkungan, yang berkumpul dengan satu hati dan satu tujuan, yakni melayani Tuhan melalui pelayanan kepada sesama. Kehadiran seluruh pengurus menjadi wujud nyata semangat persaudaraan, kebersamaan, serta komitmen untuk terus membangun lingkungan yang hidup, peduli, dan berlandaskan kasih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa pembuka, sebagai ungkapan penyerahan diri kepada penyelenggaraan Tuhan. Selanjutnya dilaksanakan prosesi serah terima jabatan, yang menjadi momen penuh makna, sebagai tanda regenerasi pelayanan dan kepercayaan yang diberikan untuk melanjutkan karya kasih di Lingkungan St. Theresia. Momen ini mengajak seluruh pengurus untuk semakin setia, rendah hati, dan tulus dalam menjalankan setiap tugas pelayanan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno, yang diisi dengan, evaluasi, serta perencanaan program kerja ke depan. Melalui dialog yang hangat dan penuh semangat, para pengurus saling berbagi gagasan, harapan, dan komitmen, demi terwujudnya pelayanan yang semakin berkualitas dan menyentuh hati umat.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan serta permohonan berkat Tuhan agar setiap pengurus senantiasa diberi hikmat, kekuatan, kesabaran, dan kerendahan hati dalam melayani. Semoga melalui kepengurusan yang baru, Lingkungan St. Theresia semakin bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih, serta menjadi sarana berkat bagi seluruh umat dan sesama.
Pada hari Minggu, 8 Februari 2025, telah dilaksanakan pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) Santo Mikhael yang bertempat di Lingkungan Bartholomeus. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dan kaum muda yang tergabung dalam OMK Gereja Santa Maria Bunda Allah Stasi Maguwo. Pertemuan ini menjadi salah satu agenda penting dalam upaya membangun kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan di antara kaum muda gereja.
Acara berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan, kekeluargaan, dan sukacita. Sejak awal kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang telah disiapkan. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang untuk berkumpul, tetapi juga menjadi sarana untuk saling mengenal lebih dekat, memperkuat relasi antar anggota OMK, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap komunitas dan gereja.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat persaudaraan antar anak dan kaum muda, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja. Melalui pertemuan ini, diharapkan para OMK semakin terdorong untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan gereja dan mampu menjadi generasi muda yang beriman, solid, dan peduli terhadap sesama.
Pendalaman Iman Bersama Para Suster
Salah satu bagian paling berkesan dari pertemuan ini adalah kehadiran beberapa suster yang turut hadir sebagai pengisi acara. Mereka memberikan pendalaman iman yang disampaikan secara menarik, relevan, dan penuh inspirasi. Materi yang dibawakan mencakup:
Ajakkan untuk menghidupi kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Tantangan kaum muda Katolik dalam zaman modern.
Pentingnya menjadi saksi iman di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Membangun sikap peduli, peka, dan melayani sebagai bagian dari OMK.
Pertemuan OMK Santo Mikhael ini sangat bermakna dengan kehadiran para suster yang turut mendampingi dan mengisi acara. Para suster memberikan pendalaman iman yang disampaikan dengan cara yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh kaum muda. Materi yang dibawakan mengajak peserta untuk merefleksikan iman dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menumbuhkan semangat untuk tetap setia dan aktif dalam pelayanan gereja. Kehadiran para suster juga memberikan warna tersendiri yang membuat suasana acara semakin hidup dan penuh sukacita.
Secara keseluruhan, kegiatan pertemuan OMK Santo Mikhael di Lingkungan Bartholomeus ini berjalan dengan lancar dan penuh makna. Diharapkan melalui pertemuan ini, persaudaraan antar OMK semakin erat, iman semakin bertumbuh, serta semangat kebersamaan dan pelayanan di Gereja Santa Maria Bunda Allah Stasi Maguwo terus terjaga dan berkembang di masa mendatang.
Rapat Koordinasi Koor se-stasi Maguwo diadakan pada hari Selasa, 3 Februari 2026, mula pukul 19.00 di Gazebo Gereja Maria Bunda Allah Maguwo. Rapat ini dihadiri perwakilan Koor lingkungan, wilayah, koordinator bidang Liturgi dan Peribadatan, Tim Pelayanan Paduan Suara, Pemusik, Pemazmur dan Dirigen.
Rapat ini bertujuan membangun komunikasi dan koordinasi koor-koor di Gereja Maria Bunda Allah dalam periode Januari 2026- Januari 2027. Acara dibuka dengan sambutan Koordinator Bidang Liturgi & Peribadatan dilanjutkan dengan presentasi jadwal, program koor, dan acara dilanjutkan dengan tanya jawab.
Semoga Kelompok-kelompok Paduan Suara di stasi Maguwo semakin berkembang dan saling mendukung satu dengan yang lain.
Pada hari Minggu, 1 Februari 2026, umat dari Lingkungan Santa Monica, Paroki Kalasan – Stasi Maguwo, mendapat tugas pelayanan sebagai among tamu dan tata laksana dalam Perayaan Ekaristi. Para petugas telah berkumpul di GMBA sejak pukul 06.15 WIB untuk melakukan persiapan sebelum misa dimulai.
Sejak pagi hari, kondisi cuaca kurang mendukung. Gerimis sudah turun sejak pukul 06.00 WIB dan semakin deras mendekati pukul 07.00 WIB. Hal ini menyebabkan jumlah umat yang hadir tidak terlalu banyak. Meskipun demikian, Perayaan Ekaristi tetap berlangsung dengan khidmat.
Para petugas among tamu dengan penuh tanggung jawab menyambut umat yang hadir, membantu mengarahkan tempat duduk, serta menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung. Petugas tata laksana juga menjalankan tugasnya dengan baik sehingga seluruh rangkaian misa dapat berjalan dengan lancar.
Setelah Perayaan Ekaristi selesai, tugas penghitungan kolekte dilaksanakan oleh Mas Vincen, Bu Merri, Bu Sulis, dan Bu Seti. Penghitungan kolekte dilakukan dengan tertib dan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari pelayanan kepada Gereja.
Semoga pelayanan umat Lingkungan Santa Monica ini semakin menumbuhkan semangat kebersamaan, pengabdian, dan sukacita dalam kehidupan menggereja di Paroki Kalasan – Stasi Maguwo.
Gereja bukan sekadar bangunan fisik, melainkan persekutuan umat yang hidup. Semangat inilah yang terpancar nyata dalam gerak pelayanan Lingkungan Gregorius Kadisoka di Stasi Gereja Maria Bunda Allah (GMBA) pada sabtu tgl 7 Februari 2026. Melalui dua aksi nyata tugas tata bunga altar dan kerja bakti membersihkan lingkungan gereja, umat Gregorius membuktikan bahwa melayani Tuhan bisa dilakukan melalui ketulusan tangan dan kebersihan lingkungan Gereja.
Seni Memuliakan Tuhan melalui Tata Bunga
Pekan ini Minggu 8 Februari 2026 dengan warna Liturgi Hijau, suasana Altar Gereja Maria Bunda Allah tampak berbeda. Sentuhan tangan-tangan kreatif dari ibu-ibu dan perwakilan umat Lingkungan Gregorius Kadisoka menghadirkan rangkaian bunga yang segar dan penuh makna.
Menata bunga bukan sekadar rutinitas estetika. Ini adalah bentuk doa visual. Setiap tangkai yang dipotong dan setiap kelopak yang disusun merupakan simbol persembahan syukur atas berkat Tuhan bagi keluarga-keluarga di Stasi GMBA. Keindahan bunga-bunga ini diharapkan dapat membantu umat lain masuk dalam suasana liturgi yang lebih khusyuk dan meditatif.
Kerja Bakti: Merawat Rumah Tuhan Bersama
Tak hanya di dalam area panti imam, semangat pelayanan juga merambah ke pelataran dan sudut-sudut gereja. Sejumlah umat Lingkungan Gregorius bahu-membahu dalam kerja bakti membersihkan Gereja.
Dengan sapu dan semangat gotong royong, membersihkan area dalam Gereja, area parkir dan merapikan tanaman. Kerja bakti ini bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan momen guyub rukun. Di sela-sela menyapu daun kering, tawa dan obrolan hangat antar umat mempererat tali persaudaraan (paguyuban) yang selama ini menjadi ciri khas umat di Stasi GMBA.
“Melayani Tuhan tidak harus selalu dengan hal-hal besar. Menjaga kebersihan gereja dan mempercantik altar adalah cara sederhana kami untuk mencintai rumah Tuhan.”
Panggilan untuk Kita Semua
Kegiatan yang dilakukan oleh Lingkungan Gregorius Kadisoka menjadi pengingat bagi kita semua bahwa gereja adalah tanggung jawab bersama. Keterlibatan aktif setiap lingkungan secara bergilir merupakan napas bagi keberlangsungan hidup paroki dan stasi kita.
Terima kasih kepada seluruh umat Lingkungan Gregorius Kadisoka atas dedikasi dan kasihnya. Semoga semangat ini terus terjaga dan bertumbuh terus. Berkah Dalem
Mari Ikuti social media Lingkungan St. Gregorius Kadisoka
Jumat, 06 Februari 2026 diadakan Misa Jumat Pertama di gereja St. Maria Bunda Allah Stasi Maguwo. Dan kebetulan yang bertugas koor adalah lingkungan St. Maria Immaculata. Jumat Pertama sendiri merupakan salah satu bentuk devosi umat Katolik kepada Hati Kudus Yesus, yang dirayakan setiap bulan sebagai ungkapan syukur, pertobatan, dan pembaruan iman. Dalam perayaan Ekaristi ini, keterlibatan umat sangatlah penting, termasuk peran koor lingkungan yang bertugas mengiringi jalannya misa dengan pujian dan nyanyian.
Koor lingkungan bertanggung jawab menyiapkan lagu-lagu liturgi yang sesuai dengan tema Jumat Pertama, seperti lagu-lagu yang menekankan kasih, pengorbanan, dan kerahiman Hati Kudus Yesus. Persiapan ini mencakup latihan bersama, pemilihan lagu dan koordinasi dengan tim liturgi supaya sesuai dengan tema.
Melalui pelayanan koor dalam Misa Jumat Pertama, Lingkungan Maria Immaculata diharapkan semakin menumbuhkan semangat kebersamaan, partisipasi aktif umat, serta kecintaan terhadap liturgi Gereja. Semoga setiap lagu yang dilantunkan menjadi doa yang hidup, menguatkan iman, dan membawa berkat bagi seluruh umat yang hadir.
Diutus Menjadi Murid Kristus yang Setia dan Berani Bersaksi
Maguwo, 5 Februari 2026
Lingkungan St. Antonius Padua menyelenggarakan ibadat sembahyangan lingkungan rutin pada hari Kamis, 5 Februari 2026 bertempat di rumah Bapak TH. Yani Ismono (salah satu umat lingkungan Antonius). Ibadat sabda ini dipandu oleh Bapak Agustinus Djumingan dan diikuti oleh sekitar 30 umat Lingkungan St. Antonius Padua.
Ibadat berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh penghayatan, dengan bacaan Injil dari Markus 6:7–13 yang mengangkat tema “Yesus Mengutus Dua Belas Murid”. Ibadat juga diperkaya dengan pembacaan kisah Santa Agatha, perawan dan martir, dari buku Ensiklopedia Orang Kudus.
Rangkaian Ibadat
Ibadat sabda dilaksanakan dengan urutan sebagai berikut:
1. Lagu Pembukaan PS 688 Umat mengawali ibadat dengan lagu pembukaan dari Puji Syukur no 688 “Ya YesusHamba Sedia” sebagai ungkapan syukur dan persiapan hati untuk berdoa bersama.
2. Doa Pembukaan Doa pembukaan dipanjatkan untuk menyerahkan seluruh rangkaian ibadat kepadaTuhan agar berjalan dengan lancar dan membawa buah rohani.
3. PembacaanKisah Santa Agatha Dibacakan kisah Santa Agatha, seorang perawan dan martir yang dengan teguhmempertahankan kesucian dan imannya kepada Yesus Kristus. Santa Agatha relamenanggung penderitaan dan wafat sebagai martir demi kesetiaannya kepada Tuhan. Kisah ini menjadi teladan iman yang kokoh dan keberanian dalam mempertahankannilai-nilai Kristiani.
4. PembacaanInjil (Markus 6:7–13) Injil mewartakan peristiwa Yesus mengutus kedua belas murid-Nya untuk pergiberdua-dua, mewartakan pertobatan, mengusir roh jahat, serta menyembuhkan orang sakit. Yesus mengutus para murid dalam kesederhanaan, tanpa membawa bekalberlebihan, sebagai tanda kepercayaan penuh kepada penyelenggaraan Allah.
5. Sharing Dalam sharing-nya, Bapak Djumingan menegaskan bahwa pengutusan para murid bukan hanya kisah masa lalu, melainkan panggilan nyata bagi setiap orang berimansaat ini.
Umat diajak menyadari bahwa:
Setiap orang yang dibaptis dipanggil menjadi murid yang diutus untuk mewartakan Injil melalui sikap dan perbuatan hidup sehari-hari.
Kesederhanaan yang diajarkan Yesus mengingatkan umat untuk lebih mengandalkan Tuhan daripada kekuatan dan kenyamanan pribadi.
Keteladanan Santa Agatha menunjukkan bahwa kesetiaan kepada Kristus menuntut keberanian, pengorbanan, dan keteguhan iman hingga akhir.
Melalui Injil dan kisah Santa Agatha, umat diundang untuk hidup setia, jujur, dan beranimenjadi saksi Kristus di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Serta senantiasamengingat Prasetya (janji) babtis disetiap menghadapi godaan iblis.
6. Doa Penutup PS 695 Doa penutup dipanjatkan sebagai ungkapan syukur dan permohonan agar umat diberikekuatan untuk menjalani panggilan perutusan dalam kehidupan sehari-hari.
7. Lagu Penutup Ibadat ditutup dengan lagu penutup “Aku Dengar Bisikan Suara-Mu”yang meneguhkan semangat perutusan umat sebagai murid-murid Kristus.
Peneguhan Iman Umat
Melalui ibadat sembahyangan lingkungan ini, umat Lingkungan St. Antonius Padua Maguwo diteguhkan kembali dalam iman sebagai murid-murid Kristus yang diutus. Dengan meneladani para rasul dan keteguhan iman Santa Agatha, umat diharapkan semakin berani hidup setia dan mewartakan kasih Kristus melalui kesaksian hidup sehari-hari.
Dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan lintas gereja, Tim Pelayanan HAK Stasi Maguwo yang diwakili oleh Ibu Fitri menghadiri undangan dari Gereja Kristen Jawa (GKJ) dalam rangka pentahbisan pendeta, yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Kehadiran perwakilan Tim Pelayanan HAK ini menjadi wujud nyata keterbukaan Gereja Katolik untuk terus membangun relasi yang harmonis dengan gereja-gereja lain, khususnya dalam semangat ekumenisme. Pentahbisan pendeta merupakan peristiwa iman yang sakral, tidak hanya bagi jemaat GKJ, tetapi juga menjadi momentum syukur bersama atas panggilan pelayanan yang dipercayakan Tuhan bagi umat-Nya.
Melalui kehadiran ini, diharapkan terjalin semakin kuat hubungan persaudaraan antarumat beriman, saling menghormati perbedaan, serta bersama-sama mewartakan nilai kasih, damai, dan pelayanan di tengah masyarakat. Semoga pelayanan yang akan dijalani oleh pendeta yang ditahbiskan senantiasa diberkati Tuhan dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Kehadiran Tim Pelayanan HAK Stasi Maguwo dalam acara ini juga menjadi pengingat bahwa Gereja dipanggil untuk terus hadir, berjalan bersama, dan menjadi jembatan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
HiHello 👋, welcome to Gereja Maria Bunda Allah - Paroki Administratif Maguwo